Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 227


__ADS_3

Pedang Darah di tangan Yi Yun berdengung keras tiba-tiba yang membuatnya merasa bahwa Pedang Darah memiliki hubungan dengan Pedang Ratu Laut.


“Ada apa Yi Yun?” Tanya Yu Ruyan bingung.


“Tidak ada apa-apa.” Yi Yun menggelengkan kepalanya lalu menyimpan Pedang Darah kembali ke Slot penyimpanan.


“Lalu apa yang akan kita lakukan? Jika kita mendekat lebih dari ini, ketiga kultivator itu akan segera menemukan kita.” ucap Xuan Yuqie.


“Ya, Yuqie benar.” Yu Ruyan juga mengangguk setuju.


“Kalian tunggulah di jarak yang tidak bisa dilacak oleh mereka bertiga. Ketika ada yang terjadi, kalian bergeraklah membantuku.” Yi Yun berbicara rencana yang ingin ia lakukan.


“Itu berbahaya. Mereka bertiga pasti lebih kuat dari kultivator sebelumnya yang telah kita kalahkan.” ucap Xuan Yuqie khawatir.


“Tenang Yuqie.. aku tentu memiliki cara agar tidak dapat di deteksi oleh ketiganya.” Yi Yun pun menaikkan sudut bibirnya karena dengan bantuan Sistem, semuanya akan mungkin jika hanya hal sepele seperti itu.


“Benarkah?” Xuan Yuqie dan Yu Ruyan bertanya bersamaan dengan nada sedikit tidak percaya.


“Apakah aku kelihatan seperti sedang berbohong?” Tanya Yi Yun tidak puas.


Xuan Yuqie dan Yu Ruyan merasa sedikit canggung karena nada Yi Yun terlihat sangat tidak puas dengan pertanyaan mereka.


“Sistem!” Perintah Yi Yun di benaknya.


[Ding!]


[Dilaksanakan]


Sistem langsung bekerja karena tentu tau apa yang diinginkan oleh Yi Yun.


Aura tak terlihat yang berasal dari Sistem pun menyelimuti tubuh Yi Yun yang membuatnya tidak terlacak sama sekali.


“Coba perhatikan auraku. Apa kalian dapat melacaknya?” Tanya Yi Yun saat ia menghilang dan muncul di belakang Xuan Yuqie.


Kedua wanita itu terkejut karena tidak dapat melihat atau merasakan Yi Yun lagi.


“Sudah aku katakan bahwa aku memiliki cara untuk bersembunyi dari ketiganya.” Yi Yun pun yang mengatakan itu langsung menghilang kembali menggunakan teknik Langkah Senyap dan bergerak ke arah altar tanpa menunggu balasan dari Xuan Yuqie ataupun Yu Ruyan.


Xuan Yuqie terkejut karena Yi Yun tiba-tiba berbicara kepadanya. Ia pun menoleh dan tidak menemukan Yi Yun di mana-mana yang membuatnya sedikit malu karena meragukannya.

__ADS_1


Bahkan Yu Ruyan yang hanya mendeteksi Yi Yun secara samar karena pergerakan udara pun hanya bisa malu saat ini.


Dengan kecepatan yang sangat tinggi, Yi Yun terus-menerus menggunakan teknik Langkah Senyap untuk mendekat ke arah altar berada. Semakin dekat ia, kecepatan yang ia gunakan pun semakin lambat.


Setelah mencapai jarak hampir lima puluh meter, Yi Yun pun berhenti di sebuah bangunan tertentu dan menatap perlahan dari balik bangunan tersebut ke arah altar.


Di altar saat ini, terlihat korban terus menerus diberikan kepada altar yang membuat Pedang Ratu Laut semakin bercahaya.


“Tidak lama lagi!” Pemimpin Pertama Kelompok Topeng Iblis pun berbicara ketika menatap Pedang Ratu Laut yang hampir mengikis semua lapisan luarnya yang merupakan sebuah kutukan yang diletakkan di altar tersebut.


Pemimpin Kedua dan Ketiga pun tersenyum lebar lalu melempar beberapa kultivator lagi karena tau bahwa tidak sampai beberapa menit lagi apa yang ingin mereka ambil di Kota Youzu akan tercapai.


Tidak sampai tiga menit kemudian, satu kelompok yang digunakan sebagai korban pun telah musnah sepenuhnya. Pedang Ratu Laut pun menampakkan bentuk sebenarnya.


Aura berwana putih bercampur biru pun menyelimuti seluruh tempat tersebut yang membuat tiga Pemimpin kelompok Topeng Iblis sangat bersemangat.


“Ayo! Sudah waktunya untuk pergi dari Kota Youzu. Bawa pedang itu.” ucap Pemimpin Kedua kelompok Topeng Iblis.


Di kejauhan, Yi Yun merasakan bahwa Pedang Darah yang ada di slot penyimpanan semakin memberontak ingin keluar yang membuatnya semakin bingung. Ia tidak menyangka bahwa pedang yang ia gunakan selama ini seolah-olah hidup.


