
Sraing!
Tebasan Yi Yun mengarah pada leher Song Di.
Song Di yang melihat itu langsung melapisi tubuhnya dengan Yuan Qi miliknya dalam jumlah yang sangat besar.
Tring!
Bentrokan pedang dan Yuan Qi milik Song Di menghasilkan suara benturan logam karena kepadatan energi milik Song Di.
Ouyang Liu-Li tidak membuang waktu dan mengayunkan tangan kirinya ke arah perut Song Di.
"Cih!" Song Di mengerut lalu langsung mengayunkan tangan kirinya juga dengan menggunakan Yuan Qi.
Bang!
Kedua tinju saling berbenturan dan membuat gelombang kejut. Yi Yun terpental dengan gelombang kejut benturan kedua serangan mereka.
Begitu juga dengan Ouyang Liu-Li dan Song Di. Mereka berdua mundur dan mengambil jarak dari musuh.
"Kau sangat kuat gadis, aku tidak pernah melihat individu semuda dirimu dan bocah itu yang mencapai tingkat kekuatan kalian," Puji Song Di.
Ouyang Liu-Li mengangkat pedangnya sambil berkata, "aku tidak butuh pujian dari orang-orang seperti kalian."
Song Di menyeringai lalu terbang di udara agar Yi Yun tidak mengganggu pertarungan mereka. Ia membuat spekulasi tentang kekuatan Yi Yun dari serangan sebelumnya.
Hanya Ouyang Liu-Li yang menjadi masalahnya saat ini.
Melihat Song Di terbang di udara, Yi Yun dan Ouyang Liu-Li mengerti tujuan Song Di. Mereka berdua saling memandang lalu mengangguk.
Ouyang Liu-Li langsung melesat ke arah Song Di terlebih dahulu untuk membuatnya lengah dan Yi Yun akan menyergapnya.
Tanpa berkata sama sekali, Yi Yun dan Ouyang Liu-Li membuat pengaturan sedemikian rupa.
Lalu Ouyang Liu-Li dan Song Di bentrok di udara. Song Di yang melihat Yi Yun tidak bergerak tersenyum lebar.
"Sepertinya kemenangan sudah ada di tanganku," bisik Song Di sambil mengayunkan pedangnya.
Ouyang Liu-Li tidak menjawab dan hanya terus menebas juga.
Tring! Tring!
Bom! Bom!
Bentrokan terus terjadi di udara selama lebih dari semenit. Ouyang Liu-Li sengaja membuat jarak mereka bertempur mendekat ke arah Yi Yun perlahan-lahan agar Yi Yun mampu membunuh lawan dalam satu serangan.
__ADS_1
Yi Yun tersenyum jahat karena langsung tau apa rencana Ouyang Liu-Li.
"Menyerahlah gadis, hidupmu akan tenang jika kau ikut denganku," ucap Song Di.
"Ikut denganmu? Apa karena Song Zhun? Dia hanyalah sampah penuh nafsu," dengus Ouyang Liu-Li. Ia langsung membuat gerakan miliknya untuk mendesak Song Di.
"Warna Pertama, Tebasan Langit Putih.."
Pedang Ouyang Liu-Li memancarkan aura putih yang sangat tebal. Ia langsung mengayunkannya ke arah Song Di di sebelah kiri agar jaraknya dengan Yi Yun semakin dekat.
Sraing!
Tebasan putih yang sangat besar menerjang ke arah Song Di.
Song Di yang melihat itu mengerut karena kecepatan tebasan energi Ouyang Liu-Li sangat lambat menurutnya. Ia hanya membuat spekulasi bahwa serangan itu kuat tapi tidak memiliki kecepatan.
Song Di langsung menghindari tebasan dan jaraknya sudah sangat dekat dengan Yi Yun.
"Kena kau," ucap Yi Yun.
"Gerbang Pertama, Gerbang Dunia Pembantaian.."
Setelah mengaktifkan Gerbang Pertama Delapan Meridian Bintang Pembantaian, ia langsung menyalurkan Qi ke punggungnya dan sayap Kelelawar Iblis Surgawi muncul. Ia langsung mengepakkan sayapnya dan menggunakan Qi dalam jumlah yang sangat besar di sayap agar kecepatannya meningkat drastis.
"Teknik pedang, Ayunan Kematian.."
Sraing!
Srak!
