Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 97 - Kesepakatan


__ADS_3

Kerajaan Qin


Setelah menilai seperti apa Pangeran Ketiga hanya dengan semua harta benda tersebut, tidak lama kemudian suara pintu dibuka pun terdengar.


Seseorang yang di dampingi oleh dua kultivator kuat pun terlihat.


Mereka berlima langsung berdiri karena mereka tidak ingin membuat kesan yang buruk dengan Pangeran Ketiga. Bahkan Yi Yun pun mengerti akan hal seperti itu sehingga ia hanya berpura-pura menyambut Pangeran tersebut.


Yi Yun menatap pria muda tampan dengan wajah yang sangat arogan. Pakaiannya terlihat sangat mewah dan sangat mencerminkan sifatnya yang sangat tergila-gila akan harta.


Tetapi Yi Yun sedikit terkejut bahwa tingkat kultivasi Pangeran Ketiga telah mencapai tingkat Alam Bumi tahap kelima sama seperti Wang Shu dan Ye Mo.


Dari hal itu, Yi Yun paham bahwa masih ada waktu untuk menentukan siapa yang akan menjadi Raja berikutnya Kerajaan Qin.


“Salam Pangeran Ketiga.” ucap Wang Shu, Ye Mo, Ye Zhong dan Ye Quan dengan menggenggam kedua tangan mereka.


“Tidak perlu formalitas, silahkan duduk.” Pangeran Ketiga berbicara dengan senyum di wajahnya sambil melirik ke arah Yi Yun karena dialah yang ia rekrut sebenarnya walaupun ia sedikit terkejut dengan kehadiran Wang Shu dan Ye Mo karena tentu saja ia tau sebelumnya bahwa saudara kembarnya sering berpetualang bersama kedua orang tersebut.


Tetapi ketika ia mengingat kembali tentang Ketiganya yang tidak pernah lagi bersama selama bertahun-tahun, ia membuat prediksi bahwa hubungan mereka telah rusak walaupun ia masih waspada saat ini.


Yi Yun, Wang Shu, Ye Mo, Ye Zhong dan Ye Quan pun duduk. Pangeran Ketiga pun duduk sementara dua pengawalnya tetap berdiri di belakang.


Tanpa memeriksanya pun, Yi Yun mengetahui dengan pasti kedua pengawal tersebut adalah kultivator tingkat Alam Langit yang sangat kuat. Paling tidak telah mencapai tahap keempat.


“Jadi, apakah kalian menerima tawaranku?” Tanya Pangeran Ketiga dengan senyum diwajahnya dan menatap ke arah Yi Yun lalu melanjutkan, “Aku akan memberikan sumber daya berharga agar dia cepat meningkatkan kultivasinya. Tetapi satu hal yang perlu kalian ketahui. Jika bekerja di bawahku, kalian sudah terikat karena banyak informasi penting yang akan kalian peroleh dan itu sangatlah sensitif.”


“Sebelum kami setuju bergabung, kami juga memiliki penawaran kami kepada anda, Pangeran Ketiga.” Wang Shu pun membuka suara.


Pangeran Ketiga menaikkan alisnya dan berbicara, “Penawaran apa?”


“Apakah anda pernah mendengar tentang peninggalan sejarah masa lampau yang menggunakan tujuh pecahan kunci yang digabung menjadi satu untuk membuka sebuah situs tertentu?” Tanya Wang Shu.


Mata Pangeran Ketiga melebar mendengarnya. Tentu saja ia tidak akan pernah lupa bahwa ada informasi seperti itu karena ia juga ingin mencari apakah itu benar atau tidak. Jika itu adalah peninggalan sejarah seperti yang dicatat di dalam sejarah yang ada, ia tentu tidak akan melewatkan kesempatan jika ada sesuatu yang berhubungan dengan warisan tersebut atau mungkin lebih tepatnya harga Karun di matanya.


“Maksud mu, kau memiliki informasi tentang tempat itu?” Tanya Pangeran Ketiga terkejut.


“Tidak hanya itu, kami juga memiliki beberapa informasi tentang siapa saja yang memegang pecahan kunci memasuki tempat sejarah tersebut.” Wang Shu membalas dengan senyum di wajahnya.


