Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 71 - Keluar


__ADS_3

Para kultivator yang berasal dari Dunia Bintang Hijau pun tertegun saat melihat Pohon Kehidupan telah layu di tangan Yi Yun. Ini adalah hal yang tidak pernah mereka harapkan.


“Kau! Apa yang kau lakukan?” Teriak Song Feng sekuat tenaga karena melihat Pohon Kehidupan yang telah layu. Awalnya ia dan para Patriak ternama lainnya ingin mengambil Pohon Kehidupan untuk mereka agar kultivasi mereka meningkat drastis. Tetapi ia tidak menyangka bahwa Pohon yang akan muncul sekali dalam periode waktu tertentu akan layu tepat dihadapannya.


“Apakah pohon ini begitu berharga? Kenapa ini malah layu ketika aku menyentuhnya?” Yi Yun yang tersadar pun membuat alasan konyol karena ia tau bahwa situasinya saat ini sedang tidak mendukungnya karena ia dan Ouyang Liu-Li sedang dikelilingi oleh banyak kultivator kuat.


Kata-kata Yi Yun membuat semua kultivator yang telah mendekat ingin muntah darah.


Ouyang Liu-Li di sisi lain tidak bisa berkata-kata dengan kata-kata Yi Yun.


Para kultivator Dunia Bintang Hijau pun tidak tau harus berbuat apa saat ini. Kenapa Pohon Kehidupan malah layu? Sebelumnya, jika seseorang menyentuhnya, siapapun akan tewas dalam waktu satu menit. Di sisi lain, Yi Yun tidak tewas sama sekali dan tidak ada perubahan yang terjadi pada tubuh Yi Yun.


Sekarang, para kultivator di Dunia Bintang Hijau pun mulai ragu apakah itu Pohon Kehidupan yang asli atau tidak seperti yang tercatat di dalam legenda.


“Jangan bicara konyol bocah! Kau pasti telah melakukan sesuatu pada Pohon Kehidupan!” Teriak Zu Shan marah dan auranya meledak.


Ouyang Liu-Li pun langsung bergerak ke depan Yi Yun sambil mengeluarkan kristal duplikat. Jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, ia akan menggunakannya lagi.


Song Feng, Li Sou dan Patriak klan Wang pun membatu di tempat karena ingat tentang wanita mengerikan yang menindas mereka sebelumnya.


“Senior Zu Shan, jangan gegabah! Kristal itu adalah..” Song Feng menceritakan secara singkat melalui transmisi suara kepada Zu Shan apa yang mereka alami sebelumnya.


Zu Shan pun menggertakkan giginya karena sangat marah saat ini. Ia juga teringat tentang kata-kata Yi Yun bahwa kakaknya memiliki Guru yang jauh lebih kuat darinya dan ternyata itu bukan bualan belaka karena terlihat bahwa beberapa Patriak klan kuat tidak mau menyerang sama sekali karena sudah bertemu dengan sosok itu.


Sebelum ada yang berbicara lagi, portal hitam muncul di mana-mana. Guncangan semakin kuat dari waktu ke waktu.


Di langit, terlihat retakan-retakan yang membuat semua kultivator ketakutan karena seperti sedang melihat akhir dari sebuah dunia.


“Apa itu?”

__ADS_1


“Apa yang terjadi?”


“Apakah kiamat akan tiba?”


Para kultivator yang lebih lemah berkeringat dan merasa sangat putus asa saat melihat ke arah langit. Hal seperti ini tidak pernah mereka lihat sebelumnya. Juga, soal pusaran hitam yang muncul di mana-mana membuat mereka semakin ketakutan karena pusaran hitam itu terlihat seperti menarik apa saja ke dalamnya.


“Liu-Li.. ayo masuk ke salah satu portal itu!” ucap Yi Yun dengan suara lumayan kecil karena semua kultivator sedang berfokus melihat ke arah langit.


“Apa maksudmu, Yun'er?” Tanya Ouyang Liu-Li dengan kerutan di wajahnya.


“Itu adalah jalan kembali!” Balas Yi Yun.


“Apakah kau yakin?”


“Ya! Cepat! Tidak lama lagi, dunia ini akan hancur!” ucap Yi Yun dengan nada yang sangat serius.