Tebasan dengan Qi Pembantaian yang sangat padat mengenai tepat di leher Song Di. Tebasan itu membelah lehernya seketika dan menciptakan darah yang sangat banyak.
Tapi Song Di belum tewas. Ia sangat marah dan ingin membunuh Yi Yun di tempat namun ia membatu karena serangan lain menghampirinya.
"Warna Kedua, Tebasan Hitam Langit Malam.."
Qi berwarna hitam berkumpul di tebasan milik Ouyang Liu-Li dan melesat ke arah leher Song Di.
Sraing!
Tebasan itu mengenai tepat di leher Song Di walau pun ia mencoba menghindar sebisanya.
Song Di kini menyesal tidak langsung menghabisi Yi Yun selagi bisa.
Yi Yun mengepakkan sayapnya dan bergerak ke arah Song Di yang berjarak 4 meter darinya. Ia tiba di belakang Song Di dan langsung menusuk jantung Song Di menggunakan pedang.
__ADS_1
Jleb!
Song Di bergetar karena ia tidak menyangka dia akan kalah hanya kecerobohan kecil.
"Kal-ian ak-an menye-sal menen-tang klan Song deng-an memb-unuhku.." Song Di berkata dengan nada putus-putus karena merasa sulit untuk berbicara.
"Benarkah? Ketika kekuatanku cukup, aku akan memusnahkan klan Song jika berani menentang ku," jawab Yi Yun sambil mengangkat tangan kirinya lalu menangkap kepala Song Di.
Qi Pembantaian dalam jumlah besar keluar dari tangan Yi Yun. Ia mengubah Qi Pembantaian agar Qi itu meresap ke dalam tubuh musuh dan memusnahkan sel-sel musuh dari lawan.
"Arrrggghh.."
Song Di berteriak karena darah yang sangat banyak keluar dari mata, mulut, telinga dan hidungnya akibat Qi Pembantaian milik Yi Yun.
Bahkan Ouyang Liu-Li sedikit terkejut dengan cara Yi Yun menggunakan Qi miliknya.
[Ding!]
[Host telah mempelajari teknik Parasit Qi (75%) menggunakan Qi Pembantaian]
Yi Yun tersenyum jahat. Ia memutar Qi Pembantaian di dalam otak Song Di secepat yang dia bisa.
Blar!
Kepala Song Di meledak seketika karena Qi milik Yi Yun. Darah terciprat ke mana-mana. Ouyang Liu-Li langsung menghindar agar tidak terkena darah yang sangat banyak.
Sementara Yi Yun langsung berlumuran darah di tubuhnya.
[Ding!]
[Berhasil membunuh individu tingkat Alam Langit Tahap Kedua. Hadiah 162 Poin]
Yi Yun tersenyum melihat jumlah itu karena total Poin membunuh tingkat Alam Langit adalah 60 Poin dan setiap perbedaan tahap adalah 6 Poin dan perbedaan kekuatan mereka adalah 17 tahap.
"Kenapa kau melakukan itu, Yun'er?!" Teriak Ouyang Liu-Li tidak puas karena hal yang dilakukan Yi Yun sangat menjijikan.
Yi Yun tersadar dari lamunannya sambil menatap Ouyang Liu-Li dengan tatapan tidak senang. "Ada apa? Itu adalah hal biasa membunuh lawan," dengus Yi Yun.
"Biasa apa?! Kau menghancurkan kepalanya seperti itu! Tidak bisakah kau membunuhnya dengan cara biasa?!" Teriak Ouyang Liu-Li lagi.
"Cih! Itulah mengapa wanita sangat merepotkan," bisik Yi Yun sambil mendarat ke tanah.
Garis-garis hitam muncul di dahi Ouyang Liu-Li mendengar jawaban Yi Yun seolah-olah dirinya sangat merepotkan.
"Bocah sialan..." Ouyang Liu-Li menggertakkan giginya sambil melotot ke arah Yi Yun. Ia kemudian mendesah karena Yi Yun terlihat tidak pernah tertarik pada wanita. Bahkan untuk dirinya yang sangat menggiurkan sekali pun.
__ADS_1
Ia hanya merasa wajar karena Yi Yun masihlah anak-anak dan tidak mengerti tentang hal seperti itu.
Namun Ouyang Liu-Li salah karena jiwa Yi Yun sudahlah dewasa. Namun, Yi Yun memang tidak terlalu tertarik pada wanita untuk saat ini karena sibuk memikirkan cara mengumpulkan Poin.