“Apa kau bilang? Pecahan kunci itu telah ditemukan oleh beberapa orang?” Tanya Pangeran Ketiga lebih terkejut lagi. Ia tentu sangat menyadari hal itu karena ia tau salah satunya juga.


“Ya. Kunci itu saat ini yang aku ketahui ada di tiga kelompok kuat. Dan salah satu kelompok memiliki tiga potong kunci.” Wang Shu mengangguk kecil.


Pangeran Ketiga membatu di tempat. Ia langsung menghitung jika itu tiga kelompok, maka jumlah kunci tersebut sudah ada lima. Senyum pun menghiasi wajahnya.


“Jadi, apa yang kau inginkan sebagai ganti dari informasi itu? Aku tau bahwa kau hanya datang ke sini bukan untuk menerima penawaran ku sebelumnya. Tetapi kau ingin aku melakukan sesuatu dan itu berada di luar kemampuanmu, dengan bantuan ku, kau akan mampu mencapainya.” Pangeran Ketiga tidak bertele-tele. Walaupun mungkin ia adalah orang yang gila harta, tetap saja ia adalah orang yang cerdik dan mampu menilai sesuatu.


“Seperti yang diharapkan dari Pangeran Ketiga. Anda langsung tau apa tujuan kami. Aku akan berterus terang saat ini, kami ingin anda mengurangi jumlah pasukan pemilik kunci dengan andil bahwa anda ingin merebut kunci karena mereka tidak mengatakan menemukan kunci kepada Kerajaan Qin, padahal kunci itu bisa dikatakan adalah warisan yang ada di Kerajaan Qin.” ucap Wang Shu.

__ADS_1


Mata Pangeran Ketiga melebar dan senyum terlihat di sudut bibirnya. Ia tentu memikirkan rencana lainnya ketika mendengar penjelasan Wang Shu.


“Oh? Tampaknya orang ini memang memberikan jalan kepadaku untuk naik ke tahta, tentu saja aku mengerti mengapa dia meminta bantuan kepada, itu karena aku memiliki pasukan terkuat dari pada saudaraku dan itu akan membuat penghancuran musuh mereka lebih mudah. Ini adalah situasi kerja sama yang setara. Aku harus menyelidiki terlebih dahulu dan bergerak, jika memang benar salah satu kelompok memiliki tiga potong kunci, tidak masalah untuk memusnahkan mereka karena mereka telah membuat kejahatan dengan menyembunyikan kunci.” Batin Pangeran Ketiga.


“Jika apa yang kau katakan benar, aku tidak keberatan sama sekali memusnahkan salah satu dari mereka untuk mengancam yang lainnya karena telah membuat kejahatan seperti itu.” ucap Pangeran Ketiga.


“Jika anda berkata seperti itu, tidak akan sulit sama sekali.” ucap Wang Shu setuju.


Pangeran Ketiga mengangguk kecil lalu menjentikkan jarinya. “Bawa kontrak kerjasama.”


Zhep!


Salah satu pengawal muncul di samping Pangeran Ketiga dan mengeluarkan sebuah kertas yang memiliki logo Kerajaan Qin. Itu adalah bentuk tanda kerjasama yang sering digunakan dan memiliki tanda tangan sidik jari menggunakan darah untuk melakukan kerjasama.


Pangeran Ketiga pun tidak membuang waktu dan mengeluarkan alat tulis seperti bulu burung dan menulis dengan snahat cepat.


Tidak sampai dua menit, Pangeran Ketiga selesai dan mendorong kertas tersebut ke arah Wang Shu.


Wang Shu mengerti bahwa Pangeran Ketiga saat ini sedang tidak bercanda sama sekali karena tampaknya Pangeran Ketiga sangat ingin Memasuki peninggalan sejarah atau apapun itu.


“Kami ingin menambahi syarat kepada anda Pangeran Ketiga. Ini tentang pertukaran satu kunci yang kami miliki walaupun saat ini kami sedang menyimpannya di tempat yang aman.” Wang Shu meminta hal lainnya lagi.


Mata Pangeran melebar seperti bola pingpong karena tau bahwa keuntungan besar telah datang kepadanya.


“Katakan!” ucap Pangeran Ketiga langsung.


