Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 88 - Wilayah Tengah


__ADS_3

Kerajaan Qin


Ruangan tersebut sunyi senyap saat kata-kata Wang Shu jatuh. Semua dari mereka menatap Tho Ghel dengan tatapan dingin karena menyalahgunakan peran pengelola di rumah judi batu. Mereka semua pun bertanya-tanya apakah selama ini rumah judi batu selalu melakukan hal yang sama dan membuat para pelanggan mengalami kerugian saat menjual benda.


“Apa kau dengar? Cepat lakukan!” Teriak Wang Shu sangat dingin ke arah Tho Ghel yang saat hanya terlihat membatu di tempat dengan wajah pucat pasi.


“Ba-baik!” jawab Tho Ghel karena terkejut dengan teriakan Wang Shu. Ia pun langsung mengeluarkan kanton koin emas yang berisi 84.000 koin emas lalu memberinya kepada Yi Yun dengan wajah yang sangat dingin. Tetapi ia tidak berbicara sama sekali karena Wang Shu saat ini sedang berada di tempat itu.


“Serahkan semua koin emas yang kau pegang dan kau harus menuju ke pusat! Kau harus menjelaskan secara rinci kepada atasan, jika kau melakukan kebohongan, kau akan mengerti akibatnya karena tidak hanya aku yang menyaksikan hal ini, tetapi sangat banyak saksi mata yang akan membuatmu mendapatkan masalah yang lebih besar!” ucap Wang Shu.


Tho Ghel mengangguk cepat dan memberikan cincin ruang kepada Wang Shu. Ia pun langsung menghilang dalam sekejap dengan wajah ketakutan saat ini dan mengutuk Yi Yun dalam hati agar mati sangat mengenaskan.


“Maaf atas kejadian hal ini, kami akan menghukumnya dengan cara yang pantas dia dapatkan. Dan kami juga telah memberikan kompensasi sesuai aturan yang ada.” ucap Wang Shu kepada semua para kultivator dengan wajah menampilkan ekspresi menyesal.


Para kultivator hanya mengangguk kecil karena mereka semua tentu tau orang seperti apa Wang Shu itu. Semuanya pun langsung bubar tanpa komentar sama sekali walaupun beberapa dari mereka pasti akan menyebarkan berita ini agar rumah judi mengalami masalah.


Wang Shu sudah tau bahwa hal seperti itu akan terjadi tetapi ia tidak peduli sama sekali. Ia hanya berada di rumah judi hanya untuk menghabiskan waktu saja karena profesi sebenarnya bukanlah menjadi penjaga rumah judi batu. Ia tidak peduli tentang Tetua Agung klan Qin yang mungkin akan mengamuk atau mungkin meremas kepala Tho Ghel hingga hancur karena membuat nama rumah judi batu menjadi tercoreng hanya dalam waktu satu malam saja.


“Ha-ha-ha! Tampaknya keberuntunganmu sangat tinggi dalam berjudi, Yi Yun!” Ye Zhong menepuk-nepuk pundak Yi Yun sambil tertawa senang.


“Aku tidak akan membaginya denganmu.” Balas Yi Yun acuh tak acuh dan menyimpan kantong koin emas yang sangat besar.


Ye Zhong berkedut karena tentu ia memuji Yi Yun agar diberikan koin emas untuk menjadi modal bermain judi batu.


“Hei, ayo kita pergi ke rumah judi batu lainnya untuk mencari keuntungan,” ucap Yi Yun dengan sedikit bersemangat.


Ye Mo, Ye Zhong, Ye Quan dan Wang Shu berkedut keras.


“Jangan memaksakan keberuntungan mu. Kau akan kehabisan koin emas nantinya.” Wang Shu memperingati sekali lagi.


“Tidak akan, apakah rumah judi batu hanya menghasilkan benda-benda seperti ini? Tidak ada benda mahal yang terlihat.” ucap Yi Yun sedikit kecewa.


Wajah Wang Shu berkedut keras. Ia ingin menampar wajah Yi Yun yang memuat siapa saja merasa kesal.


