Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 373 - Danau Abadi Terbuka


__ADS_3

[Ding!]


[Menggunakan 270.000 Poin Sistem untuk membeli teknik Pedang Penglihatan Ilahi dan mempelajarinya secara instan]


[Poin Sistem : 7.000 Poin]


Arus hangat masuk ke otak Yi Yun dan disaat itu juga, informasi tentang teknik Pedang Penglihatan Ilahi membanjiri otaknya. Ia sangat kagum dengan kekuatan teknik tersebut karena itu bisa digunakan untuk membalas serangan musuh secara instan.


Harus dikatakan, teknik itu paling berguna digunakan ketika serangan balik secara instan karena persentasenya akan meningkat drastis.


Yi Yun tidak merasa rugi tentang menggunakan 270.000 Poin Sistem untuk kemampuan hebat seperti itu.


“Dengan teknik ini, jika aku terkena serangan musuh, aku akan bisa memberikan serangan balasan secara langsung dan itu tidak akan bisa dihindari musuh. Walaupun kekuatan serangan cukup lemah, ini bisa memberikan kesempatan kepadaku agar tidak langsung dijatuhkan oleh musuh.” Batin Yi Yun dengan semangat.


Setelah itu, Yi Yun terus-menerus mengotak-atik Sistem. Walaupun ia tidak lagi memiliki Poin Sistem, ia mencoba melihat semua apa saja yang ada di dalam Sistem karena selama ini ia tidak memiliki waktu.


Karena Yi Yun telah mencapai tingkat Alam Sage, tentu semua item fana yang ada di Sistem telah terbuka. Hanya item tingkat Abadi yang belum terlihat karena ia belum mencapai tingkat kekuatan itu.


Banyak hal baru yang akhirnya Yi Yun lihat melalui Sistem. Ia tentu sangat bersemangat saat ini sampai-sampai lupa waktu.


Tetapi, siapapun yang ada di sekitar Yi Yun tidak mengganggu Yi Yun sama sekali yang tampak sedang bermeditasi.


Untuk Xiao Moxian dan Xuan Yuqie, keduanya dengan patuh duduk di sebelah Yi Yun. Sangat terlihat keduanya sangat menyayangi Yi Yun dan mencoba melindunginya saat bermeditasi.


Hal ini membuat Ouyang Liu-Li tanpa sadar sedikit menyerit. Entah mengapa ia merasa marah ketika melihat hal itu.


Tentu saja Ouyang Liu-Li tidak menyadarinya. Untuk dirinya sendiri, ia sudah sangat dekat dengan Yi Yun, tetapi itu ketika Yi Yun masih sangat kecil, sehingga ia tidak pernah memikirkan hal lainnya. Tetapi kini Yi Yun hampir mencapai usia dewasa sehingga Ouyang Liu-Li melihatnya dengan sedikit cara yang berbeda.


“Bocah sialan! Aku akan memberimu pelajaran ketika waktunya tiba!” Batin Ouyang Liu-Li sangat marah.

__ADS_1


Tanpa sadar, waktu terus berlalu dan hampir dua hari semenjak Yi Yun bermeditasi. Setelah bosan melihat hal hal di dalam Sistem, ia pun bermeditasi untuk meningkatkan kekuatannya dan mencoba menenangkan pikirannya saat ini karena selama ini bisa dikatakan ia kurang beristirahat.


Semakin lama, semakin banyak kultivator yang datang ke Danau Abadi. Jumlah mereka semua kini mencapai angka lebih dari tiga ratus kultivator yang semula bahkan tidak mencapai angka ratusan.


“Tidak lama lagi!” Batin Ouyang Liu-Li yang terus menatap ke arah Danau Abadi.


Setelah waktu yang dinantikan telah tiba, Danau Abadi memiliki reaksi khusus. Uap yang keluar dari Danau Abadi semakin banyak, itu menutupi pandangan semua kultivator yang ada di sana. Bahkan mereka tidak mampu melacak apapun menggunakan kekuatan spiritual mereka ke dalam kabut tersebut.


Yi Yun yang merasakan pergerakan qi itu pun membuka matanya. Ia langsung berdiri dan menatap ke arah kabut tebal di Danau Abadi. Ia yakin bahwa dengan Kekuatannya saat ini, kemampuan Sistem yang terkait dengan kekuatannya tidak akan bisa melacak apapun di dalam sana.


