
Melihat kepergian Jun Moxie dan kelompoknya sekilas, Yi Yun sama sekali tidak peduli. Ia tau bahwa Jun Moxie pasti akan melakukan balas dendam kepadanya atau seseorang yang berhubungan dengannya. Mungkin target Jun Moxie pastilah kakaknya di kompetisi. Tetapi Yi Yun sama sekali tidak khawatir karena ia tau bahwa Yan Chenyu tidak akan semudah itu dikalahkan.
Yi Yun sangat ingat tentang apa yang dikatakan oleh Tantai Lingyan dahulu bahwa Vena Mendalam Yan Chenyu adalah kebalikan darinya. Walaupun ia tidak berlalu mengerti, itu pasti sangat kuat karena Vena Mendalam itu hanya ada untuk menyeimbangkan dirinya.
Tetapi, itupun jika Yi Yun mengamuk. Dengan bantuan Sistem dan semua henda yang ia ambil selama ini, ia tidak akan mungkin bisa mengamuk. Apa lagi setelah menerima pembabtisan dari Dewi Pembantaian yang sesungguhnya sehingga ia sudah bisa menguasai qi Pembantaian tanpa kehilangan kewarasannya.
“Yi Yun, pasti bocah Jun Moxie itu akan mencoba sesuatu yang buruk. Jangan lupa bahwa dia adalah Master Muda Sekte Cahaya Suci.” ujar Ye Mo.
“Hanya mereka? Ye Mo, kau tidak mengerti bahwa di sisi kami juga ada monster mengerikan yang bahkan membuat Sekte Cahaya Suci dan dua Kekaisaran tidak berani memprovokasi guruku! Hanya dengan bocah itu? Dia sama sekali tidak memiliki kualifikasi!” Dengus Ouyang Liu-Li ke arah Ye Mo.
Ye Mo hanya bisa diam karena ia tau bahwa jika ia berbicara, ia hanya akan mendapatkan Pemukulan.
“Maksudmu paus bodoh itu?” Tanya Yi Yun penasaran.
“Ya, hanya dalam beberapa bulan setelah mencapai Benua Cahaya, kekuatannya langsung mencapai tingkat Alam Sage tahap kesembilan setelah menyerap semua sisa energi yang dia padatkan menjadi kristal ketika melakukan Bencana Kedelapan.” ujar Ouyang Liu-Li.
Mendengar itu, Yi Yun mengangguk dan duduk kembali ke kursinya menikmati hidangan dan anggur terbaik di tempat itu.
Setelah itu, Yi Yun dan yang lainnya pun mencari tempat untuk menetap menunggu hari kompetisi diadakan.
**
Di luar gerbang kota, kelompok peserta terus-menerus berdatangan. Mereka semua terdiri dari sepuluh peserta dalam satu kelompok setidaknya.
Kelompok Kekaisaran Zhou juga telah tiba dua hari setelah Yi Yun dan Ouyang Liu-Li tiba di kota.
__ADS_1
Dan di hari itu juga, semua peserta dari Klan ternama juga tiba, dan tentu salah satunya adalah kelompok dari Klan Tantai yang sebenarnya memiliki dua kelompok petarung.
Satu kelompok mewakili Klan Tantai, dengan elit muda di pimpin satu kultivator tingkat Alam Sage tahap keenam dan sisanya adalah kultivator tingkat Alam Sage tahap kelima.
Kelompok kedua tentu saja kelompok yang dipimpin oleh Tantai Lingyan, dan kapten kelompok adalah Yan Chenyu dengan kultivasi tingkat Alam Sage tahap keenam. Hanya Long Zhi yang berada di tingkat Alam Sage tahap kelima dan sisanya adalah tahap keempat.
Hal ini membuat banyak kelompok lainnya yang tiba menatap kelompok Yan Chenyu dengan tatapan menghina.
Namun, kelompok Yan Chenyu tidak peduli sama sekali karena masih ada empat anggota lainnya dengan kekuatan yang sama dengan Long Zhi. Bahkan untuk Xiao Moxian, Xuan Yuqie, Yu Ruyan dan Huan Caiyi memiliki daya tempur hebat mampu melawan tingkat Alam Sage tahap kelima tanpa kerugian sama sekali.
Dengan kata lain, bisa dipastikan bahwa kelompok Yan Chenyu kemungkinan adalah salah satu kelompok terkuat dalam kompetisi.
“Apakah kakak sudah tiba?” Huan Caiyi yang berjalan di samping Yan Chenyu, bertanya dengan nada penuh semangat. Setelah ia bertemu Yi Yun dan Yan Chenyu, hidupnya berubah drastis. Tidak lagi seperti anjing jalanan yang mencari cara untuk bertahan hidup dengan melalui misi pembunuhan.
