
Setelah kematian Xiao Wen, Xiao Moxian dalam waktu beberapa menit menjadi tenang. Tidak ada yang berani mendekat ke arah mereka berdiam diri.
“Baiklah Xian’er, jika kau ingin membunuh anggota Klan Xiao yang lainnya, lakukanlah. Aku pergi, berhati-hatilah karena ada beberapa dari mereka yang kuat.” ucap Yi Yun lalu langsung menghilang setelah mengatakan itu.
Xiao Moxian yang menatap kepergian Yi Yun pun mengangguk serius. Ia telah menenangkan dirinya, ia masih menatap ke arah cincin ruang milik Xiao Wen saat ini karena sangat banyak benda yang harusnya dimilikinya dari orang tuanya.
Setelah beberapa saat berpikir, Xiao Moxian pun langsung bergerak kembali ke arah tempat Xuan Yuqie dan Yu Ruyan bertarung. Karena ia telah tenang saat ini, ia pun ingin bertarung bersama dengan saudarinya.
Yi Yun yang telah pergi pun langsung memburu semua kultivator yang berasal dari Kerajaan Phoenix Kegelapan. Setiap kali ia bergerak, akan ada kultivator yang tumbang.
Para kultivator yang berasal dari Kerajaan Phoenix Kegelapan semuanya ketakutan ketika Yi Yun mendekat ke arah mereka.
“Jagan dekat-dekat dengannya jika kalian masih ingin hidup!”
Beberapa Tetua Klan kuat pun berteriak keras di Medan perang karena mereka tau bahwa siapapun yang bertemu dengan Yi Yun pasti akan menjadi mayat.
Saat ini, Yi Yun yang bergerak ke sana ke mari sudah dianggap sebagai Iblis pencabut nyawa. Setiap jalan yang dia lalui akan diwarnai oleh darah para musuhnya.
Waktu terus berlalu, tanpa sadar perang telah berlangsung selama lebih dari enam jam. Di saat itu juga, sudah sangat banyak nyawa yang melayang di Medan perang. Mayat terlihat di mana-mana, meksipun begitu perang tidak terhenti sama sekali sampai salah satu keluar sebagai pemenangnya.
Dalam waktu itu, Yi Yun telah membantai lebih dari ribuan kultivator seorang diri. Saat ini Pedang Darah yang ada di tangannya telah meneteskan darah tidak lagi menyerapnya, itu dikarenakan darah manusia di tempat tersebut sudah terlalu lemah dan Pedang Darah tidak lagi tertarik menyerapnya.
Sraing!
Srak!
Satu kultivator langsung terbelah begitu saja setelah ditebas oleh Yi Yun. Tatapannya kini tertuju pada seseorang yang sedang di lawan oleh Long Chu, yaitu Feng Jue. Keduanya terus bertarung seperti tidak ada hari esok tanpa pemenang sama sekali.
“Perang ini sudah terlalu lama berlangsung. Kedua kubu telah kehilangan lebih dari setengah pasukan mereka masing-masing. Dan untuk mengakhiri perang ini, salah satu Raja Kerajaan harus terbunuh. Dan untuk membuat hal itu terjadi, akan lebih baik jika aku menghabisi pangeran Kerajaan Phoenix Kegelapan terlebih dahulu.” Batin Yi Yun. Ia tau bahwa dirinya akan diincar nantinya. Tetapi ia sudah bosan dengan perang setelah membunuh ribuan nyawa.
Poin Sistem ia terima juga terus mengalir dengan deras. Tetapi kebanyakan yang tersisa adalah kultivator lemah yang hanya akan memberikan sedikit Poin Sistem. Oleh karena itu, ia pun inging mengincar Raja Kerajaan Phoenix Kegagalan dengan cara membantai Feng Jue.
Karena sudah membuat keputusan, Yi Yun pun langsung terbang dengan kecepatan yang sangat tinggi ke tempat pertarungan antara Feng Jue dan Long Chu berada.
Bom! Bom! Bom!
Ledakan beruntun terdengar saat Long Chu melancarkan serangannya ke arah Feng Jue.