“Baik. Ayo kita pergi, aku akan membawamu ke rumah judi di wilayah tengah!” ucap Wang Shu dengan wajah sedikit gelap.


“Hoi..” Ye Mo tercengang bahwa Wang Shu langsung setuju. Ia tentu pernah mendengar tenang rumah judi di wilayah tengah bahwa harga batu termurah adalah 5.000 koin emas.


“Oh? Baik, ayo kita pergi. Aku ingin melihat benda apa yang akan aku dapatkan di sana.” Yi Yun menyeringai.


Wang Shu mengangguk kecil dan langsung berjalan ke arah tangga.


Ye Mo hanya menghela nafas panjang dan mengikuti dari belakang. Lagi pula mereka memang ingin menuju wilayah tengah sehingga ia tau kenapa Wang Shu berkata seperti itu.


Ye Zhong dan Ye Quan di sisi lain bingung tetapi tetap berjalan mengikuti.


Yi Yun di sisi lain tersenyum kecil walaupun ia tidak tau sebenarnya mereka sedang menuju wilayah tengah karena sedari awal mereka akan pergi ke sana juga.


Setelah keluar dari rumah judi batu, Wang Shu menyewa kereta kuda untuk bepergian ke wilayah tengah.


Sebelum itu, Wang Shu juga memerintahkan beberapa bawahan kepercayaannya untuk melakukan sesuatu, yaitu memblokir informasi tentang Ye Mo, Ye Zhong dan Ye Quan bersama dengan Yi Yun karena masuk ke dalam Kerajaan Qin.


“Berapa lama waktu yang diperlukan untuk mencapai wilayah tengah Kerajaan Qin?” Tanya Yi Yun ketika kereta kuda sudah bergerak.


“Kita membutuhkan waktu paling tidak tiga hari jika menggunakan kereta kuda.” Balas Wang Shu.


Yi Yun hanya mengangguk mengerti karena ketika ia melihat Kerajaan Qin dari kejauhan memang sangatlah luas. Ia tidak dapat melihat ujungnya sama sekali. Karena itu, ia pun langsung menutup matanya dan mulai berkultivasi.

__ADS_1


Ye Mo, Ye Zhong dan Ye Quan serta Wang Shu hanya diam saja saat melihat Yi Yun mulai bermeditasi.


“Sistem.” Yi Yun memanggil Sistem di benaknya.


[Ding!]


“Hitung jumlah koin emas keseluruhan di dalam slot penyimpanan.” Perintah Yi Yun.


[315.000 koin emas]


Yi Yun merenung karena jumlah tersebut jika di tukar dengan poin hanyalah 31.500 poin dan itu bukan jumlah yang besar. Ia pun langsung membuat rencana untuk mengumpulkan setidaknya sepuluh juta koin emas agar bisa diolah sekaligus suatu hari nanti ketika cara untuk mengolahnya sudah diberi tau oleh Sistem.


Karena tidak ada hal yang dilakukan lagi, ia pun mulai berkultivasi selama waktu dalam perjalanan agar terobosan tubuhnya nanti tidak membebani tubuhnya. Ia yakin dalam waktu kurang dari sebulan sebelum pertandingan ia pasti sudah menerobos kultivasinya agar lebih kuat dan mampu mengalahkan semua kultivator yang ada di Arena Pertarungan.


Tiga hari kemudian


Jrek!


Kereta kuda pun terhenti yang membuat Yi Yun membuka matanya. “Apakah kita sudah sampai?” Tanyanya menatap Wang Shu.


“Kita baru mencapai gerbang, ayo. Dari sini kita harus berjalan karena tidak boleh ada kereta kuda yang diizinkan masuk dari wilayah luar.” Wang Shu menjelaskan.


Yi Yun mengangguk mengerti. Mereka pun keluar dari dalam kereta kuda dan menghampiri penajha yang berjaga di luar gerbang.


Ketika menatap semua penjaga tersebut, Yi Yun sedikit terkejut karena semua penjaga memiliki tingkat kultivasi Alam Bumi tahap keempat paling tidak. Dari hal itupun, sangat terlihat bahwa penjagaan untuk masuk ke dalam wilayah tengah sangatlah ketat.


