Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 179 -


__ADS_3

Lembah Kematian


Kelompok Ji Yuan mendekat dengan kecepatan yang sangat tinggi ke arah ujung hutan yang sedang mereka telusuri untuk melihat pertarungan antara binatang spiritual yang dikatakan oleh Ji Zho.


Ketika kelompok Ji Yuan mencapai pinggiran hutan, mereka terkejut dengan apa yang ada jauh di depan. Terlihat dua binatang spiritual yang sedang bertarung habis-habisan dan kedua binatang spiritual tersebut dikelilingi oleh ribuan binatang spiritual lainnya.


Para binatang spiritual tersebut tampak seperti sedang bersorak untuk menyemangati pemimpin mereka masing-masing.


“Paman, katakan jika apa yang aku lihat hanyalah ilusi.” ucap Ji Yuan dengan wajah terkejut dan tidak mengedipkan matanya saat menatap hal aneh jauh di tengah-tengah daerah bebatuan yang sangat luas.


“Tidak! Itu bukan ilusi! Aku juga melihatnya serta qi yang terpancar dari binatang spiritual itu sangat nyata.” Balas Ji Zho yang menatap pertarungan tanpa berkedip sedikitpun.


Sementara itu, Yu Ruyan yang menatap pertarungan memasang wajah berkerut. Ia merasakan perasaan tidak enak saat ini tetapi tidak tau apa itu.


Hanya Yu Ruyan yang sangat ingin pergi dari tempat itu. Ia pun perlahan melompat mundur seolah-olah ia naik ke atas pohon yang lebih tinggi untuk melihat pertarungan.


Tentu pergerakan Yu Ruyan diketahui oleh Ji Zho, tetapi ketika ia melihat bahwa wanita tersebut tampak ingin menatap dari tempat yang tinggi, ia pun mengabaikannya dan terus menatap ke arah pertarungan dua binatang spiritual yang tampak akan berakhir tidak lama lagi.


Tidak sampai lima menit kemudian, terlihat bahwa binatang spiritual berwana abu-abu kehitaman memukul lawannya menggunakan pemukul yang telah dilapisi oleh qi yang tampak begitu kuat.


Bam!


Binatang spiritual berwarna abu-abu kecoklatan pun terhempas sangat jauh lalu tergeletak di atas permukaan bebatuan. Tubuhnya terlihat gemetaran dan mencoba perlahan berdiri tetapi tampak tidak memiliki kekuatan untuk bangkit.


Sementara itu, binatang spiritual abu-abu kehitaman berdiri dengan tubuh gemetaran. Menatap lawannya yang tidak mampu untuk bangkit kembali, ia pun langsung berteriak ke arah langit dan semua binatang spiritual lainnya bersorak tanda bahwa seorang pemimpin telah terlahir.


“Mereka semua tampak seperti makhluk yang memiliki kecerdasan tetapi masih primitif!” ucap Ji Zho. Ia tidak menduga bahwa akan ada binatang spiritual seperti itu di dalam Lembah Kematian. Jika pada kultivator luar mengetahui hal ini, mereka pasti akan memburu semua binatang spiritual tersebut karena sangatlah berbahaya.


Bahkan Yu Ruyan pun berpikiran sama dengan Ji Zho. Ia berpikir kembali kenapa tidak pernah ada informasi tentang isi dari Lembah Kematian. Matanya pun melebar karena membuat spekulasi yang sangat liar dan sangat tidak terduga.

__ADS_1


“Celaka!” Batin Yu Ruyan saat memikirkan hal tertentu mengapa para binatang spiritual tersebut tampak seperti meniru perbuatan manusia.


Tanpa membuang waktu sedikit pun, Yu Ruyan langsung melesat ke arah dalam hutan karena sudah tau dari mana asal perasaan tidak enak yang ia rasakan sebelumnya.


Ji Zho yang memikirkan hal yang sama dengan Yu Ruyan pun tertegun karena wanita tersebut lebih dulu pergi karena sudah menyadari kenapa tidak pernah ada kultivator yang pernah keluar dari Lembah Kematian.


“Lari!” Teriak Ji Zho sekuat tenaga dan langsung menarik Ji Yuan yang hanya tertegun di tempat.


Pemimpin binatang spiritual yang merupakan pemenang pertandingan pun melirik ke arah tempat kelompok Ji Yuan berada.


“Buru mereka!” Perintah binatang spiritual tersebut.


