
“Gerbang Ketiga, Gerbang Tubuh Pembantaian!”
Drrrrtttt!
Saat Yi Yun membuka gerbang terlarang ketiga, tanah disekitarnya memiliki sangat banyak retakan. Tanah berguncang saat qi dalam jumlah yang sangat besar merembes dari tubuhnya.
Tubuh Yi Yun meninggi sedikit ketika auranya meningkat pesat. Tidak hanya itu, otot-otot yang ada tubuh Yi Yun tampak semakin padat. Ini adalah gerbang terlarang yang meningkatkan segala aspek tentang tubuh seperti daya tahan, kekuatan dan bahkan kecepatan.
Wusssh!
Qi Pembantaian yang begitu pekat menyebar ke segala arah yang membuat Long Zhi terkejut.
“Apakah kau yakin dengan kata-katamu sebelumnya? Jika begitu, kali ini aku akan menunjukkan bahwa aku lebih unggul dalam segala bidang dibandingkan denganmu!”
Zhep!
Setelah mengatakan itu, Yi Yun pun melesat dengan kecepatan yang jauh lebih tinggi dari kecepatannya saat membuka gerbang terlarang kedua.
“Teknik Pedang Serigala Pembantaian!”
“Gaya Kedua, Ratapan Serigala Pembantaian!”
Yi Yun pun langsung mengayunkan Pedang Darah dari atas ke bawah.
Long Zhi yang awalnya waspada sangat terkejut dengan peningkatan kecepatan yang dimiliki oleh Yi Yun. Ia pun langsung mengangkat pedangnya ke arah atas untuk menahan tebasan yang dilancarkan oleh Yi Yun.
Trang!
Bom!
Long Zhi merasakan berat luar biasa saat menahan serangan tersebut. Kakinya pun tenggelam ke dalam tanah saat menahan berat yang sangat mengerikan tersebut.
“Ayo Yang Mulia Pangeran, tunjukkan kekuatan penuhmu!” ucap Yi Yun dengan nada ejekan.
Bam!
Yi Yun yang memiliki posisi sedikit di atas Long Zhi pun langsung mengayunkan lututnya sekat tenaga.
Long Zhi merasa bahwa tulang hidungnya patah ketika menerima tendangan tersebut.
“Matilah!” Long Zhi yang sudah sedikit emosi pun langsung mengayunkan pedang pendek yang ada di tangan kirinya.
“Bilah Kematian!”
__ADS_1
Sraing!
Trang!
Tebasan tersebut mengenai tepat di leher Yi Yun tetapi itu tidak dapat menembus Armor Iblis Pembantaian walaupun Long Zhi telah menggunakan kekuatan penuhnya dalam serangan tersebut.
Di sisi lain, Yi Yun tentu dapat merasakan sakit luar biasa di lehernya ketika menerima serangan tersebut, ia telah menggunakan teknik Kehalusan Menit tetapi tetap saja apa yang ia lihat tampak kabur karena Long Zhi juga memprediksi gerakan dan mencoba gerakan lainnya yang tidak dapat diprediksi oleh Yi Yun.
Crang!
Tiba-tiba saja, Long Zhi mundur dengan cara merendahkan sedikit pedangnya yang menahan tebasan Yi Yun sebelumnya agar ia terpental sedikit ke arah belakang.
Tap!
Saat Long Zhi mundur dan kakinya menyentuh permukaan tanah, ia langsung membuat gaya tolakan yang membuat tanah memiliki banyak retakan di tempat ia berpijak.
“Gerakan Kilat!”
Zhep!
Long Zhi melesat dengan kecepatan dua kali lebih tinggi dari pada yang ia gunakan sebelumnya karena kali ini ia menggunakan teknik gerakan tubuh terbaik yang ia miliki.
“Jurang Kematian!”
Sraing!
Menatap itu, Yi Yun mengangkat lengan kanannya lalu mencoba menahan tebasan Long Zhi.
Crang!
Zrrrrt!
Jrezzh!
Ketika Yi Yun menahannya, ia tidak membalikkannya karena tau bahwa akan ada dampak luar biasa pada lengannya jika mencoba membalikkan serangan seperti itu sehingga ia hanya menepisnya ke arah samping.
Jurang yang sangat dalam pun tercipta saat pedang milik Long Zhi menyentuh permukaan tanah sedikit.
