Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 237


__ADS_3

“Kau sangat suka menyerang secara diam-diam bukan? Ulat sialan, lihatlah, aku akan melakukan hal yang sama dengan yang kau lakukan!” ucap Yi Yun dengan senyum lebar diwajahnya walaupun saat ini tidak terlihat karena wajahnya ditutupi oleh helm perang.


“Serangan diam-diam? Jangan buat aku tertawa manusia! Kau hanyalah kultivator tingkat Alam Langit tahap keempat! Tidak mungkin melawan tiga tahap di atasmu! Dan juga tempat ini adalah wilayah kekuasaan ku! Apa kau pikir bisa menyerangku secara diam-diam? Sungguh kata-kata yang lucu! Matilah!” Ulat Mimpi pun langsung melesat ke arah Yi Yun dengan kecepatan penuhnya. Karena tempat itu telah diselimuti oleh qi-nya, tentu saja ia dapat bergerak dengan sangat cepat.


Senyum diwajah Yi Yun tumbuh semakin lebar karena merasa bahwa Ulat Mimpi tersebut sangat sombong. Ia pasti akan membuatnya merasa putus asa karena tentu dengan bantuan Sistem, Ulat Mimpi hanyalah cacing di mata Yi Yun.


Zhep!


Ulat Mimpi yang mendekat tiba-tiba menghilang dalam sekejap dan muncul kembali di belakang Yi Yun sambil mengayunkan tinjunya yang telah diselimuti oleh qi aneh.


[Ding!]


[Ulat Mimpi berada di belakang Host]


“Langkah Sonik!”


Zhep!


Yi Yun tiba-tiba menghilang dalam sekejap dan tinju yang dilancarkan oleh Ulat Mimpi mengenai udara kosong.


“Apa?” Ulat Mimpi terkejut dan tiba-tiba merasakan perasaan bahaya dari sampingnya.


“Tebasan Udara Kosong!”


Sraing!


Ulat Mimpi buru-buru memindahkan tubuhnya karena tau bahwa tebasan tersebut mungkin melukainya secara parah.


Jrezzh!


Qi milik Ulat Mimpi tampak di belah dalam sekejap dan permukaan tanah di gua bawah tanah tersebut terlihat jelas dipotong dan membentuk jurang.


Ulat Mimpi yang muncul dikejauhan pun memasang wajah sangat gelap karena tidak dapat melacak pergerakan Yi Yun. Tidak hanya itu, bahkan tebasan yang dilancarkan oleh Yi Yun tidak terasa sama sekali.


Tentu tebasan itu tidak akan terlacak dengan qi karena itu adalah kompresan udara yang sangat padat.


“Oh? Kau bisa menghindar? Tidak mengherankan sama sekali. Tempat ini telah ditutupi oleh qi-mu. Akan mengherankan jika kau tidak mampu menghindar di dalam sarangmu sendiri!” ucap Yi Yun dengan nada ejekan.


Wajah Ulat Mimpi tenggelam dalam sekejap karena dihina oleh seorang kultivator yang biasanya ia gunakan sebagai bahan makanan. Ia tidak menyangka bahwa saat ini dirinya akan dihina sedemikian rupa oleh sosok makanan.


“Kau akan mati hari ini!” Teriak Ulat Mimpi saat qi-nya meledak ke segala arah. Dari banyak tempat yang berbeda, terlihat banyak pasukan yang terkuat seperti seekor ulat berwarna putih dan memiliki ukuran yang lumayan besar.


Menatap itu, Yi Yun sedikit jijik. “Kau memang benar-benar seekor Ulat!” ucapnya dingin dan langsung melebarkan jangkauan Domain Pembantaian.

__ADS_1


Wusssh!


Semua ulat-ulat itu pun bergerak ke arah Yi Yun dan mencoba untuk melahap Yi Yun.


Penampakan seperti itu memang benar-benar menjijikkan karena ulat-ulat itu juga memikirkan cairan aneh yang tampak seperti lendir.


Jleb!


Yi Yun menusuk Pedang Darah ke arah tanah lalu mengalirkan qi-nya ke pedang.


“Teknik Pedang Gaya Iblis!”


“Seratus Pedang Iblis Pembantaian!”


Jleb! Jleb! Jleb! Jleb!


Pedang-pedang qi pun melesat dari awah bahwa dan langsung menusuk semua ulat-ulat itu yang membuat Ulat Mimpi terkejut karena Yi Yun dapat mendeteksi lokasi yang tepat dari ulat-ulat yang ia ciptakan bercampur dengan ilusi.


Saat ini Ulat Mimpi sedikit takut karena ada kultivator yang mampu melacak tubuh buatan dan tubuhnya sendiri. Ia adalah binatang spiritual yang diakui sebagai pencipta ilusi terkuat tetapi tidak menyangka bahwa seorang anak berumur 14 tahun akan sangat mudah membongkar semua keunggulan yang ia miliki.