__ADS_1
Wusssh!
Ketika debu menghilang, terlihat Feng Jue yang saat ini sedikit kelelahan dengan banyak luka di tubuhnya. Kekuatannya memang sebanding dengan Long Chu dan inilah yang membuat pertarungan menjadi sangat panjang.
“Menyerahlah Feng Jue, jika tidak, kau akan tewas di sini!” ucap Long Chu yang memiliki kondisi tidak jauh lebih baik dari Feng Jue.
Keduanya masih bisa bertarung cukup lama karena stamina mereka masih tinggi. Hanya saja, luka-luka yang mereka terima menghangat pertarungan antara keduanya.
“Menyerah? Ini hal yang sama yang harus aku katakan kepadamu Long Chu!” Teriak Feng Jue saat ia bergerak ke arah Long Chu dengan kecepatan penuhnya.
Namun, ketika Feng Jue sedang bergerak, ia langsung berhenti di tempat ketika merasakan aura kuat yang mendekat ke arahnya. Ia pun langsung melihat ke arah sumber kekuatan besar tersebut dengan wajah yang sangat gelap.
“Long Chu, serahkan dia kepadaku. Agar perang ini lebih cepat selesai, aku harus menghabisinya dengan cepat.” ucap Yi Yun yang perlahan melayang ke arah bawah di dekat Long Chu.
Kerutan muncul di wajah Long Chu, ia tau bahwa pasukan Kerajaan Naga Timur sedang berada di atas angin karena kehadiran Yi Yun dan ketiga wanita. Tetapi, jika Yi Yun menghabisi Feng Jue, dia pasti akan diburu oleh dua monster.
“Apakah kau yakin Yi Yun? Kau pasti akan menjadi target mereka berdua nantinya!” Balas Long Chu.
“Ya, aku tau.” Yi Yun hanya mengangguk kecil.
Tetapi Yi Yun langsung mengirim telepati kepada Long Chu, “Long Chu, ketika Raja Kerajaan Phoenix Kegelapan tiga, mintalah kepada ayah dan kakekmu untuk menghentikan leluhur Tua Kerajaan Phoenix Kegelapan bersama dengan Jendral Li. Untuk Raja Kerajaan Phoenix Kegelapan, aku akan membereskannya dengan tanganku sendiri!”
“Berhati-hatilah! Aku akan mengirim telepati kepada ayah dan kakekku.” Balas Long Chu melalui telepati.
“Kau ingin membunuh ku? Kau sungguh arogan! Walaupun kau berhasil menghabisi Xiao Wen, kau pasti tau bahwa jika kau mencoba menghabisiku, maka kau berserta dengan ketiga wanita itu akan dalam bahaya!” ucap Feng Jue dingin.
“Benarkah? Kami sudah membunuh seseorang yang sangat arogan beberapa hari yang lalu bernama Feng Jie. Tetapi kami masih hidup sampai saat ini.” ucap Yi Yun acuh tak acuh.
Mata Feng Jue melebar karena ia sudah tau siapa sebenarnya yang membunuh adiknya. Semula ia mengira bahwa itu adalah Long Chu sehingga ia bergegas ke arah Long Chu untuk membereskannya.
“Ternyata itu kau! Jika begitu, aku akan membunuhmu di sini sekarang juga!” Teriak Feng Jue sangat marah. Walaupun adiknya sangatlah sombong, tetap saja itu masih adiknya.
Senyum di wajah Yi Yun terlihat sangat ganas ketika melihat Feng Jue menerjang ke arahnya. Ia tau bahwa kebijaksanaan Feng Jue pasti masihlah di bawah Long Chu walaupun keduanya dianggap setara.
Feng Luo yang sedang berada di kejauhan saat ini sedang bertarung dengan Long Hua. Namun, ketika ia melihat putranya Feng Jue yang sedang bergerak ke arah Yi Yun yang berada di sebelah Long Chu, wajahnya menjadi gelap seketika. Ia tau bagaimana kekuatan Xiao Wen sebelumnya, walaupun masih ada jarak, Xiao Wen dapat bertaring dengannya dalam waktu yang lama.
