Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 115 - Keberadaan Raja Paus Xirus


__ADS_3

Tantai mengingat tentang insiden tertentu yang memiliki kejadian yang sama. Saat ini, ada satu binatang spiritual di Benua Cahaya yang menguasai satu wilayah. Mereka dianggap sangat kuat. Sebelumnya, binatang spiritual tersebut juga kalah dan melakukan bencana ketujuh, ketika kekuatannya mencapai puncak, binatang spiritual tersebut pun memburu musuhnya kembali dengan level kultivasi yang sama tetapi dengan kelautan yang jauh lebih besar.


Itu hanya melewati bencana ketujuh yang artinya sama dengan Raja Paus Xirus saat ini. Dan kali ini, Raja Paus Xirus melakukan bencana kedelapan yang membuatnya akan berubah bentuk menjadi manusia.


Dengan tubuh manusia yang sangat sulit dilacak dan membedakan mereka apakah manusia asli atau binatang spiritual, membuat mereka menjadi lebih sulit untuk ditebak.


Ketika waktunya tiba, bisa saja Raja Paus Xirus tiba di belakang mereka dan menikam tanpa peringatan sama sekali. Itu adalah sesuatu yang sangat berbahaya.


“Carilah sebelah sana! Jika kau menemukannya, gunakan ini.” Tantai Lingyan menunjuk arah tertentu dan memberikan Yi Yun alat untuk memberikan sinyal lokasi dia berada.


Yi Yun menerimanya dan mengangguk kecil. Ia pun langsung bergerak ke arah yang berbeda dari arah Tantai Lingyan ambil.


“Suami.. wanita itu pasti dari benua lain. Alat seperti hanya di produksi di Benua Cahaya dan Kegelapan.” Xiao Moxian pun membuka suara kembali.


“Ya. Kau benar. Dia adalah Guru kakakku dan seseorang yang telah aku kenal. Mereka saat ini seharusnya sedang perjalanan menuju Benua Cahaya. Tetapi, aku tidak menyangka bahwa dia akan kembali. Jika tidak, kita pasti akan lebih dulu tewas.” Balas Yi Yun.


“Ya kau benar. Tetapi.. apakah muridnya yang lain selain dari kakak suami itu seorang wanita?” Tanya Xiao Moxian sedikit curiga.


“Ya. Dia seorang wanita.” Balas Yi Yun tidak peduli sama sekali.


“Apakah aku tidak cukup untukmu, suami?” Tanya Xiao Moxian sedikit cemberut dan langsung memeluk Yi Yun lebih kuat seolah-olah ingin meremukkan tulangnya.


“Apa sih yang ada di kepalamu itu? Aku sangat heran.” Balas Yi Yun dengan gelengan kepala dan terus bergerak mengabaikan Xiao Moxian yang tampak merajuk setiap saat.


“Sistem! Periksa dalam jangkauan yang sangat luas keberadaan Raja Paus Xirus jika dia selamat dari ujian bencana kedelapan!” Perintah Yi Yun di benaknya.


[Ding!]


[Dilaksanakan]


Yi Yun pun langsung bergerak secepat yang ia bisa untuk menyusuri semua lokasi. Ia tentu tidak akan membiarkan Raja Paus Xirus selamat karena berpotensi menjadi musuh mengerikan di masa depan.


Tetapi, Yi Yun tidak akan pernah berpikiran tentang dirinya yang mungkin melampaui level tersebut dalam waktu kurang dari 20 tahun lamanya karena memiliki sesuatu yang sangat berharga pada dirinya yaitu, Sistem.


**

__ADS_1


Di tempat yang sangat jauh, saat ini beberapa sosok yang dikenal oleh Yi Yun pun berdiri dari sebuah puing-puing bebatuan.


“Sial! Apa-apaan itu? Dari mana asal mengerikan ini?” Tanya seseorang yang merupakan Wang Shu. Ia melihat ke arah tempat tersebut dan tau bahwa tempat itu adalah tempat Yi Yun bergerak sebelumnya.


“Cih! Semoga kau selamat!” Batin Wang Shu dan langsung bergerak ke arah acak lagi.


Di beberapa tempat pun, Ye Mo juga berpikir sama dengan Wang Shu. Tidak hanya dia, bahkan Ye Zhong dan Ye Quan pun sama karena mereka melihat ke arah mana Yi Yun bergerak sebelumnya.


Walaupun mereka belum lama menjadi rekan, keempatnya tentu sangat menghargai Yi Yun. Mereka adalah seseorang yang sangat menghargai rekan-rekannya.


Di tempat lainnya, di jarak yang tidak terlalu jauh, Pangeran Ketiga kehilangan banyak anggotanya akibat ledakan sebelumnya. Ia mengutuk siapapun yang bertarung di tempat yang sangat jauh.


Hal yang sama juga terjadi kepada Pangeran Kedua dan Pangeran dari Kerajaan Dou.