“Berhenti di tempat!” Salah satu penjaga pun menghentikan rombongan Yi Yun yang di pimpin oleh Wang Shu.


“Katakan identitas dan rukan kalian memasuki wilayah tengah!” Perintah penjaga tersebut dengan nada tegas.


Yi Yun hanya menatap kosong ke arah Penjaga yang terlihat hanya membuat dirinya tampak tegas walaupun nyatanya hal itu hanyalah sebuah formalitas.


Penjaga tersebut langsung menerima surat lalu membukanya. Setelah membacanya, ia pun menatap ke arah Yi Yun dengan seksama dan menaikkan sudut alisnya.


Yi Yun melirik ke arah Wang Shu dengan tatapan putih karena membuatnya menjadi chip tawar menawar. Ia menduga bahwa Wang Shu dan Ye Mo sebelumnya telah membuat persiapan tentang semua hal ketika ia sedang bermain judi batu.


“Kau memang pantas untuk diperhatikan dengan tingkat kultivasi di usia semuda itu. Biarkan mereka lewat!” Penjaga tersebut menatap ke arah belakang.


Penjaga tersebut memberikan gulungan tersebut kepada Wang Shu kembali dan berkata, “Kalian hanya bisa tinggal di ruangan yang disediakan oleh Arena Pertarungan. Jika kalian ingin keluar kalian harus memiliki surat izin karena tujuan kalian hanyalah memasukkan anak ini ke dalam Arena Pertarungan.”


“Baik.” Wang Shu mengangguk setuju walaupun ia tidak akan mematuhinya, sebab, ia pasti bisa keluar dari koneksi yang ia miliki di dalam Arena Pertarungan.


Wang Shu pun memimpin kelompoknya setelah diberi jalan oleh para penjaga melewati gerbang.


Ketika sudah melewati gerbang, ada beberapa kereta kuda yang tampak menunggu di tempat itu dan Wang Shu pun langsung menghampiri salah satunya untuk menyewanya.


“Arena Pertarungan.” Wang Shu berkata sambil memberi koin emas kepada kusir.


Kusir tersebut pun mempersilahkan kelimanya menaiki kereta kuda.


Sesampainya di dalam dan kereta kuda berjalan, Yi Yun pun mengerutkan keningnya.


[Ding!]


[Banyak kultivator tingkat Alam Bumi tahap kelima yang mengawasi Host dari kejauhan]


“Oh? Tampaknya penjagaan di wilayah tengah memang sangat ketat untuk para pendatang baru.” Batin Yi Yun. Ia tidak peduli sama sekali tentang hal tersebut karena ia pasti tau bahwa Wang Shu akan memiliki cara untuk menyingkirkan mereka semua.

__ADS_1


“Berapa lama kita mencapai Arena itu?” Tanya Yi Yun.


“Tidak akan lama.” Balas Wang Shu.


Yi Yun tidak bertanya lagi dan hanya melihat ke arah luar jendela gerbong.


Dan memang benar bahwa jaraknya tidak jauh, dalam waktu hampir dua jam, kereta kuda pun berhenti dan mereka semua turun dari kereta kuda.


Yi Yun menatap ke arah sebuah bangunan yang membuatnya sedikit tercengang karena sangat mirip dengan bangunan tertentu di bumi walaupun ukurannya jauh lebih besar. Tempat tersebut sangat mirip dengan Colosseum yang ada di Roma.


“Ayo kita masuk. Di dalam lorong itu akan ada tempat pendaftaran untuk Pertarungan yang akan diselenggarakan selama seminggu penuh kurang dari sebulan mendatang.” ucap Wang Shu sambil perlahan berjalan ke arah dalam jalan masuk Colosseum.


Sesampainya di di tempat tertentu, terlihat beberapa individu yang sedang duduk di sebuah kursi di pinggir jalan masuk dan beberapa kultivator terlihat sedang mendaftar juga.


Ketika para kultivator yang mendaftar telah selesai dan pergi, Wang Shu pun langsung menghampiri individu yang duduk di kursi tersebut.


