
Kerajaan Qin
Wajah Yi Yun sedikit canggung saat melihat siapa yang memukul kepalanya dengan sangat keras.
“Liu-Li? Apa yang kau lakukan di sini?” Tanya Yi Yun sambil memegang kepalanya yang masih sedikit berdenyut.
Ye Mo, Ye Zhong dan Ye Quan tidak heran lagi saat ini bahwa Yi Yun mengenal siapa Ouyang Liu-Li karena Yi Yun merupakan adik dari jenius nomor satu Sekte Seribu Bunga, Yan Chenyu.
“Tampaknya kau sehat-sehat saja, Yun'er kecil.. kenapa kau tidak datang ke Sekte Seribu Bunga?” Tanya Ouyang Liu-Li dengan senyum manis di wajahnya.
“Baru beberapa bulan semenjak itu Liu-Li, kau harus paham bahwa waktu pergi ke lokasi Sekte Seribu Bunga sangat lama dengan tingkat kekuatanku saat ini.” Balas Yi Yun acuh tak acuh.
“Tidak bisakah kau menampilkan ekspresi yang lain jika berada dihadapan ku?” Tanya Ouyang Liu-Li dengan nada geram. Ia selalu merasa kesal jika Yi Yun berbicara dengannya seperti itu.
Sebelum Yi Yun membalas, suara seseorang yang ia pernah ia temui juga terdengar. “Lama tidak bertemu, bocah.”
Yi Yun menoleh ke arah sumber suara dan menemukan seorang wanita luar biasa cantik dan panas. Tubuhnya terlihat sangat menggairahkan dan membuat pria mana saja pasti ingin mengklaimnya.
“Lama tidak bertemu.” Balas Yi Yun acuh tak acuh kepada wanita tersebut yang merupakan Guru dari Ouyang Liu-Li dan Yan Chenyu, Tantai Lingyan.
“Tampaknya kau sedikit sombong setelah mencapai level Kultivasi itu.” Tantai Lingyan berkerut sedikit karena Yi Yun menganggapnya seperti pengganggu.
Yi Yun tidak membalas itu tetapi ia bertanya tentang hal lainnya, “Di mana kakak dan Huan Caiyi? Jika kalian berdua di sini, apakah mereka juga ikut?”
Wang Shu, Ye Mo, Ye Zhong dan Ye Quan terdiam karena ternyata Yi Yun mengenal dua wanita berbahaya yang datang ke kediaman mereka. Tentu saja mereka tidak berani menyela karena kehadiran Tantai Lingyan yang disebut sebagai wanita gila.
“Apakah kau tidak bertanya tentang kabar ku terlebih dahulu? Sebelumnya kau selalu memperhatikan ini dan ingin bermain dengan mereka.” Goda Tantai Lingyan sambil membusungkan dadanya yang sangat besar.
Wang Shu, Ye Mo, Ye Zhong dan Ye Quan mengutuk Yi Yun dalam hati saat mendengar kata-kata Tantai Lingyan. Keempatnya pun menelan ludah mereka karena Tantai Lingyan tampak sangat menggugah selera pria di dalam diri mereka.
Sementara itu, Ouyang Liu-Li memasang wajah gelap saat mendengarnya dan langsung menaruh kepala Yi Yun di ketiaknya. “Ternyata benar, kau hanyalah bocah mesum dan sebelumnya pun selalu melihat ke arah dadaku! Ternyata kau sudah memerhatikan milik Guru selama ini.”
Urat-urat tebal muncul di dahi Yi Yun dan menepuk-nepuk punggung Ouyang Liu-Li. “Hei Liu-Li, lepaskan aku, aku tidak bernafas.”
“Cih!” Ouyang Liu-Li berdecak kesal dan melepaskan Yi Yun. Tetapi ia tetap melototinya dengan intens karena Yi Yun memperhatikan milik Gurunya.
“Jangan katakan hal seperti itu wanita. Katakan, bagaimana keadaan kakakku dan Huan Caiyi.” ucap Yi Yun dengan kerutan di keningnya ke arah Tantai Lingyan.
“Selesai sudah!” Batin Wang Shu, Ye Mo, Ye Zhong dan Ye Quan karena Yi Yun sama sekali tidak menghormatinya sosok seperti Tantai Lingyan.
