Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 47 - Candi Kehidupan


__ADS_3

"Tidak," jawab Yi Yun. Ia ingin mengumpulkan batu roh terlebih dahulu lalu menjual semuanya sekaligus.


"Dari satu kultivator yang setara dengan Alam Langit saja sudah memiliki kekayaan seperti ini. Sepertinya aku memang harus merampok demi mendapatkan Poin yang banyak," batin Yi Yun.


Namun yang menjadi masalahnya saat ini adalah tingkat kultivasinya yang masih di Alam Roh.


"Aku harus mencari sumber daya agar kultivasiku meningkat pesat," batin Yi Yun.


"Sistem, apakah dengan batu roh kelas atas kultivasiku akan meningkat cepat?" Tanya Yi Yun di benaknya.


[Jika Host bergantung pada batu roh untuk meningkatkan kultivasi, Qi Host tidak akan padat dan di masa depan, terobosan Host akan mengalami banyak masalah]


Yi Yun mendesah mendengar jawaban Sistem. Ia ingin secepatnya meningkatkan kultivasinya agar lebih cepat mengumpulkan Poin.


"Sepertinya aku harus mengelilingi Dunia Bintang Hijau ini untuk mencari sumber daya yang sesuai," batin Yi Yun.


Karena tidak tau harus apa, Yi Yun akhirnya bermeditasi untuk menunggu hari esok. Sebab, besok acara peringatan Dewi Tumbuhan akan di selenggarakan.


**


Saat ini Song Zhun sedang menunggu kedatangan bawahannya serta salah satu Tetua yaitu Song Di untuk membawa Ouyang Liu-Li ke hadapannya. Namun Song Di tidak kunjung datang.


Song Zhun yang tidak puas langsung menemui ayahnya di ruangan lain.


"Ayah..." Song Zhun langsung membuka pintu begitu saja tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.


Di dalam ruangan, ayah Song Zhun sedang bersama dengan seorang pria paruh baya sedang membahas sesuatu.


Ayah Song Zhun dan individu pria paruh baya tersebut mengerut karena seseorang masuk ke dalam ruangan mereka saat sedang berdiskusi.


"Apakah itu putramu yang paling berbakat, Song Feng?" Tanya pria paruh baya tersebut.


Song Feng yang merupakan ayah dari Song Zhun hanya bisa mendesah lalu melihat ke arah Song Zhun tanpa menjawab pria paruh baya tersebut.


"Ada apa Zhun'er?" Tanya Song Feng.


"Tetua Di belum kembali juga sampai saat ini," Song Zhun langsung mengutarakan tujuannya menemui Song Feng.


Song Feng mengerut seketika mendengar perkataan Song Zhun. "Apakah Tetua Di terbunuh?" Batin Song Feng.


"Keluarlah terlebih dahulu, aku akan mengurus itu nanti," ucap Song Feng sambil melambaikan tangannya.


Song Zhun memasang wajah tidak sedap di pandang namun hanya menurut karena ia juga tau bahwa ayahnya sedang sibuk saat ini.


Setelah Song Zhun keluar dari ruangan, pria paruh baya tersebut bertanya lagi. "Apa yang terjadi?"

__ADS_1


"Kemungkinan salah satu Tetua klan Song terbunuh entah bagaimana," jawab Song Feng dengan nada serius.


"Ho? Aku tidak menyangka masih akan ada individu yang mencoba mengusik klan Song kalian," pria paruh baya tersebut berkata dengan nada heran juga.


Song Feng tidak menjawab pertanyaan tersebut dan hanya berkata. "Diskusi kita akhiri sampai di sini. Aku akan mengurus masalah ini terlebih dahulu."


Pria paruh baya tersebut tersebut mengangguk mengerti. Ia berdiri dan perlahan keluar. Sebelum keluar, ia membuka suara lagi, "beberapa klan lainnya telah sepakat untuk melihat isi dari empat Candi Kehidupan. Semoga klan Song juga ikut dalam operasi ini."


Setelah mengatakan itu, pria paruh baya tersebut menghilang seketika.


Song Feng hanya diam karena belum mengambil keputusan. Operasi melihat isi dari empat Candi Kehidupan adalah hal tabu karena empat Candi Kehidupan sudah ada sejak zaman dahulu semenjak individu yang mereka sebut sebagai Dewi Tumbuhan membuat Dunia Bintang Hijau menjadi lebih baik.


"Kemarilah," perintah Song Feng tiba-tiba.


Dua individu muncul di belakang Song Feng.


"Apakah ada yang Anda butuhkan Patriak?" Tanya salah satu individu tersebut.


"Selidiki hilangnya Tetua Di," perintah Song Feng.


