Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 48 - Cuci Lehermu Sebersih Mungkin


__ADS_3

Yi Yun langsung bergerak ke tempat pendaftaran. Ketika sudah di tempat pendaftaran, ia langsung ikut berbaris.


Setelah setengah jam, gilirannya telah tiba namun suara seseorang terdengar dari belakang.


"Kalian semua minggir! Tuan muda klan Li ingin ikut mendaftar!"


Banyak individu generasi muda yang langsung minggir mendengar nama klan Li. Sementara Yi Yun hanya mengabaikan teriakan tersebut.


Melihat Yi Yun yang tidak minggir dari tempat pendaftaran, suara teriakan terdengar lagi.


"Apa kau tidak mendengarnya bocah?!" Teriak suara itu lagi.


Yi Yun melihat ke arah belakang dan menemukan seorang pemuda yang terlihat berusia 17 tahun bersama dengan beberapa anak berusia 16 tahun di belakangnya.


"Ada apa?" Tanya Yi Yun penasaran.


"Apa kau tidak dengar bahwa tuan muda klan Li ingin mendaftar?!" Teriak pemuda tersebut lagi.


Yi Yun tidak senang di teriaki seperti itu. Ia langsung bergerak secepat kilat lalu muncul di depan pemuda itu sambil mengayunkan pedangnya.


"Teknik pedang, Tebasan Cepat.."


Sraing!


Yi Yun langsung memenggal lengan pemuda tersebut sambil berkata, "aku sangat benci saat seseorang meneriaki aku tanpa alasan!"


Pemuda itu terkejut dan merasakan sakit. Ia melihat lengannya yang sudah terjatuh di tanah dan langsung berteriak.


"Arrrggghh... Lenganku..."


Semua generasi muda di sana terkejut melihat Yi Yun yang bahkan tidak berpikir dua kali memenggal lengan pemuda tersebut.


"Apa yang kau lakukan?!" Seorang pria muda berumur 16 tahun langsung muncul di samping pemuda sebelumnya yang masih memegang bahunya sambil berjongkok.


"Aku hanya memotong lengannya," jawab Yi Yun acuh tak acuh lalu berbalik untuk mendaftar kompetisi.


Pria tua yang sedang menjaga tempat pendaftaran sedikit terkejut bahwa Yi Yun yang terlihat sangat muda akan sekuat itu. "Sepertinya ada monster kecil yang mengikuti kompetisi kali ini," batin pria tua tersebut.


Melihat Yi Yun yang berbalik seakan tidak tertarik padanya, pemuda yang merupakan tuan muda klan Li merasa marah.


"Jangan abaikan aku bocah!" Tuan muda klan Li melesat ke arah Yi Yun setelah mengeluarkan pedang dari tas kosmos miliknya dan langsung mengayunkannya ke arah Yi Yun.

__ADS_1


"Sepertinya kau ingin mati," bisik Yi Yun. Ia ingin berbalik dan melawan tapi terhenti karena pria tua yang menjaga tempat pendaftaran muncul diantara mereka berdua.


Tap!


Pria tua itu menangkap pedang milik tuan muda klan Li sambil berkata, "jika kalian ingin bertarung, lakukan saat kompetisi sedang berlangsung."


"Minggir! Apa kau ingin ikut campur pria tua?! Kau akan tau konsekuensi dari menentang klan Li!" Ancam tuan muda klan Li.


"Oh? Apakah kau putra Li Sou? Sepertinya kau tidak sebijak ayahmu," ucap pria tua tersebut.


Li Sou adalah Patriak klan Li yang bertemu dengan Song Feng sebelumnya.


Tuan muda klan Li yang bernama Li Meng terkejut bahwa pria tua di depannya bahkan berani menamai ayahnya di depan umum.


"Siapa kau?!" Tanya Li Meng dingin.


"Siapa aku? Tanya pada ayahmu. Bahkan ayahmu tidak akan berani berteriak di depan wajahku," ucap pria tua tersebut yang membuat Li Meng membeku seketika.


Melihat Li Meng yang tidak berani lagi berbicara, pria tua tersebut melepas pedang Li Meng sambil berkata, "aku katakan sekali lagi, jika kau ingin bertarung, lakukan saat kompetisi berlangsung."


Setelah mengatakan itu, pria tua tersebut menghilang dan muncul di tempat pendaftaran lagi.


Yi Yun tersenyum melihat itu. Instingnya berkata bahwa pria tua tersebut lebih kuat dari Ouyang Liu-Li dan juga Song Di.


"100 batu roh kelas atas untuk mengikuti kompetisi," ucap pria tua tersebut.


