
Kemunculan Long Zhi sangat tidak diharapkan oleh Jendral Li. Ia sangat tau bagaimana kekuatan Long Zhi ketika diusir dari Kerajaan Naga Timur.
Informasi tentang Long Zhi juga membuat Yi Yun menyipitkan matanya. Ia menaikkan sedikit sudut bibirnya karena lawan seperti itulah yang ia cari selama ini. Bisa dikatakan, dirinya juga sedikit mirip dengan Long Zhi, jika saja ia suka melakukan hal yang sama, ia pasti akan memiliki reputasi yang sama dengan Long Zhi.
“Pak Tua Li, kau tidak bisa mengatakan sesuatu seperti itu. Kau membuat reputasi ku semakin buruk saja.” ucap Long Zhi dengan senyum kejam di balik topengnya.
“Bukankah kau yang menginginkan reputasi seperti itu?” Tanya Jendral Li sangat dingin. Ia tentu sangat membenci Long Zhi karena pernah membantai banyak anggota Klan-nya.
“Ke-ke-ke..” Long Zhi yang tertawa jahat ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Jendral Li.
Sementara itu, Feng Jie yang berada di sebelah Jendral Wang pun menatap dingin ke arah Yi Yun. Ia tentu sangat membenci Yi Yun dan kelompoknya karena ia tau bahwa merekalah yang mengambil Pedang Ratu Laut yang membuat ia berselisih dengan Feng Jue.
“Hei bocah! Pasti kaulah yang mengambil Pedang Ratu Laut sebelumnya bukan?” Tanya Feng Jie kepada Yi Yun dengan nada yang sangat dingin.
Yi Yun yang awalnya bersiap-siap untuk menyerang pun menatap ke arah Feng Jie.
“Hm? Apakah semut ini mencoba berbicara denganku?” Tanya Yi Yun heran menatap ke arah Feng Jie.
Urat-urat tebal muncul di dahi Feng Jie ketika mendengar apa yang Yi Yun katakan.
Bahkan untuk Jendral Li tidak bisa berkata-kata ketika mendengar kata-kata dari Yi Yun, sebab ia sangat tau bahwa Yi Yun mencoba memancing amarah Feng Jie.
“Sialan! Aku akan membunuhmu!” Teriak Feng Jie dan berniat menerjang ke arah Yi Yun tetapi dihentikan oleh Jendral Wang.
“Hentikan!” ucap Jendral Wang karena ia juga merasakan sedikit perasaan bahaya dari Yi Yun. Itulah sebabnya ia menghentikan Feng Jie bergerak.
“Guru, jangan hentikan aku! Akan kuperlihatkan seperti apa jika seseorang berani menghinaku!” ucap Feng Jie sangat marah.
“Memperlihatkan bagaimana jika kau marah? Perlihatkan lah bocah manja, kau akan mengerti apa yang disebut sebagai Keputusasaan jika mencoba menantangku!” Saat mengatakan itu, niat membunuh Yi Yun meledak yang membuat semua yang ada di sana kecuali untuk ketiga wanita terkejut.
“Niat membunuh ini..” Batin Jendral Li sedikit terkejut.
__ADS_1
Untuk Jendral Wang dan semua Patriak yang ada di belakangnya juga terkejut ketika merasakan niat membunuh Yi Yun yang sangatlah mengerikan. Haus darah seperti itu hanya bisa dihasilkan ketika seseorang telah membunuh sangat banyak manusia.
Feng Jie berkeringat deras, jantungnya berdetak sangat cepat, dari lubuk hatinya yang terdalam ia merasakan ketakutan terhadap Yi Yun. Namun, karena harga dirinya, ia secara tidak sadar menekan rasa takut di dalam hatinya.
Sementara untuk Long Zhi, matanya melebar, jantungnya berdetak sangat cepat. Tetapi ini bukan rasa takut, tetapi semangat juang karena dirinya pun yang telah membunuh sangat banyak kultivator juga hanya memiliki niat membunuh dan haus darah selevel dengan Yi Yun.
“Kau masih terlihat berusia 16 tahun! Luar biasa! Aku mengakui niat membunuhmu ini bocah! Kau memang lawan yang layak untuk di penggal!” ucap Long Zhi saat mengeluarkan dua pedang yang terbilang memiliki ukuran lumayan pendek untuk sebuah pedang. Niat membunuhnya juga meledak karena ia sangat ingin membandingkan diri dengan Yi Yun.
“Aku tidak butuh untuk diakui oleh seseorang sepertimu!” Balas Yi Yun dengan senyum kejam. Di saat itu juga, Sayap Kelelawar Iblis Surgawi muncul di punggungnya, setelah itu, seluruh tubuhnya serta sayapnya langsung dibaluti oleh Armor Iblis Pembantaian.
