Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 57 - Hari Kompetisi


__ADS_3

Yi Yun yang baru saja mempelajari teknik secara instan sangat senang. Ia masih duduk bersila seperti biasa karena mungkin Ouyang Liu-Li akan curiga padanya karena mampu mempelajari teknik hanya dalam beberapa menit.


"Sistem, tampilan statistik dasar," perintah Yi Yun di benaknya.


[Ding!]


[Nama : Yi Yun]


[Umur : 13 Tahun]


[Tingkat : Alam Roh Tahap Ketujuh]


[Kondisi : Sehat]


[Jumlah Pintu Mendalam Terbuka 33/64]


[Vena Mendalam Dewa Pembantaian (33%)]


[Meridian : Delapan Meridian Bintang Pembantaian (33%)]


[Jenis Energi]


[-Qi Pembantaian]


[-Qi+Yuan Qi]


[Manual]


[-Manual Kultivasi Dasar Tingkat Menengah (100%)]


[-Manual Kultivasi Dasar Tingkat Menengah Qi+Yuan Qi (100%)]


[Teknik]


[-Teknik Dasar Berpedang (100%)]


[-Teknik Kehalusan Menit (21%)]


[-Teknik Pedang Tebasan Cepat (100%]

__ADS_1


[-Teknik Ayunan Kematian (100%)]


[-Teknik Tebasan Qi Pembantaian (60%)]


[-Teknik Parasit Qi (75%)]


[-Teknik Pedang Pembunuh Abadi Bulan Darah {Gaya Pertama : Tebasan Abadi (100%)} {Gaya Kedua : Tarian Bulan Darah (100%)}]


[Skill Tambahan]


[-Sayap Kelelawar Iblis Surgawi]


[-Gerbang Pertama Delapan Meridian Bintang Pembantaian : -Gerbang Dunia Pembantaian]


Melihat semua statistik dasar miliknya, Yi Yun langsung tersenyum. Setelah lewat 10 menit, ia akhirnya membuka matanya dan menatap Ouyang Liu-Li yang masih memperhatikannya dari waktu ke waktu.


"Apakah kamu sudah mencerna informasi dari teknik berpedang itu?" Tanya Ouyang Liu-Li.


"Ya. Kamu akan terkejut dengan pemahamanku menguasai teknik," jawab Yi Yun dan mulai sedikit membanggakan dirinya oleh bantuan Sistem.


Ouyang Liu-Li sedikit kesal karena Yi Yun terlihat sombong. "Tunjukkan padaku jika memang pemahamanmu sangat tinggi!"


Ouyang Liu-Li terkejut dengan kecepatan Yi Yun mempelajari teknik. Ia semakin yakin bahwa bakat Yi Yun sangatlah tinggi walaupun ia sudah memeriksa pintu mendalam Yi Yun yang hanya terbuka 32 walaupun sebenarnya adalah 33 karena satu lagi pintu mendalam yang terbuka adalah salah dari Delapan Gerbang Terlarang.


"Bagaimana caramu mempelajari kedua gerakan itu sesingkat itu dan bahkan hampir menyempurnakannya?" Ouyang Liu-Li tidak bisa tidak bertanya karena tidak percaya Yi Yun mampu menguasai teknik itu sedemikan rupa dalam waktu singkat.


"Aku sudah katakan sebelumnya bahwa kamu akan terkejut dengan pemahamanku," jawab Yi Yun sambil tersenyum misterius.


Jawaban Yi Yun membuat Ouyang Liu-Li semakin kesal dari waktu ke waktu.


"Ayo kita kembali! Sepertinya aku hanya membuang waktu mengajarimu," dengus Ouyang Liu-Li lalu perlahan bergerak ke arah penginapan mereka sebelumnya.


Yi Yun hanya terkekeh melihat Ouyang Liu-Li yang terlihat kesal dari waktu ke waktu. Ia juga langsung mengikuti Ouyang Liu-Li ke penginapan tempat mereka menginap sebelumnya.


"Sehari lagi kompetisi akan dilaksanakan. Apa kamu yakin menang Yun'er?" Tanya Ouyang Liu-Li ketika mencapai penginapan.


"Tentu saja aku yakin. Dengan tingkat kultivasi dan juga tambahan teknik yang kamu berikan, aku yakin 100% menang melawan mereka semua," jawab Yi Yun dengan seringai di wajahnya.


"Jangan terlalu percaya diri Yun'er! Kau akan kalah jika meremehkan lawan," Ouyang Liu-Li memperingati.

