
Lembah Kematian
Saat ini, Yi Yun dan Xiao Moxian sedang bergerak dengan kecepatan yang sangat tinggi menuju ke arah pusat Lembah Kematian yang dikatakan sangatlah berbahaya.
Tempat itupun sangatlah gelap dan diisi oleh sangat banyak binatang spiritual yang kuat. Banyak dari mereka yang telah mencapai tingkat Alam Langit. Dari semua cerita yang beredar, kultivator kuat yang tidak dihadang oleh para Serigala Darah Kuno untuk masuk kebanyakan jatuh di dalam Lembah Kematian.
“Suami, di tempat ini sangat banyak binatang spiritual yang sangat kuat. Hanya di dekat pinggiran saja, banyak dari mereka yang telah mencapai tingkat Alam Bumi.” Xiao Moxian yang sedang bergerak bersama Yi Yun dan menatap ke daerah sekitarnya pun berbicara dengan nada yang sangat serius.
“Ya. Kita tidak perlu untuk melawan binatang spiritual itu. Dari tata letak peta Benua Langit, pusat dari Lembah Kematian seharusnya lewat sini. Kita harus menghemat waktu karena bukan hanya tempat ini yang akan menjadi tujuan kita.” ucap Yi Yun tanpa memperhatikan para binatang spiritual.
Xiao Moxian hanya mengangguk kecil karena memang benar masih banyak yang harus mereka lakukan saat ini.
Yi Yun yang sedang bergerak dengan kecepatan penuhnya tentu tidak akan melupakan kelompok yang ada di belakangnya. Meskipun jarak mereka sangat jauh, dengan bantuan Sistem, keberadaan mereka semua tidak akan bisa lepas dari radarnya.
Jauh di belakang Yi Yun dan Xiao Moxian, terlihat saat ini kelompok Ji Yuan yang sedang bergerak juga dengan kecepatan yang sangat tinggi.
“Mereka bergerak sangat cepat. Apakah mereka benar-benar kultivator tingkat Alam Bumi?” Ji Yuan yang berada paling depan pun memasang wajah yang sangat muram. Ia saat ini sangat ingin menghabisi Yi Yun dan Xiao Moxian karena mempermalukannya sebelumnya.
Karena Ji Yuan bersama dengan kelompoknya dan juga salah satu Tetua yang kuat dari Klan Ji, ia pun merasa bahwa jika pertarungan terjadi, maka mereka pasti akan menang.
Ji Zho yang tepat berada di belakang Ji Yuan tentu tau bagaimana tempramen putra dari Patriak Klan Ji. Ia hanya bisa menghela nafas panjang dan itulah sebabnya ia sebelumnya menolak untuk membawa Ji Yuan ketika mendapatkan perintah dari Patriak Klan Ji untuk menyelidiki Lembah Kematian.
Sementara itu, Yu Ruyan yang berada paling belakang hanya terus berpikir siapa sebenarnya sosok pemuda yang menggunakan Amor dari ujung kaki hingga ke ujung kepala tersebut.
“Roar..”
Tiba-tiba saja, seekor binatang spiritual pun menerkam ke arah Ji Yuan yang berada paling depan.
Ji Yuan sama sekali tidak menyadarinya karena ia saat ini sedang dikuasi oleh amarah atas perkataan Xiao Moxian padanya.
__ADS_1
“Sial!” Ji Yuan yang tersadar dari lamunannya pun menatap rahang binatang spiritual yang mencoba untuk melahapnya hidup-hidup.
Ji Zho yang tepat di belakang Ji Yuan pun langsung mengambil pedang dan membaut gerakannya.
Sraing!
Dengan kecepatan yang sangat tinggi, Ji Zho pun melewati binatang spiritual tersebut dan membelahnya menjadi dua bagian.
Jantung Ji Yuan berdetak sangat cepat dan ia menggertakkan giginya dengan kuat. Ia tidak menyangka bahwa dirinya akan hampir saja tewas hanya karena lengah.
“Tuan Muda, jangan lengah di tempat ini. Dari penyelidikan yang ada, banyak kultivator kuat yang jatuh di tempat ini.” Ji Zho pun memperingati Ji Yuan.
“Aku tau! Ayo pergi!” Balas Ji Yuan dengan amarah. Ia pun langsung bergerak kembali walaupun kali ini ia akan waspada terhadap daerah sekitarnya.
Menatap Ji Yuan yang sangat keras kepala, Ji Zho hanya bisa menghela nafas lelah dan langsung bergerak juga.
Sedangkan Yu Ruyan yang menatap itu pun hanya menatap dengan datar serta berbicara dalam hati, “Aku tidak menyangka bahwa harus tunduk di bawah seseorang seperti dia.” Batinnya. Semakin hari, perilaku Ji Yuan terhadapnya pun semakin semena-mena yang membuatnya sedikit muak.