Yi Yun langsung melempar tas kosmos berisi 100 batu roh kelas atas ke arah pria tua tersebut.


Pria tua itu menerima tas kosmos lalu melempar token sambil berkata, "nomor di token adalah nomor peserta milikmu saat babak penyisihan."


"Babak penyisihan akan di lakukan di arena sebelah sana dalam waktu 2 jam lagi," pria tua tersebut menunjuk ke arah gedung yang lumayan besar dan tidak memiliki atap.


Yi Yun hanya mengangguk lalu berbalik pergi. Saat ia hendak melewati Li Meng, suara Li Meng terdengar di telinga Yi Yun.


"Aku akan membunuhmu saat di kompetisi. Lebih baik kau pergi selagi bisa, bocah!" Ancam Li Meng.


Yi Yun berhenti sejenak lalu melihat ke arah Li Meng. "Cucilah lehermu sebersih mungkin agar aku bisa membelahnya serapi mungkin." Balas Yi Yun dan ia langsung berjalan lagi.


Wajah Li Meng gelap seketika mendengar perkataan Yi Yun. "Lihatlah nanti, kau akan tau seperti apa rasanya saat aku menyiksamu ketika bertemu di arena." Batin Li Meng.


Yi Yun tidak takut sama sekali dengan tuan muda klan besar yang hanya mengandalkan klan untuk mengancam seseorang.

__ADS_1


"Kompetisi akan berlangsung 2 jam lagi. Sepertinya aku harus mengisi waktu luang menunggu kompetisi," batin Yi Yun.


"Apakah kamu sudah mendaftar?" Tanya Ouyang Liu-Li tiba-tiba muncul entah dari mana di samping Yi Yun.


"Ya," jawab Yi Yun.


"Kapan kompetensi akan di lakukan?" Tanya Ouyang Liu-Li lagi.


"Sekitar 2 jam dari sekarang," jawab Yi Yun.


Melihat Yi Yun yang tidak ingin berbicara, Ouyang Liu-Li hanya mengangguk.


Yi Yun terus berjalan dan akhirnya sampai di tempat untuk makan. Karena tidak tau harus apa, akhirnya ia hanya menyantap makanan untuk menghilangkan rasa bosan.


Ouyang Liu-Li hanya mengikuti Yi Yun dari waktu ke waktu tanpa berbicara dan menikmati makanan juga.


**


Di tempat pendaftaran, Song Zhun juga sedang mendaftar untuk mengikuti kompetisi.


Song Zhun dengan wajah sombongnya menatap semua generasi muda yang mendaftar dengan tatapan meremehkan.


Sementara Song Feng terus menyelidiki tentang hilangnya Tetua Di. Saat beberapa bawahannya melihat mayat Song Di di pinggiran kota bambu, ia sangat marah dan memerintahkan kepada semua anggota klan Song yang berada di kota Bambu untuk mencari pelakunya.


Song Feng menatap mayat Song Di yang tidak utuh. "Siapa pun yang melakukan ini akan membayar harganya karena menentang klan Song," ucap Song Feng. Aura membunuh yang sangat padat merembes dari tubuhnya.


"Kubur mayat Tetua Di dengan layak. Kita akan mengabarkan hal ini kepada keluarganya ketika kembali ke klan!" Perintah Song Feng kepada beberapa anggota klan Song.


"Baik Patriak!" Beberapa anggota klan Song langsung membereskan mayat Song Di agar di kubur secara layak.


**


Yi Yun yang sedang menikmati makanannya bersama Ouyang Liu-Li sama sekali tidak mengetahui hal itu dan tidak peduli sama sekali.


Baginya, siapa pun yang ingin menentangnya, ia akan mencoba sebisanya untuk menghancurkan mereka walau pun harus menunggu ketika kultivasinya mencukupi.


Yi Yun berdiri dari tempatnya duduk karena kompetisi akan di mulai tidak lama lagi.


"Pastikan untuk menonton pertarunganku," Yi melempar tas kosmos ke arah Ouyang Liu-Li yang berisi 2.000 batu roh kelas atas. Di dalam tas kosmos milik Song Di juga sangat banyak tas kosmos lainnnya.


Setelah mengatakan itu dan memberi tas kosmos, Yi Yun langsung keluar dari tempat makan.

__ADS_1


Ouyang Liu-Li tersenyum sambil menatap Yi Yun keluar. "Sepertinya ini akan menarik. Aku akan melihat seperti apa kompetisi ini."


Ouyang Liu-Li juga langsung pergi setelah membayar tagihan untuk menonton pertandingan Yi Yun.


__ADS_2