“Hei para penghuni Dunia Bintang Hijau! Masuklah ke portal itu jika kalian masih ingin keluar di tempat yang sama! Semua yang ada di dunia ini akan di tarik ke semua portal!” Teriak Yi Yun keras yang membuat para kultivator kuat tersadar dari lamunan mereka menatap ke arah langit.


“Bocah sialan! Ke mana kau ingin pergi!” Teriak Zu Shan semakin marah.


“Senior Zu Shan, ini bukan waktunya untuk mengurus bocah itu! Ayo kita pergi dari tempat ini karena tampaknya dunia ini akan runtuh dan itu adalah jalan keluarnya! Lihatlah, semua yang ada terlihat di tarik ke dalam lubang hitam itu! Jika apa yang dikatakan oleh bocah itu benar, maka jika kita masuk bersama di salah satu pusaran hitam, kita akan mendarat di tempat yang sama!” Song Feng memberi saran dengan wajah gelap sambil menatap Yi Yun yang telah menjauh bersama dengan Ouyang Liu-Li dengan sangat marah.


Zu Shan menggertakkan giginya dengan kuat. Ia pun menghilang dari tempat itu untuk menemukan muridnya Zu Lan. Sebab, ia tidak mungkin membiarkan muridnya itu terpisah darinya.


Di sisi lain, Ouyang Liu-Li pun bergerak ke salah satu pusaran hitam yang sangat besar.


“Yun'er.. apakah kau yakin portal-portal yang melahap apa saja merupakan jalan keluar?” Tanya Ouyang Liu-Li ragu saat sudah semakin dekat dengan portal.


“Apakah aku pernah membuat spekulasi yang salah?” Tanya Yi Yun tidak senang.

__ADS_1


“Dasar bocah sialan! Jika kita tidak keluar dari tempat ini dan malah mati, aku akan memburumu di dalam neraka sekalipun!” Teriak Ouyang Liu-Li marah dan langsung menerobos ke arah portal dengan kecepatan yang sangat tinggi karena ada gaya hisapan juga.


Yi Yun hanya diam. Ia tidak tau di mana mereka akan mendarat. Jika saja Sistem masih bekerja saat ini, ia bisa memintanya untuk menganalisis terlebih dahulu di mana mereka akan keluar.


Zhep!


Ouyang Liu-Li dan Yi Yun pun langsung masuk ke dalam portal tersebut dan keluar dari Dunia Bintang Hijau.


Di dalam portal, terlihat Ouyang Liu-Li yang menatap ke sana ke mari dengan seksama. Tubuhnya sama sekali tidak bisa digerakkan dan kaku seperti lumpur yang baru saja mengeras. Tubuhnya terus disedot ke suatu tempat bersama dengan Yi Yun di pelukannya.


“Tempat ini sungguh indah..” Gumam Ouyang Liu-Li saat menatap ke arah langit-langit yang terlihat seperti hamparan bintang.


“Seleramu sungguh buruk..” ucap Yi Yun karena merasa hal itu tidak indah sama sekali.


“Kau..” Sebelum Ouyang Liu-Li menyelesaikan kata-katanya, ia pun tersedot ke lubang tertentu bersama dengan Yi Yun.


Zhep!


Cahaya silau menutupi penglihatan mereka berdua. Ketika keduanya membuka mata, mereka pun sedang terjatuh dari tempat yang sangat tinggi.


Zhung!


“Di mana ini?” Tanya Ouyang Liu-Li heran saat menatap tempat yang tidak dikenalnya.


“Jangan hanya diam saja Liu-Li, apa kau ingin kita berubah menjadi pasta daging ketika mendarat?” Teriak Yi Yun saat melihat permukaan tanah yang semakin dekat.


Gendang telinga Ouyang Liu-Li seakan hendak pecah karena teriakan Yi Yun. Ia pun langsung perlahan melayang di udara tetapi tidak bisa. Lalu ia memutar qi-nya seperti sebelumnya dan ia pun langsung terhenti di udara.


Dari kejadian itu, Ouyang Liu-Li paham bahwa mereka telah kembali ke tempat mereka berasal karena sudah bisa menggunakan qi seperti biasa.

__ADS_1


__ADS_2