
Reruntuhan Kerajaan Langit
Tekanan dari Yi Yun tampak mereda ketika Armor Iblis Pembantaian digunakan. Setelah itu, ia pun mengeluarkan Pedang Darah.
“Ayo kita serang bersama. Tidak mungkin Kera Raksasa Titan itu mampu melawan kita jika bekerja sama.” Dengan senyum kecil, Yi Yun pun langsung mengeluarkan Sayap Kelelawar Iblis Surgawi setelah mengatakan itu lalu terbang ke arah tempat Kera Raksasa Titan yang sedang melawan Wang Shu.
Xiao Moxian yang sudah terbiasa dengan sikap Yi Yun pun langsung ikut bergerak juga. Ia tentu akan mengincar bagian lain dari Kera Raksasa Titan untuk membantu suaminya itu.
Sementara Ye Mo, Ye Zhong dan Ye Quan terdiam sejenak. Ketiganya saling memandang satu sama lain.
“Sial!” ucap Ye Mo dan langsung bergerak juga untuk membantu mereka melawan Kera Raksasa Titan. Setelah itu, Ye Zhong dan Ye Quan pun ikut bergerak juga.
Wang Shu saat ini terlihat sedang terbang ke sana ke mari sambil terus melancarkan serangan demi serangan ke arah tubuh Kera Raksasa Titan.
Srak! Srak! Srak!
Setiap kali Wang Shu menebas, luka tambahan pun muncul di tubuh Kera Raksasa Titan. Ia paham bahwa butuh waktu yang lama baginya untuk menghabisi binatang spiritual tersebut karena memiliki tubuh yang sangat kuat.
Kera Raksasa Titan sangat marah karena pukulannya sama sekali tidak mampu mengenai Wang Shu.
Yi Yun yang menatap itupun, tersebut kecil. Ia terbang mendekat lalu langsung mengayunkan Pedang Darah di tangannya sekuat tenaga ke arah Kera Raksasa Titan.
“Teknik Pedang Pembunuh Abadi Bulan Darah.”
“Gaya Pertama, Tebasan Abadi!”
Sraing!
Yi Yun langsung melancarkan tebasan dari jarak hampir sepuluh meter, itu adalah jarak yang tidak dicapai oleh lengan Kera Raksasa Titan.
Wusssh!
Bilah qi berwana merah kehitaman pun melesat ke arah Kera Raksasa Titan dengan kecepatan yang sangat tinggi.
“Woaaa!”
Kera Raksasa Titan yang menatap itupun sangat marah dan mengagungkan tinjunya ke arah tebasan Yi Yun.
Blar!
Ketika tinju dan teknik Yi Yun bertabrakan, bilah qi tersebut pun langsung hancur dalam sejenak.
Wang Shu tentu mengambil kesempatan dan melancarkan serangan dari jarak yang sangat dekat.
“Tebasan Lava!”
Sraing!
__ADS_1
Jrezh!
Bilah qi yang dikacangin oleh Wang Shu pun tampak mengenai permukaan tanah dan ketika bilah tersebut terus bergerak, dari bekas tebasan tersebut pun, lava menyembur ke arah langit.
Kera Raksasa Titan yang merasakan sedikit bahaya langsung menyilangkan kedua lengannya dengan kecepatan yang sangat tinggi karena memang benar bahwa ia memiliki reaksi yang lumayan tinggi jika ada bahaya yang mendekat.
Bom!
Bilah qi tersebut menabrak Kera Raksasa Titan dan membuat lengannya sedikit mati rasa karena tentu saja tebasan dari kultivator tingkat Alam Langit tahap pertama pasti sangat kuat.
Ketika Kera Raksasa Titan ingin menyerang ke arah Wang Shu yang merupakan sosok paling berbahaya, ia merasakan panas yang mengerikan yang membakar kakinya walaupun itu tampak seperti tidak memiliki suhu.
Rasa penas tersebut tercipta saat Api di kakinya menyentuh kulitnya.
“Api Suci, Pilar Api!”
Xiao Moxian menyentuh permukaan tanah lalu menyalurkan qi-nya dalam jumlah yang sangat besar.
Bussssh!
Api putih pun langsung menyembur ke arah langit dan hampir saja membakar setengah tubuh Kera Raksasa Titan.
“Uwooo!”
Kera Raksasa Titan meraung marah karena banyak bulu-bulunya yang terbakar serta kulitnya tampak sedikit hangus.
Sraing! Sraing! Sraing!