“Lama tidak berjumpa, Ci Su,” ucap Wang Shu datar.


“Oh? Tuan Wang Shu? Apa yang membawa anda ke tempat ini?” Tanya Ci Su terkejut dengan kehadiran Wang Shu.


“Daftarkan anak ini dalam pertarungan yang seperti ini..” Wang Shu pun menjelaskan semua kriteria yang Yi Yun minta.


Ci Su terkejut sejenak lalu menatap ke arah Yi Yun dengan seksama. Ia juga terkejut melihat Kultivasi Yi Yun tetapi merasa heran kenapa Wang Shu menaruh anak jenius seperti itu ke dalam Arena Pertarungan dengan tingkat kematian yang sangat tinggi.


“Apakah anda yakin tuan Wang Shu?” Tanya Ci Su mengkonfirmasi sekali lagi.


“Ya, apakah aku suka bercanda?” Tanya Wang Shu dengan kekuatan di dahinya.


“Maaf tuan.” Ci Su sedikit gugup dan langsung menulis nama Yi Yun setelah bertanya kepada Yi Yun untuk mendaftarkan identitasnya sebagai peserta.


“Di mana tuan Wang Lee?” Tanya Wang Shu lagi kepada Ci Su.


“Tuan sedang berada di kediamannya kemungkinan besar,” jawab Ci Su cepat.


“Tolong beri pesan kepada Tuan Wang Lee jika aku sudah tiba di wilayah tengah dan saat ini sedang berada di Arena Pertarungan. Serahkan nomor ruangan kami.” Perintah Wang Shu.


“Baik, aku akan langsung memberitahukan kepada Tuan Wang Lee.” ucap Ci Su sambil memberikan token nomor ruangan mereka menetap selama berada di dalam Arena Pertarungan.


Ketika menerima itu, Wang Shu pun langsung memimpin kelompoknya ke dalam ruangan tempat mereka ditempatkan.


Yi Yun yang mengikuti dari belakang tentu saja mengerti bahwa identitas Wang Shu tidak sesederhana kelihatannya dan tentang seseorang yang bernama Wang Lee memiliki nama depan yang sama dengan Wang Shu.


Ye Mo, Ye Zhong dan Ye Quan hanya diam saja karena mungkin sudah mengetahui tentang hal itu dari sebelumnya.


“Apakah kau berasal dari klan besar yang berada di Kerajaan Qin?” Tanya Yi Yun saat mereka masih berjalan menuju ruangan tempat sementara mereka menetap.


“Ya.” Wang Shu hanya mengangguk kecil dan tidak menjelaskan apapun lagi.


Yi Yun mengerti sedikit bahwa Wang Shu memiliki masalah lain dengan klan-nya yang tidak ingin diceritakan kepada siapapun.


Hal itu sangat terlihat dari Wang Shu yang tinggal di wilayah luar Kerajaan Qin sementara dirinya adalah anggota dari salah satu klan besar.


Sesampainya di dalam ruangan, Wang Shu pun pamit pergi bersama dengan Ye Mo meninggalkan Yi Yun, Ye Zhong dan Ye Quan.


“Seperti apa klan Wang itu?” Tanya Yi Yun penasaran.


Ye Zhong terdiam dan menatap Yi Yun dengan seksama. Tidak lama kemudian, ia pun membuka suara, “Klan Wang adalah salah satu klan terbesar di bawah kepemimpinan klan Qin, bisa dikatakan, mereka adalah tangan kanan klan Qin. Itulah sebabnya Wang Shu sering bersama dengan Pangeran Kedua, dan mereka bertemu dengan Ye Mo di luar ketika masih muda yang membuat mereka bertiga menjadi sahabat.”

__ADS_1


Yi Yun langsung mengerti dan bertanya lagi, “Lalu, kenapa Wang Shu tidak bergabung dengan klan-nya?”


Ye Zhong terdiam. Ia pun menghela nafas lalu menjawabnya, “Wang Shu adalah putra dari mantan Patriak klan Wang sebelumnya yang tewas ketika di tantang oleh anggota klan Wang dalam perebutan posisi Patriak.”


__ADS_2