Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 102 - Perpisahan


__ADS_3

Saat pintu terbuka, semua kultivator tingkat Alam Bumi pun langsung masuk ke dalam sana termasuk untuk Pangeran Kedua, Pangeran Ketiga, Pangeran Dou Wang dan semua bawahan mereka karena tau bahwa akan ada bahaya jika berada di tempat itu berlama-lama. Sebab, mereka tidak tau apakah Tantai Lingyan akan mencoba menghapus mereka karena terkait dengan Leluhur Tua klan Qin dan klan Dou.


“Sudah waktunya.” Gumam Tantai Lingyan dan menatap ke arah Yan Chenyu yang tidak jauh darinya yang sedang bersama dengan Yi Yun.


Melihat tatapan Gurunya, Yan Chenyu merasa sangat sedih karena sudah tau bahwa waktunya untuk pergi dari Benua Langit.


“Yun'er.. sudah waktunya bagi kami untuk pergi.” ucap Yan Chenyu dengan nada sedih.


Yi Yun yang awalnya menatap ke arah kejauhan tempat pintu situs dibuka pun melihat ke arah Yan Chenyu. Ia pun tersenyum kecil dan berkata, “Tidak lama lagi aku akan menuju Benua Cahaya juga. Aku yakin waktunya tidak akan lama. Baik-baiklah di sana bersama dengan Huan Caiyi, berlatihlah dengan giat, jika tidak, mungkin ketika kita bertemu selanjutnya, kau tidak akan bisa mengejar kultivasiku lagi.”


Mata Yan Chenyu berkaca-kaca tetapi ia membalas sesuatu yang sedikit tidak terduga, “Apakah tidak ada hal lain yang ada dalam pikiranmu selain meningkatkan kekuatan?”


Kata-kata Yan Chenyu membuat Yi Yun tertegun sedikit lalu tersenyum kembali, “Jaga diri baik-baik di sana, Jangan gegabah mengambil keputusan. Belajarlah tentang dunia kultivator dari Liu-Li, dan belajarlah agar tidak terlalu baik hati kepada orang lain.”


Yan Chenyu mengigit bibirnya dengan kuat. Meskipun Yi Yun mengatakan tidak akan lama bagi mereka bertemu lagi, ia tau bahwa itu pastilah waktu yang sangat lama. Ia sebenarnya sangat tidak ingin pergi dari sisi Yi Yun tetapi ia tau bahwa adiknya itu sangat ingin menantang dunia dari semua sikapnya, dan pertama kali sebelumnya, Yi Yun juga ingin berpetualang seorang diri. Ia sangat menyadari bahwa adiknya tersebut adalah anak yang sangat ingin bebas dan bepergian ke mana pun yang ia inginkan.


Dengan air mata yang mengalir, Yan Chenyu memeluk Yi Yun kembali, “Jaga dirimu baik-baik juga. Jangan terlalu keras berkultivasi, jika ada bahaya yang tidak bisa kau atasi, larilah.. dan juga, aku dan Huan Caiyi akan menunggumu di sana.”


Yi Yun tersenyum hangat sambil menepuk-nepuk pundak Yan Chenyu yang sangat terlihat tidak ingin pergi dari sisinya. Tetapi ia memang seperti itu, ia ingin berpetualang ke dunia yang sangat luas, mencari sesuatu yang tidak pernah ditemukan dan keinginannya lainnya adalah membongkar apa sebenarnya Sistem yang ada di tubuhnya.


Setelah berpelukan beberapa saat, Yan Chenyu pun melepaskannya walaupun sangat enggan.


Yi Yun pun menghapus air mata Yan Chenyu. Ia bukanlah anak-anak lagi karena jiwanya sebenarnya sudah pernah mencapai usia dewasa. Ketika telah melihat dunia kultivator, ia paham bahwa waktu 10 tahun itu sangatlah singkat yang membuatnya tidak bersedih jika berpisah dengan kakaknya di waktu itu.


Huan Caiyi yang sedari tadi menangis pun memeluk Yi Yun juga tanpa mengatakan apa-apa.


“Baik-baiklah di sana, jangan ceroboh seperti sebelumnya. Lindungi kakakmu selalu,” ucap Yi Yun sambil menepuk-nepuk kepala mungil Huan Caiyi.


“Um..” Huan Caiyi mengangguk kecil sambil terus menangis tanpa bersuara sama sekali.