Drrrrtttt!


Getaran kuat tiba-tiba terjadi di sekitar Danau Abadi. Di saat itu juga, semua kultivator yang ada di sana tampak bersiap-siap. Mereka semua memasang wajah bersemangat yang membuat kelompok Yi Yun menyadari bahwa benda yang dikabarkan muncul akan keluar.


“Bersiaplah! Ambil apapun yang kalian temukan!” Ucap Ouyang Liu-Li serius.


Anggota Klan Tantai langsung mengangguk kecil dengan wajah serius. Tidak hanya mereka, kelompok Yi Yun juga langsung bersiap karena tau bahwa benda-benda berharga akan muncul.


Dari dalam kabut tersebut, puluhan benda terlempar keluar dengan cara yang aneh. Banyak dari benda-benda itu tidak pernah dilihat oleh para kultivator.


“Sistem! Periksa semua benda paling berharga di dekat tempatku berada!” Perintah Yi Yun di benaknya karena ia tau bahwa setiap benda itu pasti sangat berharga tetapi pasti ada salah satu yang paling berharga dari semua benda berharga.


[Ding!]


[Mulai mendeteksi]


[Arah jam 14.00 dari Host]


Karena para kultivator tidak bisa terbang tinggi, mereka semua hanya menunggu saat semua benda semakin dekat ke permukaan tanah dan mereka akan melompat untuk merebutnya.

__ADS_1


Mata Yi Yun cerah seketika. Dan ia langsung mengeluarkan Sayap Kelelawar Iblis Surgawi. Tempat itu memang tidak mengijinkan siapapun terbang karena itu menggunakan qi, yang artinya batasan itu ada pada qi, tetapi tidak untuk sebuah sayap. Jika tidak, binatang roh tipe burung tidak akan bisa terbang di sana.


Wusssh!


Yi Yun langsung mengepakkan sayapnya dan terbang ke satu arah tertentu dengan kecepatan yang sangat tinggi.


Hal itu membuat kelompok Yi Yun dan Klan Tantai terkejut.


Untuk Ouyang Liu-Li, ia terdiam karena ia tentu sangat ingat tentang Yi Yun yang memiliki sebuah sayap yang ia duga bahwa Yi Yun memiliki darah binatang roh di dalam tubuhnya.


“Bajingan! Bagaimana bisa bocah itu terbang?”


“Sialan! Bukankah artinya dia akan bisa menangkap semua benda lebih dulu dari pada kita?”


Banyak kultivator yang ada di sana ingin muntah darah ketika melihat Yi Yun terbang di udara. Mereka semua sangat marah saat ini terutama untuk Tantai Xu Wen karena ia telah melihat benda yang paling berharga dan itu merupakan tujuan dari Yi Yun.


“Topeng Iblis!” Karena tidak rela, Tantai Xu Wen pun langsung mengarahkan telapak tangannya ke arah benda tersebut lalu sebuah topeng yang terbuat dari elemen berwarna hitam melesat ke arah benda tersebut.


Ouyang Liu-Li sangat terkejut dengan operasi yang dilakukan oleh Tantai Xu Wen. “Apa yang kau lakukan?”


Teriakan Ouyang Liu-Li membuat Tantai Xu Wen memasang wajah gelap tetapi ia sama sekali tidak menghentikan tekniknya.


Sementara itu, Yi Yun yang berada di udara memasang wajah dingin karena tampaknya orang munafik telah menunjukkan wajah aslinya.


“Teknik Pedang Penglihatan Ilahi!”


Dengan reaksi yang sangat tinggi, Yi Yun mengeluarkan Pedang Darah lalu menebas ke arah topeng tersebut.


Blar!

__ADS_1


“Apa?” Tantai Xu Wen terkejut ketika melihat Yi Yun bereaski sangat cepat terhadap teknik tersebut. Harus dikatakan bahwa kecepatan serangan sudah pasti lebih tinggi dari kecepatan terbang para kultivator tetapi Yi Yun masih bisa bereaski.


Yi Yun yang berhasil membelokkan serangan itu, langsung melesat kembali ke udara di jarak hampir 30 meter dari tanah lalu menangkap satu benda yang merupakan sebuah cincin ruang usang.


__ADS_2