Pangeran Ketiga terdiam sejenak dan memikirkan kembali pro dan kontra. Ketika mengukur kelompok Wang Shu, ia langsung setuju karena tingkat kekuatan mereka bahkan tidak ada yang mencapai Alam Langit. Itu bukalah sesuatu yang perlu di waspadai saat ini karena ia memiliki banyak bawahan tingkat Alam Langit.


Pangeran Ketiga tidak berbicara lagi dan langsung menulis kembali tambahan syarat yang harus ia penuhi. Tentu konsekuensi dari menipunya adalah kematian itu sendiri yang membuatnya tidak khawatir sama sekali.


Setelah selesai menulis, Pangeran Ketiga kembali memberikan kertas kepada Wang Shu.


Membaca semuanya ketika menerima kertas, membuat Wang Shu mengangguk kecil karena semua persyaratan sesuai dengan keinginannya.


“Baik. Aku setuju.” Wang Shu menaruh keras kembali ke atas meja.


Tanpa membuang waktu, Pangeran Ketiga memotong sedikit kulitnya di jari jempolnya lalu menempelkannya ke keras tersebut. Sama halnya bagi Wang Shu, setelah Pangeran Ketiga selesai, ia pun melakukan hal yang sama.


“Baik, kerjasama telah selesai. Katakan di mana kunci itu.” ucap Pangeran Ketiga karena ia sudah merasa bahwa Wang Shu pasti membawanya.


Wang Shu menatap ke arah Ye Mo dan Ye Mo pun mengeluarkan sebuah pecahan batu yang siapapun tau bahwa ada tujuh bagian seperti itu akan membentuk sebuah batu bulat.


“Ini memang kuncinya! Tampaknya kalian tidak berbohong sama sekali.” ucap Pangeran Ketiga dengan nada senang lalu mengambil batu tersebut dan memeriksanya dengan cermat.


“Baik, karena kalian tidak berbohong kepadaku, maka syarat berikutnya. Aku akan langsung bergerak dan katakan kelompok mana yang harus dikurangi jumlah kekuatan mereka.” Lanjut Pangeran Ketiga dan menyimpan batu tersebut ke dalam cincin ruang miliknya.


“Ini adalah klan Han. Merekalah yang memiliki tiga potongan lainnya.” jawab Wang Shu langsung.

__ADS_1


“Ha-ha-ha! Tampaknya ini sangat mudah. Aku tidak menyangka target kalian adalah klan Han yang memiliki tiga potong kunci. Ini membuat ku tidak akan memiliki masalah sama sekali karena mereka menyembunyikan tiga kunci sekaligus!” Pangeran Ketiga tertawa lepas karena sangat senang saat ini. Ia merasa bahwa kelompok Wang Shu datang memang untuk mengantarkan harta Karun kepadanya.


“Selanjutnya, katakan dua kelompok lainnya yang menggunakan kunci. Aku akan berbaik hati kali ini dan mungkin akan menghancurkan klan Han karena target kalian ternyata kelompok yang memegang tiga kunci!” ucap Pangeran Ketiga dengan nada senang.


Ye Mo menegang sedikit dan menaikkan sudut bibirnya. Tentu saja sebenarnya ia ingin menghancurkan klan Han seorang diri. Tetapi, biar pun begitu, saat ini ia paham bahwa hal itu tidak mungkin sama sekali dan meminjam tangan orang lain untuk menghancurkan klan Han tidak masalah sama sekali menurutnya. Ye Zhong dan Ye Quan tentu saja berpikir hal yang sama dengan Ye Mo. Tujuan mereka tentu saja melihat klan Han musnah karena telah memusnahkan klan mereka karena hal yang sama. Dan kali ini, klan Han akan hancur karena kunci itu juga di tangan Pangeran Ketiga.


Wang Shu pun langsung menjelaskan dua kelompok kekuatan lainnya.


“Hm? Sekte Pedang Iblis? Ini lumayan sulit. Jika seperti itu, aku akan langsung bergerak. Aku tentu memiliki cara untuk membuat mereka setelah mengambil empat kunci yang ada. Dan dengan satu kunci di tanganku, semuanya ada lima. Dan tentu saja kunci keenam berada di tangan Sekte Pedang Iblis, dan kunci ketujuh saat ini berada di tangan Kerajaan Qin! Ha-ha-ha!” Pangeran Ketiga tertawa lepas saat ini karena sudah mengetahui di mana semua potongan kunci.


