
Srak!
Ayunan pedang milik Yi Yun mengenai kedua pedang milik saudara Rong Shen. Pedang miliknya menebas kedua pedang tersebut dan membelahnya seketika.
Trang!
Tebasan Yi Yun juga tidak berhenti dan langsung mengenai salah satu dari saudara Rong Shen. Tebasan itu membelahnya menjadi dua seketika.
“Saudara ketiga!” Teriak Rong Shen karena tidak menyangka gerakan Yi Yun akan sangat cepat. Dan dia juga waspada pada pedang milik Yi Yun karena itu adalah pedang tingkat Legendaris.
Rong Shen yang marah langsung mengayunkan pedangnya lagi ke arah Yi Yun yang berjarak 3 meter darinya. Rong Chen juga melakukan hal yang sama.
Sementara saudara kedua Rong Shen melompat mundur karena merasakan kematian sangat dekat dengannya.
Yi Yun yang sudah merasakan pergerakan Rong Shen dan Rong Chen dengan teknik Kehalusan Menit langsung berbalik sambil mengayunkan pedangnya.
“Teknik pedang, Tebasan Cepat!”
Sraing!
Tebasan Yi Yun menuju Rong Chen yang membuat mata Rong Chen melebar.
Rong Shen juga terkejut bahwa Yi Yun bereaksi begitu cepat.
Sraing!
Srak!
Srak!
Tebasan Yi Yun mengenai Rong Chen di sekitar dadanya. Sementara Rong Shen menebas bahu kiri Yi Yun.
“Arrrggh!”
Rong Chen berteriak kesakitan karena tebasan Yi Yun lumayan dalam.
Wajar saja Rong Chen tidak mampu mampu mengikuti pergerakan Yi Yun karena perbedaan kultivasi mereka.
Sementara Yi Yun menyemprotkan darah dari bahu kirinya karena di tebas oleh Rong Shen. Ia menahan rasa sakit di bahunya dan mengayunkan pedangnya lagi.
“Teknik pedang, Tebasan Cepat!”
Sraing!
Yi Yun yang menahan rasa sakit di bahunya langsung bergerak melewati Rong Chen.
Srak!
Kepala Rong Chen terpisah dari lehernya karena tebasan Yi Yun sangat cepat dan Rong Chen tidak mampu bereaksi pada kecepatan Yi Yun karena masih fokus pada rasa sakit di dadanya.
Mata Rong Shen melebar melihat putra kebanggaannya tewas tepat di depan matanya. Saudara kedua Rong Shen juga tidak percaya Yi Yun sekuat itu.
“Chen'er!” Teriak Rong Shen sekuat tenaga. Qi miliknya meledak dan menutupi semua bagian tubuhnya.
“Kau akan membayarnya bocah!” Teriak Rong Shen dan melesat ke arah Yi Yun sambil menebas sekuat tenaga.
“Gaya kedua Tebasan Harimau Suci!”
Dengan teknik Kehalusan Menit, Yi Yun tentu saja sudah merasakan arah serangan milik Rong Chen.
“Teknik pedang, Ayunan Kematian!”
__ADS_1
Yi Yun memutar tubuhnya lalu menebas ke arah Rong Chen juga.
Tring!
Bushhh!
Ledakan Qi bertebaran ke segala arah dan membuat udara tampak berdenyut.
Crk! Crk! Crk!
Yi Yun dan Rong Chen saling mendorong lawan masing-masing.
Mata Rong Chen merah seperti darah karena ketiga putranya di bunuh oleh Yi Yun.
Sementara Yi Yun menatap Rong Chen dengan senyum di wajahnya. “Bagiamana rasanya orang yang kau sayangi terbunuh? Itulah yang aku rasakan saat saudariku di pukul tanpa sebab oleh putramu.” ucap Yi Yun.
“Aku akan membunuhmu!” Teriak Rong Shen.
Tiba-tiba kekuatan Rong Shen meledak dan meningkat pesat yang membuat Yi Yun terkejut.
“Apa yang terjadi Sistem?” Tanya Yi Yun di benaknya.
[Musuh sedang mencoba menerobos tingkat Alam Roh]
Yi Yun mengerut seketika mendengar jawaban Sistem.
“Apa kau pikir aku akan membiarkanmu menerobos?” Tanya Yi Yun.
Yi Yun langsung mengayunkan kakinya ke arah perut Rong Shen yang masih berfokus meningkatkan kultivasinya.
Buak!
Uhuk!
