
Waktu terus berlalu, tidak terasa sudah lima harus semenjak Yi Yun, Xiao Moxian dan Yu Ruyan berkultivasi di ruangan aneh yang selalu memancarkan qi Pembantaian yang dapat membuat tekanan yang sangat besar.
Terlihat saat ini Yi Yun telah berada di jarak dua meter dari patung. Hanya tinggal beberapa langkah lagi, ia akan menerima tekanan paling berat di tempat tersebut.
Sedangkan untuk Yu Ruyan, dia saat ini berjarak empat meter dari patung. Sementara untuk Xuan Yuqie dan Xiao Moxian, mereka berada di jarak lima meter dari patung.
“Huft.. aku telah terbiasa di tekanan level ini. Aku tidak menyangka bahwa hasil yang aku peroleh sangatlah banyak hanya dengan berkultivasi di tempat ini. Lagi pula, tempat ini tampaknya sangat cocok untukku karna di sini tubuhku juga menjadi kuat ke level yang lain. Tidak serapuh sebelumnya.” Batin Yi Yun dengan senyum kecil di wajahnya. Ia pun perlahan berdiri lalu melangkah perlahan ke arah patung Dewi Pembantaian.
Setiap langsung yang Yi Yun ambil membuat tekanan semakin kuat. Target Yi Yun saat ini adalah jarak satu meter dari patung karena ia yakin bahwa di jarak itu, kultivasinya akan menerobos sekali lagi. Dua hari yang lalu, ia telah menembus tingkat Alam Langit tahap kedelapan.
Itu merupakan panen yang sangat besar karena Yi Yun sangat paham semakin tinggi Kultivasi, semakin sulit untuk meningkatkannya. Jika tidak mendapat sumber daya yang sesuai, akan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk menembus tahap selanjutnya. Tetapi, berkultivasi di ruangan aneh tersebut membuat kultivasinya meningkat dengan sangat cepat walaupun sebenarnya Yi Yun masih belum cukup puas dengan peningkatan kultivasi seperti itu.
Jika para kultivator lainnya mengetahui apa yang dipikirkan oleh Yi Yun, dia pasti akan dikutuk oleh mereka semua mati dan berinkarnasi menjadi seekor babi.
Kali ini, karena Yi Yun telah berencana untuk mencapai jarak satu meter dari patung, maka ia tidak akan berhenti untuk dua langkah ke depan.
Ketika Yi Yun mengambil satu langkah besar, ia merasakan tekanan yang tidak terkatakan yang membuat badannya menjadi sesak. Namun ia tidak mencoba untuk duduk agar membiasakan diri dari tekanan tersebut. Sambil menahan tekanan, ia pun melakukan langkah terakhir agar jaraknya dengan patung tersebut akhirnya berada di jarak satu meter.
Tap!
Ketika Yi Yun melangkah sekali lagi, ia merasakan tulang-tulangnya bersuara karena hampir saja tidak mampu menahan tekanan yang begitu mengerikan yang berasal dari qi Pembantaian dari patung Dewi Pembantaian.
“Huft.. Huft... Huft..” Nafas Yi Yun sedikit kasar saat ini. Ia pun sekaligus menggertakkan giginya dengan kuat menahan tekanan tersebut. Bahkan dengan bantuan qi Pembantaian yang ada di dalam tubuhnya saat ini, ia masih merasa tubuhnya di tempat oleh benda yang sangat berat yang bahkan membuat tulang-tulangnya bisa patah kapan saja.
Tanpa membuang waktu, Yi Yun pun duduk bersila untuk menyesuaikan diri dengan tekanan yang ia coba lawan. Saat dalam posisi meditasi, Yi Yun tidak mengharapakan sesuatu yang membuatnya hampir saja melompat kaget.
__ADS_1
“Aku tidak menyangka bahwa kau akan mencapai tempat ini dan berhasil bertahan dari tekanan yang aku berikan di dalam ruangan ini.”
Yi Yun yang masih merasakan tekanan pun tiba-tiba melompat mundur. Tentu kewaspadaannya sangat tinggi sehingga tubuhnya bereaksi sangat cepat.
“Kau...!” Wajah Yi Yun sedikit gelap ketika menatap patung yang ada di dalam ruangan tersebut kini tampak hidup sama seperti terakhir kali ia melihat patung yang sama.
“Lama tidak bertemu, Yi Yun kecil..” Wanita yang tidak lain adalah Dewi Pembantaian pun berbicara dan senyum diwajahnya tampak sangat meremehkan.
Wajah Yi Yun semakin gelap saat mendengar kata-kata Yi Yun kecil. Ia tidak tau mengapa dirinya sangat jengkel jika Dewi Pembantaian memanggilnya seperti itu.
Dewi Pembantaian yang masih terus memancarkan qi Pembantaian yang kuat pun menatap ke arah Xiao Moxian dan Xuan Yuqie untuk beberapa saat lalu tatapannya jatuh pada Yu Ruyan.
