Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 74 - Ye Mo


__ADS_3

Lantai ketiga di isi oleh beberapa kultivator kuat yang memiliki usia diatas 25 tahun. Semuanya kini menatap pendatang baru yang merupakan seorang anak berusia kira-kira 13 tahun.


“Apakah aku salah masuk lantai?” Tanya Yi Yun dalam hati pada dirinya sendiri.


“Tuan, silahkan pilih meja kosong yang anda inginkan.” Pelayan tersebut pun mempersilahkan Yi Yun untuk duduk.


Yi Yun hanya menghela nafas lalu perlahan berjalan dan duduk di salah satu kursi uang memiliki meja dekat dengan sebuah jendela.


Pelayan wanita itupun mengeluarkan sebuah menu dari cincin ruangnya dan memberikannya kepada Yi Yun.


“Siapa bocah itu? Apa dia kira akan tempat ini memiliki hidangan murah?”


“Tampaknya dia berasal dari klan kuat, tingkat kultivasinya sangatlah tinggi di usia yang begitu muda.”


Beberapa pelanggan berdiskusi tentang Yi Yun beberapa saat lalu mengabaikannya.


Di satu meja, seorang pria tampak berpikir di mana ia pernah melihat Yi Yun sebelumnya.


“Bukankah dia..” Batin pria tersebut dan langsung memasang wajah serius. Ia pun mengeluarkan sebuah gulungan dan perlahan membukanya. Matanya sedikit melebar karena ingat siapa Yi Yun sebenarnya.


“Aku tidak menyangka bahwa anak ini berani datang ke kota Chenwu yang sangat dekat dengan sekte Pedang Iblis. Tampaknya anak itu tidak tau dia sedang dicari oleh beberapa individu khususunya Tetua Han Yang.” Batin pria muda tersebut dan ia tersenyum sedikit. Ia langsung menyimpan gulungan kulit hewan ke cincin ruang miliknya lagi dan hanya menikmati hidangan yang ada di depannya saat ini.


Yi Yun sama sekali tidak tau bahwa ada seseorang yang telah mengenalnya saat ini. Ia juga tidak akan menyangka bahwa salah satu Tetua sekte Pedang Iblis sedang mengincarnya dan penyebabnya adalah Tulang Kelelawar Iblis Surgawi yang ia rebut dari cincin ruang milik Kepala Keluarga Rong.


Setelah memilih menu yang ia inginkan, Yi Yun pun hanya bersantai saat ini menunggu hidangan tiba. Ia sedikit kecewa ternyata tempat yang ia masuki tidak menunjukkan murid-murid dari sekte Pedang Iblis.

__ADS_1


Setelah hidangan datang, Yi Yun pun menikmatinya dengan lahap karena sudah lama terakhir kali ia tidak makan hidangan enak. Tentu kebiasannya sebagai orang dari Bumi akan sangat sulit hilang meski sudah memasuki dunia kultivator.


Ketika hidangan telah selesai ia lahap semuanya, ia pun pergi ke arah lantai dasar untuk membayar tagihan yang sebenarnya lumayan tinggi karena mencapai ratusan koin emas hanya untuk beberapa hidangan. Tidak diragukan lagi bahwa lantai tiga restoran itu memang tempat untuk makan para kultivator kaya.


Karena Yi Yun telah pergi ke lantai dasar, pria muda yang semula mengenal Yi Yun pun pergi mengikuti dari belakang.


Sesampainya di lantai dasar, Yi Yun pun membayar tagihan dan keluar dari restoran itu. Tujuannya yang selanjutnya adalah mencari tempat untuk menginap karena hari sudah sore. Ia terus berjalan di sekitar kota tanpa mengetahui ada yang sedang mengikutinya. Ini juga sebuah kesalahan baginya karena tidak waspada. Biasanya, Sistem akan mengingatkannya jika ada yang mengikutinya.


Ketika mencapai daerah yang lumayan sepi, Yi Yun baru menyadari bahwa ada seseorang yang mengikutinya. Ia pun langsung berbalik dan melihat seorang pemuda berumur sekitar 25 tahun sedang berjalan ke arahnya dengan senyum diwajahnya.


“Aku terlalu ceroboh karena tidak menyadari ada yang mengikuti!” Batin Yi Yun dan tetap tenang seperti biasa.