“Sudah waktunya.” Tantai Lingyan pun tiba di sebelah Yan Chenyu.


Huan Caiyi melepaskan pelukannya dan tersenyum menatap ke arah Yi Yun.


“Baiklah nak, kami akan pergi sekarang juga. Lebih baik kau masuk ke dalam sana. Dan untuk Leluhur Tua klan Qin, kau tidak perlu khawatir untuk saat ini karena dia tidak akan sadarkan diri dalam beberapa waktu.” ucap Tantai Lingyan.


“Terima kasih.” Balas Yi Yun.


“Yan Chenyu, Huan Caiyi.. kita akan pergi. Tantai Lingyan pun memegang kedua bahu wanita itu setelah mengangguk ke arah Yi Yun.


Zhep!


Tantai Lingyan, Yan Chenyu dan Huan Caiyi pun menghilang dalam sekejap dari tempat tersebut diperhatikan oleh banyak kultivator di tempat itu.


Chu Ling dan Chu Yuechan melihat sekilas ke arah Yi Yun dan langsung menghilang juga mengikuti Tantai Lingyan ke suatu tempat, yaitu ke Sekte Seribu Bunga karena tempat itu sebenarnya adalah alat transportasi raksasa.


Di sisi lain, Yi Yun menatap ke arah lain, itu adalah tempat Ouyang Liu-Li berada.


“Apakah kau tidak mengatakan apa-apa? Kau masih memiliki hutang kepadaku.” ucap Ouyang Liu-Li dengan wajah dingin.


Melihat hal itu, Yi Yun tidak bisa berkata-kata karena tidak mengerti sama sekali tentang pemikiran para wanita.


“Baiklah Liu-Li..” ucap Yi Yun lelah dan berjalan ke arahnya lalu memeluknya, “Berhati-hatilah di sana, suatu hari nanti aku akan menemukanmu.”


Senyum cerah langsung menghiasi wajah Ouyang Liu-Li dan ia memeluk Yi Yun dengan erat. Setelah berpetualang bersama dengan Yi Yun sebelumnya, ia selalu merasa bahwa ia merasa sangat nyaman dan memiliki berbagai macam emosi yang tidak terlukiskan.


“Aku memegang janjimu! Jika kau tidak menemuiku, aku akan mencarimu ke ujung dunia ini.” Balas Ouyang Liu-Li dengan nada lembut tiba-tiba.

__ADS_1


Yi Yun pun tersenyum kecil dan melepaskan pelukannya.


“Masuklah ke sana.” ucap Ouyang Liu-Li.


Dengan anggukan, Yi Yun menatap ke arah Wang Shu, Ye Mo, Ye Zhong dan Ye Quan yang sedari tadi hanya diam saja.


“Ayo kita pergi.” ucap Yi Yun dan langsung melesat dengan kecepatan penuhnya.


Wang Shu, Ye Mo, Ye Zhong dan Ye Quan pun langsung ikut masuk ke dalam situs tersebut karena tentu tidak akan mau melewatkan apapun karena kemungkinan di dalam tempat itu, sumber daya yang melimpah pasti bisa ditemukan.


Tetua Qin Peng yang melihat Yi Yun bergerak bersama dengan para kultivator tingkat Alam Langit lainnya yang berasal dari klan Qin pun ingin mengejar dan ingin membunuh Yi Yun sebelum masuk. Tetapi Ouyang Liu-Li hanya tetap diam di sana dan tetap menunggu sampai Yi Yun masuk ke dalam sehingga mereka semua tidak mau bergerak.


Mereka semua tentu tidak mau berurusan lagi dengan Sekte Seribu Bunga karena konsekuensi yang akan mereka terima adalah kematian dan kehancuran Kerajaan Qin. Walaupun banyak dari mereka yang memiliki tingkat kultivasi lebih tinggi dari Ouyang Liu-Li, mereka tetap saja tidak mau bergerak, jika Ouyang Liu-Li melawan mereka tiba-tiba, sudah pasti Gurunya Tantai Lingyan akan datang kembali dan itu adalah hal yang ingin sangat dihindari oleh setiap kultivator di tempat itu.


Zhep!


Yi Yun bersama dengan Wang Shu, Ye Mo, Ye Zhong dan Ye Quan pun langsung masuk ke dalam situs tersebut tanpa dihadang oleh siapapun.