“Aku tidak menyangka bahwa kau juga akan tiba di tempat ini. Menurut prediksi Guru, kau akan tiba seorang diri jauh lebih lama dari pada kedatangan bocah Yi Yun. Ini menandakan apa yang dikatakan Guru memang benar bahwa itu hanyalah pecahan masa depan dan masih banyak kemungkinan lain akan terjadi apa lagi ada variabel yang tidak pasti seperti bocah Yi Yun!” ucap Dewi Pembantaian.
“Jangan banyak menyemburkan omong kosong! Katakan kenapa kau meninggalkan kehendak mu di tempat ini!” Yi Yun yang sedikit jengkel pun langsung berbicara ke intinya.
Dewi Pembantaian tersenyum sinis ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Yi Yun. “Baiklah, karena kalian berempat telah tiba di tempat ini, maka kalian akan menjalani ujian yang telah aku tetapkan!”
Sebelum ada yang bertanya, tekanan mengerikan pun menyebar ke segala arah dan membuat Yi Yun, Xiao Moxian, Xuan Yuqie dan Yu Ruyan langsung merangka ke permukaan lantai ruangan.
“Tekanan ini..” Keempatnya berkeringat deras ketika tekanan mengerikan tersebut menimpa mereka berempat.
“Jika kalian tidak mampu menanggung tekanan ini, maka pulanglah!” ucap Dewi Pembantaian sedikit dingin kali ini.
Mendengar hal itu, Yi Yun, Xiao Moxian, Xuan Yuqie dan Yu Ruyan tentu saja tidak mau karena mereka telah pergi sejauh ini. Untuk apa menyerah sekarang dan untuk apa perjuangan mereka hanya menghadapi banyak bahaya hanya untuk mencapai tempat itu?
__ADS_1
Keempatnya pun menggertakkan gigi masing-masing sampai-sampai terdengar. Tulang-tulang Yi Yun, Xiao Moxian, Xuan Yuqie dan Yu Ruyan pun berdecit keras karena tekanan yang mereka terima hampir tidak dapat di tanggung oleh tubuh masing-masing.
Dalam waktu beberapa menit, keempatnya pun sudah berdiri dengan teguh. Keempatnya juga tanpa sadar menyerap qi yang terpancar dari Dewi Pembantaian dengan sangat rakus yang membuat otot-otot tubuh mereka, jaringan tubuh, Meridian dan bahkan Vena Mendalam berkembang sangat pesat.
Menatap itu, Dewi Pembantaian melengkungkan sedikit sudut bibirnya karena sudah tau bahwa siapapun yang terkait dengan bocah bernama Yi Yun akan memiliki masa depan yang cerah. Tentu ia sangat mempercayai hal itu karena Yi Yun adalah penerus sejatinya.
Hanya Yi Yun yang mampu menanggung Vena Mendalam Dewa Pembantaian yang ia lepaskan dari tubuhnya.
Dahulu, sangat banyak kultivator yang mewarisi Vena Mendalam Dewa Pembantaian. Tetapi mereka semua menjadi gila, haus darah dan menjadi maniak pembunuh. Hanya Yi Yun yang tidak terpengaruh oleh hal itu.
Namun, semua itu juga karena prediksi yang telah dibuat oleh sang Kaisar Manusia, Dewa Kegelapan.
Metode yang mereka ciptakan adalah membelah Vena Mendalam Dewa Pembantaian menjadi tiga kepingan. Jika seseorang berhasil menguasai kepingan pertama, maka mereka memiliki kemampuan untuk menggabungkan dua kepingan lainnya ke dalam tubuhnya.
Saat ini, Yi Yun, Xiao Moxian, Xuan Yuqie dan Yu Ruyan tampak bertahan dari tekanan tersebut sambil terus menyerap qi dalam jumlah yang sangat besar. Ini adalah reaksi alami tubuh agar dapat bertahan dari sesuatu yang sangat berbahaya.
Duar! Duar! Duar! Duar!
Ledakan terjadi dari tubuh Yi Yun, Xiao Moxian, Xuan Yuqie dan Yu Ruyan saat mereka tanpa sadar menerobos tingkat Alam Raja tahap kesembilan.
Qi mereka masing-masing menutupi setiap inci bagian dari ruangan tersebut menggantikan qi Pembantaian milik Dewi Pembantaian.
Dewi Pembantaian yang menatap itupun memiliki kilatan tertentu di matanya. Tatapannya tidak teralihkan dari tubuh Yi Yun yang sangat kecil tetapi mampu menampung Vena Mendalam Dewa Pembantaian. Hal itu langsung mengingatkan dirinya dahulu ketika masih kecil dan di temukan oleh Gurunya.
Posisinya sama seperti Yi Yun, mampu mengendalikan haus darah, niat membunuh dan kengerian sebenarnya dari Vena Mendalam Dewa Pembantaian ketika mereka masih di usia yang sangat muda. Dan inilah sebabnya Dewi Pembantaian hanya mengakui Yi Yun sebagai penerusnya.
__ADS_1