Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 279 - Kebangkitan Pedang Darah


__ADS_3

Kelompok Yi Yun pun mendekat ke tempat yang dilalui oleh kelompok Jendral Wang sebelumnya.


Ketika mencapai tempat itu, apa yang mereka lihat membuat mata mereka melebar seperti bola pingpong.


Darah yang sangat banyak terus muncrat dari pohon yang ditebang. Pohon yang telah di tenang di atas laut pun tampak menggeliat dibagian dedaunannya.


Sementara sisa-sisa alat yang telah pendek juga tampak meronta-ronta karena merasakan sakit luar biasa di potong di sana sini.


“Inikah Pohon Darah Bermutasi?” Tanya Xuan Yuqie tidak percaya karena ada sebuah pohon yang merupakan tumbuhan sudah sama seperti binatang spiritual.


“Ya. Sudah pasti ini adalah Pohon Darah Bermutasi. Aku tidak menduga bahwa itu akan terlihat seperti binatang spiritual pada akhirnya!” Lanjut Yu Ruyan.


“Lalu, apa yang akan kita lakukan saat ini suami?” Tanya Xiao Moxian saat menatap ke arah Yi Yun yang masih menatap pada Pohon Darah Bermutasi yang telah ditebang oleh Jendral Wang.


“Satu hal, kekuatan apa yang dibutuhkan untuk menebang Pohon Darah Bermutasi ini sehingga itu hanya dilakukan dengan satu gerakan saja?” Yi Yun pun bertanya karena sudah melihat bahwa bekas tebasan sangat terlihat bahwa seseorang memang menebasnya hanya dengan satu ayunan pedang.


Xiao Moxian, Xuan Yuqie dan Yu Ruyan terkejut mendengar pertanyaan Yi Yun. Mereka juga baru berpikir ke arah situ karena sangat tahu betapa kerasnya Pohon Darah dan bahkan itu yang belum bermutasi.


“Suami, membandingkan kekuatan kita saat ini yang hanya bisa menggores Pohon Darah sebelumnya, maka jika benar ada seseorang yang mampu menebang Pohon Darah Bermutasi ini dengan satu tebasan, maka kekuatannya pasti setara dengan para Jendral Kedua Kerajaan Besar!” ucap Xiao Moxian sedikit muram karena tidak menyangka bahwa akan ada kultivator setingkat itu yang masuk ke situs Warisan Dewi Pembantaian.


“Lalu, tingkat kultivasi seperti apa yang dimiliki oleh Jendral Kerajaan seperti Kerajaan Phoenix Kegelapan?” Tanya Yu Ruyan menatap ke arah Xiao Moxian.


Xiao Moxian menarik nafasnya dalam-dalam karena tentu ingat tentang level Kultivasi ayahnya dan dikatakan bahwa Jendral Wang lebih kuat satu atau dua tahap dari ayahnya dahulu.


“Untuk di Kerajaan Phoenix Kegelapan yang aku ketahui, tiga Klan terkuat di sana memiliki Patriak dengan tingkat kultivasi Alam Kaisar Tahap Keenam. Dan saat ini, Patriak Klan Xiao telah mencapai tingkat Alam Kaisar tahap ketujuh. Dan Jendral Wang memiliki tingkat kultivasi paling rendah di level itu!” ucap Xiao Moxian muram.


“Apa? Tingkat Alam Kaisar tahap ketujuh paling rendah?” Teriak Xuan Yuqie dan Yu Ruyan terkejut.


Bahkan Yi Yun terkejut bahwa Kultivasi seorang Jendral dari Kerajaan Phoenix Kegelapan akan setinggi itu.


“Jika kita bertemu dengan mereka, kita tidak punya kesempatan sama sekali untuk melawan!” ucap Yu Ruyan dengan wajah gelap.