Yi Yun kembali menghilang karena mendekat ke arah altar untuk merebut pedang tersebut dari tangan tiga pemimpin Kelompok Topeng Iblis.


Tap!


Pemimpin Pertama Kelompok Topeng Iblis pun mendarat di atas altar. Ia sangat yakin bahwa altar itu tidak akan lagi bekerja.


Namun, sebelum pemimpin Pertama Kelompok Topeng Iblis bergerak mendekat, aura yang sangat aneh pun terhempas ke segala arah.


Yi Yun yang sedang mendekat pun mendengarkan Sistem memberitahukan sesuatu secara tiba-tiba.


[Ding!]


[Peringatan!]


[Kutukan Keserakahan mencoba mempengaruhi Host]


[Pertahanan pasif diaktifkan]


[Ding!]

__ADS_1


[Host disarankan untuk mengambil Pedang Ratu Laut]


[Ding!]


[Peringatan!]


[Host hanya memiliki waktu 5 menit sebelum Kutukan mengikis pertahanan pasif dari Sistem]


Yi Yun terkejut dengan pemberitahuan panjang dari Sistem. Dan juga, tentang Kutukan itu, ia langsung mengerti apa yang akan terjadi jika seseorang terkena kutukan itu. Namun, hal yang membuatnya penasaran, kenapa Sistem menyarankan untuk mengambil pedang tersebut. Tanpa bertanya karena waktu terbatas, ia pun terus mendekat ke arah altar.


Pemimpin Pertama Kelompok Topeng Iblis awalnya bingung aura apa itu tetapi karena tidak terjadi apa-apa, ia pun perlahan mendekat ke arah Pedang Ratu Laut. Tetapi, matanya saat ini menatap ke arah Pedang dengan tatapan serakah seolah-olah ia ingin memilikinya untuk dirinya sendiri.


Tap! Tap!


Pemimpin Kedua dan Ketiga Kelompok Topeng Iblis pun mendarat di atas altar dekat dengan pedang karena keduanya juga merasa bahwa mereka lebih pantas menjadi pemegang pedang.


“Jangan mendekat! Aku akan membawa pedang itu!” ucap Pemimpin Kedua Pemimpin Kelompok Topeng Iblis.


“Akulah yang akan membawanya ke Tuan! Kalian berdua minggirlah.” Pemimpin Ketiga Kelompok Topeng Iblis juga tidak mau kalah.


“Apa yang kalian bilang? Akulah pemimpin di sini! Akulah yang akan menyerahkan pedang ini kepadanya!” ucap Pemimpin Pertama Kelompok Topeng Iblis.


Ketiganya saling memandang dengan tatapan dingin karena mereka ingin mengambil Pedang Ratu Laut untuk diri mereka sendiri. Inilah akibat dari terkena Kutukan Pedang tersebut, yaitu Kutukan Keserakahan.


“Kalian berdua ingin menantangku? Kalian berdua sungguh tidak tau tempat kailan!” ucap Pemimpin Pertama Kelompok Topeng Iblis. Ia pun mengeluarkan pedangnya untuk membereskan keduanya agar tidak ada yang mengetahui bahwa dirinyalah yang membawa Pedang Ratu Laut.


Pemimpin Kedua dan Ketiga Kelompok Topeng Iblis saling memandang sejenak karena keduanya paham bahwa jika itu pertarungan satu lawan satu keduanya tidak akan menang. Jadi, keduanya pun mengangguk kecil karena ingin bekerja sama untuk menjatuhkan Pemimpin Pertama Kelompok Topeng Iblis lalu setelah itu memutuskan siapa diantara keduanya yang akan menjadi pemilik Pedang Ratu Laut.


“Jika begitu, matilah!” Pemimpin Kedua dan Ketiga Kelompok Topeng Iblis pun melesat ke arah Pemimpin Pertama Kelompok Topeng Iblis untuk menjatuhkannya lebih dulu.


“Walaupun kalian bekerjasama, kalian tidak akan bisa menang!” Teriak Pemimpin Pertama Kelompok Topeng Iblis dan melesat juga ke arah keduanya.


Bom!


Pertarungan Antara ketiganya pun tidak terelakkan lagi.


Untuk beberapa kultivator yang tersisa yang saat ini sedang diikat pun memiliki keserakahan di mata mereka terhadap Pedang Ratu Laut tetapi mereka sama sekali tidak bisa melepaskan diri dari segel.


Sementara itu, Yi Yun yang telah mendekat hanya tersenyum karena sudah tau bahwa ketiganya terpengaruh oleh Kutukan Keserakahan.

__ADS_1


“Tampaknya mereka bertiga memberikan aku jalan untuk mengambil Pedang Ratu Laut.” Batin Yi Yun dan tidak menyangka bahwa keberuntungannya sebagus itu.


__ADS_2