Tetapi yang membuat mereka berempat terkejut, Tantai Lingyan sama sekali tidak keberatan dengan sikap Yi Yun.
“Mereka berkultivasi dengan giat untuk mengejar ketertinggalannya darimu. Itulah sebabnya keduanya tidak ikut ke tempat ini karena masih sibuk meningkatkan kekuatan mereka. Jika Yan Chenyu dan Huan Caiyi mengetahui bahwa kau berada di sini, mereka pasti akan ikut walaupun aku tidak mengijinkannya.” Balas Tantai Lingyan.
Yi Yun hanya mengangguk kecil dan bertanya lagi, “Lalu apa tujuan kalian datang ke kediaman kami?”
Bletak!
[Ding!]
[Host disarankan menghindar]
“Sistem sialan!” Batin Yi Yun karena notifikasi datang bersamaan saat kepalanya di pukul oleh Ouyang Liu-Li.
“Kau masih bertanya tentang mengapa kami datang kemari? Apa kami tidak bisa datang?” Ouyang Liu-Li bertanya dengan nada tidak puas.
__ADS_1
Wajah Yi Yun gelap mendengarnya. Apakah harus memukulku saat aku bertanya kepada kalian?
Tantai Lingyan tidak berbicara dan langsung duduk dengan nyaman di sebuah kursi yang sangat empuk tanpa meminta persetujuan Wang Shu, pemilik kediaman.
“Ada beberapa hal yang ingin aku bicarakan denganmu. Bisakah kalian keluar lebih dulu?” Tanya Tantai Lingyan menatap ke arah Wang Shu, Ye Mo, Ye Zhong dan Ye Quan.
Keempatnya pun mengangguk dan keluar dari kediaman bersama dengan para pelayan karena merasa bahwa mereka akan membahas sesuatu yang penting.
Setelah di ruangan hanya ada Yi Yun, Ouyang Liu-Li dan Tantai Lingyan, Tantai Lingyan pun membuka suara.
“Aku ingin bertanya hal yang penting padamu, apa sebenarnya Vena Mendalam milikmu?” Tanya Tantai Lingyan langsung ke intinya.
Mata Yi Yun menyipit mendengarnya dan langsung membalas, “Kenapa kau ingin mengetahuinya?”
“Tentu saja karena penasaran, juga, Vena Mendalam milikmu sama seperti milik Yan Chenyu, itu tiba-tiba tersegel seperti terbangun kembali dan hanya 1/3 saja yang terbuka.” ucap Tantai Lingyan.
Mata Yi Yun melebar mendengarnya. “Sepertiga? Apakah kakak memiliki Vena Mendalam tidak lengkap? Aku rasa itu adalah hal yang mustahil tanpa bantuan Sistem dengan membeli Vena Mendalam buatan.” Batinnya.
“Apa maksudmu hanya sepertiga?” Tanya Yi Yun dengan kerutan diwajahnya.
“Vena Mendalam milik Yan Chenyu seperti disegel oleh sesuatu ketika dia mencapai tingkat Alam Roh. Sepertinya dibutuhkan metode khusus untuk membukanya. Sama sepertimu, awalnya kau hanya memiliki Vena Mendalam biasa saja tetapi tiba-tiba memiliki Vena Mendalam yang kuat. Bisakah kau memberitahu bagaimana cara membangkitkannya?” Tanya Tantai Lingyan.
Yi Yun paham seketika bahwa Yan Chenyu memang berbeda darinya. Tidak mungkin ada seseorang yang memiliki Vena Mendalam hanya sepertiga saja seperti dirinya karena memiliki Sistem sebagai pendukung.
“Aku tidak tau sama sekali. Ketika mencapai tingkat Alam Roh, kekuatan ini muncul begitu saja.” Balas Yi Yun dengan gelengan kepala. Tentu ia tidak akan pernah memberitahukan alasan mengapa bisa seperti itu karena berkaitan dengan rahasia terbesarnya.
Tantai Lingyan tidak kecewa sama sekali. Ia pun berbicara lagi yang membuat Yi Yun semakin terkejut, “Juga, kekuatan yang berasal dari Vena Mendalam yang tidak diketahui milik Yan Chenyu sangat berlawanan denganmu.”
“Kekuatannya di isi oleh qi yang membuat siapa saja tenang. Tidak sepertimu yang dipenuhi oleh niat membunuh dan haus darah. Kekuatan Yan Chenyu seperti memiliki tujuan untuk menyeimbangkan sesuatu yang buruk jika terjadi masalah dan kemungkinan itu akan berasal darimu.”