Zhep!
Tanpa berbicara ataupun menunggu instruksi dari Jendral Li, Yi Yun pun melesat dengan kecepatan tinggi dan langsung tiba di depan Feng Jie di jarak dua meter lalu menyerang sekuat tenaga.
Feng Jie yang menatap Yi Yun tiba-tiba muncul di hadapannya pun ketakutan setengah mati. Ia sama sekali tidak dapat mengikuti pergerakan Yi Yun.
Trang!
Bussssh!
“Ke-ke-ke.. kenapa kau mengabaikan ku bocah?” Long Zhi bertanya dengan tawa khasnya.
“Cih!” Jendral Li berdecak dan langsung menerjang ke arah Jendral Wang. Ia tau bahwa saat ini tidak perlu lagi membuat rencana.
Untuk Xiao Moxian, Xuan Yuqie dan Yu Ruyan langsung mengambil dua lawan untuk mereka masing-masing.
Hanya Feng Jie yang tersisa di udara dengan wajah pucat karena merasakan sangat dekat dengan kematian sebelumnya. Bahkan di tempat itupun, kultivasinya lah yang terlemah walaupun ia mampu menghadapi salah satu Patriak Klan kuat dengan tingkat kultivasi Alam Kaisar tahap keenam meskipun itu hanya untuk sesaat.
Yi Yun yang sedang mendorong Pedang Darah pun tersenyum kejam di balik topengnya karena merasa bahwa Long Zhi adalah seseorang yang sangat layak untuk mengukur kekuatannya saat ini.
“Langkah Senyap!”
__ADS_1
Zhep!
Yi Yun menghilang dan muncul tepat di belakang Long Zhi. Ia pun langsung mengayunkan kakinya dengan kecepatan yang sangat tinggi setelah diselimuti oleh qi Pembantaian yang sangat pekat.
“Tendangan Pembelah Suara!”
Trang!
Dengan Refleks yang sangat cepat, Long Zhi pun langsung berbalik dan mengangkat pedang di tangan kirinya.
“Ke-ke-ke.. kau memang sangat cepat! Tetapi tidak cukup cepat untuk mengimbangi seorang pembunuh yang sebenarnya bocah!” ucap Long Zhi saat mengayunkan pedang yang ada di tangan kanannya.
Dengan teknik Kehalusan Menit, Yi Yun telah melihat serangan tersebut dengan jelas. Ia pun langsung memegang Pedang Darah di tangan kirinya lalu mengangkat tangan kanannya serta mengaliri qi Pembantaian dalam jumlah yang lumayan besar di Tameng Emas Dewa Pembantaian.
Trang!
Srak!
Ketika serangan Long Zhi mengenai Tameng Emas Dewa Pembantaian, tebasan yang lumayan dalam pun ia terima di dekat dadanya yang membuat ia melebarkan matanya.
Zhep!
Long Zhi menghilang dan muncul di jarak hampir sepuluh meter dari Yi Yun dan memegang dadanya. “Apa itu tadi?”
Kali ini, Long Zhi semakin waspada karena tidak menyangka bahwa sebuah serangan akan dapat lolos dari pelacakannya yang luar biasa.
Sementara Yi Yun, ia pun menaikkan sudut bibirnya lalu melirik ke arah beberapa tempat yaitu tempat ketiga wanita sedang bertarung.
Yi Yun pun menatap kembali ke arah Long Zhi karena ia tidak mengkhawatirkan ketiga wanita tersebut. Ia tau bahwa ketiganya pasti akan bisa menghadapi para Patriak tersebut karena ia sudah mengukur semua kekuatan mereka sebelumnya.
“Kau seorang Assassin bukan? Perlihatkan seperti apa kekuatanmu yang sebenarnya!” ucap Yi Yun saat membuat kuda-kuda menyerang. Qi Pembantaian juga tampak menyelimuti tubuhnya karena ia berniat untuk menggunakan kekuatan penuh bertarung melawan Long Zhi.
__ADS_1
“Ke-ke-ke! Bocah, kau tidak tau apa-apa tentangku! Aku bukan hanya seorang pembunuh. Ini hanya gelar yang diberikan oleh mereka karena sedari awal, aku tidak mencoba membunuh targetku secara diam-diam!” Saat mengatakan itu, qi berwarna merah pun merembes perlahan dari tubuh Long Zhi.
Yi Yun hanya menaikkan sudut bibirnya karena tau bahwa lawannya saat ini memang tidak sesederhana kelihatannya.