Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 453 - Negosiasi Selesai


__ADS_3

Jurang Abadi


“Jadi, apakah kau mau bernegosiasi?” Tanya Dewa Naga Kegelapan dengan nada dingin, mengabaikan rasa malu para anggota Klan Shen.


Yi Yun terdiam karena memang benar bahwa tidak ada gunanya lagi untuk bertarung melawan Dewa Naga Kegelapan.


“Baik, aku akan mencoba mempercayaimu. Tetapi, jika kau berbuat sesuatu yang mencurigakan, aku tidak akan segan-segan memotong lehermu!” Ancam Yi Yun dengan nada dingin lalu menatap ke arah Shen Li.


“Patriak Klan Shen, ayo pergi!” ucap Yi Yun dan langsung bergerak ke arah Klan Shen berada.


Shen Li yang awalnya merasa malu, terdaftar lalu menatap ke arah Dewa Naga Kegelapan dengan tatapan yang cukup dalam. Ia merasa bahwa saat ini dirinya tidak bisa lagi di tekan oleh garis darah sama seperti sebelumnya yang artinya ia juga bisa melawan Dewa Naga Kegelapan.


Tetapi, menurut percakapan Yi Yun dan Dewa Naga Kegelapan sebelumnya, alasan itu dilakukan agar mereka tidak membunuh Dewa Naga Kegelapan yang di segel.


“Ayo pergi, sudah waktunya pergi ke permukaan!” ucap Shen Li dan terbang bersama dengan semua anggota Klan Shen di sana mengikut Yi Yun.


Dewa Naga Kegelapan memasang wajah yang sangat gelap karena ancaman Yi Yun. Tetapi ia menahan diri karena tau bahwa sulit untuk berurusan dengan Yi Yun yang merupakan penerus dari Dewi Pembantaian.


Sebagai eksistensi tua yang telah hidup di zaman yang sama dengan Dewa Naga Asyura, tentu saja Dewa Naga Kegelapan kenal dengan Dewi Pembantaian yang sangat terkenal di 33 Surga.


Dewa Naga Kegelapan akhirnya hanya mendengus lalu terbang mengikuti Yi Yun tepat di belakang para anggota Klan Shen.


Sesampainya di Klan Shen dalam waktu kurang dari dua hari, Yi Yun sudah menebak bahwa Klan Shen akan sedikit kacau karena gen mereka telah berubah. Bukan berubah, tetapi lebih tepat dikatakan bahwa itu ditekan dan juga dapat digunakan oleh mereka secara bebas.

__ADS_1


Shen Li langsung menenangkan mereka semua lalu menceritakan apa yang terjadi.


Mendengar penjelasan dari Shen Li, anggota Klan Shen pun akhirnya tenang dan merasa bahagia karena mereka pada akhirnya sudah bisa pergi ke permukaan.


Namun, mereka tidak menyadari bahwa ada Dewa Naga Kegelapan dalam bentuk manusia yang menatap mereka dengan sedikit merendahkan.


Jika saja pengekangan garis darah tidak hilang, mereka pasti akan langsung tau bahwa Dewa Naga Kegelapan adalah salah satu dari naga yang di segel di dalam Jurang Abadi.


“Bocah, cepat bawa aku keluar dari tempat ini!” ucap Dewa Naga Kehancuran tidak sabar karena ia sangat ingin membalas dendam terhadap Serigala Iblis Surgawi.


“Apakah kau tidak bisa bersabar beberapa jam? Lalu apa gunanya kesabaranmu selama ratusan ribu tahun di dalam segel itu? Kau tidak akan mati hanya karena beberapa jam menunggu!” Yi Yun tidak bisa berkata-kata saat melihat Dewa Naga Kegelapan yang tidak sabar sama sekali.


Dewa Naga Kegelapan terdiam karena apa yang dikatakan oleh Yi Yun memang benar. Apa salahnya menunggu beberapa jam. Ia telah menunggu keluar dari segel dalam waktu yang sangat lama dan untuk beberapa jam, baginya adalah satu detik untuk manusia.