“Siapa kau? Kenapa kau mengikutiku dari restoran itu?” Tanya Yi Yun karena ingat ia melihat pemuda itu di lantai tiga restoran tempat ia makan sebelumnya.


“Ada beberapa hal yang ingin aku diskusikan. Namaku Ye Mo, seorang kultivator pengelana. Walaupun begitu, aku sudah menetap di kota ini selama beberapa tahun karena suatu hal. Apakah kau tertarik dengan apa yang ingin aku bahas?” Tanya Ye Mo dengan senyum diwajahnya.


“Kau saat ini menjadi incaran beberapa pihak yang memiliki kekuatan besar, dan salah satunya adalah Tetua sekte Pedang Iblis.”


“Apa maksudmu?” Tanya Yi Yun karena ia langsung tertarik.


Ye Mo tidak membalas dan melempar sebuah gulungan kulit hewan ke arah Yi Yun.


Yi Yun pun menangkapnya lalu membukanya. Ketika ia membaca isinya, ia sedikit terkejut.


“Yi Yun, dihadiahi 50.000 koin emas jika berhasil menangkapnya. Tertanda, Tetua sekte Pedang Iblis, Han Yang.” Gumam Yi Yun saat menatap gambar dirinya yang ada di kulit hewan.

__ADS_1


“Kenapa salah satu Tetua sekte Pedang Iblis mencariku?” Tanya Yi Yun heran.


Ye Mo tertegun dan merasa heran bahwa Yi Yun tidak tau bahwa dirinya telah diincar oleh seseorang yang kuat.


“Oh? Tampaknya Tetua Han Yang menyembunyikan sesuatu.” Batin Ye Mo.


“Itulah yang ingin aku cari tau saat ini. Hanya beberapa kultivator yang memiliki poster tentang dirimu, dan salah satunya adalah aku karena aku memiliki pekerjaan sebagai pemburu hadiah kelas tinggi,” ucap Ye Mo.


Kerutan muncul di dahi Yi Yun, “Apa kau ingin hadiah dengan menangkapku?”


“Tidak, 50.000 koin emas terlalu sedikit menurutku. Aku memang memiliki profesi sebagai pemburu hadiah, tetapi tujuanku di kota ini bukanlah hal itu,” balas Ye Mo.


“Jadi apa tujuanmu?”


“Memancing Tetua Han Yang keluar dari sekte Pedang Iblis.” Balas Ye Mo dengan seringai diwajahnya.


“Oh?” Mata Yi Yun sedikit melebar karena tau bahwa ada sesuatu yang terjadi antara Ye Mo dan Tetua Han Yang.


“Aku tidak ingin melakukan hal sia-sia dengan menangkapmu agar Tetua Han Yang keluar untuk menjemputmu. Aku ingin bekerja sama denganmu untuk memancingnya keluar.” Lanjut Ye Mo. Tentu ada alasan lainnya mengapa ia tidak ingin menangkap Yi Yun, itu karena Kultivasi Yi Yun yang sangat tinggi di usia muda. Ia tentu tidak akan percaya bahwa Yi Yun tidak memiliki seseorang yang kuat dibelakangnya. Ia tidak ingin memancing musuh baru saat ini jika Yi Yun mau bekerja sama dengannya.


Yi Yun tersenyum mendengarnya karena ia juga tertarik dengan Tetua Han Yang. Ia ingin tau kenapa ia diburu dan ini merupakan kesempatan juga untuk melihat sekuat apa Tetua sekte Pedang Iblis.


“Baik, aku akan bekerja sama denganmu, kapan dan di mana.” Yi Yun langsung ke intinya dan tidak bertele-tele.


“Besok, di siang hari, aku akan menemui mu di dekat gerbang kota Chenwu. Aku harap kau datang karena aku lagi tidak ingin memburu seseorang.” Ye Mo pun langsung menghilang seketika dari hadapan Yi Yun.

__ADS_1


“Tingkat Alam Bumi? Sungguh menarik, tampaknya tujuannya bukan untuk menjadi seorang pemburu hadiah. Tetapi sesuatu yang lain dan itu ada pada Tetua Han Yang.” Batin Yi Yun dan merasa ia menemukan sesuatu yang menarik.


Yi Yun pun langsung berbalik dan mencari penginapan menunggu sistem selesai di upgrade dan juga menunggu hari esok untuk melihat pertunjukan lainnya.


__ADS_2