
Yi Yun tersenyum karena tau kenapa Tetua Han Yang memburunya dan bahkan memberikan harga yang mahal untuk kepalanya. Tidak mungkin ketika ia masih lemah akan dihargai semahal itu, jika saat ini pun, harga untuk memburunya juga tidak akan sepadan sama sekali.
“Jadi kau menginginkan benda yang ada di dalam cincin ruang milik Kepala Keluarga Rong?” Tanya Yi Yun dengan senyum di wajahnya. Ia tidak akan melewatkan kesempatan untuk memancing amarah Tetua Han Yang karena saat ini dia sedang terluka, dengan begitu, kemampuan Tetua Han Yang akan menurun juga berkat amarah yang coba ia pancing.
Kerutan muncul di dahi Tetua Han Yang saat mendengar apa yang Yi Yun katakan. Ia membuat spekulasi bahwa Yi Yun telah mengetahui apa yang inginkan dari Kepala Keluarga Rong sebelumnya.
“Apa maksudmu?” Tanya Tetua Han Yang dingin karena ia tentu saja tidak ingin kedua anggota klan-nya itu mengetahui apa yang ia coba ambil dari Kepala Keluarga Rong, sebab, Tulang Kelelawar Iblis Surgawi merupakan benda yang sangat berharga untuk berkultivasi terutama untuk klan Han yang berspesialis dalam kekuatan negatif, yaitu menggunakan Qi Iblis.
“Tentu saja Tulang Kelelawar Iblis Surgawi.” Yi Yun menyeringai saat mengatakan hal itu.
Mata Tetua Han Yang melebar dan ia sangat marah saat ini karena bahkan Yi Yun mengetahui nama benda yang ia inginkan. Qi-nya saat ini tidak stabil lagi karena amarahnya, tentu itu disebabkan oleh jika pun mereka menang kali ini, kedua anggota klan Han akan mengambil Tulang Kelelawar Iblis Surgawi darinya.
Tentu Tetua Han Yang tidak bisa menolak sama sekali. Karena, sebelum pergi ke tempat itu, ia menemui Patriak klan Han untuk membawa dua kultivator tingkat Alam Bumi tahap keempat bersamanya dan Patriak klan Han menyetujui permintaannya.
Jika kedua anggota klan Han tidak kembali lagi sementara ia selamat karena ia membunuh keduanya untuk menutup mulut, Tetua Han Yang tau dengan pasti bahwa dirinya tidak akan bisa pergi semudah itu dihadapan kultivator sekaliber Patriak klan Han.
“Apa?” Kedua anggota klan Han terkejut dengan apa yang Yi Yun katakan. Mereka berdua pun menatap ke arah Tetua Han Yang dengan mata menyipit karena menyembunyikan sesuatu yang dicari oleh Patriak klan Han selama ini untuk meningkatkan kekuatan qi iblisnya.
“Tetua Han Yang, jika benar bahwa kau telah menemukan Tulang Kelelawar Iblis Surgawi, maka ini akan menjadi berita baik! Patriak klan Han akan segera menerobos kultivasinya! Tampaknya tidak percuma kita datang ke tempat ini!” ucap Han Co dengan sedikit senyum. Ia tentu saja akan menjadi anggota klan yang setia kepada Patriak klan Han.
“Benar, jika Patriak klan Han menerobos, bahkan klan lain akan tunduk di bawah Klan Han. Tetua Han Yang, ku harap kau memberikan Tulang Kelelawar Iblis Surgawi itu kepada Patriak setelah kita berhasil membunuh mereka semua. Apakah kau bisa bekerja sama?” Tanya satu lagi anggota klan Han yang bernama Han Pu. Ia tentu sadar bahwa Tetua Han Yang mencoba untuk menyimpan Tulang Kelelawar Iblis Surgawi untuk dirinya sendiri.
Mendengar apa yang dikatakan oleh Han Co dan Han Pu, wajah Tetua Han Yang sangat muram saat ini. Ia sadar bahwa tidak mungkin untuk menyimpan Tulang Kelelawar Iblis Surgawi untuk dirinya sendiri lagi saat ini. Ia tidak menyangka akan mengalami kesialan lagi, ia menatap ke arah Yi Yun dengan tatapan kebencian yang sangat besar karena membocorkan apa yang sedang ia incar.
“Ayo, tidak perlu membuang waktu! Bunuh mereka! Kau pasti bisa membunuh Ye Mo walaupun kau terluka, Tetua Han Yang!” ucap Han Co.
“Ya aku tau!” Balas Tetua Han Yang dingin.
Zhep!
Semuanya langsung bergerak dalam sekejap menyisakan Yi Yun seorang diri karena tidak terlalu dianggap penting oleh Ketiga anggota klan Han.