Setelah membuat persiapan, Shen Li pun mendatangi Yi Yun yang sedang bersama dengan Dewa Naga Kegelapan.


Shen Li masih waspada terhadap Dewa Naga Kegelapan karena ia tau bahwa walaupun ia bisa melawannya, ia masih bukan tandingan Dewa Naga Kegelapan.


“Ini adalah hadiah kami untuk tuan Yi Yun karena telah membantu Klan Shen terbebas dari kutukan yang di tanam kepada kami.” ucap Shen Li sambil menyerahkan satu cincin ruang berisi banyak sumber daya. Ia tidak akan pelit tentang hal itu karena apa yang paling ia dambakan adalah kebebasan dan bisa berjalan di bawah sinar matahari.


“Tidak perlu terlalu dipikirkan.” ucap Yi Yun saat ia menerima cincin ruang dan langsung memeriksanya. Dan ketika ia melihat isinya, ia sangat terkejut karena sumber daya di dalamnya dapat membangun sangat banyak eksistensi tingkat Alam Sage tahap kesembilan walaupun untuk mencapainya tergantung pada bakat dan keberuntungan seseorang yang menggunakan sumber daya.


“Bocah Shen, katakan kapan kau akan mengaktifkan Gerbang Teleportasi ke permukaan!” ucap Dewa Naga Kegelapan dan sedikit menindas Shen Li.

__ADS_1


Shen Li sedih berkedut dan ia pun mengangguk kecil. “Ayo pergi, kami semua Klan Shen akan ikut pergi ke permukaan.”


Yi Yun mengangguk kecil dan langsung mengikuti Shen Li ke tempat Gerbang Teleportasi bersama dengan Dewa Naga Kegelapan dan semua anggota Klan Shen karena mereka tidak perlu lagi terus tinggal di dalam Jurang Abadi.


Tetapi Yi Yun terkejut bahwa gerbang teleportasi yang digunakan kali ini berada di bawah tanah, tempat yang cukup jauh dari Klan Shen.


“Ini adalah gerbang teleportasi yang dapat membawa ke mana saja jika masih berada di dunia ini.” ucap Shen Li saat menatap gerbang teleportasi raksasa yang di tempatkan di ruang bawah tanah yang sangat tersembunyi.


Tanpa membuang waktu, Shen Li mengeluarkan kunci tertentu lalu memasukkannya ke lubang kecil di tiang gerbang teleportasi. Itu adalah kunci untuk mengaktifkan gerbang Teleportasi yang tampaknya tidak akan kehabisan energi walaupun digunakan ribuan kali.


“Oh? Gerbang teleportasi ini cukup luar biasa! Jika tidak salah, benda ini diciptakan oleh Zhou Tian Cheng, Titan Kuno yang sangat jenius! Tetapi sangat disayangkan bahwa ini hanya bisa digunakan untuk pergi ke suatu tempat di manapun itu di satu dunia!” ucap Dewa Naga Kegelapan.


“Zhou Tian Cheng? Titan Kuno?” Batin Yi Yun. Ia penasaran dengan seseorang yang bisa dianggap jenius oleh eksistensi seperti Dewa Naga Kegelapan.


Dung!


Gerbang teleportasi yang aktif langsung memunculkan pusaran spasial.


Shen Li yang berada paling depan menatap ke arah Yi Yun lalu berbicara, “Gerbang sudah aktif dan aku telah mengatur koordinatnya tepat di dekat Kekaisaran Jiang sesuai dengan peta yang kau berikan.”


Mendengar itu, Yi Yun tersenyum kecil dan mengangguk. Ia perlahan berjalan ke arah dalam karena sudah waktunya untuk pergi dari Jurang Abadi.


Tetapi, ketika Yi Yun hendak mendekat, wajahnya sedikit berkedut ketika melihat seseorang yang telah melesat seperti meteor ke dalam gerbang teleportasi. Dan sosok itu tidak lain adalah Dewa Naga Kegelapan yang sudah sangat ingin pergi dari Jurang Abadi dan mencari Serigala Iblis Surgawi agar bisa membalaskan dendamnya.

__ADS_1


__ADS_2