
Reruntuhan Kerajaan Langit
Di suatu tempat tertentu, pertarungan besar terjadi antara banyak kultivator melawan satu sosok yang pernah di tipu oleh Yi Yun dan Xiao Moxian. Dia adalah Iblis yang sedang mengejar mereka berdua untuk mengambil kembali Guci Azulet.
“Serang bersama! Dia tidak mungkin melawan kita semua!”
“Serang! Dia sudah terluka!”
Puluhan kultivator pun langsung bergerak ke arah Iblis yang tampak diselimuti oleh aura yang sangat aneh. Itu bukanlah qi, melainkan kekuatan yang dapat menetralkan qi.
Iblis yang menatap semua kultivator menerjang ke arahnya pun semakin marah. Ia kini merasa heran kenapa semakin jauh dia bergerak semakin banyak ia bertemu para kultivator
Tetapi satupun dari mereka yang merupakan target yang ia cari yaitu orang yang mencuri Guci Azulet.
“Kalian para manusia hanyalah serangga. Matilah!”
Setelah mengucapkan itu walaupun para kultivator tidak mengerti artinya, Iblis pun langsung bergerak dengan kecepatan penuhnya menggunakan sayap.
Sraing! Sraing! Sraing!
Iblis mengayunkan cakarnya ke sana ke mari. Ia bergerak sangat cepat sampai-sampai tidak ada yang mengikuti pergerakannya.
“Dasar sialan!”
Beberapa kultivator berteriak bersama sambil mengayunkan senjata mereka masing-masing sekuat tenaga.
Sraing! Sraing!
Puluhan bilah qi pun melesat ke arah Iblis segala arah saat ia sedang membantai para kultivator satu per satu. Menatap itu, Iblis pun merentangkan kedua tangannya lalu aura hitam perlahan merembes.
Wusssh!
Ketika semua bilah qi mencapai aura yang keluar dari kedua tangan Iblis tersebut, semua bilah qi pun menghilang dalam sekejap seolah-olah tidak pernah ada. Para kultivator yang menatap itu pun sangat terkejut karena tidak pernah melihat sesuatu seperti itu.
Biasanya qi akan meledak atau meninggalkan bekas sedikit saja atau menyebar ke segala arah saat membentur sesuatu. Tetapi saat ini tidak ada kejadian seperti itu.
“Apa yang terjadi!”
“Bagaimana cara dia melakukannya?”
__ADS_1
Para kultivator yang ikut menyerang pun tentu saja sangat terkejut.
Iblis tersebut menatap semua kultivator dengan wajah layaknya orang gila.
“Dasar pengganggu! Matilah!”
Bom! Bom! Bom!
Pertempuran itu pun tidak terelakkan lagi. Bahkan beberapa kultivator yang datang ikut membantu karena merasa bahwa Iblis tersebut adalah sesuatu yang lain yang dapat mengancam para kultivator yang masuk ke dalam Reruntuhan Kerajaan Langit.
**
Di tempat lain, Yi Yun, Xiao Moxian dan Wang Shu terus bergerak.
Kali ini, setelah bergerak selama lebih dari dua Minggu, mereka bertiga akhirnya tiba di sebuah pinggiran reruntuhan yang telah menjadi puing-puing.
“Apakah kita akan mengelilingi puing-puing yang tampak telah di timbun oleh tanah ini?” Tanya Wang Shu saat ia berdiri di sebuah batu menatap ke arah kejauhan.
“Ya. Coba lihat di sana.” Yi Yun menunjuk arah tertentu, itu adalah sebuah bangunan yang hanya terlihat ujungnya saja. ada lambang tertentu tercetak di dindingnya.
“Sebuah lambang Klan?” Xiao Moxian yang menatap itu pun membuat spekulasi.
Mendengar spekulasi Yi Yun, Xiao Moxian dan Wang Shu mengangguk setuju.
“Ayo kita lihat apa sebenarnya bangunan besar itu. Ada celah tertentu di sana, kita bisa memasukinya. Dari luas ujung bangunan itu saja pun terlihat bahwa bangunan tersebut kemungkinan sebesar kastil.” Tambah Yi Yun. Ia pun langsung melompat ke bawah dan perlahan berjalan ke arah tempat tersebut.