Ye Zhong langsung berhadapan dengan Han Co dan Ye Quan langsung mengadang Han Pu.
Sementara Tetua Han Yang yang saat ini tidak bisa lagi menggunakan tangan kirinya pun muncul di hadapan Ye Mo. Ia tentu tidak akan gentar melawan Ye Mo walaupun saat ini ia sedang terluka. Dengan tingkat kultivasi dua tahap di atas Ye Mo, ia yakin bisa mengalahkannya karena perbedaan kultivasi yang lumayan lebar.
“Tampaknya mereka sangat meremehkanku!” Yi Yun membatin dan menaikkan sudut bibirnya. Ia pun langsung menghilang dan muncul di tempat tertentu, yaitu tempat pedangnya di buang oleh Tetua Han Yang.
Tentu saja ketiga anggota klan Han tidak akan melepaskan Yi Yun karena Yi Yun memegang Tulang Kelelawar Iblis Surgawi walaupun mereka tidak tau bahwa Yi Yun telah menggunakannya untuk memperoleh skill eklusif yaitu Sayap Kelelawar Iblis Surgawi.
Tring!
Bentrokan pun tak terhindarkan lagi saat ini. Keenam kultivator tersebut pun langsung bertarung mengerahkan semua kekuatan mereka melawan musuh.
Yi Yun di sisi lain memutar-mutar pedangnya dengan senyum kecil di wajahnya. Ia menatap ke arah Han Pu terlebih dahulu karena tentu ia akan mengincarnya agar pertarungan menjadi berat sebelah jika ia dan Ye Quan berhasil mengalahkannya dalam waktu singkat.
“Waktunya berpesta!” ucap Yi Yun dan langsung melesat ke arah pertarungan Han Pu dan Ye Quan.
Tring! Tring! Tring!
Han Pu dan Ye Quan yang sedang bertarung pun terus-menerus mengayunkan pedang mereka masing-masing yang diselimuti oleh qi mereka.
Sangat terlihat bahwa pedang Han Pu saat ini dibaluti oleh qi Iblis yang sangat kuat. Walaupun dikatakan kuat menurut Yi Yun, itu karena Kultivasinya yang lebih rendah. Jika menurut Sistem itu pasti jenis qi yang lemah.
__ADS_1
Di sisi lain, Ye Quan memiliki atribut Petir yang bisa meningkatkan kecepatannya. Kekuatan seperti itu mengingatkannya pada pemuda tertentu yang bernama Ji Yuan.
“Hm?” Han Pu melihat Yi Yun yang mendekat dan mencemoohnya. Tentu ia tidak akan takut dengan kultivator tingkat Alam Roh tahap ketujuh. Meski Yi Yun bergandengan tangan dengan Ye Quan, itu tidak akan membuat banyak perbedaan menurutnya.
Sementara Ye Quan tidak keberatan jika Yi Yun mengikuti pertarungan karena ia yakin bahwa Yi Yun tidak selemah kelihatannya. Lagi pula Yi Yun masihlah sangat muda, tingkat kekuatan seperti itu sudah bisa dianggap sangat tinggi.
“Tebasan Qi Iblis!”
Huang Pu yang berada di jarak sekitar sepuluh meter dari Ye Quan pun langsung mengayunkan pedangnya sekuat tenaga dan membentuk bilah qi yang bergerak ke arah Ye Quan dengan kecepatan yang sangat tinggi.
Ye Quan mendengus dan membuat gerakannya juga dengan cara mengayunkan pedangnya dari belakang ke depan.
“Tebasan Petir Suci!”
Sraing!
Blar!
Ledakan qi menerjang ke segala arah saat Ye Quan membubarkan serangan milik Han Pu.
“Kena kau!” Teriak Han Pu yang muncul di samping Ye Quan sambil mengayunkan pedangnya karena serangan sebelumnya hanyalah pengalihan saja.
“Kaulah yang kena!”
Suara Yi Yun terdengar yang membuat Han Pu terkejut karena tidak menyangka bahwa Yi Yun tiba-tiba muncul di belakangnya tanpa ia sadari sama sekali.
“Teknik Pedang Gaya Iblis!”
“Gaya Pertama, Pedang Iblis Pembantaian!”
Sraing!
Kilatan Hitam pun bergerak dengan kecepatan yang sangat tinggi karena sedari awal pun Yi Yun telah mengedarkan qi-nya ke segala arah dalam jumlah yang sangat besar untuk berpindah dalam sekejap. Itulah fungsi teknik tersebut, itu membuat pengguna teknik menjadi seperti iblis itu sendiri.
Srak!
