Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 421 - Salah Satu Kemampuan Unik Yan Chenyu


__ADS_3

Wajah Yi Yun sedikit pucat ketika membayangkan bahwa Yan Chenyu benar-benar keturunan dari Kaisar Manusia.


“Tunggu dulu, kakak pernah mengatakan bahwa dia adalah anggota Klan Yan. Tetapi dia tidak pernah mengatakan secara spesifik siapa ayah dan ibunya. Apakah mereka mati atau tidak. Dia hanya mengatakan bahwa Klan Yan telah dihancurkan. Selain dari itu, aku tidak pernah mendengar tentang Klan Yan tempat Yan Chenyu tinggal di Benua Langit.” Batin Yi Yun.


Banyak hal yang janggal tentang Yan Chenyu saat ini. Ketika ia berkeliling di Benua Langit, ia tentu mencari informasi tentang Klan Yan, tempat Yan Chenyu pernah tinggal tetapi tidak pernah menemukannya sama sekali.


Klan Yan seolah-olah tidak pernah ada tetapi Yan Chenyu memiliki ingatan tentang mereka semua.


Yi Yun baru menyadari hal ini ketika mengingat percakapannya dahulu dengan Yan Chenyu. Dahulu, ia ingin membalaskan dendam Yan Chenyu karena kehilangan Klannya. Tetapi sampai dia keluar dari Benua Langit, ia tidak pernah menemukan petunjuk apapun.


Semula Yi Yun mengira bahwa Klan Yan adalah Klan tersembunyi yang sangat kuat dan dimusnahkan karena alasan tertentu. Tetapi ia kini berubah pikiran dan merasa bahwa semua yang ada di ingatan Yan Chenyu sebelum dia tiba di Gurun Batu Besar hanyalah ilusi belaka.


Jantung Yi Yun semakin berdetak sangat cepat karena memikirkan tentang kemungkinan tersebut. Ini membuatnya semakin yakin bahwa informasi yang ke tiga diberikan oleh Sistem adalah kenyataan, yaitu Yan Chenyu memang keturunan dari Kaisar Manusia.


“Aku akan mencari kebenaran ini suatu hari nanti!” Batin Yi Yun dengan kilatan tertentu di matanya. Ia tidak tau bahwa informasi yang ingin ia ketahui akan membuatnya memiliki gesekan kecil dengan Dewa Kegelapan.


“Ada apa Yun’er? Kenapa wajahmu terlihat aneh dan selalu berubah-ubah?” Ouyang Liu-Li yang berada di samping Yi Yun, bertanya dengan nada penasaran.


Pertanyaan Ouyang Liu-Li membuat Yi Yun tersadar lalu menggelengkan kepalanya sambil membalas, “Tidak ada apa-apa.”


Ouyang Liu-Li terdiam untuk beberapa waktu. Ia tentu tau seperti apa sifat Yi Yun dan dia pasti memikirkan sesuatu yang penting. Tetapi karena Yi Yun tidak mau berbicara, ia tidak memaksanya sama sekali.


Xuan Yuqie yang berada di samping Yi Yun juga tentu menyadari hal yang sama dengan Ouyang Liu-Li tetapi ia sama sekali tidak berbicara.


Yan Chenyu yang berada di arena, memasang wajah serius ketika ia melihat Xiao Moxian, Huan Caiyi dan Ye Mo yang di tekan. Ia harus mengalahkan Su Meng secepatnya. Jika tidak, tiga rekannya kemungkinan akan kalah.


“Wanita ******! Apa kau masih mencoba memeriksa hal lainnya ketika sedang melawanku? Kau sungguh memiliki nyali!” Su Mang yang menyadari bahwa Yan Chenyu tidak terlalu fokus padanya, tentu saja sangat marah.


“Mati!” Teriak Su Meng saat mengambil jarak dan langsung menyerang kembali.


“Tebasan Cahaya Suci!”


Su Meng menggunakan kekuatan penuhnya pada salah satu serangan terkuat yang ia miliki lalu menebas ke arah Yan Chenyu.

__ADS_1


Menatap itu, Yan Chenyu memasang wajah sangat dingin. Tentu saja kata-kata Su Meng yang menyebutnya sebagai ****** membuatnya cukup marah.


“Karena kau ingin dihabisi lebih dulu, maka aku akan mengabulkan permintaanmu!” ucap Yan Chenyu dingin saat ia menusuk pedangnya ke permukaan arena.


“Seni Penciptaan, Penciptaan Alam!”


Jrezh!


Di banyak tempat, segala jenis tumbuhan pun langsung melesat ke arah udara. Dan tepat di depan Yan Chenyu, beberapa batang pohon aneh muncul.


