Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 49 - Babak Penyisihan


__ADS_3

Kota Bambu


Yi Yun bergerak ke arah tempat kompetisi berlangsung dengan senyum kecil di wajahnya.


Dari kejauhan, ia menatap bangunan yang penuh sesak saat orang-orang masuk ke dalam bangunan karena kompetisi akan segera di laksanakan.


Yi Yun melihat ke arah pintu masuk untuk para peserta di sebelah kanan dan langsung menuju ke sana.


"Banyak juga yang mengikuti kompetisi," batin Yi Yun saat menatap jumlah pemuda yang berbaris masuk ke dalam pintu tersebut.


"Oh? Aku kira kau tidak akan datang," suara seseorang terdengar dan Yi Yun tau suara siapa itu.


Suara itu berasal dari tuan muda klan Li, Li Meng.


Yi Yun mengalihkan pandangannya ke arah Li Meng yang saat sedang bersama dengan empat pemuda berumur 16 tahun.


"Apa kau sudah mencuci lehermu dengan bersih?" Tanya Yi Yun sambil tersenyum kecil.


Mendengar pertanyaan Yi Yun, wajah Li Meng menjadi gelap seketika lalu menjawab, "lebih baik kau jaga dirimu baik-baik jika bertemu kami!"


Keempat pemuda yang bersama dengan Li Meng juga menatap Yi Yun dengan tatapan menghina karena merasa riwayat Yi Yun akan tamat karena menentang Li Meng.


"Ayo kita lihat nanti," ucap Yi Yun dan langsung berbalik ke arah pintu masuk.


Namun, sebelum ia masuk ke dalam pintu masuk, Yi Yun melihat individu lain yang di kenalnya dengan jelas. Ia tersenyum kejam saat melihat individu tersebut yang tidak lain adalah Song Zhun.

__ADS_1


Song Zhun saat ini juga bersama dengan beberapa pemuda yang kemungkinan adalah anggota klan Song juga.


Yi Yun hanya meliriknya sekilas lalu berjalan perlahan menuju pintu masuk para peserta.


Song Zhun merasakan tatapan membunuh Yi Yun sekilas dan melihat ke arah Yi Yun. "Hm? Bukankah itu bocah yang bersama dengan wanita saat itu? Sepertinya memang benar bahwa terbunuhnya Tetua Di berhubungan dengan mereka," batin Song Zhun.


Song Zhun sudah mulai waspada terhadap Yi Yun kali ini karena mengira Yi Yun memiliki pendukung yang kuat yang bahkan bisa membunuh Song Di.


"Walau pun mungkin ada individu kuat di belakang mu jadi apa? Aku akan membuat wanita itu menyesal menolakku dengan melumpuhkan bocah itu," batin Song Zhun.


Tentu saja Song Zhun tidak ingin turun tangan sendiri karena masih merasa waspada pada Yi Yun jika memiliki pendukung kuat. Namun, ia berencana untuk membuat semua anggota klan Song dan beberapa kenalannya untuk mempermainkan Yi Yun saat berada di dalam arena.


Yi Yun tidak menghiraukan apa pun karena lawannya yang terkuat pastilah tingkat Alam Roh tahap kesembilan. Dengan kultivasinya yang sekarang, tidak akan mungkin mereka membunuhnya walau pun mungkin ia tidak akan bisa mengalahkan mereka semua jika ada generasi muda jenius puncak yang mengikuti kompetisi.


Ketika sampai di dalam arena, Yi Yun memperhatikan sekelilingnya dan menemukan puluhan arena kecil tempat untuk melakukan penyisihan.


"Penyisihan akan segera di mulai. Periksa token peserta milik kalian dan nomor ketika nomor yang di katakan di panggil, peserta di harapkan untuk naik ke atas arena," ucap pria paruh baya yang menjadi pembawa acara.


"Babak penyisihan akan di bagi menjadi 16 grup. Setiap pemenang grup akan bertanding di arena utama. Apakah ada pertanyaan?" Tanya pria paruh baya tersebut.


