Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 156 - Percakapan


__ADS_3

Reruntuhan Kerajaan Langit


Kata-kata Dewa Kegelapan membuat Yi Yun tertegun di tempat. Ia tentu tidak akan terkejut mendengar kata Dewa karena dirinya juga memiliki Vena Mendalam Dewa Pembantaian yang akan membawanya menuju jalan Dewa Pembantaian suatu hari nanti. Ia pun melirik ke arah tertentu dan itu adalah ke arah wanita yang mengatakan bahwa ia mewarisi kekuatannya.


Ketika Yi Yun melihatnya, wajah Yi Yun pun berkedut karena patung wanita tersebut tampak menyeringai ke arahnya.


Yi Yun pun mengabaikan patung wanita tersebut dan menatap ke arah patung pria yang menyebut dirinya sebagai Dewa Kegelapan. Ia merasa sedikit heran karena ada seseorang yang mengaku-ngaku sebagai Dewa meksipun ia tidak membantahnya sama sekali.


“Kau pasti heran bukan karena aku menyebut diriku sebagai Dewa Kegelapan? Jangan heran, aku tidak merasa malu menyebut gelarku sama sekali karena memang aku bangga dengan gelar tersebut dan semua makhluk yang ada pun mengakui bahwa aku adalah pemilik gelar tersebut.”


“Tidak perlu berbasa-basi. Aku akan langsung ke intinya.” Patung Patriak Klan Ren pun melambaikan tangannya yang merupakan pahatan patung seolah-olah dia hidup.


Aura berwana hitam pun langsung menyelimuti Yi Yun dalam sekejap yang membuatnya melebarkan matanya. Ia sekarang tidak ragu sama sekali karena bahkan patung seperti itu mampu mengeluarkan qi Kegelapan selevel itu dalam sekejap seperti sedang bernafas.


Zhep!


Dari tubuh Yi Yun sebuah benda pun keluar perlahan-lahan. Itu adalah benda yang ia temukan ketika di Bumi dan menyeretnya ke dunia yang ia jelajahi saat ini.


“Benih Permintaan!” Batin Yi Yun dan langsung tau apa nama asli dari Sistem yang ia pegang saat ini. Ia semakin yakin bahwa Sistem yang ada di dalam tubuhnya memang diciptakan oleh Dewa Kegelapan.


“Awalnya aku tidak terlalu yakin bahwa kau akan mencapai tempat ini sehingga aku harus meninggalkan pesan yang diturunkan dari generasi ke generasi di Kerajaan Langit. Tetapi, siapa sangka bahwa kau berhasil masuk ke jalan yang benar dan mengumpulkan semua kunci untuk memasuki tempat Klan Ren berada di masa lalu.”


“Tempat ini sangatlah jauh dari duniamu sebelumnya. Tetapi jangan khawatir, aku akan memulangkanmu agar kau bisa bertemu dengan istrimu tercinta.” ucap Dewa Kegelapan dengan senyum khas.

__ADS_1


Wajah Yi Yun berkedut mendengarnya tetapi ia hanya diam saja dan menunggu apa yang dikatakan oleh Dewa Kegelapan selanjutnya.


“Dia sangat berbeda denganmu, wanita bar-bar. Meskipun dia mewarisi 1/3 dari kekuatanmu, setidaknya dia pasti akan sama sepertimu yang sangat liar. Tetapi, dia adalah kultivator yang tampak sangat tenang walaupun berhadapan dengan kita semua.” ucap wanita yang memiliki tanda tetesan air di dahinya. Ia menoleh ke arah samping saat mengatakan hal itu sambil terkekeh.


“Urus urusanmu sendiri wanita ular! Aku yakin suatu hari nanti bocah ini pasti akan menjadi seseorang yang mencintai pertarungan!” ucap wanita yang dijuluki sebagai wanita bar-bar.


Yi Yun terdiam mendengar argumen keduanya. Ia menatap dengan seksama ke arah wanita yang sangat suka berbicara dengan nada kasar.


Sementara itu, Dewa Kegelapan hanya melirik ke arah dua wanita tersebut lalu menggelengkan kepalanya. Ia menatap kembali ke arah Yi Yun dan berbicara. “Benih permintaan sengaja aku ciptakan ketika aku mencapai semesta tertentu. Ketika kembali ke sini, aku melihat ke masa depan yang sangat jauh bahwa ada dua sosok yang menjadi ancaman seluruh makhluk yang ada.”


