Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 58 - Hadiah Kompetisi


__ADS_3

Kota Bambu, Arena utama kompetisi


Di pinggir arena saat ini ada sebuah kotak yang di kelilingi oleh aura aneh di sekitarnya. Aura aneh tersebut adalah energi tertentu yang menghalangi energi spiritual untuk melacak isi dari kotak.


Kotak tersebut adalah tempat undian untuk menentukan siapa yang akan menjadi lawan setiap peserta yang memasuki babak final kompetisi tingkat Alam Roh.


"Serahkan token yang kalian dapat sebelumnya saat mengikuti penyisihan," ucap pria tua sebelumnya yang di duga akan menjadi seorang juri kali ini.


Keenam belas generasi muda semuanya langsung berbaris untuk menyerahkan token mereka masing-masing dan Yi Yun juga salah satu dari mereka.


Namun sangat terlihat bahwa Yi Yun adalah individu termuda diantara mereka semua. Yang lainnya terlihat berumur 15-16 tahun dan hanya Yi Yun yang sangat terlihat berusia kurang dari 14 tahun.


"Lihat.. bagaimana bisa anak semuda itu masuk ke babak utama? Apakah dia melakukan kecurangan atau memiliki pendukung dengan pengaruh yang besar?" Tanya salah satu penonton di arena saat menatap ke arah keenam belas peserta.


"Mungkin... Tentu saja kemungkinan terbesar adalah dia memiliki pendukung di belakangnya. Jika tidak, dia tidak mungkin bisa masuk ke dalam babak utama kompetisi," sambung satu lagi penonton.


"Cih, seperti kompetisi ini kurang menarik jika seperti ini karena ada kecurangan. Jika hanya mengandalkan pendukung untuk masuk ke babak utama kompetisi, dia hanya akan bertahan di putaran pertama," sambung penonton lainnya lagi.


Semua peserta tentu saja mendengar perkataan para penonton walaupun hanya samar-samar.


Mereka semua menatap ke arah Yi Yun dengan tatapan merendahkan. Tentu saja mereka memeriksa Kultivasi Yi Yun dan hanya Yi Yun yang berada di tingkat Alam Roh tahap ke tujuh. Dan ada 3 peserta yang memiliki tingkat Alam Roh tahap kedelapan. Sisanya semua berada di tingkat Alam Roh tahap kesembilan.


Merasakan semua tatapan peserta lain, Yi Yun tidak peduli sama sekali. Ia hanya memasang wajah datar sambil menunggu antrian.


Saat giliran Yi Yun yang memberikan token kemenangan babak penyisihan, pria tua yang menjadi juri kali ini langsung berbicara, "sebutkan nama dan umur."


"Yi Yun 13 tahun," ucap Yi Yun sambil menyerahkan token kepada pria tua tersebut.


Pria tua tersebut mengangguk mendengar perkataan Yi Yun dan menyuruh Yi Yun untuk minggir terlebih dahulu.

__ADS_1


Setelah Yi Yun pergi kesamping, peserta lainnya juga langsung menyerahkan token kepada juri tersebut.


Lalu pria tua tersebut memanggil satu per satu dari para peserta untuk mencabut undian yang merupakan angka.


"Yi Yun!" Panggil pria tua tersebut setelah beberapa peserta di panggil lebih dulu.


Yi Yun langsung berjalan ke arah pria tua tersebut yang saat ini sedang berada di depan kotak pengambilan undian.


"Ambil satu undian dengan menggunakan Yuan Qi. Jangan gunakan energi spiritual karena itu akan berbahaya bagimu," ucap pria tua tersebut.


Yi Yun hanya mengangguk lalu menggunakan Qi miliknya dan mengambil satu undian.


Saat undian keluar, Ren Yuu tersenyum kecil karena dia adalah giliran pertama bertarung.


"Yi Yun, no Perseta 2," ucap pria tua tersebut dan melanjutkan sambil menunjukkan arah tertentu, "silahkan tunggu di tempat para peserta menunggu untuk memulai kompetisi di sana."


Song Zhun dan Li Meng yang belum mengambil giliran sangat berharap untuk mendapatkan no undian 1 karena mereka sangat ingin melawan Yi Yun.


