Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 163 - Teknik Tebasan Udara Kosong


__ADS_3

Reruntuhan Kerajaan Langit


Aura sangat ganas terpancar di tempat tersebut. Sesuatu yang berwarna abu-abu itu adalah kekuatan menetralisir milik Iblis yang saat ini berteriak sangat marah.


Tatapan kagum terlihat di mata Yi Yun ketika menatap kekuatan luar biasa tersebut. Ia sangat ingin memiliki kekuatan seperti itu, tetapi kekuatan seperti itu pasti akan melahap Vena Mendalam Dewa Pembantaian. Tentu ia akan memilih kekuatannya saat ini karena itulah yang selalu membantunya dalam pertarungan.


Tiba-tiba saja, suara pemberitahuan dari Sistem terdengar di benak Yi Yun.


[Ding!]


[Selesai menciptakan teknik Tebasan Udara Kosong (1%)]


Yi Yun tersenyum mendengar pemberitahuan tersebut. Ia pun langsung mencobanya saat informasi tentang teknik memasuki kepalanya.


Dengan memegang gagang pedang dengan kedua tangannya, Yi Yun pun mengarahkan pedang ke belakang lalu tekanan yang begitu besar terpancar darinya.


Para kultivator yang menatap Yi Yun pun sedikit bingung karena tekanan yang tidak terlukiskan terpancar padahal Yi Yun tidak diselimuti oleh qi sama sekali.


Bahkan Iblis yang awalnya berteriak pun langsung menatap ke arah Yi Yun dengan tatapan terkejut karena ia sangat mengenal tentang kemampuan yang ditampilkan oleh Yi Yun.


“Apa itu? Kenapa suami terlihat memiliki tekanan yang sangat kuat? Padahal tidak ada qi yang terpancar sama sekali!” Xiao Moxian yang menatap itupun tidak bisa tidak berseru kagum.


Wang Shu, Ye Mo, Ye Zhong dan Ye Quan juga memasang wajah serius ketika menatap tekanan besar dari Yi Yun ketika membuat kuda-kuda untuk menyerang.


“Tebasan Udara Kosong!”


Yi Yun pun langsung mengayunkan pedangnya sekuat tenaga dari bawah ke atas lalu ke bawah kembali ke arah Iblis sekuat tenaga.


Sraing!


Jrezh!


Bilah berwana putih pun melesat dengan kecepatan yang sangat tinggi ke arah Iblis.


Menatap itu, Iblis pun melebarkan matanya karena dugaannya tidak salah bahwa Yi Yun meniru cara serangan yang sering ia lancarkan. Teknik seperti itu sangatlah sulit untuk digunakan karena harus mengompres udara sepadat mungkin dan membuatnya setajam mungkin agar membentuk sebuah bilah udara.


Juga, teknik tersebut bergantung pada kekuatan tubuh seseorang. Semakin kuat tubuh, semakin besar energi tubuh yang di konsumsi, akan semakin kuat bilah udara yang dihasilkan.

__ADS_1


Ini adalah kemampuan yang sangat langka dan hanya beberapa individu saja yang bisa menggunakannya. Dibutuhkan ketelitian yang begitu besar serta kemampuan untuk membuat udara bergesekan dan menghasilkan bilah udara terkompres yang sangat tajam.


“Dasar bajingan!” Teriak Iblis sekuat tenaga sambil mengayunkan kaki kanannya ke arah bilah udara yang dilancarkan oleh Yi Yun.


Sraing!


Bilah lainnya pun melesat dan bentrok secara langsung.


Tring!


Blar!


Angin kencang berhembus ke segala arah layaknya sebuah gelombang kejut ketika kedua bilah hancur ketika berbenturan.


“Teknik yang luar biasa!” Batin Yi Yun. Matanya terlihat berbinar saat ini dan tau bahwa kekuatan teknik tersebut sangatlah hebat. Hanya dengan menyelesaikan 1% saja, kekuatan teknik sudah sebesar itu. Bagaimana jika mencapai penyelesaian 100%?


Yi Yun tidak dapat membayangkannya. Bahkan menurutnya, mencapai penyelesaian 25% saja, ia pasti sudah bisa membelah sebuah gunung tanpa menggunakan qi.


“Teknik apa itu? Kenapa tidak ada qi yang terpancar sama sekali?”


“Lihat, teknik itu sering digunakan oleh Iblis meskipun sebelumnya tidak terasa tekanan kuat sama sekali. Tetapi kenapa anak itu mengeluarkan tekanan yang begitu berat?”