“Tetapi semesta tempatmu berasal memang sangat menarik, aku juga merasakan ada satu makhluk kuat luar biasa yang tinggal di sana. Walaupun mungkin dia tidak seperti para kultivator yang bisa meledakkan qi hingga menghancurkan sesuatu, tetap saja jika aku bertarung dengannya ketika baru saja mencapai semesta itu, mungkin aku akan kesulitan untuk mengalahkannya!”


“Dia adalah sesuatu yang lain, mirip seperti binatang spiritual monyet walaupun di sisi lain tidak! Di tempat kalian berasal, hukum yang mengatur semesta juga berbeda sehingga kekuatanku jika disetarakan, mungkin sedikit lebih unggul dari monyet itu.” ujar Dewa Kegelapan.


“Tidak hanya dia, ada satu lagi sosok yang berlawanan dengan monyet itu walaupun aku tidak memeriksanya. Setelah mendapatkan apa yang aku mau, aku kembali ke semesta ini dan menciptakan sesuatu yang mungkin kau sebut sebagai, Sistem!” Lanjut Dewa Kegelapan.


Setelah mengatakan itu, Benih Permintaan pun tampak bersinar lalu menunjukkan banyak gambar dan ingatan serta yang lainnya.


“Benih permintaan telah berevolusi ke puncaknya karena ada satu pengguna Benih Permintaan yang dengan sukarela menjadi Roh Benih Permintaan.” Ketika Dewa Kegelapan mengatakan itu, sosok berwana putih bersih pun perlahan muncul dalam kondisi tertidur.


“Dia.. adalah pemegang Sistem sebelumnya?” Tanya Yi Yun menatap ke arah wanita yang tampak tertidur tersebut.


“Ya, dia adalah binatang roh Mistis, Rubah Putih Berekor Sembilan. Mulai saat ini kau harus menjaganya dengan baik. Mungkin suatu hari nanti kalian akan bertemu atau..” Dewa Kegelapan menghentikan kata-katanya lalu terkekeh kecil.

__ADS_1


Semua patung tersebut pun tampak ingin menggoda Yi Yun sambil melirik ke arah salah satu jari Yi Yun yang memiliki sebuah cincin bertuliskan angka.


Wajah Yi Yun gelap mendengarnya karena sangat tampak bahwa semua patung tersebut ingin bermain-main dengannya.


“Dan permintaan ku sangat sederhana, sebagai tanda dari kau menggunakan benda yang aku ciptakan khusus untukmu, kau harus mengalahkan Dewi Kematian dan Dewa Sage. Mungkin kita akan bertemu kembali, tetapi di saat seperti ini, muridku lah yang akan membimbingmu karena kau bisa dikatakan adalah muridnya!” ucap Dewa Kegelapan.


“Aku tidak meminta untuk dibuatkan Sistem olehmu!” Batin Yi Yun.


“Kau memang tidak memintanya, tetapi aku memaksamu melakukannya.” ucap Dewa Kegelapan terkekeh kecil lalu melanjutkan, “Jangan heran bagaimana aku bisa membaca pikiranmu karena wajahmu sangat mudah dibaca seperti muridku.”


Wajah Yi Yun semakin gelap mendengarnya karena ia disamakan seperti wanita kasar yang membuatnya kesal dan mengingatnya kepada Ouyang Liu-Li.


“Aku tidak akan mencampuri jalan yang kau pilih karena aku tidak bisa melihat sampai sejauh itu. Kau harus memilih jalan yang benar agar mencapai puncak dan memenuhi keinginan pertamaku.” Lanjut Dewa Kegelapan.


“Keinginan pertama?” Alis Yi Yun naik sebelah karena ia merasa bahwa sesuatu yang merepotkan akan datang.


“Ini bukan sesuatu yang merepotkan. Tetapi, kau akan mengerti suatu hari nanti karena ini berkaitan dengan kelangsungan hidup salah satu keluargaku. Tanpa aku meminta pun, aku yakin kau pasti melakukannya.”


“Di suatu tempat di semesta ini, ada tempat yang bernama Dunia Kehancuran karena siapapun tidak bisa masuk ke dunia itu karena adanya segel tertentu. Ketika kau mencapai tempat itu, kau akan mengetahui apa permintaan keduaku.” ucap Dewa Kegelapan.


“Kenapa aku harus menuruti semua perkataanmu?” Tanya Yi Yun sedikit dingin karena ia memang bukan tipe seseorang yang suka diperintah.


“Tidak, kau pasti akan melakukannya tanpa aku perintahkan. Dan karena kau telah berhasil mencapai tempat ini, aku akan memberimu hadiah yang pantas kau terima!” Balas Dewa Kegelapan lalu mengarahkan lengannya ke arah Yi Yun.

__ADS_1


“Kebangkitan Jalan Pembantaian!”


__ADS_2