Mereka tentu saja tau tingkat kultivasi Yi Yun dan mereka merasa kemenangan sudah ada di tangan mereka berdua saat ini jika bertarung dengan Yi Yun.


Yi Yun tidak peduli sama sekali dengan semua hal itu dan menunggu di tempat para peserta menunggu.


Tentu saja Yi Yun yakin memenangkan kompetisi karena dengan Vena mendalam Dewa Pembantaian, ia bisa melawan dua tahap di atasnya. Dan dengan skill ekslusif miliknya yaitu Gerbang Pertama Dunia Pembantaian serta teknik yang di beri oleh Ouyang Liu-Li, sangat jarang ada kultivator tingkat Alam Roh tahap kesembilan yang bisa melawannya kecuali lawannya mampu untuk melawan dua tahap lebih tinggi juga.


"Hadirin semua!" Teriak pria tua sebelumnya karena pengambilan undian untuk peserta telah selesai.


Semua penonton berhenti berbicara untuk mendengar pria tua tersebut berbicara karena mereka tau kompetisi akan segera di mulai.


Karena penonton sudah tenang, pria tua tersebut berbicara lagi. "Pertama aku akan memperkenalkan diri. Aku adalah Ni Long. Aku adalah juri yang mengawasi kompetisi babak utama untuk tingkat Alam Roh hari ini."

__ADS_1


"Sebelum pertandingan di mulai, aku akan mengumumkan hal penting tentang kompetisi ini."


"Seperti yang telah kalian tau dan juga seperti kompetisi sebelumnya yang pernah di selenggarakan bahwa hadiah untuk kompetisi akan di umumkan setelah babak utama kompetisi akan di mulai."


"Hadiah untuk juara pertama kompetisi adalah 100.000 batu roh kelas atas, senjata tingkat Langit kelas atas, pil kelas 5 dan sebuah manual Kultivasi tingkat acak karena pemenang boleh memilihnya sendiri nantinya."


"Juara kedua kompetisi akan menerima hadiah 50.000 batu roh kelas atas, senjata tingkat Langit kelas menengah, pil kelas 6 dan sebuah manual kultivasi yang akan di pilih oleh juara kedua kompetisi."


"Dan untuk juara ketiga dan keempat akan menerima 20.000 batu roh kelas atas, senjata tingkat Langit kelas bawah, pil kelas 6 dan manual kultivasi tingkat Bumi."


"Sedangkan untuk juara kelima sampai ke sepuluh akan menerima 5.000 batu roh kelas atas senjata tingkat Bumi kelas atas dan pil kelas 7. Dan yang tidak masuk 10 besar akan menerima 1.000 batu roh kelas atas dan senjata tingkat Bumi kelas rendah." Ni Long memberi tau semua hadiah kompetisi yang membuat semua para peserta bersemangat.


Bahkan Yi Yun pun yang masih bermeditasi menaikkan sedikit sudut bibirnya karena semua itu adalah hal yang sangat berguna baginya.


"Tidak perlu untuk membuang waktu. Mari kita mulai saja pertandingan pertama. Pertandingan pertama adalah Wang Lee Vs Yi Yun!"


"Kedua peserta di harapkan untuk masuk ke dalam arena!" Perintah Ni Long.


Yi Yun yang awalnya menutup matanya langsung membuka mata karena giliran pertandingannya akan di mulai.


"Sudah saatnya," ucap Yi Yun dan langsung berdiri dan bergerak ke arah arena pertandingan.


Di tengah arena, Yi Yun melihat seorang pemuda berusia sekitar 16 tahun dengan tingkat kultivasi Alam Roh tahap kedelapan.


Yi Yun yang sudah tiba di pinggir arena langsung melompat ke dalam arena berjarak 10 meter dari Wang Lee.


Wang Lee menatap Yi Yun dengan senyum kecil di wajahnya karena ia merasa sudah pasti menang melawan Yi Yun.


Melihat senyum merendahkan Wang Lee, Yi Yun hanya terkekeh dalam hati. "Hari kematianmu telah tiba," batin Yi Yun karena ia berencana untuk membunuh lawan secara instan juga kali ini.

__ADS_1


__ADS_2