Srak! Srak! Srak!
Kera Raksasa Titan semakin marah karena semakin banyak luka yang ia terima. Ia pun langsung meraih sebuah batang pohon yang sangat besar. Ia melapisi pohon tersebut dengan qi-nya yang berwarna putih.
Wusssh!
Dengan kecepatan yang sangat tinggi, Kera Raksasa Titan mengayunkan pohon di tangannya ke sana ke mari untuk mengusir semua musuh yang ada disekitarnya.
Wang Shu yang menatap itupun langsung melesat dengan kecepatan penuhnya sekali lagi sambil mengayunkan pedangnya ke arah pohon di lengan Kera Raksasa Titan.
Sraing! Sraing! Sraing!
Blug! Blug! Blug!
Batang-batang pohon pun berjatuhan ke bawah ketika Wang Shu membelah pohon tersebut menjadi beberapa bagian.
Zhep!
Yi Yun tidak tinggal diam dan muncul di atas Kera Raksasa Titan dan melesat ke arah bawah dengan kecepatan yang sangat tinggi.
__ADS_1
Jleb!
Kera Raksasa Titan yang merasakan bahaya mencoba untuk menghindar tetapi tetap saja punggungnya di tusuk oleh Pedang Darah yang ada di tangan Yi Yun.
“Uwooo!”
Kera Raksasa Titan meraung kesakitan karena mencoba untuk melepaskan Yi Yun dari punggungnya. Ia merasakan bahaya besar saat ini karena qi Yi Yun perlahan masuk dari luka kecil yang ia terima dari Pedang Darah. Karena itulah ia merasakan sakit. Jika hanya di tusuk oleh pedang sepeti itu, ia pasti tidak akan merasakannya sakit.
“Parasit Qi..”
Yi Yun dengan senyum jahat memutar qi Pembantaian yang ia salurkan melalui Pedang Darah ke dalam tubuh Kera Raksasa Titan.
Sebelum Kera Raksasa Titan berteriak kesakitan, Xiao Moxian yang berada di bawah memasang seringai kejam diwajahnya.
“Phoenix Api, Cahaya Suci!”
Seluruh tubuh Xiao Moxian ditutupi oleh qi-nya sendiri lalu ia melesat ke arah atas dengan kecepatan yang sangat tinggi sambil mengayunkan pedang yang ia pedang dengan kedua tangannya.
Sraing!
Kilatan tipis berwana putih pun melewati Kera Raksasa Titan ke arah atas dan tebasan Xiao Moxian tersebut meninggalkan bekas yang sangat lebar. Dari bekas luka tersebut, darah yang sangat banyak pun terciprat. Tentu dengan tingkat kultivasi Xiao Moxian saat ini, ia bahkan bisa mengalahkan tiga kultivator tingkat Alam Bumi tahap kesembilan sekaligus.
Menatap Xiao Moxian yang berada di langit, Kera Raksasa Titan sangat marah. Ia menahan rasa sakit dan membuka lebar-lebar mulutnya. Ketika ia ingin melancarkan serangan ke arah Xiao Moxian, sebuah serangan melesat ke arah dalam mulutnya.
Dan serangan itu berasal dari Wang Shu.
“Bola Lava Wyvern!”
Duar!
Dari kedua telapak tangan Wang Shu yang dirapatkan, sebuah bola api berwarna oranye dan tidak beraturan pun melesat ke arah dalam mulut Kera Raksasa Titan.
Duar!
Kera Raksasa Titan tampak hendak tumbang saat teknik tersebut meledak di dalam mulutnya.
Yi Yun yang masih berada di punggung Kera Raksasa Titan pun mencabut pedangnya lalu membuat gerakan kembali. Pedang Darah di tangannya tampak berdengung sangat keras karena ia menggunakan seluruh qi-nya untuk satu serangan tersebut. Ia sudah menduga bahwa daya tahan Kera Raksasa Titan sudah turun drastis setelah menerima cidera yang sangat banyak.
“Teknik Pedang Bintang Kekacauan!”
Sraing!
Yi Yun melesat dengan kecepatan penuhnya dan melewati leher Kera Raksasa Titan dalam sekejap sambil mengayunkan pedangnya sekuat tenaga.
Srak!
[Ding!]
__ADS_1
[Berhasil membunuh Kera Raksasa Titan, mendapatkan 150 Poin Sistem]
Pemberitahuan Sistem terdengar di benak Yi Yun yang membuatnya tersenyum kecil.