“Apa?” Long Zhi terkejut saat tebasannya gagal mengenai Yi Yun. Ia saat ini semakin terkejut dengan kemampuan Tameng yang ada di lengan kanan Yi Yun tersebut.
Yi Yun yang berhasil menepis serangan Long Zhi pun langsung menyerang kembali menggunakan pedang yang ada di tangan kirinya.
“Teknik Pedang Pembunuh Abadi Bulan Darah!”
__ADS_1
“Gaya Pertama, Tebasan Abadi!”
Sraing!
“Sial!” Long Zhi yang memusatkan semua inderanya ke satu titik yaitu Yi Yun, menatap serangan yang telah sangat dekat dengannya.
“Gerakan Kilat!”
Jrezzh!
Bilah raksasa pun melesat ke arah kejauhan saat Yi Yun melancarkan serangannya sekuat tenaga.
Blar!
Ledakan besar terjadi dikejauhan saat bilah raksasa tersebut membentur tanah yang memiliki permukaan sedikit tinggi.
“Dia masih bisa menghindar?” Batin Yi Yun dengan mata menyipit. Ia pun menatap ke arah tertentu dan menemukan Long Zhi yang muncul dari udara tipis.
Long Zhi menatap Yi Yun dengan tatapan dingin kali ini. Ia melirik ke arah bagian kirinya dan sebagian lengan kirinya dilahap oleh tebasan Yi Yun sebelumnya. Ia tau bahwa jika ia tidak menghindar sebelumnya, ia kemungkinan akan terbelah.
“Sialan! Sialan!” Long Zhi sangat marah karena ia merasa ia sedang di tekan. Ia pun langsung melesat dengan kecepatan tinggi dan muncul dalam sekejap di depan Yi Yun dengan tubuh sepenuhnya diselimuti oleh aura merah yang sangat pekat.
“Qi Kematian!” Batin Yi Yun karena ia saat ini sudah tau apa jenis qi milik Long Zhi.
Melihat Long Zhi yang mengayunkan pedangnya dengan kecepatan yang lebih tinggi dan lebih berbahaya dari sebelumnya, Yi Yun sama sekali tidak tinggal diam. Ia pun menyerang juga menggunakan Pedang Darah yang ada di tangan kanannya.
Trang! Trang! Trang!
Keduanya pun terus bertempur habis-habisan untuk menentukan siapa yang lebih kuat walaupun pada akhirnya Long Zhi masih ditekan sedikit oleh Yi Yun.
Pertarungan keduanya disaksikan oleh Jendral Wang dan Jendral Li yang sedang bertarung juga.
Jendral Wang tidak menyangka bahwa Yi Yun memiliki kecakapan pertempuran seperti itu. Dan teknik-teknik milik Yi Yun juga membuatnya sangat waspada. Ia sangat paham bahwa jika Long Zhi kalah, maka mereka akan dalam bahaya. Sebab, satu Yi Yun sudah dapat membalikkan situasi jika ia ditahan terus-menerus oleh Jendral Li.
“Anak itu memang sangat kuat! Akan menjadi masalah jika dia menjadi musuh!” Batin Jendral Li saat terus bertempur dengan Jendral Wang.
Sedangkan untuk Feng Jie, ia saat semakin pucat ketika menatap pertempuran tersebut. Ia sangat sadar bahwa dirinya bukanlah tandingan Yi Yun ketika melihat level pertarungan tersebut.
“Tidak mungkin ada yang lebih jenius dariku! Tidak mungkin..!” Feng Jie sama sekali tidak terima akan hal tersebut. Ia pun menatap ke arah lainnya dan senyum kejam muncul diwajahnya.
“Aku harus membunuhnya! Walaupun itu bukan dengan tanganku sendiri, aku akan membuat perhatiannya tertuju padaku dan di saat itu juga, Long Zhi pasti akan menghabisinya!” ucap Feng Jie dengan nada kejam. Tatapannya saat ini tertuju pada Xiao Moxian yang sedang melawan dua Patriak secara seimbang. Jika ia memasukkan pertarungan tersebut, bisa dipastikan bahwa Xiao Moxian pasti akan kalah, dan di saat itu juga, Yi Yun pasti akan kalah karena melihat wanitanya tewas.
Feng Jie pun langsung bergerak ke arah Xiao Moxian untuk menjalankan rencana yang ia buat.
__ADS_1