Kata-kata Tantai Lingyan membuat mata Yi Yun melebar karena tidak menyangka bahwa Tantai Lingyan mengetahui tentang informasi Dewa atau Dewi Pembantaian.
Melihat reaksi Yi Yun yang tidak wajar, Tantai Lingyan membenarkan spekulasinya. “Karena itu benar adanya, maka aku akan menyampaikan sesuatu yang penting padamu. Kekuatan milikmu itu sangat berbahaya. Kau harus bisa mengendalikannya, jika tidak kau akan di kuasai oleh haus darah dan selalu ingin membunuh siapa saja, kau hanya ingin terus bertarung tanpa henti, hal seperti itu bisa merugikan orang-orang di sekitarmu.”
“Alasan mengapa aku datang ke tempat ini juga karena hal itu. Yan Chenyu dan Huan Caiyi akan sedih jika kau berubah menjadi monster yang sangat menyukai pembunuhan. Oleh sebab itu, aku datang untuk merekomendasikan kau untuk datang ke tempat tertentu. Mungkin di sana kau akan menemukan jawaban yang kau cari.” Tantai Lingyan melempar sebuah gulungan ke arah Yi Yun.
Yi Yun yang masih tertegun dengan semua penjelasan Tantai Lingyan pun hanya menangkap benda tersebut lalu membukanya.
Gulungan tersebut adalah sebuah peta, peta lengkap dunia. Dunia tersebut memiliki tiga benua, tempat mereka berada saat ini disebut sebagai Benua Langit. Sementara dua lainnya bernama Benua Kegelapan dan Benua Cahaya.
“Di Benua Kegelapan yang ada di peta, aku membuat tanda tempat tertentu yang harus kau kunjungi. Tempat itu mungkin akan menjelaskan beberapa hal tentang Vena Mendalam milikmu yang seharusnya memiliki nama Vena Mendalam Dewa Pembantaian.” Lanjut Tantai Lingyan.
“Dari mana kau tau semua hal ini?” Tanya Yi Yun terkejut.
“Kau terlalu meremehkan aku nak, biar ku beritahu satu hal kepadamu. Aku berasal dari Benua Cahaya, aku datang ke Benua ini untuk mencari talenta hebat yang akan aku bawa suatu hari nanti ke sana dan aku telah menemukannya. Mereka adalah Ouyang Liu-Li, Yan Chenyu dan Huan Caiyi. Kau harus tau, bakat Huan Caiyi sangatlah luar biasa walaupun mungkin masih di bawah Ouyang Liu-Li. Tetapi dia salah satu talenta terbaik di Benua Langit.”
“Ketahuilah Yi Yun, benua Langit ini sangatlah lemah. Kau tidak akan mampu berkembang lebih jauh jika tetap berada di sini. Sumber daya di benua ini sangat terbatas. Bahkan untuk kultivator Alam Langit sudah dianggap tinggi di benua ini. Tetapi di benua lain, itu tidak dianggap apa-apa karena kedua Benua tersebut merupakan puncak Rantai Makanan di dunia ini!” ujar Tantai Lingyan.
Mendengar itu, Yi Yun semakin terkejut.
“Sistem, Periksa Tantai Lingyan!” Perintah Yi Yun di benaknya.
[Ding!]
[Memeriksa]
__ADS_1
[Pemeriksaan selesai]
[Nama : Tantai Lingyan]
[Usia : 370 tahun]
[Tingkat : Alam Sage tahap ketiga]
[Status : - Nyonya Sekte Seribu Bunga - Tetua klan Tantai]
[Kondisi : Sehat]
[Pintu Mendalam Terbuka 45/64]
[Vena Mendalam Ratu Bunga Kematian]
[Meridian : Seribu Bunga Kematian]
Yi Yun hampir terbatuk melihat tingkat kultivasi Tantai Lingyan karena telah mencapai tingkat Alam Sage tahap ketiga, dan usianya membuat Yi Yun tidak tau harus bereaksi seperti apa.
Serta, hal lainnya yang membuat Yi Yun terkejut adalah status Tantai Lingyan sebagai Tetua klan Tantai yang kemungkinan berasal dari Benua Cahaya.
