
Jurang Abadi
Ketika Yi Yun bersiap untuk bertempur, Shen Ming dan Shen Yue langsung menjaga jarak karena mereka sudah tau bahwa Yi Yun memang berniat untuk bertempur seorang diri untuk mencoba apakah dia mampu atau tidak melawan Naga Kematian.
Yi Yun seperti seekor semut dihadapan Naga Kematian karena ukuran Naga Kematian yang sangat mencengangkan.
“Mati manusia!”
Naga Kematian tidak mau membuang waktu karena ia berpikir untuk menghabisi mereka semua sebelum bisa kabur dari segel tersebut.
Bola berwarna merah kehitaman berkumpul dengan kecepatan tinggi di dalam rahang Naga Kematian. Tekanan dari kekuatan yang dihasilkan itu membuat tanah di bawah kaki Naga Kematian langsung cekung ke arah dalam.
“Raungan Naga Kematian!”
Duar!
Pilar energi meledak ke arah Yi Yun dengan kecepatan yang sangat tinggi. Ia sangat tau bahwa serangan itu bisa membunuhnya secara instan jika terkena secara telak.
“Mode Dewa Pembantaian!”
Yi Yun mengaliri qi-nya dalam jumlah yang sangat besar ke Tameng Emas Dewa Pembantaian. Ia pun langsung mengayunkan lengannya sekuat tenaga seolah-olah ia sedang memukul menggunakan sikunya.
Bam!
Drrrrtttt!
Qi Pembantaian dan Qi Kematian meledak ke segala arah.
Bahkan untuk Shen Ming dan Shen Yue terkejut saat melihat hal itu karena mereka tidak akan pernah menyangka bahwa Yi Yun akan menyerang secara langsung terhadap salah satu teknik eklusif terkuat untuk para naga.
“Gerbang Keempat, Gerbang Hukum Pembantaian!”
“Aaaaaaaa!”
Yi Yun meraung keras saat urat-urat seperti kawat baja terlihat di seluruh lengan kanannya yang mencoba membalikkan serangan dari Naga Kematian.
Bussssh!
Serangan itu langsung dibalikkan secara otomatis saat Yi Yun membuka kemampuan Gerbang Terlarang keempat.
“Apa?” Naga Kematian terkejut setengah mati karena tidak pernah menyangka bahwa seseorang akan mampu membalikkan serangannya dan serangan itu juga semakin kuat.
Tanpa membuang waktu, Naga Kematian menyelimuti seluruh tubuhnya dengan qi Kematian, setra menyilangkan kedua lengannya untuk bertahan dari serangan dahsyat yang sudah tiba tepat di depan tubuhnya.
Blar!
__ADS_1
Tanah di dua arah yang berbeda langsung robek, di sapu habis oleh kekuatan dahsyat yang dibalikkan dan dilipatgandakan oleh Yi Yun.
Yi Yun dengan mata yang sangat ganas, memegang Pedang Darah di tangan kirinya.
“Langkah Sonik!”
Karena mengetahui bahwa Naga Kematian tidak akan tewas hanya oleh serangan itu, ia pun langsung bergerak dan muncul di dalam ledakan.
Saat ini, Naga Kematian yang di dorong mundur menjauh, terlihat sangat malu. Tubuhnya dipenuhi oleh luka yang tampak seperti luka bakar. Kedua lengannya gemetaran saat menahan serangan itu sepenuhnya.
“Teknik Pedang Bintang Kekacauan!”
Naga Kematian yang merasakan ancaman nyata, langsung mendongak ke arah langit, wajahnya sangat marah, matanya sedingin es dan ia langsung berteriak sambil mengayunkan cakarnya ke arah udara.
“Kau membuatku sangat marah, manusia rendahan!”
“Cakar Naga!”
Trang!
Drrrrtttt!
Bentrokan kembali terjadi dan Naga Kematian kali ini merasakan apa itu ancaman Kematian padahal ia adalah pengguna qi Kematian. Ia melihat Pedang Darah di tangan Yi Yun mencoba untuk membelah cakarnya.
Blar!
Yi Yun terpental ke udara dan Sayap Kelelawar Iblis Surgawi muncul di punggungnya. Di saat ia terlihat berputar di udara, sayap di punggungnya berayun, menghasilkan bilah-bilah qi Pembantaian.
Naga Kematian masih merasa sedikit lega karena jika kekuatan Yi Yun lebih kuat lagi sedikit, lengannya mungkin saja akan dirobek oleh Pedang Darah.
Jreg! Jreg!
Naga Kematian menghentakkan kedua cakarnya bergantian dan disaat itu juga qi Kematian meledak dari tubuhnya.
