Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 171 - Berisitirahat Sejenak


__ADS_3

Lembah Kematian


Duar!


Ledakan qi yang sangat kuat pun menyebar ke segala arah. Tidak hanya itu, api berwana putih pun tampak melesat ke arah langit ketika Xiao Moxian menerobos tingkat Alam Bumi tahap kesembilan.


Yi Yun yang menatap itupun tersenyum karena Xiao Moxian kini semakin kuat dan memiliki tingkat kultivasi yang sama dengannya.


“Dia memang sangat jenius. Aku tidak tau apakah ini keberuntungan atau kecelakaan saat aku menjadikan dia sebagai istri.” Batin Yi Yun sambil terus menatap Xiao Moxian yang masih duduk bersila dan berkonsentrasi.


Api Suci milik Xiao Moxian pun tampak turun perlahan dari langit dan masuk kembali ke dalam tubuhnya. Aura berwana putih terus-menerus merembes keluar, aura tersebut yang merupakan qi Api Suci tampak sangat tenang namun sangat menghanyutkan.


**


Di desa kecil tempat Serigala Darah Kuno tinggal, pria tua yang menjadi yang terakhir dari spesiesnya pun menatap ke arah ledakan qi sebelumnya.


“Aura ini.. Phoenix Cahaya? Bagaimana mungkin ras itu masih hidup?” Pria tua tersebut terus menatap ke arah tempat ledakan qi terjadi dengan wajah serius. Ia tampak sedang berpikir lalu menggelengkan kepalanya sambil bergumam kembali, “Itu pastilah manusia yang memiliki Vena Mendalam Phoenix Cahaya. Spesies itu sudah lama punah bahkan di Benua Cahaya dan Kegelapan. Tetapi aku tidak menyangka bahwa akan ada Phoenix Cahaya yang akan memilih manusia sebagai wadah kekuatannya.”


**


Di tempat Ji Yuan berada, Tetua Klan Ji yang memiliki tingkat kultivasi Alam Langit tahap kedua pun menatap ke arah sumber ledakan qi juga. Wajahnya juga sangat serius saat ini karena ia merasakan bahwa kekuatan qi yang meledak tersebut sangatlah kuat.


“Apa yang terjadi paman?” Tanya Ji Yuan ketika melihat wajah Tetua Klan Ji yang tampak sangat serius.


“Ada kultivator kuat yang sedang menerobos tingkat Alam Bumi tahap kesembilan! Kekuatannya sungguh luar biasa di levelnya. Dia pasti memiliki Vena Mendalam yang sangat langka!” ucap Tetua Klan Ji yang bernama Ji Zho.


“Hm? Vena Mendalam langka? Jenis apa itu?” Tanya Ji Yuan tertarik.


“Aku tidak tau, yang pasti berkaitan dengan qi Api yang luar biasa kuat!” Balas Ji Zho.


Ji Yuan terdiam mendengarnya, setelah beberapa saat berpikir, ia pun mengabaikannya karena merasa bahwa siapapun itu, itu bukanlah urusannya.


Sementara itu, Yu Ruyan menatap ke arah sumber ledakan qi tersebut. Entah mengapa, ia merasakan suatu yang sangat akrab. Itu bukan dari qi yang meledak tetapi sesuatu yang lain.


**


Di tempat Yi Yun berada, Xiao Moxian yang baru selesai menerobos pun membuka matanya dan menatap ke arah Yi Yun yang berjarak sekitar sepuluh meter darinya dengan senyum manis di wajahnya.


“Suami.. aku berhasil. Aku akhirnya mengejar kekuatanmu.” Xiao Moxian pun langsung menerjang dan melompat ke arah Yi Yun.


Menatap itu, Yi Yun hanya menghela nafas panjang dan menangkap Xiao Moxian. Ia tau bahwa Xiao Moxian menjadi istrinya adalah kecelakaan belaka, bukan keberuntungan.


“Baiklah, jika begitu kita berisitirahat sejenak dan menunggu bulan lenyap untuk menyerang Serigala Darah Kuno itu.” ucap Yi Yun sambil membelai kepala Xiao Moxian. Saat ini, tingginya masih di bawah Xiao Moxian yang membuatnya merasa sedikit aneh.


“Apakah kita..” Xiao Moxian melepaskan pelukannya dan menatap Yi Yun dengan rona merah di pipinya.

__ADS_1


Yi Yun sedikit berkedut karena tentu mengerti apa maksud dari Xiao Moxian. “Aku masih 14 tahun.”


Xiao Moxian mematung di tempat. Ia cemberut dan menatap ke arah lain karena merasa sedikit kesal.


“Beristirahatlah. Aku belum istirahat sama sekali semenjak keluar dari Reruntuhan Kerajaan Langit.” ucap Yi Yun dan lompat ke atas sebuah pohon. Ia pun duduk di sebuah cabang lalu bersandar di pohon tersebut.


