
Goa Bawah Tanah Harimau Neraka
Yi Yun telah selesai menggabungkan tulang kaki Kelelawar Iblis Surgawi dengan tulang kakinya sendiri dengan bantuan Sistem.
“Matilah!”
Patriak Klan Shi yang muncul tepat di depan Yi Yun pun langsung menyerang Yi Yun dengan gaya menusuk.
Melihat itu, Yi Yun hanya tersenyum lebar. Informasi tentang teknik yang baru ia peroleh tentu telah masuk ke dalam kepalanya. Karena penggabungan tulang, ia seperti merasa sudah sering menggunakan kemampuan yang baru ia dapatkan.
“Tendagan Pembelah Suara!”
Yi Yun pun mengayunkan kakinya yang telah diselimuti oleh qi Pembantaian.
Trang!
Zrrrrt! Zrrrt!
“Apa?” Patriak Klan Shi terkejut saat tangannya dihalau oleh sebuah tendangan yang tampak sederhana.
Jrezh!
Mata Patriak Klan Shi melebar saat di sampingnya jurang yang sangat dalam tercipta. Ia sama sekali tidak merasakan pergerakan qi meksipun Yi Yun menggunakan qi dalam teknik tendangan sebelumnya.
Teknik yang digunakan oleh Yi Yun adalah sebuah tendangan tanpa suara. Bahkan dengan indera spiritual yang tinggi, tendangan tersebut tidak akan dapat dirasakan sama sekali. Kedua teknik yang didapatkan oleh Yi Yun adalah salah satu teknik pamungkas Kelelawar Iblis Surgawi yang dapat membunuh seseorang tanpa ada suara sama sekali dan dengan daya serang luar biasa kuat karena serangan itu berbasis qi yang dipertajam hingga ke level maksimal.
Sementara itu, Yi Yun merasakan sedikit kesemutan saat melakukan bentrokan secara langsung dengan Patriak Klan Shi. Tetapi ia menyadari satu fakta lainnya, teknik yang ia gunakan untuk menghalau serangan Patriak Klan Shi membelah apa saja termasuk qi milik Patriak Klan Shi. Teknik tersebut memang sangatlah kuat dan Yi Yun paham bahwa teknik tersebut merupakan salah satu teknik terkuat yang ia miliki saat ini.
“Bocah sialan!” Patriak Klan Shi meraung keras dan mengayunkan tangan kirinya sekali lagi ke arah wajah Yi Yun dengan gaya menyerang yang sama.
“Tusukan Neraka!”
Dengan kecepatan yang sangat tinggi, Yi Yun pun memutar tubuhnya di udara lalu menendang kembali sekuat tenaga yang ia bisa.
“Tendangan Pembelah Suara!”
Trang!
Bussssh!
Qi dalam jumlah yang sangat besar pun meletus ke segala arah.
Tetapi kini wajah Patriak Klan Shi menjadi gelap saat armor miliknya dirobek oleh Yi Yun secara paksa yang membuatnya sadar bahwa tendangan Yi Yun sangatlah berbahaya dan jika ia tekena secara telak, bisa dipastikan bahwa dirinya akan terbelah.
“Mati!” Yi Yun pun mengayunkan Pedang Darah di tangannya setelah berhasil menahan serangan dari Patriak Klan Shi.
“Teknik Pedang Bintang Kekacauan!”
Sraing!
Trang!
__ADS_1
Jrezh!
Pedang Darah pun di tahan oleh lengan kanan Patriak Klan Shi. Ia pun merasakan sakit luar biasa ketika Armornya dirobek juga.
“Kecepatan gerakan anak ini meningkat! Apa yang terjadi?” Batin Patriak Klan Shi dengan wajah muram.
Karena tau bahwa Yi Yun lebih sulit untuk dihadapi, ia pun membaluti seluruh tubuhnya dengan qi Petir miliknya yang membuat Yi Yun langsung melompat mundur.
“Bocah! Tampaknya kau sangat ingin mati! Akan kuperlihatkan kekuatan puncak yang aku miliki!” ucap Patriak Klan Shi saat mengepalkan kedua lengannya seolah-olah sedang menahan sesuatu.
Drrrrtttt!
Petir merah memercik ke segala arah dan pusatnya adalah Patriak Klan Shi.
“Bocah! Kematianmu telah tiba!” ucap Patriak Klan Shi saat menerjang ke arah Yi Yun layaknya sebuah petir.
Yi Yun mendengus lalu melesat dengan kecepatan penuhnya juga.
“Tinju Petir!”
“Teknik Pedang Pembunuh Abadi Bulan Darah!”
“Gaya Kedua, Tarian Bulan Darah!”
Trang! Trang! Trang!