“Kerangka Naga Kematian!”
Puluhan kerangka besar, sedikit lebih kecil dari Naga Kematian muncul, langsung menghalau semua bilah-bilah kecil yang mencoba menyerang Naga Kematian.
“Hm? Kelelawar Iblis Surgawi? Apakah manusia hina ini adalah keturunan campuran dari mereka?” Naga Kematian yang kenal dengan aura Kelelawar Iblis Surgawi, sedikit menyerit saat menatap sayap Yi Yun.
“Tidak peduli apa! Dia harus mati di sini!” ucap Naga Kematian saat kedua matanya memunculkan cahaya merah.
“Dunia Kematian!”
“Pasukan Dunia Kematian!”
__ADS_1
Tengkorak naga dalam jumlah yang lebih banyak, muncul dari dalam tanah. Langit-langit menjadi merah, aura Kematian menyebar ke segala arah.
“Naga Kematian menggunakan semua kekuatannya! Aku tidak menyangka Yi Yun mampu memaksa Naga Kematian mencapai situasi seperti ini!” ucap Shen Yue terkejut.
“Apa kita akan membantunya menekan Naga Kematian?” Tanya Shen Ming dengan raut wajah sedikit muram.
“Tidak, belum saatnya! Aura Yi Yun tidak turun sedikitpun!” Balas Shen Yue saat menatap Yi Yun yang tampak tenang dengan mata dingin di udara.
Shen Ming hanya diam karena ia juga memperhatikan situasi Yi Yun dengan jelas.
Sementara itu, Yi Yun yang berada di udara, menatap ke arah semua pasukan yang ada di bawah sana dengan mata bermartabat.
“Apakah kau mengandalkan pasukan? Ternyata gelar Raja Naga Kematian hanya lelucon belaka! Kau hanya mengandalkan tulang-belulang lemah ini untuk bertarung dan mendapatkan gelar itu!” ucap Yi Yun dengan nada acuh tak acuh.
Naga Kematian sangat marah mendengarnya karena tidak pernah ada yang menghinanya sedemikian rupa.
Sebelum Naga Kematian berbicara, Yi Yun melanjutkan kata-katanya. “Akan aku perlihatkan bagaimana kekuatan satu orang mampu menghapus satu pasukan seorang diri!”
“Domain Pembantaian!”
Domain yang tidak kalah kuat dengan aura yang dilepaskan oleh Naga Kematian pun muncul, menekan semua yang ada di sana.
Ini juga membuat mata Naga Kematian membelak terkejut karena tidak menyangka bahwa seseorang dari alam fana akan mampu mengeluarkan sebuah Domain, ini hanya kemampuan yang diketahui oleh para eksistensi puncak di Alam Abadi.
Sebelum Naga Kematian bereaski, Yi Yun lenyap dari udara dan muncul di depan semua pasukan kerangka lalu membuat gerakan mengayunkan pedang dari belakang ke depan.
“Teknik Tebasan Serigala Surgawi!”
Sraing!
Blar!
Pusaran qi berwarna merah kehitaman meledak, menyapu semua pasukan tengkorak naga tanpa ada perlawanan sama sekali.
“Ini.. esensi hukum?” Mata Naga Kematian semakin tidak percaya bahwa ia melihat eksistensi fana mampu menggunakan hukum.
Dan memang benar bahwa Yi Yun mampu menggunakan hukum, dan itu tepat ketika ia membuka gerbang terlarang keempat, yaitu Gerbang Hukum Pembantaian.
Dengan terbukanya gerbang keempat, maka Yi Yun secara tidak sadar menggunakan sedikit kemampuan hukum, kemampuan yang hanya bisa digunakan oleh eksistensi di tingkat Abadi ke atas.
“Sial!” Naga Kematian tau bahwa lawannya bukanlah orang biasa. Karena ia telah jatuh ke tingkat fana, ia juga tidak bisa menggunakan hukum. Ini adalah hukum alam, kekuatan fana tidak mampu untuk menggunakan esensi sejati dari hukum, itu akan merusak tubuh mereka.
Tetapi untuk Yi Yun berbeda karena ia bisa membuka Gerbang Terlarang, sesuai dengan namanya, Gerbang Terlarang mampu membuat penggunanya untuk menggunakan kemampuan terlarang, dan untuk Yi Yun yang memiliki Sistem, walaupun ia menggunakan kemampuan tabu di Alam Fana, ia tidak akan menanggung efek samping besar, ia hanya akan kesakitan dan kehabisan kekuatan.
Dan inilah yang akan membuat Yi Yun sebagai eksistensi paling menakutkan di dunia fana.
__ADS_1