__ADS_1


“Yi Yun! Apa yang akan kita lakukan sekarang? Ada kultivator sekuat itu yang datang ke Warisan Dewi Pembantaian. Apakah kita akan tetap melanjutkan?” Tanya Xuan Yuqie. Meskipun Yi Yun akan menjawab tetap melanjutkan, ia akan tetap ikut.


Xiao Moxian dan Yu Ruyan pun menatap ke arah Yi Yun karena keputusan apapun yang diambil oleh Yi Yun, mereka tidak akan mencoba protes.


“Apakah kalian mau menunggu diluar? Kali ini bahaya yang ada di dalam sana jauh lebih tinggi dari pada apa yang aku perkirakan. Aku akan pergi seorang diri.” ucap Yi Yun tanpa melihat ke arah ketiga wanita.


“Tidak!”


Xiao Moxian, Xuan Yuqie dan Yu Ruyan pun menjawab dengan nada sangat dingin. Mereka paham tujuan Yi Yun adalah agar mereka tidak terluka atau terbunuh nantinya, namun mereka sama sekali tidak takut akan hal itu jika bisa membantu Yi Yun.


Wajah Yi Yun berkedut karena harus menghadapi tiga wanita yang tiba-tiba menjadi keras kepala.


Yi Yun pun berpikir kembali lalu menghela nafas panjang karena tau bahwa tidak mungkin menghalangi ketiga wanita itu untuk masuk lebih jauh ke tempat Warisan Dewi Pembantaian berada.


“Baik, jika ada bahaya, kalian harus kabur secepat mungkin! Apa kalian mengerti?” Tanya Yi Yun dengan wajah yang sangat serius.


Xiao Moxian, Xuan Yuqie dan Yu Ruyan pun langsung tersenyum cerah lalu mengangguk beberapa kali karena setuju dengan syarat yang dikatakan oleh Yi Yun.


Melihat ketiga wanita itu mengangguk, Yi Yun tau bahwa ketiganya tidak akan lari jika ia memberi perintah. Ia pun menggelengkan kepalanya dan langsung terbang ke arah bekas Pohon Darah Bermutasi yang telah di tebang.


Di jarak setengah meter dari Pohon Darah Bermutasi yang masih mengeluarkan darah, Yi Yun pun mengeluarkan pedang darah lalu menyelimutinya dengan qi Pembantaian terkuat yang ia miliki.


Jleb!


Yi Yun pun langsung menusuk sekuat tenaga ke arah Pohon Darah Bermutasi tersebut menggunakan Pedang Darah.


Saat Pedang Darah menancap, pedang itupun langsung menyerap Vitalis Pohon Darah Bermutasi dengan kecepatan yang sangat tinggi yang membuat Yi Yun sangat terkejut.


Pedang Darah yang ada di tangan Yi Yun tampak semakin cerah dan ada pola-pola rumit yang terlihat semakin jelas. Ia dapat merasakan bahwa Pedang Darah semakin berat dari waktu ke waktu. Namun, satu yang ia ketahui dengan jelas, Pedang Darah tampaknya semakin tajam juga dan ia yakin bahwa setiap kali ia menebasnya, akan ada efek yang tidak terduga terlihat.


“Pedang yang selalu digunakan oleh Suami memang tidak normal sama sekali! Itu tampak memiliki level yang sama dengan Pedang Phoenix Cahaya milikku ataupun mungkin lebih kuat!” ucap Xiao Moxian saat mengeluarkan Pedang Phoenix Cahaya.

__ADS_1


“Ya. Aku mengira sebelumnya bahwa Kapak Pemenggal ini adalah salah satu Senjata terkuat yang pernah ada. Tetapi tampaknya pedang Yi Yun sama kuatnya tetapi memiliki keistimewaan lainnya!” ucap Yu Ruyan saat mengeluarkan Kapak Pemenggal.


Sementara Xuan Yuqie, ia sangat cemberut saat ini karena tidak memiliki senjata kuat seperti milik kedua saudarinya itu.