Trang!


Su Meng yang awalnya sangat marah, merubah wajahnya dalam sekejap ketika melihat bahwa serangannya sama sekali tidak dapat menembus pohon yang tiba-tiba muncul di depan Yan Chenyu.


Yan Chenyu dengan wajah dingin mengarahkan telapak tangannya ke depan lalu menggerakkannya sedikit dengan gaya melingkar lalu menggenggamnya kemudian.


“Penyerapan Esensi Kehidupan!”


Su Meng yang melihat itu, memasang wajah jelek dan mencoba untuk kabur. Tetapi kecepatan pergerakan tumbuhan merambat itu lebih tinggi dari kecepatannya.


Sraing! Sraing!


Su Meng dengan panik mengayunkan pedangnya terus-menerus tetapi semua tumbuhan merambat yang ia potong langsung tumbuh kembali dan hanya menunggu waktu sampai ia kelelahan.


Menatap Su Meng yang masih memiliki perlawanan, Yan Chenyu pun menunjuk dengan dua jari ke arah Su Meng lalu mengangkat kedua jarinya itu ke udara secara perlahan.


“Pohon Keramat!”


Bussssh!


Su Meng yang masih mengayunkan pedangnya dari waktu ke waktu, langsung terkejut tetapi tidak sempat bereaksi. Pohon besar muncul tepat di bawahnya lalu langsung menghantamnya ke arah langit.


Bam!

__ADS_1


“Uhuk..” Su Meng merasakan tulang-tulangnya patah oleh pohon aneh itu.


Dan disaat itu juga, semua tanaman merambat langsung melilit tubuh Su Meng.


“Apakah kau akan menyerah?” Tanya Yan Chenyu dingin.


“Dalam mimpimu!” Teriak Su Meng saat ia mencoba melepaskan diri.


“Jika seperti itu, terimalah hukumanmu!” ucap Yan Chenyu dingin saat tanaman merambat itu langsung menyedot Vitalis Su Meng dengan kecepatan yang sangat tinggi.


Merasakan vitalisnya menurun sangat cepat, Su Meng sangat ketakutan.


“Aku menyerah! Aku menyerah!” Teriak Su Meng ketakutan.


Di saat itu juga, wasit muncul di depan Su Meng lalu melambaikan tangannya.


Bussssh!


Semua tanaman merambat itupun dihempaskan dan wasit menangkap tubuh Su Meng yang sudah sedikit kurus. Ia pun langsung membawanya keluar dari arena dalam sekejap.


“Kapten telah disingkirkan? Cepat singkirkan yang lainnya! Jika dia membantu rekannya, kita akan kalah!” Teriak wakil kapten team yang sedang melawan Long Zhi.


Jun Moxie yang menatap kejatuhan Su Meng, tiba-tiba membenci pengecut tersebut. Ia berpikir kenapa Su Meng tidak melakukan serangan bunuh diri agar dapat melukai Yan Chenyu.


Untuk di tempat Yi Yun menonton, Yi Yun sangat terkejut melihat kemampuan Yan Chenyu.


“Apakah ini kemampuan penciptaan? Bahkan itu dapat menciptakan makhluk hidup?” Batin Yi Yun. Ia merasa bahwa kemampuan Yan Chenyu terlalu menantang surga. Ia bertanya-tanya apakah suatu hari nanti Yan Chenyu akan dapat menciptakan manusia dengan kemampuannya.


“Sesuai yang diharapkan dari Yan Chenyu! Ketika dia menggunakan salah satu kemampuannya, Su Meng itu tidak akan bisa bertahan lama.” ucap Ouyang Liu-Li. Ia tentu saja bangga dengan keahlian adik seperguruannya.


“Tampaknya Yu’er memang harus menggunakan salah satu kemampuannya untuk menenangkan pertandingan secepat mungkin. Jika Yu’er menggunakan kemampuan lainnya, mungkin akan banyak kultivator yang mencoba menangkapnya. Mereka pasti akan menyukai jenius seperti Yu’er tetapi di sisi lain, di adalah ancaman! Semoga Yu’er tidak terlalu berlebihan menunjukkan semua keterampilannya!” Batin Tantai Lingyan sedikit khawatir. Ia paling tau apa seberapa banyak kemampuan kuat Yan Chenyu.


Dan kemanapun menciptakan dan memanipulasi tumbuhan adalah salah dari dari beragam kemampuan yang telah dikembangkan Yan Chenyu secara mandiri berkat petunjuk darinya.

__ADS_1


__ADS_2