Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 172 - Bertemu Musuh Lama


__ADS_3

Lembah Kematian


Setelah beristirahat selama satu hari, Yi Yun pun bangun dari tidurnya dan menatap Xiao Moxian yang memeluknya dengan erat. Ia sedikit berkedut ketika menatap wanita aneh itu meneteskan air liur ketika tidur di pelukannya.


“Xian’er.. bangun. Ayo kita bergerak.” ucap Yi Yun sedikit lelah.


“Hm? Lima menit lagi..” Balas Xiao Moxian yang terbangun dari tidurnya. Ia pun hendak tidur lagi tetapi Yi Yun langsung mengangkatnya dan menjatuhkannya dari atas pohon.


Xiao Moxian pun langsung sadar dan mendarat dengan mulus di atas permukaan tanah. Ia menatap Yi Yun dengan wajah cemberut tetapi merasa malu ketika merasakan air liur yang lumayan banyak di pipinya.


Bussssh!


Qi Xiao Moxian pun meledak dan itu berfungsi untuk membersihkan tubuhnya. Ia menatap ke arah Yi Yun dengan tatapan malu karena tidur dengan meneteskan air liur dan membasahi baju suaminya itu.


Helaan nafas panjang terdengar dari mulut Yi Yun. Ia pun melakukan hal yang sama dan membersihkan tubuhnya dengan qi juga. Setelah itu, ia menatap ke arah tertentu lalu menaikkan sudut bibirnya.


Saat ini, waktu mungkin sudah hampir siang karena ia juga tidur terlalu nyenyak setelah tidak berisitirahat selama lebih dari setengah tahun.


Tap!


Yi Yun melompat dan mendarat di sebelah Xiao Moxian. “Ayo pergi! Waktunya membereskan Serigala Darah Kuno itu!”


Wajah Xiao Moxian pun menjadi serius karena tampaknya suaminya sangat waspada terhadap binatang spiritual tersebut.


Tentu saja Yi Yun akan waspada karena Serigala Darah Kuno merupakan keturunan dari binatang spiritual yang telah pernah melakukan delapan kali bencana.


Yi Yun dan Xiao Moxian saling memandang lalu mengangguk. Keduanya pun langsung melesat ke arah tertentu dan itu adalah tempat Serigala Darah Kuno berada.


**


Di tempat lain, kelompok Ji Yuan saat ini sedang bergerak juga. Tetapi, mereka memiliki kendala ketika rombongan binatang spiritual mengejar mereka.


“Ayo cepat bereskan binatang spiritual ini! Kita akan mencari petunjuk tentang Lembah Kematian! Dari informasi yang ada, semua tentang Lembah Kematian diketahui oleh penduduk desa yang tinggal di pinggiran Lembah Kematian!” ucap Ji Zho sambil terus menebas binatang spiritual dengan kecepatan yang sangat tinggi.


“Baik!” Lima anggota Klan Ji lainnya langsung menggunakan kekuatan penuh mereka dan menyerang gerombolan binatang spiritual.


Ji Yuan dan Yu Ruyan di sisi lain juga terus bertarung tetapi mereka tampak tidak memiliki kesulitan sama sekali karena memang gerombolan binatang spiritual tersebut tidak kuat, hanya menang dalam jumlah.

__ADS_1


Setelah hampir sepuluh menit, semua binatang spiritual tersebut pun di basmi oleh kelompok Ji Yuan.


“Ayo kita pergi! Lokasi desa itu tidak jauh lagi.” Ji Yuan yang tidak sabar pun langsung bergerak.


Semua anggota Klan Ji tidak berkomentar sama sekali dan langsung bergerak begitu juga dengan Yu Ruyan menuju desa tempat Serigala Darah Kuno berada.


**


Sementara itu, Yi Yun dan Xiao Moxian yang sedang bergerak ke arah desa pun hampir tiba.


Tap!


Keduanya terhenti di pinggiran desa tersebut dan menatap ke arah desa yang telah rusak parah akibat pertarungan antara Yi Yun dan Ouyang Liu-Li melawan para anggota ras Serigala Darah Kuno sebelumnya.


“Apakah ini terjadi karena suami dan seseorang wanita yang bernama Ouyang Liu-Li itu?” Tanya Xiao Moxian menatap ke arah desa. Tetapi nadanya tampak sedikit tidak suka ketika membahas tentang Ouyang Liu-Li. Ia merasa bahaya besar dari nama tersebut entah mengapa.


“Ya.” Balas Yi Yun dengan anggukan kecil.


“Dia ada di sana!” ucap Yi Yun lagi ketika merasakan aura yang sangat kuat di ujung desa.