Dalam waktu dua menit, Pohon Darah Bermutasi itu pun langsung mengering. Setelah Vitalis Pohon Darah Bermutasi habis, itupun mati dalam sekejap.


Ketika Yi Yun menarik Pedang Darah, itu tampak bergetar keras seperti sedang kegirangan karena mendapatkan makanan favoritnya.


“Apa-apaan pedang ini?” Batin Yi Yun dan tatapannya tertuju pada bagian lain Pohon Darah Bermutasi. Ia pun langsung melakukan hal yang sama dan menyerap Vitalis bagian lain Pohon Darah Bermutasi dengan kecepatan yang sangat tinggi.


“Apakah Pohon Darah lainnya bisa diserap?” Batin Yi Yun saat melihat ke arah Pohon Darah yang tidak bermutasi. Ia pun langsung bergerak ke salah satu Pohon dan melakukan hal yang sama walaupun sedikit sulit untuk menembus kulit tebal Pohon Darah.


Namun, efek yang terjadi tidaklah sama seperti Pohon Darah Bermutasi karena itu hanya menyerap sedikit Vitalis Pohon Darah yang tidak bermutasi.


“Apakah pedangmu tidak bisa menyerap Vitalis dari Pohon Darah yang tidak bermutasi?” Tanya Yu Ruyan saat melayang mendekat ke arah Yi Yun bersama dengan Xuan Yuqie dan Xiao Moxian.


“Tidak. Ini seperti pedang ini hanya menyerap Vitalis tertentu, dan itu mungkin adalah Vitalis darah manusia yang sesungguhnya yang telah diserap oleh Pohon Darah Bermutasi dan bergabung dengan seluruh tubuhnya.”


“Namun, jika itu benar, kenapa pedang ini sebelumnya tidak memiliki efek seperti itu?” Yi Yun pun mengerutkan keningnya karena setiap kali ia menebas kultivator, darah mereka tidak akan diserap.


“Tunggu, suami.. coba lihat pola-pola yang ada pada pedang yang kau pegang. Sebelumnya itu tidak ada sama sekali. Ini sama seperti Pedang Phoenix Cahaya milikku. Sebelumnya itu berwarna hitam, tetapi, ketika pedang yang aku gunakan bangkit sepenuhnya, itu meningkatkan kekuatanku dan ada efek tertentu yang keluar dari pedang.” ucap Xiao Moxian saat menunjuk ke arah pola-pola rumit di Pedang Darah.


“Yang artinya, bisa dikatakan itu adalah sebuah kebangkitan?” Tanya Yu Ruyan saat menatap ke arah Kapak Pemenggal yang digunakan olehnya dan itu belum terlihat ada pola apa-apa yang tandanya belum terbangun seperti milik Yi Yun dan Xiao Moxian.


“Ya. Kemungkinan itu adalah yang terjadi.” Yi Yun setuju dengan apa yang dikatakan oleh Yu Ruyan dan mengeluarkan Pedang Ratu Laut. Itu memang telah memiliki banyak pola-pola rumit tetapi ia sama sekali tidak bisa mengaktifkan kekuatan sejati dari Pedang Ratu Laut tersebut.


“Yi Yun..” Xuan Yuqie pun memanggil.


Yi Yun yang awalnya fokus pada Pedang Ratu Laut pun menatap ke arah Xuan Yuqie yang tampak malu-malu dan menyatukan kedua jari telunjuknya.


“Ada apa?” Tanya Yi Yun penasaran.

__ADS_1


“Em.. itu.. aku tidak memiliki.. tidak memiliki..” Semakin lama suara Xuan Yuqie semakin kecil dan ia pun menunduk karena malu.


Yi Yun merasa bingung awalnya. Tetapi ketika melihat ke arah tangannya, tangan Xiao Moxian dan tangan Yu Ruyan, ia paham apa yang dimaksud oleh Xuan Yuqie.


__ADS_2