“Kemungkinan Yun’er dan kakak Liu-Li telah tiba.” jawab Yan Chenyu dengan senyum hangat diwajahnya. Ia tentu merindukan adik kecilnya itu karena sudah sangat lama tidak bertemu.
“Tentu saja dia.” Jawab Yan Chenyu menghilangkan kekhawatiran Huan Caiyi.
Raja Paus Xirus yang berada di sebelah Huan Caiyi hanya bisa diam tetapi di dalam hatinya ia menduga ke arah Huan Caiyi. Walaupun ia adalah budak, ia pasti memiliki emosi dan ia selalu merasa marah kepada Huan Caiyi karena menindasnya sepanjang waktu bersama dengan Ouyang Liu-Li.
“Tampaknya banyak musuh yang cukup kuat! Aku tidak sabar untuk melawan mereka semua!” Long Zhi berbicara dengan penuh semangat saat melihat semua team yang telah tiba.
Tantai Lingyan di sisi lain, langsung mengeluarkan benda tertentu dari cincin ruang miliknya. Ia pun menatap benda itu dan menunjukkan arah tertentu.
“Ayo pergi, kita akan ke tempat Liu-Li. Dia sudah tiba di kota ini.” ucap Tantai Lingyan dan berjalan ke arah tertentu diikuti oleh semua team Yan Chenyu.
__ADS_1
Melihat kepergian team Tantai Lingyan, para Tetua Klan Tantai sangat marah tetapi mereka tidak berdaya karena jika mereka mencoba membentak salah satu wanita itu, Raja Paus Xirus legendaris yang pernah membuat Klan Tantai binasa di masa lalu akan mengamuk kembali. Itu bukan sesuatu yang bisa mereka tanggung.
Karena hari sudah gelap, Tantai Lingyan mempercepat langkahnya ke tempat Ouyang Liu-Li berada.
Dan ketika mencapai tempat tertentu, Tantai Lingyan menatap ke arah sebuah penginapan tempat Yi Yun dan yang lainnya tinggal menunggu hari kompetisi.
“Mereka tinggal di sini. Ayo masuk.” ucap Tantai Lingyan dan langsung masuk ke dalam.
Setelah memesan banyak kamar, mereka pun lebih dulu mencari Ouyang Liu-Li.
Namun, Tantai Lingyan yang sudah mendekat ke arah tempat ruangan Ouyang Liu-Li berada, berhenti di tempat. Wajahnya berkedut keras.
“Ada apa Guru?” Tanya Yan Chenyu bingung.
“Tidak ada apa-apa. Ayo kita pergi beristirahat lebih dulu. Besok pagi kita akan mencari Liu-Li.” ucap Tantai Lingyan dan langsung berbalik.
Semuanya cukup bingung dengan keputusan Tantai Lingyan. Tetapi mereka tidak keberatan karena mereka memang cukup lelah selama perjalanan.
Hanya Raja Paus Xirus tampak memasang wajah aneh dari waktu ke waktu karena ia tentu tau kenapa Tantai Lingyan menyarankan untuk menemukan Ouyang Liu-Li keesokan harinya.
“Liu-Li.. aku tidak menyangka bahwa kau akan memakan seorang junior. Aku masih meremehkanmu.” Batin Tantai Lingyan dengan gelengan kepala karena dengan kekuatan spiritualnya, ia dapat melacak bahwa Yi Yun dan Ouyang Liu-Li sedang bergulat dengan panas.
Raja Paus Xirus yang melihat Tantai Lingyan menggelengkan kepalanya, hanya bisa menyeringai karena ia juga tau bahwa Yi Yun dan Ouyang Liu-Li sedang melakukan aksi berkembang biak saat ini.
Dan tentu saja aksi berkembang biak itu diminta oleh Ouyang Liu-Li karena dia sudah menikmati rasa dari mencicipi buah terlarang. Dan ini juga membuat Yi Yun sangat tidak berdaya dan ingin secepatnya berkelana agar tidak di ganggu oleh Ouyang Liu-Li sepanjang waktu.
__ADS_1
Yi Yun juga merupakan seorang pria. Walaupun ia memiliki ambisi sangat tinggi, hormon di dalam tubuhnya juga akan langsung bereaski ketika menatap tubuh panas Ouyang Liu-Li. Dan dengan qi Pembantaian yang merupakan cerminan qi negatif, itu akan membuatnya sedikit bersemangat melakukan aksi berkembang biak walaupun ia sudah mencoba menahannya sebisanya.