Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 131 - Melawan Anggota Klan Wang


__ADS_3

Reruntuhan Kerajaan Kuno


Getaran hebat terjadi saat Yi Yun mengerahkan semua kekuatannya.


“Gerbang Pertama..”


“Gerbang Kedua..”


Aura Yi Yun terus naik yang membuat udara di tempat tersebut menjadi terasa berat dan sesak.


“Anak ini..” Wang Ba yang merasakan level kekuatan Yi Yun pun terkejut. Ia awalnya sudah sangat terkejut saat memeriksa kultivasi Yi Yun yang telah mencapai tingkat Alam Bumi tahap keempat. Namun, kali ini, tekanan yang dipancarkan oleh Yi Yun mendekati para kultivator tingkat Alam Bumi tahap kedelapan.


“Wang Tong! Bunuh anak itu! Jika dibiarkan kabur, dia akan menjadi masalah besar suatu hari nanti!” Teriak Wang Ba dan langsung mengeluarkan pedangnya. Ia tentu akan mengerahkan semua kekuatannya saat ini untuk menghabisi Yi Yun. Ia tidak ingin meninggalkan seorang anak yang mampu mencapai level tersebut dalam usia 13 tahun.


Wang Tong yang mendengarkan perintah dari Wang Ba pun langsung menghilang. Ia muncul di arah yang berbeda dari Wang Ba.


Menatap reaksi Wang Tong, Wang Ba tau bahwa itu keputusan yang tepat untuk menekan Yi Yun dari depan dan samping yang membuat mereka memiliki keunggulan yang jauh lebih besar kesempatan untuk membunuh Yi Yun pun lebih tinggi.


Wusssh!


Aura yang Yi Yun keluarkan sebelumnya pun terlihat meresap ke dalam tubuhnya yang membuat permukaan kulitnya tampak sedikit kemerahan.


Kilatan pembunuhan terlintas di mata Yi Yun dan saat itu terjadi ia pun langsung bergerak dengan kecepatan yang sangat tinggi menuju ke arah Wang Ba.


Wang Ba dan Wang Tong pun tidak membuang waktu dan langsung melesat dengan kecepatan penuh juga ke arah Yi Yun.


Tiba-tiba saja, Kilatan cahaya putih yang sedikit menyilaukan pun muncul di arah tempat Wang Tong bergerak.


“Lawanmu adalah aku!” Xiao Moxian yang muncul tiba-tiba di depan Wang Tong pun langsung mengayunkan pedangnya sekuat tenaga ke arah Wang Tong.


Tring!


Benturan antara Xiao Moxian dan Wang Tong pun terjadi seketika. Tentu dengan reaksi Wang Tong, ia langsung menyerang juga ketika Xiao Moxian muncul.


“Siapa kau?” Tanya Wang Tong dengan wajah dingin.


Xiao Moxian tidak menjawab dan langsung mundur dan melancarkan serangan lainnya ke arah Wang Tong.


Di sisi lain, Yi Yun dan Wang Ba sudah tiba di depan musuh masing-masing sambil mengayunkan pedang mereka.


Tring!


Bussssh!


Ledakan qi menyebar ke segala arah ketika dua pedang saling berbenturan.


Tubuh Yi Yun sedikit di dorong mundur yang membuat Wang Ba merasa bahwa memang lebih kuat dari Yi Yun, semangat juangnya pun membara karena tentu Yi Yun juga adalah targetnya semenjak hinaan yang ia terima di Rumah Judi.


Satu hal yang tidak diketahui oleh Wang Ba. Ia keliru bahwa dirinya lebih kuat, memang betul bahwa Yi Yun soal tubuh dan pertahanan lebih lemah karena membuka dua gerbang. Tetapi itu hanya dari segi hal tersebut, tidak atribut lainnya.

__ADS_1


“Kau akan mati hari ini bocah!” Teriak Wang Ba sambil mengayunkan tendangan ke arah Yi Yun yang lebih pendek darinya.


Zhep!


Yi Yun pun tiba-tiba menghilang dalam sekejap karena sudah memprediksi serangan tersebut melalui teknik Kehalusan Menit.


“Apa?” Wang Ba terkejut karena respon Yi Yun bahkan lebih cepat dari pada serangannya.


[Ding!]


[penguasaan Teknik Kehalusan Menit (23%)]


Yi Yun tidak memperdulikan pemberitahuan dari Sistem saat ini. Ia sedang berada di dunianya sendiri seolah-olah memperhatikan semua hal yang bergerak dalam waktu sepersekian detik.


“Pedang Pembunuh Abadi Bulan Darah!”


“Gaya Kedua, Tarian Bulan Darah!”


Wusssh!


Sraing! Sraing! Sraing!