**


Di tempat kejadian, Tantai Lingyan terus berkeliling mencari keberadaan Raja Paus Xirus. Ia bukanlah ahli untuk mencari keberadaan seseorang tetapi ia tetap mencoba karena sadar betapa berbahayanya Raja Paus Xirus tersebut jika memang benar selamat dari bencana kedelapan. Ia tentu tidak ingin binatang spiritual dalam bentuk manusia akan memburunya suatu hari nanti.


Di sisi lain, Yi Yun terus bergerak. Ia tentu yakin menemukan Raja Paus Xirus dengan bantuan Sistem.


Setelah mencari dalam waktu beberapa jam, suara pemberitahuan yang ia tunggu-tunggu telah tiba.


[Ding!]


Yi Yun pun menatap ke arah tertentu dan memasang senyum kecil karena apa yang ia cari telah ditemukan. Ia pun tidak membuang waktu dan langsung bergerak ke arah tempat yang dikatakan oleh Sistem membawa Xiao Moxian bersamanya.


“Apakah kau menemukannya suami?” Tanya Xiao Moxian menatap ke arah Yi Yun yang tampaknya menaikkan kecepatan ke suatu tempat. Ia paham bahwa suaminya tersebut sedikit aneh karena tampaknya bisa melacak sesuatu jika berada di jangkauan tertentu dan juga menentukan arah yang sangat tepat. Ia berpikir pikir apakah itu adalah sebuah kemampuan atau yang lainnya.


“Ya. Aku mendeteksi aura tertentu. Tampaknya itu adalah Raja Paus Xirus. Karena, tidak mungkin akan ada makhluk yang selamat selama ledakan sebesar itu terjadi.” Yi Yun menjawab dengan anggukan kecil.


“Oh..” Xiao Moxian hanya mengangguk kecil kembali. Ia tidak bertanya lagi tentang apa-apa selama perjalanan.


Dalam waktu kurang dari lima menit, Yi Yun dan Xiao Moxian pun tiba di sebuah tempat yang tampak sangat aneh dan diisi oleh qi yang tampak pudar.


Terlihat sangat banyak pecahan-pecahan kristal-kristal berwarna biru laut yang mengeluarkan uap.

__ADS_1


Dan di tengah semua pecahan-pecahan kristal biru tersebut pun terlihat sebuah bola kristal seukuran manusia.


Tap!


Yi Yun dan Xiao Moxian pun mendarat dan menatap dengan seksama ke bola kristal yang ada di tengah-tengah pecahan kristal lainnya.


“Itu..” Xiao Moxian melebarkan matanya saat menatap bola kristal biru yang ada di tengah-tengah pecahan ribuan kristal lainnya.


Yi Yun tersenyum kecil karena akhirnya menemukan keberadaan Raja Paus Xirus yang ternyata selamat dari bencana kedelapan. Ia pun langsung mengeluarkan benda yang diberikan oleh Tantai Lingyan lalu mengalirkan qi-nya untuk memberi sinyal kepada Tantai Lingyan.


“Ayo kita periksa suami..” ucap Xiao Moxian setelah Yi Yun memberikan sinyal kepada Tantai Lingyan.


Yi Yun tentu mengangguk dan perlahan berjalan.


“Sistem! Periksa jika ada bahaya tersembunyi!” Perintah Yi Yun di benaknya karena ia tentu saja tidak mau sesuatu yang buruk terjadi hanya karena kecerobohan kecil.


[Ding!]


[Dilaksanakan]


Setelah mencapai kristal-kristal yang ada di pinggir, Yi Yun pun kembali bertanya, “Sistem, periksa kegunaan pecahan kristal-kristal ini!”


[Ding!]


[Kristal tersebut adalah pecahan dari inti kekuatan Raja Paus Xirus. Bisa digunakan sebagai bahan kultivasi yang berguna tetapi sangat berat untuk mencernanya]


Mengejar perkataan Sistem, Yi Yun sedikit bersemangat lalu mengambil kristal tersebut tanpa menyisakannya sedikitpun.


Xiao Moxian terdiam melihat Yi Yun yang tampaknya seperti sedang menjarah saat ini. Ia yakin bahwa kristal tersebut pasti berguna sehingga suaminya menyimpan semuanya.


Di saat Yi Yun mengumpulkan semua kristal-kristal yang ada di pinggir dan hampir mencapai tengah, suara yang tidak enak di dengar pun berteriak di tempat itu.


“Manusia sialan! Aku akan membunuhmu! Kembalikan semua kristal milikku yang kau ambil!”


Yi Yun pun menatap ke arah sumber suara dan tentu itu berasal dari bola kristal yang ada di tengah pecahan kristal yang menyebar ke segala arah.

__ADS_1


Bahkan Xiao Moxian terdiam saat mendengar suara itu dan menatap dengan seksama ke arah bola kristal besar.


“Oh? Tampaknya kau selamat, Raja Paus Xirus.. Apakah kau merasa bahwa kau masih perkasa saat ini? Aku sangat ingin meremukkan mu. Dan ini adalah saat yang tepat.” ucap Yi Yun dengan senyum lebar saat menatap ke arah sosok yang sedang berada di dalam bola kristal tersebut.


__ADS_2