Ouyang Liu-Li yang menatap itu tiba-tiba merasa ada sesuatu yang hilang. Tetapi ia tetap menekannya dan tersenyum sedikit, “Cepatlah tumbuh Yun'er kecil..”


Setelah itu, Ouyang Liu-Li pun melirik ke arah Tetua Qin Peng dengan sangat dingin. “Jika saja kau bergerak tadi, aku pastikan bahwa Kerajaan Qin akan lenyap dari peta selama-lamanya!”


Deg! Deg!


Para kultivator dari Kerajaan Qin pun membeku dan jantung mereka berdetak cepat. Setiap dari mereka langsung sadar bahwa keputusan yang tepat untuk tidak mengejar Yi Yun untuk saat ini.


“Dasar sampah!” Setelah mengucapkan itu, Ouyang Liu-Li pun langsung menghilang dalam sekejap.


“Sialan! Dasar wanita sialan! Jika saja kau tidak memiliki Guru yang kuat, aku akan menjadikanmu budak s3k's karena tubuhmu itu!” ucap Tetua Qin Peng sangat marah.


Para kultivator di tempat itu terdiam. Tentu dari mereka semua sangat tau bahwa Ouyang Liu-Li memang wanita luar biasa cantik tidak hanya di wajah tetapi juga dari bentuk tubuhnya. Pria manapun yang pertama kali melihatnya pasti akan tergiur oleh pemandangan indah seperti itu.


**


Reruntuhan Kerajaan Kuno


Reruntuhan tersebut sangatlah luas dan mungkin lebih luas dari pada Kerajaan Qin ataupun Kerajaan Dou.


Ketika Yi Yun, Wang Shu, Ye Mo, Ye Zhong dan Ye Quan masuk ke dalam, mereka langsung tau tempat apa itu sebenarnya.


Kelimanya pun terhenti di tempat ketika sudah bergerak selama hampir sepuluh menit lamanya.


“Tempat ini sangatlah luas dan sangat sulit untuk dikelilingi. Lihat saja, sebagian besar tempat sudah ditutupi oleh tanah dan bebatuan yang membuat tempat ini memiliki gua bawah tanah.” Sambil menunjuk ke arah depan, Wang Shu berbicara dengan kerutan di dahinya.


“Tampaknya kita tidak akan mendapat apa-apa jika kita terus-terusan bepergian bersama. Sumber daya yang kita temukan tidak mungkin digunakan bersama. Yang artinya..” Ye Mo pun membuka suara lagi dan menatap semua rekan satu teamnya.


Mereka tentu paham apa maksud dari perkataan Ye Mo. Jika mereka bergerak di satu arah saja, sumber daya mungkin akan lebih dulu diambil oleh orang lain. Jika pun mereka menemukan sumber daya tertentu, akan sulit untuk mendistribusikannya.


“Jika seperti ini, pilihan yang paling tepat adalah berpencar.” Lanjut Yi Yun.


“Apakah kita tidak membentuk kelompok? Tetapi jumlah kita hanya lima orang.” Wang Shu pun berbicara dan menatap ke arah Yi Yun. Ia tentu paham bahwa saat ini Yi Yun akan menjadi incaran para kultivator dari Kerajaan Qin, lebih tepatnya dari klan Qin. Itulah sebabnya Yi Yun harus bepergian bersama dengan seseorang.


“Itu tidak perlu. Aku mempunyai cara untuk menghindari para kultivator kuat dari jarak yang paling jauh sekalipun. Jadi, ketika menemukan musuh, aku akan langsung menghindar.” Yi Yun tentu saja ingin bepergian sendiri karena memiliki rencana juga tentunya.


Keempatnya terdiam mendengar apa yang dikatakan oleh Yi Yun.


“Apakah kau yakin tentang hal ini?” Tanya Ye Mo sekali lagi.

__ADS_1


“Ya.”


Jawaban singkat Yi Yun membuat mereka tidak tau harus bereaksi seperti apa.


“Baiklah jika begitu, aku akan pergi. Tidak perlu khawatir tentangku. Lebih baik kalian mencari peluang untuk kalian sendiri dan meningkatkan kultivasi. Jika tidak, mungkin ketika bertemu lagi di tempat ini nantinya, kekuatan ku akan melebihi kalian.” Setelah mengucapkan itu, Yi Yun pun langsung melesat dengan kecepatan penuhnya tanpa menunggu jawaban keempatnya.