Benturan demi benturan pun terus terdengar. Dengan peningkatan kecepatan Yi Yun sebelumnya, ia kini memiliki kecepatan yang setara dengan Patriak Klan Shi dan dengan teknik Kehalusan Menit, tentu ia akan memiliki lebih banyak keunggulan.
Ketika bentrokan terus terjadi, armor milik Patriak Klan Shi semakin banyak menerima kerusakan yang membuatnya semakin muram dan bertanya-tanya apakah dirinya yang melambat atau Yi Yun yang semakin cepat ketika mereka semakin lama bertarung.
Sementara itu, Yi Yun tersenyum sangat senang di balik helm perang miliknya. Ini adalah pertarungan yang ia nanti-nanti ketika pertama kali tiba di Benua Kegelapan.
“Teknik Pedang Gaya Bayangan!”
“Gaya Kedua, Tarian Bayangan!”
Setelah bentrok sebelumnya, Yi Yun melompat mundur dan bergerak sangat cepat seperti sebuah bayangan sambil mengayunkan Pedang Darah sekuat tenaga beberapa kali.
“Dasar bocah brengsek!” Teriak Patriak Klan Shi saat mengayunkan lengannya seperti sebuah pedang ke arah sedikit ke bawah karena Yi Yun telah tiba dihadapannya.
Jleb!
Patriak Klan Shi gembira ketika menatap serangannya kini mengenai Yi Yun. Tetapi wajahnya jelek ketika Yi Yun tampak sedikit kabur.
Sraing! Sraing!
Jrezh!
Darah pun menyemprot karena tubuh Patriak Klan Shi di tebas di tempat yang sama sebanyak dua kali. Tebasan pertama merobek armornya dan tebasan kedua langsung merobek daging yang ada di punggungnya.
“Sialan!” Teriak Patriak Klan Shi ke udara.
__ADS_1
“Ledakan Petir Merah!”
Blar!
Petir menyambar ke segala arah dan mencoba menghancurkan apapun yang ada di sekitarnya.
Di sisi lain, Yi Yun tersenyum lebar ketika menatap Patriak Klan Shi mengunakan teknik seperti itu. Ia pun mengangkat lengan kanannya lalu mengaliri qi-nya dalam jumlah yang sangat besar ke Tameng Emas Dewa Pembantaian.
“Seranganmu ku kembalikan!” ucap Yi Yun saat menangkis salah satu petir merah.
Blar!
Ketika petir tersebut menyambar Tameng Emas Dewa Pembantaian, serangan itupun kembali dan menerjang ke arah Patriak Klan Shi.
Duar!
“Arrrrggh!”
Patriak Klan Shi berteriak sangat keras karena disengat oleh tekniknya sendiri. Saat ini ia langsung tau bahwa tekniknya memang sangat kuat karena dirinya pun hampir tidak mampu menanggung rasa sakit tersebut walaupun ia memiliki armor.
Yi Yun di sisi lain merasakan sakit luar biasa di lengan kanannya tetapi ia tetap menahannya dan langsung menghilang dalam sekejap.
“Langkah Senyap!”
Hawa kehadiran Yi Yun pun lenyap seketika dan ia bergerak dengan kecepatan luar biasa tinggi dan muncul tepat di belakang Patriak Klan Shi.
Patriak Klan Shi sama sekali tidak menyadari bahwa Yi Yun telah tiba di belakangnya.
“Tendangan Pembelah Suara!”
Ketika Yi Yun mengayunkan kakinya sekuat tenaga, barulah Patriak Klan Shi sadar bahwa Yi Yun telah tiba dibelakangnya. Ia hanya menoleh dan menatap sebuah kaki ramping yang melesat ke arah lehernya.
Sraing!
Jrezh!
Patriak Klan Shi merasakan dunianya berputar dan di titik tertentu ia melihat tubuhnya tanpa kepala dan Yi Yun dalam posisi selesai mengayunkan kaki ke arah lehernya.
Yi Yun yang menatap itupun tersenyum lebar karena ternyata dengan kedua teknik tersebut, ia bisa menjadi seorang pembunuh yang dapat membunuh mangsa tanpa diketahui sama sekali.
[Ding!]
[Host telah membunuh kultivator tingkat Alam Langit tahap keenam, mendapatkan hadiah 210 Poin Sistem]
Tap!
Yi Yun pun yang mendarat di permukaan tanah tersenyum lebar dan menatap ke arah kepala dan tubuh Patriak Klan Shi yang terjauh ke permukaan tanah.
“Ternyata kaulah yang mati. Sampaikan salamku kepada penjaga gerbang neraka.” ucap Yi Yun saat menatap kepala Patriak Klan Shi yang marah dan perlahan menutup matanya.
Dan Patriak Klan Shi kini tau bahwa ia telah di penggal oleh Yi Yun. Ia hanya bisa mengutuk Yi Yun agar datang ke neraka juga ketika kesadarannya telah lenyap.
__ADS_1