Karena keterkejutannya, Ulat Mimpi pun langsung mencoba menghindar karena banyak pedang qi yang mencoba untuk menusuknya saat ia sedang melamun.


Yi Yun yang hanya diam menaikkan sudut bibirnya saat mengendalikan semua pedang-pedang qi tersebut untuk membelah Ulat Mimpi.


“Sialan! Sialan! Siapa sebenarnya anak ini? Kenapa dia sangat mudah mendeteksi semua ilusi dan bahkan dapat menyerang dengan leluasa di tempat yang telah dipenuhi oleh qi milikku?” Teriak Ulat Mimpi dalam hati ketakutan.


Jika saja Ulat Mimpi seperti para petarung kuat lainnya, Yi Yun tidak akan keberatan untuk melawan mereka sekuat tenaga karena itu akan membuat dirinya semakin kuat. Tetapi untuk melawan binatang spiritual seperti Ulat Mimpi hanya membuang-buang waktu saja menurutnya.


Ketika Ulat Mimpi melompat ke arah tertentu, Yi Yun pun langsung mengayunkan Pedang Darah di tangannya sekuat tenaga.


“Teknik Pedang Pembunuh Abadi Bulan Darah!”


“Gaya Pertama, Tebasan Abadi!”


Sraing!


Bilah qi yang sangat besar melesat ke arah Ulat Mimpi dan itu membuatnya menghalangi pandangannya pada Yi Yun. Tetapi bukan itu yang ia pikirkan saat ini, namun cara untuk menghindar lalu menyerang balik. Ia masih tidak percaya bahwa Yi Yun akan dapat mendeteksinya dalam sekejap seperti sebelumnya.


Ulat Mimpi menarik nafasnya dalam-dalam lalu menyemburkan sesuatu seperti cairan asam bercampur dengan qi dan energi spiritual.


Duar!


Ledakan terjadi dalam sekejap dan membuat gelombang kejut menyebar ke segala arah. Gua bawah tanah itupun sedikit bergetar saat kedua serangan hancur bersamaan.

__ADS_1


Ketika Ulat Mimpi yang hendak bergerak, perasaan bahaya muncul kembali seperti sebelumnya yang memuat Ulat Mimpi mencoba untuk pergi.


“Langkah Senyap!”


“Tendangan Pembelah Suara!”


Kaki Yi Yun tampak berayun dari atas ke bawah karena ia sangat ingin membelah Ulat Mimpi menjadi dua bagian.


Karena rasa bahaya dan insting untuk bertahan hidup, Ulat Mimpi pun bergerak ke arah samping sebisanya.


Srak!


Darah berwarna putih pun berceceran di tempat itu saat serangan Yi Yun membelah bahu kanan Ulat Mimpi.


“Arrrrggh!” Teriak Ulat Mimpi kesakitan dan langsung menghilang dalam sekejap. Tetapi, ketika ia hendak mendarat, sebuah tendangan melesat ke arah lehernya.


Karena tau bahwa dirinya mungkin tewas oleh serangan itu, Ulat Mimpi pun langsung merubah bentuknya ke binatang spiritual.


Sraing!


Srak!


Darah yang sangat banyak pun berceceran kembali saat sedangan Yi Yun merobek tubuh Ulat Mimpi yang kini memiliki ukuran yang lumayan besar.


Ulat Mimpi yang dalam keadaan terpojok pun membuka mulutnya lebar-lebar dan langsung menelan Yi Yun ke dalam perutnya.


Tentu sedari awal Yi Yun akan mampu menghindar. Tetapi ia ingin mengaburkan Ulat Mimpi itu menjadi berkeping-keping dari dalam sehingga ia sengaja ditelan.


Ulat Mimpi yang masih merasa sakit pun di beberapa bagian tubuhnya tertawa lepas.


“Dasar bocah sialan! Itulah akibatnya jika kau mencoba sombong di depanku! Tetapi nyatanya kau tetaplah sebuah makanan! Itukah harga untuk kesombong-..” sebelum Ulat Mimpi berbagai lebih jauh, tubuhnya bergetar beberapa kali dan darah perlahan berceceran dari sekujur tubuhnya.


Garis-garis tipis terlihat bahak di permukaan tubuh Ulat Mimpi dan tidak lama kemudian sesuatu yang tidak terduga terjadi.


Blar!


Tubuh Ulat Mimpi pun hancur menjadi banyak bagian karena Yi Yun menghancurkannya dari dalam menggunakan pedangnya.


Blug! Blug! Blug!


Potongan potongan tubuh Ulat Mimpi pun berjatuhan dan Yi Yun pun terlihat dengan darah putih yang menempel hampir di sekujur armornya.


[Ding!]

__ADS_1


[Berhasil membunuh bintang spiritual Ulat Mimpi tingkat Alam Langit tahap ketujuh, mendapat 210 Poin Sistem]


Mendengar pemberitahuan, Yi Yun pun tersenyum kecil sambil bergumam, “Sudah aku katakan bahwa aku akan memotong-motong tubuhmu menjadi beberapa bagian.”


__ADS_2