Semua generasi muda yang mengikuti kompetisi hanya diam mendengar perkataan pembawa acara tanda mereka paham.


Melihat tidak ada yang berbicara, pria paruh baya tersebut mengangguk kecil lalu melanjutkan. "Baik, babak penyisihan akan segera di mulai. Peserta dengan token 1-32 akan melakukan penyisihan di arena 1 dan token peserta 33-64 akan melakukan penyisihan di arena 2 dan seterusnya. Di balik token peserta ada tercantum grup kalian masing-masing."


"Baik! Semoga kalian beruntung!" Setelah mengatakan itu, pria paruh baya tersebut langsung menghilang entah kemana.

__ADS_1


Yi Yun mengambil token peserta miliknya lalu menatap ke arah belakang token. "Grup 2," bisik Yi Yun. Ia langsung berjalan menuju arena penyisihan kedua. Ia juga memeriksa semua kultivasi lawannya yang sedang menuju ke arena kedua.


Merasakan semua tingkat kultivasi lawan, Yi Yun tersenyum karena sudah tau bahwa di setiap grup hanya memiliki beberapa individu kuat agar pertarungan di arena utama lebih meriah.


Yi Yun juga melirik Song Zhun dan Li Meng yang pergi ke arena yang lain tanda bahwa dari awal peserta yang kuat sudah di pisahkan secara sengaja oleh penyelenggara kompetisi.


Song Zhun dan Li Meng juga melirik Yun yang sedang pergi ke arena kedua. Mereka berdua melihat ke arah beberapa anggota klan mereka yang satu grup dengan Yi Yun dan memberi aba-aba untuk menghancurkan Yi Yun di dalam arena.


Beberapa dari anggota klan Song dan Li mengerti arti tatapan Song Zhun dan Li Meng karena mereka berdua sudah memberi tau kepada semua anggota klan-nya untuk membereskan Yi Yun jika bisa.


"Baik. Babak penyisihan arena kedua akan di mulai," seorang pria muda terlihat berumur 21 tahun berjalan ke arah arena kedua.


Yi Yun melihat ke arah pemuda tersebut dan langsung tau bahwa pemuda itu memiliki kultivasi tingkat Alam Bumi setidaknya tahap keempat.


"Aku Huo Tian, wasit arena kedua. Ketika aku memanggil nomor peserta kalian, kalian harus menuju arena dalam waktu 20 detik. Jika melebihi itu, kalian akan di gugurkan!" Ucap Huo Tian dengan nada yang lumayan keras.


Melihat tidak ada yang berbicara, Huo Tian melanjutkan, "pertandingan penyisihan pertama di grup 2 adalah nomor peserta 33 dan 34. Kedua peserta di harapkan untuk naik ke arena!"


Dua pemuda langsung bergerak dan masuk ke dalam arena setelah mendengar suara Huo Tian.


Yi Yun menatap ke arah token peserta miliknya yang bernomer 64. Ia hanya mendesah karena ia harus bertanding di akhir. "Sepertinya babak penyisihan ini akan memakan waktu lama," batin Yi Yun.


Sebelum pertandingan dimulai, Huo Tian berkata lagi. "Waktu pertandingan adalah 1 menit. Jika kedua peserta seimbang, aku akan memiliki hak untuk menentukan siapa pemenangnya."


Mendengar perkataan Huo Tian, Yi Yun mengerut seketika dan tau bahwa kompetisi ini tidak lah jujur sama sekali. Ia langsung mengerti bahwa beberapa klan kuno atau mungkin kekuatan lain sudah membayar agar anggota klan mereka langsung maju ke babak berikutnya jika hanya bertahan di dalam arena penyisihan.

__ADS_1


"Cih! Sepertinya ini akan merepotkan," batin Yi Yun. Namun ia tersenyum karena merasa itu lebih baik. Ia tidak akan bermain-main kali ini dan berencana untuk menghabisi musuhnya secara langsung.


"Pertandingan di mulai!" Teriak Huo Tian. Babak penyisihan grup 2 telah di mulai.


__ADS_2