
Tiga hari kemudian
Pinggiran Kerajaan Phoenix Kegelapan
Yi Yun masih bermeditasi seperti biasa menunggu Xiao Moxian pulih dari luka-lukanya.
“Ugh..” Xiao Moxian yang telah pulih lebih dari 60% dari luka-lukanya membuka matanya. Ia merasakan kelelahan yang luar biasa karena qi-nya hampir habis serta cidera yang lumayan parah.
“Kau sudah bagung..”
Suara wanita merdu terdengar di telinga Xiao Moxian dan ia pun menatap ke arah samping dan menemukan seorang wanita yang tangannya diselimuti oleh api biru.
“Kau..” Xiao Moxian tentu ingat siapa Xuan Yuqie yang mencoba menyembuhkannya ketika ia hampir kehilangan kesadaran.
Xuan Yuqie menghentikan pengobatannya dan menatap ke arah Xiao Moxian dengan seksama. Ia memiliki pemikiran aneh karena ia sewaktu memulihkan Xiao Moxian, selalu melihat ke arah cincin yang ada di jari Xiao Moxian dan itu sama persis dengan miliknya.
“Moxian! Akhirnya kau sadar!” Yu Ruyan pun berseru dengan gembira karena sahabatnya itu telah siuman.
“Ruyan?” Gumam Xiao Moxian saat melihat Yu Ruyan yang memeluknya tiba-tiba.
Setelah beberapa detik, Yu Ruyan pun melepaskan pelukannya dan menatap Xiao Moxian dengan senyum cerah. Tentu ketika berada di Lembah Kematian, keduanya telah menjadi sahabat karena berjuang bersama melawan musuh.
Ketika melihat Yu Ruyan, tatapan Xiao Moxian pun langsung melihat ke sekelilingnya karena tentu ingat ketika ia belum pingsan, seseorang yang ia rindukan telah datang.
Tatapan Xiao Moxian jatuh pada Yi Yun yang sedang bermeditasi. Matanya pun langsung berkaca-kaca dan ia langsung berdiri dan berlari lalu melompat ke arah Yi Yun.
Untuk Yi Yun, ia tentu sudah tau bahwa Xiao Moxian telah sadarkan diri dan ia pun hanya bisa menghela nafas ketika ia membuka matanya dan melihat Xiao Moxian yang melompat ke arahnya.
__ADS_1
Karena tidak punya pilihan lain, ia pun menangkap wanita aneh itu.
“Suami..!” Seru Xiao Moxian saat menimpa Yi Yun dengan air mata yang menetes.
“Bagaimana luka-lukamu?” Tanya Yi Yun saat perlahan membelai kepala Xiao Moxian dengan lembut.
Xiao Moxian tidak menjawab sama sekali dan menangis lebih keras karena ternyata Yi Yun yang tampak selalu tidak peduli khawatir tentang keadaannya.
Sementara itu, Xuan Yuqie hanya diam. Ia tidak tau mengapa dirinya merasa sedikit cemburu akan sesuatu. Tetapi ia sama sekali tidak mengetahui apa perasaan yang ia rasakan saat ini.
Sedangkan untuk Yu Ruyan, ia hanya melirik ke arah Xuan Yuqie yang tampaknya sedikit cemberut dan ia hanya terkekeh kecil.
Dalam waktu hampir dua menit, Yi Yun mencoba menenangkan Xiao Moxian yang tampaknya sangat menderita akan sesuatu.
Setelah Xiao Moxian tenang, ia pun melepaskan pelukannya dan menatap Yi Yun dengan senyum menawan karena tau bahwa dirinya tidak sendirian lagi.
“Luka-lukaku hampir pulih.” jawab Xiao Moxian dengan senyum diwajahnya.
Mendengar jawaban Xiao Moxian, Yi Yun mengangguk kecil lalu berbicara lagi, “Ceritakan apa yang sebenarnya terjadi selama kau mencapai Benua Kegelapan.”
Wajah Xiao Moxian tiba-tiba menjadi dingin dan matanya berkaca-kaca. Ia pun langsung menceritakan semua yang terjadi sambil mengepalkan tangannya dengan kuat.
Ketika dirinya mencapai Benua Kegelapan, Xiao Moxian kebetulan mendarat di wilayah Kerajaan Phoenix Kegelapan. Setelah ia memeriksa situasi Klan Xiao, ia dikenali oleh seseorang lalu diburu. Ia terus melarikan diri dan bertarung hampir setiap hari tanpa henti.
Semakin hari, anggota Klan Xiao yang memburunya semakin kuat. Dan terakhir kali, ia hampir terbunuh oleh anggota Klan Xiao tetapi berhasil melarikan diri. Setelah itu, ia tiba-tiba di buru oleh anggota Pangeran Mahkota Kerajaan Phoenix Kegelapan dan akhirnya Xiao Moxian pun melakukan Pertarungan.