"Baik," jawab mereka berdua bersamaan lalu menghilang dari dalam ruangan.


Song Feng memasang wajah serius karena merasa hilangnya Song Di berkaitan dengan Ouyang Liu-Li wanita yang ingin di klaim oleh Song Zhun.


**


Yi Yun dan Ouyang Liu-Li tidak tau bahwa klan Song mulai bergerak.


Keesokan harinya, Yi Yun dan Ouyang Liu-Li keluar dari penginapan karena waktu acara di kota Bambu akan di mulai.


Mereka berdua pergi menuju arah pusat kota yaitu menuju salah Candi Kehidupan.


"Apakah kita akan melihat acara tersebut?" Tanya Ouyang Liu-Li yang berjalan di sebelah Yi Yun.


"Ya, aku sangat tertarik dengan kompetensi yang diadakan oleh semua klan," jawab Yi Yun.


"Itu hanya membuang waktu saja," Ouyang Liu-Li tidak tertarik sama sekali dengan kompetensi tersebut.


"Jangan berkata begitu. Jika itu hanya kompetisi biasa, aku tidak akan ikut. Jika ada hadiah yang menarik, aku akan ikut," ucap Yi Yun.


"Lakukan sesukamu," ucap Ouyang Liu-Li.


Yi Yun tidak membalas perkataan Ouyang Liu-Li dan hanya terus berjalan ke arah pusat kota.


Saat ini kota terlihat sangat ramai di setiap sudut kota sampai ke pusat kota karena acara perayaan akan di laksanakan hari ini. Terlihat sangat banyak individu yang berjalan ke arah Candi Kehidupan juga untuk menyaksikan kompetisi yang akan di selenggarakan.

__ADS_1


Sesampainya di pinggir Candi Kehidupan yang terlihat sangat besar, Yi Yun dan Ouyang Liu-Li langsung bergerak menuju tempat kompetisi diselenggarakan.


Sangat banyak terlihat generasi muda yang sedang mendaftar untuk mengikuti kompetisi.


"Apakah kompetisi ini hanya untuk generasi muda?" Tanya Yi Yun penasaran.


"Coba tanya pada seseorang," usul Ouyang Liu-Li dengan nada bosan.


Yi Yun hanya melirik Ouyang Liu-Li sekilas lalu perlahan berjalan ke arah seseorang tidak jauh darinya.


"Permisi," sapa Yi Yun pada seorang pemuda yang terlihat berusia 16 tahun.


"Ya?" Pemuda itu melihat ke arah Yi Yun yang memanggilnya.


"Aku ingin bertanya, apakah kompetisi ini hanya di buat untuk generasi muda?" Tanya Yi Yun.


"Ya. Namun, kompetisi di bagi menjadi dua kelompoknya," jawab pemuda tersebut.


"Kelompok apa saja?" Tanya Yi Yun lagi.


"Kelompok untuk kultivator tingkat Alam Roh dan Alam Bumi," jawab pemuda tersebut.


Yi Yun mengerti seketika dan bertanya lagi. "Apakah ada hadiah yang menarik jika memenangkan kompetisi?"


"Jika aku tidak salah, hadiahnya adalah sumber daya dan juga batu roh kelas atas serta beberapa senjata," jawab pemuda tersebut setelah berpikir sejenak.


"Terima kasih atas informasinya," ucap Yi Yun.


"Tidak masalah," jawab pemuda tersebut.


Yi Yun langsung berjalan kembali menghampiri Ouyang Liu-Li lalu berkata, "Liu-Li, sepertinya aku akan mengikuti kompetisi."


Ouyang Liu-Li menatap Yi Yun sejenak lalu bertanya, "apakah ada hadiah yang menarik?"


Yi Yun tersenyum lalu menjelaskan hal yang di katakan oleh pemuda sebelumnya.


"Cih, sepertinya tingkat kekuatan tertinggi di tempat ini adalah Alam Langit hanya dari melihat kompetisi tersebut," dengus Ouyang Liu-Li.


Yi Yun juga berpikiran seperti itu sebelumnya karena kompetisi yang di selenggarakan tidak ada kompetisi antara kultivator tingkat Alam Langit.


"Tunggulah di sini, aku akan mendaftar," ucap Yi Yun lalu langsung bergerak ke arah tempat pendaftaran tanpa menunggu jawaban Ouyang Liu-Li.


Ouyang Liu-Li hanya bisa menggelengkan kepalanya dan membiarkan Yi Yun mengikuti kompetisi.


"Aku akan menonton pertandingan jika kamu ikut. Sepertinya kompetensi ini akan menjadi menarik jika kamu ikut, Yun'er," bisik Ouyang Liu-Li sambil tersenyum menawan.

__ADS_1


__ADS_2