“Apakah ini tidak apa-apa?” Tanya Wang Shu dengan kerutan di dahinya.


“Dia pasti memiliki caranya sendiri untuk bertahan. Apa kau lupa anak seperti apa Yi Yun itu?” Tanya Ye Mo.


Wang Shu mengangguk kecil karena ia tau bahwa Yi Yun bukanlah anak yang ceroboh walaupun jika menyangkut sesuatu yang penting seperti kakaknya, dia akan tidak dapat diprediksi karena mungkin melakukan hal yang sembrono.


“Baiklah. Ayo kita berpencar. Berhati-hatilah dengan anggota klan Wang, Wang Shu!” Ye Mo memperingati dan langsung bergerak ke arah yang acak sesuai instingnya.


Ye Zhong dan Ye Quan pun langsung bergerak ke arah lain karena tempat itu memang sangat luas setelah berpamitan dengan Wang Shu.


Wang Shu terdiam sejenak dan melihat ke sekelilingnya. Ia pun tentu memiliki rencananya sendiri dan sudah pasti rencananya adalah memburu anggota klan Wang.


**


Yi Yun yang sedang bepergian sendirian saat ini menatap ke arah jauh. Tempat yang ia lalui saat ini adalah sebuah desa-desa yang telah hancur karena waktu. Tidak ada apa-apa tersisa di tempat itu selain dari kayu-kayu yang telah ditutupi oleh lumut.


Di tempat itu, terlihat beberapa tanah yang telah menyatu dengan langit-langit dan membentuk beberapa gua yang membuat Yi Yun sedikit penasaran.


Ketika mendarat di depan gua besar yang memiliki empat jalan masuk, Yi Yun pun langsung bertanya kepada Sistem.


“Sistem, periksa keempat gua ini sejauh yang bisa dijangkau.”


[Ding!]


[Mulai memeriksa]


[33% - 66% - 100%]


[Pemeriksaan selesai]


[Gua sebelah kiri adalah jalan buntu yang memiliki panjang mencapai 4km. Tempat itu merupakan sarang binatang spiritual yang tidak terlalu kuat]


[Gua kedua tidak dapat ditentukan panjangnya karena Sistem belum mampu menjangkau ujung gua tersebut]


[Gua ketiga sama dengan gua kedua, tetapi Host disarankan tidak memasukinya karena ada zat tertentu yang mengisi gua tersebut]


[Sementara gua keempat memiliki panjang sekitar 13 km, namun ada jalan berrongga kecil yang bisa dilewati tetapi belum tentu membawa Host keluar]


Analisis Sistem membuat Yi Yun merenung beberapa saat. Sebelum ia memilih, jeritan kuat terdengar dari gua ketiga yang menggema sampai ke pintu masuk gua yang artinya beberapa kultivator terbunuh oleh Zat berbahaya yang di katakan oleh Sistem.


Sementara itu, gua pertama langsung terdengar suara geraman binatang spiritual karena mendengar jeritan dari gua ketiga.


“Tidak ada waktunya memilih gua kedua atau keempat.” Yi Yun pun langsung melesat ke arah gua kedua karena merasa bahwa binatang spiritual itu akan merepotkan untuk dilawan walaupun menurut perkataan Sistem itu tidak terlalu kuat. Ia tidak mau membuang waktu melawan binatang spiritual saat ini karena ingin mengelilingi tempat tersebut mencari peluang yang bagus.


“Sistem, aktifkan pelacakan terjauh. Beritahu jika ada kultivator kuat yang mendekat yang tidak mungkin aku lawan agar bisa menghindarinya!” Perintah Yi Yun di benaknya.


[Ding!]


[Dilaksanakan]


Yi Yun pun tersenyum. Walaupun mungkin ia yang terlemah di tempat itu, dengan bantuan Sistem, ia akan menjadi yang paling aman dari serangan mendadak dari kultivator lainnya. Dengan begitu, ia bisa mencari peluang serta tidak terdeteksi oleh kultivator lainnya selain ia sendiri yang berniat menunjukkan dirinya.

__ADS_1


Hal inilah yang membuat Yi Yun percaya diri berkeliaran sendiri di tempat yang tidak di kenal tersebut.


__ADS_2