Mendengar cerita dari Xiao Moxian, wajah Yi Yun sangat dingin saat ini. Niat membunuhnya merembes dan ia akan memberikan perhitungan kepada Klan Xiao dan Kerajaan Phoenix Kegelapan.
__ADS_1
Yu Ruyan juga sama marahnya. Ia tentu sangat membenci seseorang yang memburu sahabat pertamanya itu. Tetapi ia sadar bahwa ia harus meningkatkan kekuatan lebih dulu untuk membantu Xiao Moxian menghancurkan Klan Xiao.
Bahkan untuk Xuan Yuqie juga sangat marah. Ia telah mendengar cerita tentang Xiao Moxian yang selalu melarikan diri ketika para anggota Klan Xiao memburunya dan sebelum itu pun, sebagai putri dari mantan Patriak, para anggota Klan Xiao memberontak dan menghabisi keluarganya.
“Kita tidak bisa menyerang begitu saja. Kita harus meningkatkan kekuatan lebih dulu. Dan tempat kemungkinan memiliki sumber daya untuk meningkatkan kultivasi kita setinggi mungkin berada di sini.” ucap Yi Yun saat mengeluarkan sebuah peta aneh.
Xuan Yuqie dan Yu Ruyan perlahan mendekat saat melihat peta tersebut. Untuk Xuan Yuqie, ia merasa aneh ketika menatap peta tersebut. Itu sangat mirip dengan peta keseluruhan Benua Kegelapan tetapi ada perbedaan lainnya.
Bahkan untuk Xiao Moxian yang menatap itu tau dengan jelas bahwa itu bukanlah peta Benua Kegelapan.
“Suami, aku ingat tempat ini. Ini adalah perbatasan Kerajaan Phoenix Kegelapan dengan Kerajaan Naga Timur.” Xiao Moxian menunjuk pinggiran peta karena pernah ke tempat itu sebelumnya di masa lalu.
“Hm? Kenapa peta ini sangat mirip dengan Benua Kegelapan itu sendiri?” Tanya Xuan Yuqie penasaran. Walaupun ia tidak pernah keluar dari Klan sebelumnya, tentu ia pernah melihat-lihat peta Benua Kegelapan.
“Kemungkinan wilayah itu memang meniru tata letak Benua Kegelapan. Aku mendapatkan peta ini dari seseorang yang aku kenal. Ruyan, Xian’er, apa kalian ingat dengan Tantai Lingyan?” Tanya Yi Yun.
“Hm? Tantai Lingyan? Bukankah dia Tetua Sekte Seribu Bunga?” Tanya Yu Ruyan karena informasi tentang Tantai Lingyan yang memiliki kekuatan luar biasa belum sampai ke telinganya.
“Tantai Lingyan? Bukankah dia yang memiliki kekuatan luar biasa mengerikan ketika di depan pintu masuk Reruntuhan Kerajaan Langit?” Tanya Xiao Moxian terkejut karena tentu ia menyaksikan peristiwa itu. Ia tentu sedikit kagum dengan Yi Yun saat itu karena berani membunuh Pangeran Pertama Kerajaan Qin di depan umum.
Dan saat itu juga, seseorang muncul yaitu Tantai Lingyan yang menurutnya memiliki kekuatan mencapai tingkat Alam Kaisar. Ia pernah merasakan kekuatan selevel itu walaupun ia tidak tau bahwa Tantai Lingyan tidak mengeluarkan semua kekuatannya saat itu.
“Ya. Dialah yang memberikan peta ini kepadaku. Dia mengatakan bahwa mungkin aku akan mengetahui asal dari kekuatanku di tempat ini.” ucap Yi Yun walaupun sebenarnya ia sudah tau asal kekuatannya, yaitu dari Dewi Pembantaian dan bahkan dirinya pernah melihat patungnya di tempat Klan Ren pernah tinggal zaman dulu.
Sementara Xuan Yuqie tetap mendengarkan dengan seksama.
“Jika kita ingin meningkatkan kultivasi mencapai tingkat yang tidak terbayangkan, ada baiknya kita datang ke tempat ini. Aku merasa bahwa ketika kita mencapai tempat itu, akan banyak hal baik yang kita dapatkan.” ucap Yi Yun dengan senyum kecil. Ia tentu sadar bahwa tingkat kekuatannya saat ini belum cukup untuk menantang Klan sekuat Klan Xiao dan Kerajaan Phoenix Kegelapan yang terkenal menjadi salah satu kekuatan puncak di Benua Kegelapan.
__ADS_1
Mendengar apa yang dikatakan oleh Yi Yun, Xuan Yuqie, Xiao Moxian dan Yu Ruyan hanya mengangguk kecil. Ketiganya tentu tidak keberatan dengan pengaturan Yi Yun karena mungkin jika mereka pergi ke sana, kekuatan mereka akan meningkat ke level yang lebih tinggi seperti yang dikatakan oleh Yi Yun.