
Blar!
Petir hitam menggelegar ke segala arah saat petir hitam yang sangat besar menghantam permukaan tanah.
Ketika debu menghilang, terlihat satu sosok yang diselimuti oleh api hitam yang sangat panas. Bahkan permukaan tanah disekitarnya tampak terbakar menjadi magma. Sosok tersebut tidak lain adalah Jendral Wang yang saat ini memasang wajah jelek setelah menahan serangan kuat dari Jendral Li.
“Dia memang sangat kuat!” Yi Yun yang terbang di udara dengan Pedang Darah di tangannya pun memasang wajah serius. Ia pun langsung membuat gerakannya lagi. Kali ini, Pedang Darah yang ada di tangannya diselimuti oleh api hitam kebiruan yang tidak lain adalah Api Neraka.
“Tebasan Udara Kosong!”
Sraing!
Bilah putih yang diselimuti oleh Api Neraka pun melesat ke arah Jendral Wang dengan kecepatan yang sangat tinggi.
Menatap serangan tersebut, Jendral Wang langsung mengayunkan Pedangnya sekuat tenaga dari belakang ke arah depan ketika serangan Yi Yun telah sangat dekat.
“Tebasan Api Kegelapan!”
Sraing!
Blar!
Teknik Yi Yun langsung dimusnahkan dan bilah yang dilancarkan oleh Jendral Wang tidak memudar sama sekali dan terus bergerak ke arah Yi Yun yang jarak mereka hanya sekitar sepuluh meter lebih.
Yi Yun mengayunkan lengan kanannya tampak seperti sedang memukul menggunakan sikunya. Sangat terlihat saat ini bahwa Tameng Emas Dewa Pembantaian diselimuti oleh qi yang sangat kuat.
Blar!
Bussssh!
“Apa?” Jendral Wang terkejut saat melihat serangannya dikembalikan. Ia pun langsung mengangkat pedangnya di depan dadanya.
Trang!
Drrrrtttt!
Jendral Wang di dorong mundur beberapa langsung lalu ia pun langsung mengayunkan pedangnya ke arah samping untuk membelokkan serangan tersebut.
Sring!
Jrezzh!
Lubang yang sangat dalam terlihat saat serangan yang dikembalikan oleh Yi Yun di tepis oleh Jendral Wang. Tatapan Jendral Wang kali ini sangat serius ketika menatap Tameng Emas Dewa Pembantaian yang ada di lengan kanan Yi Yun.
“Tidak salah lagi! Itu pastilah sebuah Artefak Pertahanan! Dari mana bocah itu mendapatkan benda-benda kuat? Bahkan pedangnya juga pasti sangat kuat!” Batin Jendral Wang.
“Ke mana kau melihat Pak tua Wang!” Jendral Li muncul di belakang Jendral Wang lalu mengayunkan pedangnya sekuat tenaga setelah dilapisi oleh qi Petir Hitam.
“Petir Hitam Pemusnah!”
Sraing!
Jendral Wang memasang wajah yang sangat jelek. Untuk menghadapi Jendral Li saja, ia harus berusaha payah, dan kini Jendral Li dibantu oleh Yi Yun yang memiliki banyak keahlian aneh.
Dengan reaksi yang sangat cepat, Jendral Wang pun berbalik lalu mengangkat pedangnya untuk menahan serangan Jendral Li.
__ADS_1
Trang!
Bussssh!
Mata Jendral Wang menyipit ketika ia langsung dihempaskan begitu saja. Ia tau bahwa Jendral Li pasti telah mengembangkan banyak kemampuan baru untuk mengalahkannya.
Ketika Jendral Wang terpental, Yi Yun pun mengambil kesempatan untuk menyerang.
“Langkah Senyap!”
Zhep!
Ketika Yi Yun muncul dalam sekejap di tempat Jendral Wang terpental, ia pun langsung memutar tubuhnya lalu menendang sekaligus menebas menggunakan Pedang Darah di tangan kanannya.
“Tendangan Pembelah Suara!”
“Teknik Pedang Serigala Pembantaian!”
“Gaya Pertama, Tebasan Serigala Pembantaian!”
Jendral Wang semakin jengkel ketika Yi Yun muncul di dekatnya. Jika saja kekuatannya tidak lebih tinggi dari Yi Yun, ia sadar bahwa dirinya pasti sudah tewas sejak tadi.
“Api Kekacauan!”
Blar!
Diseluruh tubuh Jendral Wang, api hitam pun menyelimutinya menjadi sebuah teknik pertahanan agar dapat menghalau serangan dari seseorang.
Srak! Srak!
Jendral Wang menerima sedikit luka. Ia pun langsung mengayunkan pedangnya di saat ia menerima luka.
Sraing!
“Reaksinya sangat cepat!” Yi Yun yang telah memprediksi serangan dengan teknik Kehalusan Menit langsung mengangkat lengan kanannya.