Semua binatang Spiritual yang ada di sana pun langsung melesat ke arah tempat kelompok Ji Yuan berada sambil bertriak keras seolah-olah sedang memanggil sesuatu.


Ji Zho yang membawa Ji Yuan dan diikuti oleh anggota Klan Ji pun terkejut karena dari segala arah, banyak binatang spiritual yang tampak seperti memburu mereka dari segala arah.


Menatap banyak binatang spiritual jenis lainnya mengejar mereka, Ji Zho dan Ji Yuan sadar bahwa mereka membuat kesalahan memasuki Lembah Kematian dan tau alasan mengapa tidak pernah ada yang selamat keluar dari Lembah Kematian dan menceritakan apa yang sebenarnya ada di dalam sana.


“Lembah Kematian ini memang sangat berbahaya! Ke mana perginya wanita dan pria yang menggunakan Armor itu?” Batin Yu Ruyan dan mencoba mencari jejak mereka. Ia terus bergerak secara acak tanpa henti sama sekali dan kebetulan arah yang ia tuju adalah tempat Yi Yun dan Xiao Moxian pergi.


**


Di tempat yang lumayan jauh dari pertarungan antara binatang spiritual sebelumnya, Yi Yun dan Xiao Moxian berhenti di sebuah bukit yang lumayan tinggi dan menatap ke arah kejauhan.


“Suami, apa kau dapat melihat apa yang sedang terjadi dari tempat ini?” Tanya Xiao Moxian menatap ke arah Yi Yun karena mereka sudah berhenti di tempat itu selama hampir lima menit.


“Ya.” Jawab Yi Yun. Dengan bantuan Sistem, ia tentu dapat mengetahui apa yang sedang terjadi di tempat yang sangat jauh. Wajahnya terlihat sangat serius saat ini karena ia juga memikirkan apa yang dipikirkan oleh Ji Zho dan Yu Ruyan.


“Xian’er, sebentar lagi kita akan kedatangan tamu.” ucap Yi Yun ketika menatap Yu Ruyan yang datang ke arah mereka dan membawa lumayan banyak binatang spiritual tingkat Alam Bumi tahap ketujuh dan kedelapan.

__ADS_1


“Tamu?” Tanya Xiao Moxian bingung. Tetapi, ketika mendengar raungan binatang spiritual yang lumayan banyak, ia pun mengerti apa maksud dari suaminya.


Di tangan kanan Yi Yun, Pedang Darah muncul dan ia pun langsung melemparnya ke arah permukaan tanah.


Jleb!


Drrrrtttt!


Tanah di sekitar Yi Yun tampak bergetar sedikit karena ia mengerahkan qi dalam jumlah yang sangat besar. Ia pun menyentuh gagang Pedang Darah dan menyalurkan qi-nya ke pedang.


“Teknik Pedang Gaya Iblis!”


“Seratus Pedang Iblis Pembantaian!”


Yi Yun pun mengubah sedikit cara ia menggunakan teknik tersebut karena ia menyalurkan qi-nya dalam jumlah yang besar di dalam tanah melalui Pedang Darah yang ia tancapkan ke tanah.


Di jarak hampir seratus meter, terlihat Yu Ruyan yang terus-menerus mengayunkan senjatanya ketika binatang spiritual mencoba untuk menerkamnya. Sambil bertarung, ia pun menatap ke arah bukit kecil yang hanya di tumbuhi oleh rerumputan dan ada dua sosok yang sedang berdiri di sana.


“Dia..” Ketika Yu Ruyan menatap Yi Yun, ia pun terkejut luar biasa karena tidak menyangka bahwa sosok yang menggunakan pakaian amor perang sebelumnya adalah seseorang yang pernah ia temui lebih dari setahun yang lalu.


Ketika Yu Ruyan sedang terkejut, dari dalam permukaan tanah, qi dalam jumlah yang sangat besar pun tiba-tiba muncul saat ia berjarak hampir lima puluh meter dari lokasi Yi Yun dan Xiao Moxian.


Yi Yun yang ada dikejauhan pun tersenyum kecil dan langsung mengakat lengannya dari bawah ke atas seolah-olah sedang memanggil sesuatu.


Jleb! Jleb! Jleb! Jleb!


Pedang yang mirip dengan Pedang Darah pun dalam jumlah yang lumayan banyak melesat ke arah langit dan langsung menikam semua binatang spiritual yang sedang mencoba mengejar Yu Ruyan.


Dalam waktu hitungan detik, Yi Yun pun telah membunuh semua binatang spritual tersebut.

__ADS_1


[Ding!]


__ADS_2