Xiao Moxian dan Wang Shu hanya tetap mengikuti dari belakang karena mereka tentu penasaran apa yang akan mereka temukan di dalam sana.
Di beberapa tempat tertentu, para kultivator tidak berpikiran sama. Semuanya mengabaikan reruntuhan tersebut karena sudah memeriksa bangunan bangunan besar lainnya yang hanya tertimbun setengah.
Ketika mencapai bangunan, Yi Yun menatap dengan seksama lambang yang ada pada ujung bangunan. Itu terlihat seperti gambar sebuah mata dengan lambang aneh di tengahnya.
“Ayo masuk.” Yi Yun pun mengabaikan lambang tersebut sejenak dan masuk ke dalam pintu yang kemungkinan adalah sebuah jendela yang lumayan besar.
Yi Yun yang sudah mengerti bahwa mungkin bangunan tersebut sangat besar pun langsung mengeluarkan sayap Kelelawar Iblis Surgawi dan membawa Xiao Moxian bersamanya.
Sementara Wang Shu yang telah mencapai tingkat Alam Langit hanya perlu bergerak sendiri karena sudah bisa terbang di langit.
Ketika mereka perlahan turun ke bawah, Yi Yun pun langsung berbicara. “Xian’er.. buat cahaya untuk menerangi jalan.”
__ADS_1
Mendengar kata-kata suaminya, Xiao Moxian langsung membentuk bola cahaya. Ia pun langsung melemparnya ke arah bawah.
Ketika bola cahaya terus bergerak, benar apa yang dipikirkan oleh Yi Yun bahwa tempat yang mereka masuki adalah sebuah menara yang terletak di pinggiran sebuah kastil.
“Wang Shu, ayo kita bergerak lebih cepat!” Yi Yun pun langsung melesat mengikuti bola cahaya yang dilempar oleh Xiao Moxian.
Wang Shu hanya mengangguk kecil dan langsung mengikuti dari belakang.
Tidak sampai tiga menit, bola cahaya pun menabrak sesuatu tanda bahwa mereka hampir tiba di permukaan.
Tap!
Keduanya pun mendarat di sebuah permukaan lantai yang terasa sedikit licin.
Xiao Moxian yang mengerti membuat penerangan kembali.
Ketika tempat itu telah terang, ketiganya sedikit terkejut karena tempat yang mereka masuki terlihat masih sangat awet walaupun kini ditutupi oleh debu.
“Hm? Apa itu?” Tanya Xiao Moxian menunjuk ke arah tertentu.
Tatapan Yi Yun dan Wang Shu pun tertuju pada tempat yang di tunjuk oleh Xiao Moxian.
Di sana terlihat sebuah patung aneh. Yang membuatnya aneh, itu bukanlah patungnya tetapi ada sesuatu yang melayang di sekitarnya.
“Bagaimana caranya tiga batu itu melayang di sekitar patung?” Tanya Wang Shu tidak percaya. Ia berpikir kembali bahwa apa yang ia lihat benar, berarti tiga batu berbentuk seperti sebuah kertas buku pun pasti sudah melayang di sekitar patung dalam waktu yang sangat lama.
Yi Yun perlahan mendekat dan menatap ke arah patung tersebut.
“Sistem! Apa kau bisa memeriksa patung siapa ini dan kenapa bisa ada tiga batu seperti lembaran buku yang melayang di sekitarnya?” Tanya Yi Yun di benaknya karena ia sama sekali tidak mendeteksi adanya pancaran qi yang melakukan hal tersebut.
[Ding!]
[Pertanyaan Host tidak bisa dijawab]
“Apa?” Yi Yun hampir seketika berteriak tetapi ia tetap melakukannya di dalam benaknya.
Baru kali ini Yi Yun mendengar bahwa Sistem menolak permintaannya. Biasanya, jika itu informasi penting, Sistem akan meminta Poin Sistem.
Oleh karena itu, Yi Yun menatap dengan serius ke arah patung tersebut karena ia merasa bahwa Sistem memiliki hubungan dengan patung seseorang yang ia lihat saat ini.
__ADS_1