**
Waktu terus berlalu, saat ini Yi Yun dan Xiao Moxian terus bergerak ke pusat Lembah Kematian berada. Sudah empat hari semenjak keduanya memasuki Lembah Kematian. Dengan bantuan Sistem, keduanya dapat terus bergerak tanpa ada hambatan sama sekali.
“Suami, tampaknya Lembah Kematian ini memang sangat luas. Apakah benar adanya warisan yang berharga di tempat ini?” Tanya Xiao Moxian sedikit lelah karena mereka hanya terus-menerus bergerak seperti tanpa arah sama sekali.
“Aku juga tidak yakin Xian’er.. tetapi yang pasti, Serigala Darah Kuno mengatakan bahwa memang ada warisan di dalam sana dan itu milik binatang spiritual yang telah melewati delapan kali bencana seperti Raja Paus Xirus.” Balas Yi Yun.
Xiao Moxian menghela nafas panjang. Karena suaminya telah berkata seperti itu, ia pun hanya bisa mengikuti saja. “Lalu, bagaimana dengan kelompok sebelumnya?” Tanyanya lagi.
“Biarkan mereka dahulu saat ini. Jika mereka mampu mencapai pusat dari Lembah Kematian ini, kita akan menghabisinya di sana.” ucap Yi Yun dengan senyum kecil.
__ADS_1
Ketika Xiao Moxian ingin berbicara lagi, ia pun mengerutkan keningnya ketika menatap tempat yang mereka lewati tampaknya hampir berakhir.
Bahkan Yi Yun yang menatap itupun sedikit menaikkan alisnya.
Tap! Tap!
Yi Yun dan Xiao Moxian berhenti di sebuah cabang pohon lalu menatap ke arah kejauhan karena hutan yang mereka lewati telah berakhir.
“Tempat apa ini?” Tanya Xiao Moxian dengan wajah serius karena sejauh mata memandang hanya ada hamparan bebatuan yang tak berujung sama sekali.
Juga, aura yang sangat pekat pun memenuhi udara yang bisa membuat manusia biasa pasti akan tewas jika berada di tempat itu.
“Ternyata cerita itu memang benar. Dikatakan bahwa ada dua makhluk kuat yang bentrok di tempat ini di masa lalu yang membuat tempat ini tidak bisa digunakan atau kembali seperti semula.” Gumam Yi Yun.
“Seperti apa level pertarungan keduanya sampai-sampai membuat tempat ini tidak memiliki kehidupan? Juga, qi yang ada di udara terasa sangat mencekam!” ucap Xiao Moxian.
“Aku tidak tau, mungkin keduanya memiliki level kekuatan yang sama dengan Raja Paus Xirus ketika bertarung. Juga, qi yang ada di udara pastilah qi kedua ahli tersebut. Salah satunya mirip dengan para Serigala Darah Kuno, dan yang satu lagi..” Wajah Yi Yun sedikit berbinar ketika merasakan qi yang mirip dengan qi yang terpancar dari tulang Kelelawar Iblis Surgawi yang ia cerna sebelumnya.
Xiao Moxian menatap ke arah Yi Yun karena tampaknya suaminya itu sangat bersemangat saat ini. “Dan yang satu lagi?” Tanyanya penasaran.
“Ini adalah qi yang sama dengan tulang binatang spiritual yang pernah aku serap sebelumnya dan mendapatkan ini.” Balas Yi Yun saat mengeluarkan Sayap Kelelawar Iblis Surgawi.
“Oh? Jangan bilang bahwa satu ahli lainnya adalah makhluk yang memiliki sayap seperti itu?” Tanya Xiao Moxian terkejut.
“Ya. Tidak salah lagi. Hm? Apa itu?” Yi Yun pun melebarkan matanya ketika menatap dua sosok di kejauhan berukuran sangat besar.
Xiao Moxian pun menatap ke arah tempat yang dilihat oleh Yi Yun dan terkejut juga menatapnya.
“Suami, apakah mungkin binatang spiritual akan seperti itu?” Tanya Xiao Moxian tidak percaya.
__ADS_1
Yi Yun pun hanya diam karena ia juga hampir tidak percaya dengan apa yang ia lihat di kejauhan.
Di tempat yang sangat jauh, terlihat dua binatang spiritual berukuran hampir sepuluh meter saling berhadapan di jarak hampir tiga puluh meter. Tetapi, yang membuat Yi Yun dan Xiao Moxian tidak percaya adanya, di belakang kedua sosok tersebut, terlihat ribuan mahluk yang sama walaupun ukurannya berbeda. Itu tampak seperti kedua binatang spiritual memimpin pasukan untuk bertarung layaknya manusia.