Srak! Tring! Tring!


Yi Yun bergerak dengan kecepatan yang sangat tinggi dan melewati Wang Ba dalam sekejap. Tetapi ia berkerut karena reaksi Wang Ba juga sangat cepat karena beberapa tebasan yang ia lancarkan sebagian besar di halau oleh Wang Ba.


“Bocah sialan!” Wang Ba langsung berbalik dan menyerang dengan kecepatan yang sangat tinggi.


Menatap serangan Wang Ba menggunakan teknik Kehalusan Menit, ia menyipitkan matanya sedikit.


“Pedang Bayangan, Ilusi Bayangan.”


Sraing!


Dengan gaya ayunan pedang dua tangan, Wang Ba terlihat melewati Yi Yun dengan posisi pedang sudah diayunkan.


Srak!


“A-apa? Bagaimana mungkin..” Wang Ba terkejut karena teknik pedang tingkat tinggi yang ia lancarkan tampak hanya menebas udara kosong saja.


Ketika Yi Yun menggunakan teknik Pedang Bayangan, ia pun tampak menghilang dalam sekejap ke dalam tanah lalu muncul tepat dibelakang Wang Ba.


“Teknik Pedang Serigala Pembantaian!”


“Gaya Ketiga, Taring Liar!”


“Celaka!” Wang Ba merasakan bahaya di belakangnya. Ia pun buru-buru mengangkat pedangnya ketika berbalik ke belakang untuk menghalau tebasan Yi Yun.


Sraing!

__ADS_1


Tring!


Awalnya Wang Ba senang karena menghalau tebasan Yi Yun. Tetapi ia membeku tiba-tiba karena merasakan sakit luar biasa di banyak bagian tubuhnya.


Srak! Srak! Srak!


Jrezh!


Darah yang sangat banyak menyemprot di tubuh Wang Ba karena teknik yang Yi Yun lancarkan memang bukan teknik biasa. Fokus pada tebasan berada di dua titik yaitu tebasan pedang dan pacaran qi yang berubah menjadi tajam ketika serangan utama dihalau.


Sangking terkejutnya, Wang Ba tidak menyadari dalam waktu yang sangat singkat Yi Yun pun menghilang dan muncul di sampingnya sambil mengayunkan Pedang Darah sekuat tenaga.


“Teknik Pedang Gaya Bayangan!”


“Tarian Bayangan!”


Sraing!


Yi Yun pun tampak hanya melakukan satu tebasan sederhana dan melewati Wang Ba.


Srak! Srak! Srak! Srak!


Tetapi nyatanya tebasan tersebut telah mendarat di tubuh Wang Ba sebanyak empat kali tanpa bisa dihalau olehnya.


Blug! Blug! Jrezh! Jrezh!


Kedua lengan Wang Ba pun terpenggal seketika. Bahkan di leher dan pinggang Wang Ba terlihat dua tebasan yang lumayan dalam dan menyemprotkan darah dalam jumlah yang sangat besar.


“Akh.. Akh..” Wang Ba yang ingin berteriak kesakitan pun tidak bisa sama sekali karena Yi Yun hampir saja memenggal kepalanya.


Namun Yi Yun sengaja tidak membunuhnya secara langsung karena itu bukan tugasnya, tetapi rekan yang telah ia akui, Wang Shu.


“Tuan Muda!” Teriak Wang Tong yang kelelahan melawan Xiao Moxian. Ia tentu sangat terkejut karena Wang Ba saat ini berada dalam posisi yang bisa dikatakan berada diantara hidup dan mati.


“Sepertinya aku sudah cukup bermain-main!” ucap Xiao Moxian dan langsung menggunakan seluruh kekuatannya dalam satu serangan ketika fokus Wang Tong pecah.


Sraing!


Xiao Moxian yang muncul di belakang Wang Tong pun langsung mengayunkan pedangnya sekuat tenaga.


Srak!


Wang Tong yang ingin pergi ke tempat Wang Ba pun membeku di tempat. Matanya melotot keluar sambil bergumam, “Bagaimana bisa kau memiliki keku-..”


Sebelum Wang Tong menyelesaikan kata-katanya, tubuhnya tiba-tiba terbelah menjadi dua karena Xiao Moxian menggunakan qi Cahaya terkuatnya untuk mempertajam pedangnya berkali-kali lipat.


Blug!


Tubuh Wang Tong yang terbelah pun terjatuh ke dua arah yang berbeda dan darah yang sangat banyak terciprat.

__ADS_1


“Sedari awal pun, aku hanya bermain-main dengan sampah sepetimu!” ucap Xiao Moxian dengan seringai kejam diwajahnya mengikuti cara suaminya yang tersenyum setelah membunuh lawan.


__ADS_2