__ADS_1


"Ya," jawab Yi Yun santai. Tentu saja ia tidak akan meremehkan lawan seperti apa pun.


Namun, melihat wajah santai Yi Yun, Ouyang Liu-Li cemberut seketika dan merasa bahwa Yi Yun meremehkan kultivator di tempat yang mereka datangi. Ia hanya bisa mendesah dan membiarkan Yi Yun berbuat sesukanya. Ia merasa bahwa Yi Yun masih terlalu muda dan biasanya jenius muda memang terlalu percaya diri.


Tapi dia tidak tau bahwa Yi Yun tidak akan pernah meremehkan lawan seperti apa pun karena dari awal Yi Yun sudah tau bahwa jika meremehkan musuh, hanya kematian yang akan menghampirinya.


Sisa waktu sehari hanya dihabiskan oleh Yi Yun dengan bersantai karena Ouyang Liu-Li selalu mengoceh dan berkata bahwa tidak perlu terburu-buru untuk berkultivasi.


Karena merasa lelah mendengar ocehan Ouyang Liu-Li, Yi Yun akhirnya hanya menurut begitu saja.


Lalu hari pertandingan telah tiba. Kota semakin lama semakin ramai karena akan ada kompetisi generasi muda yang akan segera berlangsung.


Pertandingan untuk tingkat Alam Bumi dilakukan keesokan harinya. Hari ini adalah hari untuk para peserta tingkat Alam Roh yang akan bertanding.


Arena tempat pertandingan diadakan penuh sesak oleh banyak orang karena sangat ingin menyaksikan semua jenius dari salah satu benua yang terletak di Dunia Bintang Hijau.


Saat Yi Yun pergi ke arena, ia lumayan terkejut dengan jumlah penonton yang hadir karena mungkin jumlah tersebut mencapai total 60.000 penonton. Arena tempat babak utama diadakan juga sangatlah luas dan sebagian besar tempat itu adalah kursi buat para penonton.


Ouyang Liu-Li di sisi lain juga pergi ke bangku penonton karena ingin menyaksikan Yi Yun mengalahkan semua lawannya.


Saat Yi Yun berada di sebelah tempat pertarungan, ia melihat lima belas kultivator muda lainnya yang menjadi peserta. Diantara mereka, hanya sedikit kultivator muda yang berada di tingkat Alam Roh tahap kedelapan dan hanya dia saat ini peserta yang memiliki kultivasi tingkat Alam Roh tahap ketujuh.


"Mereka semua lumayan kuat," batin Yi Yun setelah memeriksa mereka semua dengan energi spiritualnya.


Tentu saja semua peserta merasakan mereka diperiksa oleh Yi Yun. Namun mereka semua merasa itu adalah hal wajar untuk melihat tingkat kekuatan lawan yang akan mereka hadapi nantinya.


"Akhirnya bocah itu datang juga? Aku akan menyiksamu sampai kau meminta ampun," batin Li Meng sambil menatap Yi Yun dengan senyum jahat.


Sementara Song Zhun juga menatap Yi Yun dengan santai karena merasa bahwa Yi Yun tidak akan bisa menang melawan salah satu dari mereka.


"Lihatlah, aku akan menyiksamu sesuai perintah ayah karena kemungkinan bahwa orang yang membunuh Tetua Song Di adalah bagian dari kelompokmu. Dan juga, aku akan mengklaim wanita jenius itu dan membuatnya menjadi budakku yang setia," batin Song Zhun dengan wajah mesum dan jahat seperti biasa.


Yi Yun sama sekali tidak peduli dengan apa yang dipikirkan oleh Li Meng dan Song Zhun. Ia tidak akan takut pada anak seperti mereka berdua yang hanya mengandalkan klan untuk menindas orang lain.


Lalu di tengah arena muncul seorang pria paruh baya yang menurut Yi Yun adalah individu yang sangat kuat.


"Perhatian seluruh peserta. Hari ini kita akan mengadakan babak utama kompetisi untuk generasi muda dengan kultivasi tingkat Alam Roh."


"Sebelum itu, kita akan mulai mengundi dengan siapa kalian akan bertarung. Keluarkan kotak nomor agar kita memulai membuat undian untuk menentukan dengan siapa para peserta bertarung." Ucap pria paruh baya tersebut.

__ADS_1


Yi Yun di sisi lain tersenyum dan membatin, "akhirnya babak utama akan dimulai. Aku akan melihat seperti apa jenius muda dari dunia Bintang Hijau!"


__ADS_2