Menatap itu, Xiao Moxian juga melompat dan duduk di pangkuan Yi Yun dengan senyum lebar diwajahnya.


Yi Yun hanya mengabaikan Xiao Moxian dan menutup matanya.


Melihat itu, Xiao Moxian tidak protes sama sekali karena ia tau bahwa Yi Yun memang kelelahan saat ini. Ia pun langsung memeluknya lalu menutup matanya juga.


“Sistem! Tampilkan statistik dasar!” Perintah Yi Yun di benaknya.


[Ding!]


Nama : Yi Yun]


[Umur : 14 Tahun]


[Tingkat : Alam Bumi Tahap Kesembilan]


[Kondisi : Sehat]


[Vena Mendalam Dewa Pembantaian (33%)]


[Meridian : Delapan Meridian Bintang Pembantaian (33%)]


[Jenis Energi]


[-Qi Pembantaian]


[Manual]


[-Manual Kultivasi Dasar Tingkat Menengah (100%)]


[-Manual Tujuh Dosa Mematikan (100%)]


[Teknik]


[-Teknik Dasar Berpedang (100%)]


[-Teknik Kehalusan Menit (21%)]


[-Teknik Tebasan Qi Pembantaian (90%)]

__ADS_1


[-Teknik Parasit Qi (95%)]


[-Teknik Pedang Pembunuh Abadi Bulan Darah {Gaya Pertama : Tebasan Abadi (100%)} {Gaya Kedua : Tarian Bulan Darah (100%)}]


[-Teknik Pedang Gaya Iblis : {Gaya Pertama : Pedang Iblis Pembantaian (100%) } {Gaya Kedua : Seratus Pedang Iblis Pembantaian (100%)}]


[-Teknik Pedang Bayangan {Gaya Pertama : Ilusi Bayangan (100%)} {Gaya Kedua : Tarian Bayangan (100%)}]


[-Teknik Pedang Bintang Kekacauan (100%)]


[-Teknik Pedang Serigala Pembantaian {Gaya Pertama : Tebasan Serigala Pembantaian (100%)} {Gaya Kedua : Ratapan Serigala Pembantaian (100%)} {Gaya Ketiga : Taring Liar (100%)}]


[Teknik Tebasan Udara Kosong (10%)]


[Skill Tambahan]


[-Sayap Kelelawar Iblis Surgawi]


[-Gerbang Pertama Delapan Meridian Bintang Pembantaian : -Gerbang Dunia Pembantaian «Dosa Kesombongan»]


[-Gerbang Kedua Delapan Meridian Bintang Pembantaian : -Gerbang Kekuatan Pembantaian «Dosa Keserakahan»]


[Gelar : Jalan Pembantaian]


[Item Tambahan]


[-Armor Iblis Pembantaian]


[-Guci Azulet]


[-Bagian Pertama Buku Iblis Duniawi]


[Istri]


[-Xiao Moxian]


Menatap statistik dasarnya Yi Yun pun tersenyum dalam hati. Ia juga menatap ke arah Poin Sistem dan kini telah mencapai angka 520.180 Poin Sistem. Ia sedikit heran dari mana jumlah itu berasal. Sebab, ia sudah menggunakan sangat banyak Poin Sistem untuk membantu Ye Mo, Ye Zhong dan Ye Quan sebelumnya.


Tetapi, yang membuat Yi Yun heran, mengapa Guci Azulet dan Bagian Pertama Buku Iblis Duniawi menjadi item tambahan. Ia merasa sangat aneh menatap deskripsi tersebut. Sementara Pedang Darah tidak masuk ke item tambahan.


Juga, jumlah pintu mendalam miliknya yang terbuka pun bertambah satu. Ia tidak terlalu memikirkannya karena merasa itu berkaitan dengan terbukanya gelar Jalan Pembantaian secara tiba-tiba.


“Setelah selesai mengambil warisan milik Kelelawar Iblis Surgawi yang ada di Lembah Kematian, aku akan pergi menuju Benua Kegelapan bersama dengan Xiao Moxian. Aku ingin melihat apa sebenarnya yang ada di sana yang berkaitan denganku dari apa yang dikatakan oleh Tantai Lingyan.” Batin Yi Yun.


Sebenarnya Yi Yun tidak sabar lagi untuk pergi ke sana. Tetapi ia sadar bahwa kekuatannya saat ini belum mencukupi. Oleh karena itu, ia pun berisitirahat untuk memulihkan kondisinya ke puncaknya. Sebab, ia tau bahwa mungkin pertarungan sulit akan ia masuki esok hari melawan Serigala Darah Kuno.

__ADS_1


__ADS_2