Han Pu yang mencoba menghindar terkejut bahwa kecepatan Yi Yun menyamai kecepatan kultivator tingkat Alam Bumi tahap pertama ataupun tahap kedua.
Jrezh!
Karena sudah mencoba untuk menghindar semampunya, Han Pu masih terkena tebasan walaupun tidak terlalu dalam karena berhasil menghindar.
“Bocah sialan!” Teriak Han Pu ingin menyerang Yi Yun.
Tetapi Ye Quan lebih dulu menyerang kembali karena memiliki kesempatan.
“Gaya Petir Bencana!”
Sraing! Sraing! Sraing!
Ye Quan mengayunkan pedangnya sebanyak tiga kali dalam sekejap mata yang membuat Han Pu menerima banyak luka karena amarahnya yang ingin membunuh Yi Yun.
“Sial!” Han Pu merasakan sakit dan kesemutan di tubuhnya karena menerima tiga tebasan secara langsung. Ia pun langsung melompat menjauh dari Ye Quan untuk mengambil nafas serta membuat serangan balik.
__ADS_1
Yi Yun yang menatap itupun tersenyum lebar.
“Teknik Pedang Gaya Iblis!”
Zhep!
Yi Yun tenggelam ke dalam qi yang ia edarkan. Bahkan Ye Quan terkejut melihat teknik Yi Yun, ia sadar bahwa Yi Yun sebelumnya muncul dengan cara yang sama.
Zhep!
Dalam sekejap mata, Yi Yun pun tiba di belakang Han Pu sambil mengayunkan pedangnya sekuat tenaga.
“Gaya Pertama, Pedang Iblis Pembantaian!”
Han Pu merasakan seseorang di belakangnya dan ia semakin terkejut karena sebelumnya Yi Yun pun muncul dengan cara yang sama tanpa bisa ia deteksi sama sekali.
“Armor Iblis!”
Teriak Han Pu dan qi-nya langsung membentuk armor hitam pekat untuk melindungi seluruh tubuhnya jika diserang. Ia yakin bahwa dengan kultivasi Yi Yun saat ini, Yi Yun tidak akan mampu menembus armornya.
Sraing!
Yi Yun melewati Han Pu dalam sekejap.
Sraing! Srak!
Armor yang dibuat oleh Han Pu pun robek dan tebasan itu melukainya sedikit yang membuatnya terkejut luar biasa karena tidak menyangka bahwa serangan Yi Yun akan sekuat itu. Hanya satu yang ia pikirkan saat ini, Yi Yun pasti sudah menguasai kemampuan tersebut mencapai level kesempurnaan.
Tebakan Han Pu memang tidak salah sama sekali. Memang benar bahwa Yi Yun telah menguasainya mencapai tahap sempurna, tetapi itu berkat bantuan dari Sistem.
“Mati boca-..” Han Pu berteriak pun terhenti ketika ia ingin menyerang Yi Yun karena merasakan panas di dada kirinya.
Yi Yun menyeringai karena tentu saja mengerti bahwa Ye Quan tidak akan tinggal diam dan sudah pasti mendekat juga. Dan ketika Han Pu kehilangan kendalinya karena rasa marah, maka itu waktunya bagi Ye Quan untuk membunuh Han Pu.
“Uhuk..”
“Anggota klan Ye sialan! Suatu hari nanti kalian pasti akan punah!”
“Uhuk..”
Han Pu muntah darah sebanyak dua kali saat mengatakan itu sudah dan sebelum ia berbicara. Pandangannya pun kabur saat ini dan mengutuk Yi Yun dalam hati. Ia sadar bahwa karena campur tangan Yi Yun lah ia akhirnya kalah dengan cara yang sangat menyedihkan.
“Suatu hari, klan Han lah yang akan kami musnahkan!” Balas Ye Quan lalu mencabut pedangnya dari tubuh Han Pu.
“Ayo, target selanjutnya!” ucap Yi Yun saat menatap ke arah pertarungan yang terjadi antara Ye Zhong dan Han Co.
Ye Quan pun mengangguk dan tersenyum kejam karena ia sangat menikmati saat-saat seperti ini. Ia pun semakin menghormati bocah bernama Yi Yun karena membantunya dengan cara yang unik untuk membereskan Han Pu.
Zhep!
Keduanya pun langsung melesat dengan kecepatan penuh mereka menuju tempat pertarungan antara Ye Zhong dan Han Co.
Karena salah satu dari anggota klan Han telah tewas, maka hasil pertarungan pun sudah bisa dipastikan dimenangkan oleh siapa, dan itu adalah kubu Yi Yun yang bergandengan tangan dengan tiga sisa anggota klan Ye.
__ADS_1