Sekarang semuanya sangat jelas karena Tantai Lingyan tampak tidak takut dengan siapapun di benua Langit. Bisa dikatakan, tidak akan ada kultivator yang mampu melawan Tantai Lingyan dengan tingkat kekuatan seperti itu.
“Lalu, bagaimana cara ke benua lainnya?” Tanya Yi Yun dengan kerutan di dahinya.
“Kau harus melampaui tingkat Alam Langit. Dengan begitu, kau akan memiliki qi yang cukup untuk melewati lautan yang sangat luas. Untuk para kultivator tingkat Alam Langit, mereka tidak akan bisa karena sudah pasti kehabisan qi di tengah jalan. Dan lautan yang memisahkan ketiga benua sangatlah berbahaya. Sangat banyak binatang spiritual tingkat tinggi menghuni lautan itu. Itulah sebabnya para kultivator di benua Langit tidak mengetahui tentang dunia luar sama sekali.” ujar Tantai Lingyan.
“Juga, aku ingin mengatakan hal lainnya karena kebetulan kami bertemu denganmu. Semula, aku ingin mencarimu juga untuk memberitahu beberapa hal tentang Sekte Seribu Bunga.”
“Sekte tersebut adalah sebuah Artefak khusus yang pernah di tinggalkan oleh kultivator yang berasal dari tempat yang sama denganku. Dan itu adalah sebuah alat transportasi raksasa yang bisa membawa banyak kultivator mencapai benua lainnya walaupun waktu yang dibutuhkan sangat banyak.”
“Tidak lama lagi, kami akan pergi dari benua ini karena tujuanku di benua ini telah tercapai yaitu mencari tiga jenius untuk di bawa ke tempat ku berasal. Dan ketiganya adalah Ouyang Liu-Li, Yan Chenyu dan Huan Caiyi.” Tantai Lingyan menjelaskan.
Yi Yun terdiam karena jika memang benar kakaknya dan adiknya pergi ke benua lain, butuh waktu yang lama baginya untuk bertemu dengan mereka. Tetapi ia yakin bahwa ia pasti akan mencapai level tersebut suatu hari nanti dan bisa mencari keberadaan Yan Chenyu dan Huan Caiyi.
“Tidak masalah sama sekali. Aku tidak keberatan dengan pengaturan mu karena mungkin itu yang terbaik untuk mereka berdua. Tetapi aku hanya ingin agar kau mengurus mereka dengan baik karena tampaknya kau juga memerlukan mereka. Yan Chenyu adalah orang terpenting bagiku di dunia ini walaupun mungkin Huan Caiyi juga salah satunya. Aku paling tidak suka jika seseorang menyakiti mereka. Kau bisa membawa mereka, tetapi, jika suatu hari nanti aku pergi ke sana dan menemukan keadaan mereka tidak sesuai harapanku..”
“Maka aku akan membuat kau menyesal karena telah mengenalku!” ucap Yi Yun acuh tak acuh. Walaupun itu perkataan sederhana, itu merupakan sebuah ancaman karena tentu saja Yi Yun tidak takut pada siapapun.
Bletak!
[Ding!]
[Host disarankan menghindar]
Wajah Yi Yun jelek dan menatap ke arah Ouyang Liu-Li dengan wajah yang sangat kesal.
“Apa-apaan itu Yun'er? Kenapa kau terlihat seperti sedang mengancam Guruku?” Tanya Ouyang Liu-Li tidak puas.
Yi Yun hanya mendengus dan tidak membalas sama sekali. Ia tentu sangat ingin menghindar tetapi kecepatan Ouyang Liu-Li sama sekali tidak mungkin ia tandingi saat ini.
Tantai Lingyan tersenyum kecil karena Yi Yun tampak tidak bercanda sama sekali. Tentu saja ia tidak akan melakukan hal yang membuat dua muridnya serta satu lagi wanita yang bisa dikatakan sebagai murid dalam nama akan mengalami kerugian ketika mengikutinya.
“Tidak masalah sama sekali. Apa kau tidak ingin menyampaikan pesanmu kepada keduanya? Aku memiliki cara untuk melakukannya.” ucap Tantai Lingyan.
__ADS_1
Yi Yun pun mengangguk dan mengikuti instruksi Tantai Lingyan untuk meninggalkan pesan kepada Yan Chenyu dan Huan Caiyi.