Yi Yun tidak membuang waktu dan menggunakan Qi di pedangnya dalam jumlah terbesar yang bisa dia salurkan. Pedang Darah miliknya berdengung sedikit dan di sekitarnya muncul Qi yang terlihat sangat padat.
“Teknik pedang, Tebasan Cepat!”
Sraing!
Yi Yun menebas ke arah tempat Rong Chen terpental dan melewatinya seketika.
Rong Shen yang hampir menembus langsung menghentikan proses terobosan dan mencoba menghindari tebasan yang mengarah padanya.
Srak!
Pinggang Rong Shen terkena tebasan seketika dan tebasan itu hampir membelahnya.
“Sialan..” Rong Shen sangat marah dan mengambil resiko. Qi di tubuhnya mengamuk karena ia melanjutkan proses menerobos.
Yi Yun yang melihat itu tidak memberi kesempatan sama sekali dan memutar tubuhnya lalu menebas sekuat tenaga ke arah Rong Shen.
Sebelum tebasan mengenainya, Rong Shen tersenyum lebar karena berhasil menembus tingkat Alam Roh.
Karena merasa dia pasti menang, Rong Shen mengangkat pedangnya menahan tebasan Yi Yun.
Yi Yun menyadari itu tiba-tiba dan menghentikan tebasannya.
Rong Chen terkejut karena Yi Yun berhenti.
Yi Yun yang berhenti langsung membalikkan posisi pedangnya. Ia memusatkan Qi dalam jumlah yang sangat besar di telapak kakinya untuk membuat gaya tolakan menuju ke arah Rong Shen.
__ADS_1
Dia tau bahwa melakukan itu akan membuatnya sedikit terluka.
“Teknik pedang, Ayunan Kematian!”
Bush!
Krak!
Yi Yun melesat dan kecepatannya lebih cepat hampir dua kali dari sebelumnya. Namun tulangnya retak karena melakukan hal itu. Dia tidak menghiraukannya saat ini.
Rong Shen yang melihat tebasan datang padanya tidak mampu menghindar. Ia hanya membuat pertahanan dengan pedangnya untuk menahan tebasan Yi Yun.
Namun Rong Shen akan kecewa mengadu pedang tingkat Legendaris dengan pedang miliknya.
Sraing!
Tring!
Pedang berbenturan dan pedang Yi Yun membelah pedang milik Rong Shen. Tebasan itu terus bergerak ke arah leher Rong Shen.
Rong Shen hanya bisa melapisi lehernya dengan Qi dalam jumlah yang besar.
Namun, karena ketajaman pedang dan gaya tolakan Yi Yun sebelumnya, tebasan itu menjadi sangat kuat.
Srak!
Tebasan itu mengenai tepat di leher Rong Shen dan membelah lehernya walau pun tidak seutuhnya.
“Orang ini pasti belum mati hanya dengan itu.” Batin Yi Yun. Ia langsung mengayunkan tinju kirinya ke arah perut Rong Shen yang berusaha untuk mundur.
Buak!
Uhuk!
Rong Shen batuk darah lagi dan terpental.
Yi Yun juga langsung bergerak ke arah Rong Shen sambil mengayunkan pedangnya.
“Teknik pedang, Tebasan Cepat!”
Sraing!
Yi Yun melewati Rong Shen seketika dan membelah tubuhnya menjadi dua tanpa bisa Rong Shen hindari sama sekali.
“Cih, butuh waktu juga membunuh orang ini,” Gumam Yi Yun dan mengalihkan pandangannya ke saudara kedua Rong Shen yang berusaha untuk kabur.
“Kau tidak akan bisa kabur!” Yi Yun langsung mengejarnya karena tidak akan membiarkan musuh kabur.
Yi Yun yang sudah mengejarnya langsung menebas dari belakang.
“Teknik pedang, Tebasan Cepat!”
Sraing!
Yi Yun tiba seketika di belakang saudara kedua Rong Shen dan langsung menebasnya hingga terbelah menjadi dua.
“Hah.. akhirnya selesai. Hanya tinggal individu lain di dalam sana.” Batin Yi Yun. Dia tidak akan lupa dengan individu yang ada di dalam sana.
Yi Yun perlahan berjalan ke semua mayat dan menjarah semua cincin ruang milik mereka.
Ketika Yi Yun tiba di depan Rong Shen dan hendak mengambil cincin ruangannya, suara seseorang terdengar.
__ADS_1
“Berhenti di tempat, cincin ruang itu aku yang akan memilikinya!”