“Siapa? Tunggu.. aura ini..” pria tua tersebut menggertakkan giginya dengan kuat dan auranya pun langsung meledak karena sangat ingat tentang qi dan aroma tubuh Yi Yun.


“Akhirnya kau muncul juga setelah sekian lama! Aku tau bahwa kau tidak akan melewatkan kesempatan untuk mengambil warisan Kelelawar Iblis Surgawi! Karena perbuatanmu, aku harus menyerap semua darah anggota ras ku sendiri hanya untuk meningkatkan kekuatanku! Kau tidak akan lolos kali ini, manusia!” Pria tua tersebut pun meledakkan qi-nya yang terasa amat kuat.


Zhep!


Tanpa membuang waktu, pria tua itu pun melesat ke arah tempat Yi Yun berada.


Di sisi lain desa, Yi Yun yang merasakan ledakan kekuatan Serigala Darah Kuno pun menaikkan sudut bibirnya. Ia pun mengeluarkan Pedang Darah dari slot penyimpanan.


“Tampaknya dia masih mengenali aku meskipun mungkin hampir setahun berlalu semenjak aku datang ke tempat ini!” ucap Yi Yun dengan seringai lebar di wajahnya.


Xiao Moxian pun tidak membuang waktu dan mengeluarkan Pedang Phoenix Cahaya. Aura putih juga menyelimutinya karena ia tau bahwa kekuatan Serigala Darah Kuno tersebut memang tidak wajar sama sekali.


Zhep!


Di jarak lebih dari sepuluh meter, pria tua tersebut muncul dan menatap Yi Yun dengan dingin.

__ADS_1


“Kau akhirnya datang juga, manusia! Kau akan membayar harga yang mahal karena telah membantai semua anggota ras ku!” ucap pria tua tersebut. Ia pun perlahan berubah menjadi Serigala Darah Kuno dan tingginya kali ini mencapai empat meter karena telah menembus tingkat Alam Langit tahap kedua.


Jika saja ada bulan purnama, pria tua tersebut mungkin bisa berubah menjadi raksasa sekali lagi dan kekuatannya pasti jauh lebih besar. Mungkin ketika ia menggunakan cara itu, butuh dua atau tiga kultivator tingkat Alam Raja untuk menjatuhkannya.


“Kekuatannya bertambah besar ketika memasuki bentuk aslinya!” ucap Xiao Moxian serius.


“Ya. Tetapi tidak peduli apa! Kita pasti bisa membereskannya!” ucap Yi Yun saat auranya meledak.


“Delapan Meridian Bintang Pembantaian!”


“Gerbang Pertama, Gerbang Dunia Pembantaian!”


“Gerbang Kedua, Gerbang Kekuatan Pembantaian!”


Bussssh!


Aura yang sangat kuat pun meledak dari tubuh Yi Yun ketika ia membuka dua gerbang sekaligus. Tidak hanya itu, Sayap Kelelawar Iblis Surgawi juga muncul di punggungnya.


“Armor Iblis Pembantaian!”


Seluruh tubuh Yi Yun serta sayapnya pun ditutupi oleh armor hitam yang membuatnya tampak semakin kuat.


Dari tubuh Yi Yun, terlihat pilar energi yang menembus ke arah awan karena ia saat ini menggunakan hampir seluruh kekuatannya hanya untuk menjatuhkan Serigala Darah Kuno.


Sementara itu, Xiao Moxian pun langsung membuat kuda-kuda menyerang.


Api Suci miliknya pun meledak dan membuat pilar yang mengeluarkan api putih terus-menerus.


Serigala Darah Kuno memasang wajah ganas ketika menatap ke arah Xiao Moxian dan ia tau bahwa Xiao Moxian adalah sumber qi yang ia rasakan ketika terobosan berlangsung.


Tatapannya kini beralih ke arah Yi Yun dan memasang wajah sangat muram karena tidak menyangka bahwa kekuatan Yi Yun akan tumbuh sebesar itu hanya dalam waktu kurang dari setahun.


“Tidak peduli apa! Kau akan mati hari ini meskipun nyawaku adalah taruhannya!” Teriak Serigala Darah Kuno dan melesat ke arah Yi Yun dengan kecepatan penuhnya.


Yi Yun dan Xiao Moxian juga tidak tinggal diam dan langsung menerjang ke arah Serigala Darah Kuno.


Dan pertarungan dahsyat antara binatang spiritual dan dua kultivator yang memiliki kekuatan besar pun akan terjadi.

__ADS_1


__ADS_2