Para kultivator tingkat Alam Langit yang menatap pertarungan tersebut pun tidak bisa tidak berseru kaget.


Ci Zhao yang menatap itu pun menggerakkan giginya dengan kuat karena tau bahwa kekuatan teknik yang dilancarkan oleh Yi Yun sangat dekat dengan kekuatan serangan yang ia miliki padahal Yi Yun tidak menggunakan qi sama sekali.


Xiao Moxian di sisi lain memiliki bintang di matanya ketika menatap teknik yang dilancarkan oleh suaminya. Ia selalu bersemangat tentang segala hal jika itu menyangkut Yi Yun.


Pangeran Kedua dan Ketiga di sisi lain semakin takut ketika menatap Yi Yun. Keduanya kini berdoa kepada Dewa agar Yi Yun mati di tangan makhluk yang tidak dikenal yang merupakan Iblis.


Wang Shu, Ye Mo, Ye Zhong dan Ye Quan di sisi lain tersenyum lebar ketika melihat teknik yang dilancarkan oleh Yi Yun. Mereka tentu tidak heran jika Yi Yun memberikan kejutan lainnya kepada mereka.


“Dasar bocah sialan! Kau meniru teknik yang aku gunakan! Tetapi, kau melakukan satu kesalahan! Teknik yang kau gunakan mengkonsumsi terlalu banyak kekuatan tubuh! Dengan tubuh lemah seperti itu, berapa lama kau akan bertahan?” Tanya Iblis dengan senyum kejam diwajahnya. Ia pun langsung menghilang dalam sekejap dan muncul tepat di depan Yi Yun lalu mengayunkan lengannya sekuat tenaga.


Yi Yun tidak peduli sama sekali dengan kata-kata Iblis walaupun memang benar bahwa karena tubuhnya lemah, ia akan sangat cepat kelelahan jika menggunakan teknik seperti itu. Ia pun langsung mengayunkan Pedang Darah sekuat tenaga lagi ke arah Iblis.


Tring! Tring! Tring!

__ADS_1


Bussssh!


Ledakan udara yang tampak seperti gelombang kejut terus menyebar ke segala arah ketika Yi Yun dan Iblis terus-menerus bentrok tanpa henti.


Yi Yun tau bahwa ia akan kalah jika pertarungan berlangsung lama sehingga ia mengambil kesempatan untuk menyerang secara mendadak. Dengan teknik Kehalusan Menit, semuanya akan menjadi mungkin.


Tring!


Sekali lagi, benturan terjadi antara cakar Ibliis dan Pedang Yi Yun.


Yi Yun semakin heran bahwa tubuh Iblis tersebut tampak seperti sebuah logam.


“Mati bocah! Kau sungguh membuatku kerepotan!” Teriak Iblis dan mengayunkan lengan kirinya ke arah wajah Yi Yun.


Dengan teknik Kehalusan Menit, Yi Yun mengetahui serangan tersebut dan langsung menghindar ke samping sekaligus mempersiapkan teknik campuran antara Tebasan Udara Kosong dengan teknik terkuat yang ia miliki.


“Tebasan Udara Kosong!”


“Teknik Pedang Pembunuh Abadi Bulan Darah!”


“Gaya Kedua, Tarian Bulan Darah!”


Kilatan hitam dan putih terlihat di mata Yi Yun saat ia mengayunkan pedangnya dengan kecepatan yang sangat tinggi.


Pedang yang di pegang oleh Yi Yun terlihat dilapisi oleh kompresan udara serta qi Pembantaian yang sangat pekat sehingga Pedang Darah yang di pegang oleh Yi Yun tampak berdengung sedikit. Jika itu pedang biasa, sudah pasti akan hancur lebih dulu.


Sraing! Sraing!


Dengan kecepatan yang sangat tinggi, Yi Yun pun melancarkan Beberapa tebasan super cepat.


Bahkan Iblis yang menatap itupun terkejut karena tebasan tersebut tampak sangat kabur. Ia sudah berusaha sebisanya untuk menghindar tetapi kecepatan Yi Yun jauh melampaui apa yang ia harapkan.


Srak! Srak!


Dua tebasan mendarat dalam sekejap dan Yi Yun dalam posisi pedang di belakang punggungnya pun tersenyum ketika baru saja melewati Iblis.


Jrezh!

__ADS_1


__ADS_2