Dan saat ini, putranya mencoba untuk melawan sosok seperti Yi Yun.
__ADS_1
“Feng Jue! Jangan pergi ke arahnya!” Teriak Feng Luo dengan sangat keras menggunakan kekuatan spiritualnya agar putranya itu dapat mendengarnya.
“Oh? Putramu ingin menantang seseorang seperti Yi Yun? Ha-ha-ha! Dia terlalu melebih-lebihkan dirinya sendiri! Ini akan sangat menarik nantinya karena kedua putramu pasti akan jatuh di tangan kelompoknya!” ucap Long Hua mencoba memancing emosi Feng Luo. Jika ia bisa melakukannya, maka kemenangan pasti akan jatuh di tangannya.
Mata Feng Luo melebar dalam sekejap karena sekarang akhirnya tau siapa yang menghabisi putranya Feng Jie. Semula ia mengira bahwa putranya tewas di tangan Jendral Li sehingga ia sangat ingin menghabisi Jendral Li, tetapi saat ini amarahnya telah memuncak ke Yi Yun apa lagi jika sebentar lagi kemungkinan putranya yang lain yaitu Feng Jue akan tewas di tangan Yi Yun.
Feng Jue yang sedang melesat ke arah Yi Yun pun terkejut dengan teriakan ayahnya. Ia ingin berhenti bergerak lalu berbalik pergi karena ia tau bahwa ia terlalu gegabah saat ini dan terbawa amarah.
Namun, ketika Feng Jue ingin berhenti dan pergi dari tempat tersebut, Yi Yun muncul tepat dihadapannya.
“Pangeran Feng Jue, aku akan mempertemukan mu dengan adik mu yang saat ini berada di neraka!” ucap Yi Yun dengan nada yang sangat kejam saat ia mengayunkan Pedang Darah sekuat tenaga yang ia bisa.
“Teknik Pedang Bintang Kekacauan!”
Sraing!
Feng Jue yang sedari awal tidak mungkin menandingi Yi Yun pun langsung melebarkan matanya. Fokusnya juga pecah sebelumnya karena teriakan ayahnya. Jika saja konsentrasinya tidak pecah, masih ada kemungkinan baginya untuk menghindar. Tetapi saat ini sudah terlambat untuk menyesal.
“Hentikan!” Teriak Feng Luo sekuat tenaga dikejauhan saat menatap Yi Yun menyerang dengan kekuatan yang sangat besar ke arah putranya. Ia pun langsung membakar esensi darahnya lalu memukul Long Hua dengan kuat.
Bam!
Long Hua terkejut karena tiba-tiba saja Feng Luo membakar esensi darahnya hanya untuk pergi ke tempat Feng Jue berada.
Bom!
Long Hua yang menabrak permukaan tanah langsung bergerak mengejar ke arah Yi Yun juga untuk menghentikannya.
Sementara itu, Feng Luo yang sedang terbang dengan kecepatan sangat tinggi pun langsung membeku di tempat di jarak hampir empat puluh meter dari tempat Yi Yun dan Feng Jue berada.
Jrezh!
Kepala Feng Jue tampak terbang ke arah udara saat Yi Yun melewatinya dalam sekejap. Yi Yun yang tidak menggunakan Armor Iblis Pembantaian tersenyum jahat sambil melirik ke arah Feng Luo yang terlambat tiba.
Saat kematian Feng Jue, suasana di Medan perang pun hening seketika karena dua Kekuatan dahsyat meledak, keduanya tidak lain adalah aura dari Feng Luo dan Leluhur Tua Kerajaan Phoenix Kegelapan.
Tatapan semua kultivator pun tertuju pada tempat Yi Yun berada dan menemukan bahwa Feng Jue kini tergeletak di permukaan tanah dengan kondisi kepala terpisah dari tubuhnya.
__ADS_1
Dari hal ini, semua dari mereka tau bahwa Raja dan Mantan Raja Kerajaan Phoenix Kegelapan sedang marah besar.