Wang Shu, Ye Mo, Ye Zhong dan Ye Quan terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Pangeran Ketiga. Tetapi, dengan itu mereka sadar bahwa Pangeran Ketiga pasti akan langsung bergerak.


“Hei, antar tamu ke kediaman mereka, dan kau, siapkan pasukan, setelah pertemuan dengan para anggota Sekte dan klan, kita akan bergerak.” Perintah Pangeran Ketiga dengan senyum bahagia.


“Baik!” Kedua pengawal Pangeran Ketiga pun mengangguk.


“Ikut aku para tamu.” Kata salah satu penjaga.


Wang Shu mengangguk dan mengambil kertas kontrak karena ialah yang harus memegangnya.


Pangeran Ketiga sama sekali tidak peduli karena saat ini ia sedang dalam suana hati yang baik.


“Jika begitu, kami pamit undur diri Pangeran Ketiga.” ucap Wang Shu sambil menggenggam kedua tangannya sama halnya bagi Ye Mo, Ye Zhong dan Ye Quan.


Pangeran Ketiga hanya melambaikan tangannya. Saat ini, ia tidak terlalu peduli lagi dengan Yi Yun karena sudah mendapat jalan pintas untuk naik ke tahta menjadi Raja Kerajaan Qin.


Yi Yun hanya melirik ke arah Pangeran Ketiga lalu menggelengkan kepalanya karena merasa bahwa orang itu terlalu menganggap enteng apapun.


Tetapi Yi Yun tidak peduli sama sekali dan memikirkan cara untuk meningkatkan kekuatannya. Saat ini, ia berpikir kembali, apa sebenarnya warisan tersebut, jika tempat itu bisa memberinya peluang besar tentu saja ia tidak akan melewatkan kesempatan untuk memasukinya.


Pengawal Pangeran Ketiga pun mengantar mereka ke bangunan yang tidak terlalu jauh dari tempat Pangeran Ketiga berada.


“Tunggulah di sini sampai apa yang dilakukan oleh Pangeran Ketiga selesai. Kami akan memanggil kalian ketika waktunya tiba. Kemungkinan tidak akan sampai dalam dua minggu semuanya akan selesai.” ucap Pengawal tersebut.


“Baik.” Wang Shu mengangguk kecil.


Pengawal Pangeran Ketiga pun langsung pergi sesudahnya.


“Aku tidak menyangka bahwa Kerajaan Qin akan memiliki satu kunci yang tidak pernah ditemukan. Tampaknya rencana kita akan berjalan dengan lancar. Tetapi, apa yang akan kita lakukan pada Pangean Kedua?” Ye Mo pun berbicara ketika memasuki kediaman tersebut.


Wang Shu yang duduk di kursi pun langsung membalas, “Tidak peduli apa. Dia telah mengabaikan kita berdua. Bahkan ketika berada di Arena dia tentu menyadari keberadaan kita tetapi bahkan untuk melihat kita pun dia tidak sempat. Yang artinya, dia telah memutuskan hubungan dengan kita. Tetapi kita lihat lagi bagaimana kelanjutannya jika kita bertemu kembali dengannya.”


“Jika seperti itu, kita hanya perlu menunggu saat ini. Baiklah, aku akan mulai berkultivasi kembali dalam waktu yang ditentukan. Panggil aku jika waktu memasuki tempat itu telah datang. Jika benar ada sesuatu yang berharga, aku akan mencoba merebutnya juga.” Yi Yun melambaikan tangannya dan pergi ke salah satu ruangan untuk berkultivasi.


“Anak itu sama dengan Pangeran Ketiga, sama-sama gila dengan harta tetapi dia lebih berbahaya.” Wang Shu menggelengkan kepalanya mendengar apa yang Yi Yun katakan.


Ye Mo, Ye Zhong dan Ye Quan hanya mengangguk sambil menghela nafas panjang. Mereka pun mulai mengambil ruangan lainnya juga untuk mulai berkultivasi karena merasa mereka butuh kekuatan yang lebih saat ini.

__ADS_1


__ADS_2