Trang!
Bussssh!
Di jarak sedekat itu, Yi Yun yang menahan Serangan Jendral Wang dengan Tameng Emas Dewa Pembantaian merasakan sakit di lengan kanannya. Ia tidak mencoba membalikkan serangan Jendral Wang karena ia telah memprediksi Jendral Wang telah memprediksi juga bahwa dirinya akan mengembalikan serangan.
Crang!
Yi Yun pun menepis serangan ke samping yang membuat Jendral Wang tercengang bahwa Yi Yun tidak melakukan apa yang ia prediksikan.
“Teknik Pedang Serigala Pembantaian!”
“Gaya Ketiga, Taring Liar!”
Yi Yun pun menyerang dengan Pedang Darah dengan gaya menusuk yang membuat Jendral Wang semakin terkejut karena merasa bahwa bukan hanya mata pedang Yi Yun saja yang akan menusuknya tetapi adanya serangan di sekitar pedang tersebut yang tampak samar yang pasti akan melukainya.
Namun, karena waktunya tidak cukup untuk menghindar, Jendral Wang hanya bisa mengangkat pedangnya tepat di depan wajahnya sekaligus melindungi seluruh tubuhnya menggunakan qi yang membentuk api hitam.
Trang!
__ADS_1
Srak! Srak! Srak!
Jendral Wang yang menahan serangan pun yakin dengan instingnya sebelumnya karena saat ia menahan serangan Yi Yun, tiga bilah kuat mencoba membelahnya.
“Bajingan!” Teriak Jendral Wang saat mengayunkan tinju kirinya ke arah wajah Yi Yun yang mengenakan helm perangnya.
“Sial!” Batin Yi Yun karena walaupun ia telah memprediksi dengan teknik Kehalusan Menit, ia tidak cukup cepat untuk bereaksi.
Bam!
Yi Yun terkena pukulan telah tepat diwajahnya. Jika saja ia tidak menggunakan Armor Iblis Pembantaian, ia pasti akan mengalami luka yang parah meskipun serangan Jenderal Wang tersebut tidak sekuat tenaga karena terlalu buru-buru.
Wusssh!
Yi Yun pun langsung terpental sangat jauh.
Jendral Wang yang menatap itu langsung menghilang dan muncul di atas Yi Yun sambil mengayunkan pedangnya ke arah tertentu serta mengayunkan lengan kirinya ke arah Yi Yun.
Sraing!
Tebasan tersebut pun langsung mengarah kepada Jendral Li yang mendekat sementara tinjunya melesat ke arah Yi Yun.
“Sial!” Jendral Li sedikit jengkel karena Jendral Wang memang sangat cepat bereaski terhadap dirinya. Ia pun langsung mengayunkan pedangnya untuk menepis serangan Jendral Wang dan mencoba mendekat ke arah Yi Yun agar dapat membantunya.
Trang!
Ketika Jendral Li menepis serangan tersebut, ia pun langsung bergerak ke arah Jendral Wang. Namun ia terkejut bahwa ada sosok lain yang telah muncul di dekat Yi Yun saat ini untuk membantunya.
Zhep!
Tepat diantara Yi Yun dan Jendral Wang, satu sosok wanita muncul sambil mengayunkan Kapak Pemenggal yang ada di tangannya. Ia tidak lain adalah Yu Ruyan yang telah selesai membereskan semua musuh dibantu oleh Xiao Moxian dan Xuan Yuqie.
“Kapak Pemenggal!”
Trang!
Bussssh!
Tinju dan kapak pun saling bertemu tetapi kapak Yu Ruyan langsung dihempaskan serta tinju tersebut melesat ke arah tubuhnya.
Bam!
“Uhuk..”
Yu Ruyan yang terkena pukulan di dekat bahunya pun memuntahkan seteguk darah. Ia langsung terpental dan menabrak Yi Yun dan melesat ke arah permukaan tanah.
Bom!
Jendral Wang yang menatap itu hanya mendengus karena merasa bahwa Yu Ruyan pastilah tewas.
Yi Yun perlahan berdiri saat membentur permukaan tanah. Ia menatap ke arah samping dan menemukan Yu Ruyan yang perlahan berdiri sambil memegang bahu kirinya.
“Kau terlalu ceroboh!” ucap Yi Yun.
“Cih! Kau pasti tau bagaimana tubuhku bukan?” Yu Ruyan membalas saat mengatur ulang tulang bahunya yang bergeser sedikit akibat pukulan maut dari Jendral Wang.
__ADS_1
Krak!
Jendral Wang yang berada di langit tercengang bahwa Yu Ruyan tidak tewas. Namun apa yang membuatnya semakin terkejut, bekas luka bakar yang sangat parah di bahu Yu Ruyan tampak menggeliat lalu menutup dengan kecepatan yang dapat dilihat dengan mata telanjang.