Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 125 - Rencana Penipuan


__ADS_3

Reruntuhan Kerajaan Kuno


Yi Yun yang sedang membawa Xiao Moxian pun terus terbang dengan kecepatan penuhnya. Dengan tingkat kekuatan Iblis tersebut, ia paham bahwa sulit untuk kabur. Karena itu, ia akan mengambil jalan terakhir, yaitu menjebak Iblis yang saat ini mengejarnya.


Karena itu, Yi Yun pun terbang ke arah kerumunan kultivator yang masih menatap ke arah pulau dan bangunan-bangunan yang mengambang di langit.


Ketika Yi Yun terus bergerak keluar dari pulau yang terbang, getaran hebat terjadi di pulau tersebut. Meski ia tidak menginjak permukaan tanah, ia merasakan pergerakan udara yang tidak wajar.


Drrrrtttt!


Bussssh!


Pulau tersebut pun melesat ke arah bawah dengan kecepatan yang sangat tinggi. Hal itu dikarenakan oleh tidak ada lagi qi untuk menopang pulau agar tetap terbang di udara. Bahkan bangunan-bangunan di sekitar pulau pun ikut terjun ke arah bawah yang membuat Yi Yun sangat bingung dan bagaimana cara membuat pulau serta bangunan terhubung satu sama lain.


Yi Yun menyampingkan pemikirannya tentang hal tersebut dan ikut terbang ke bawah.


“Suami! Iblis itu masih terus mengikuti!” Teriak Xiao Moxian saat menatap ke arah belakang. Ia sadar bahwa kekuatan Iblis tersebut memang sangat kuat. Itu terbukti dari ketiga kultivator yang bahkan tidak bisa menghadangnya. Tentu ia dapat mendengar bentrokan singkat dan Iblis tetap mengejar yang artinya ketiga kultivator sebelumnya yang mengincarnya bersama suaminya telah terbunuh dalam waktu yang sangat singkat.


“Aku tau Xian’er..” Balas Yi Yun.


“Sistem! Periksa lokasi tempat kultivator dalam jumlah besar terkumpul!” Perintah Yi Yun di benaknya. Tentu ia akan meminjam tangan para kultivator untuk membereskan Iblis yang saat ini sedang mengejarnya.


[Ding!]


[Sistem mendeteksi sekitar dua puluh kultivator di arah barat laut]


Mendengar pemberitahuan Sistem, Yi Yun pun langsung berputar sedikit menuju kerumunan kultivator tersebut.


Sementara itu, Iblis yang sedang mengejar Yi Yun tampak sedikit kelelahan. Walaupun ia tidak menggunakan kekuatannya lagi, dampak dari dibekukan dalam waktu yang sangat lama memang sangat terasa. Jika saja ia berada di kondisi puncaknya, tidak akan sulit baginya mengejar Yi Yun yang memiliki kultivasi tingkat Alam Bumi. Perbedaan tingkat Alam Bumi dan Alam Langit memang sangat jauh berbeda.


“Kau tidak akan bisa kabur manusia! Serahkan Guci Azulet dan aku akan mengampuni nyawamu! Guci Azulet adalah benda yang sangat berharga dan tidak boleh jatuh ke tangan yang salah atau kau akan menyesal!” Teriak Iblis sekuat tenaga. Suaranya menggema ke tempat yang sangat jauh.


Mendengar teriakan itu, Yi Yun tidak peduli sama sekali walaupun ia bertanya-tanya kenapa Iblis tersebut tampak tidak ingin Guci Azulet digunakan oleh para manusia.

__ADS_1


Wusssh!


Dalam waktu beberapa menit, Yi Yun pun yang terus terbang akhirnya menemukan kerumunan kultivator.


Yi Yun menyeringai dan langsung membuat rencana baru. “Sistem! Buat replika Guci Azulet dalam jumlah yang besar, buat auranya tampak seperti Guci Azulet yang asli!” Perintah Yi Yun di benaknya.


[Ding!]


[Dibutuhkan 5.000 Poin untuk membuat 20 replika Guci Azulet dengan aura yang akan bertahan selama sepuluh menit]


[Apakah Host ingin membuat replika seharga 5.000 Poin Sistem?]


[Ya/Tidak]


“Ya.”


[Ding!]


[5.000 Poin Sistem digunakan membuat replika Guci Azulet]


Semua dari mereka tentu akan menunggu pulau tersebut jatuh untuk melihat apakah ada yang istimewa atau tidak.


“Hm? Hei lihat. Ada yang datang!”


“Oh? Bukankah itu anak sebelumnya yang masuk ke pulau? Apakah dia telah menemukan benda berharga yang membuat pulau itu jatuh?”


“Kau benar. Pasti seper itu. Tidak mungkin pulau jatuh begitu saja karena beberapa kultivator mengatakan telah berada di tempat ini kurang dari seminggu!”


“Jika begitu, ayo kita rebut benda yang diambil oleh anak itu. Dia pasti kelelahan sehingga turun secepat itu!”


Para kultivator pun semuanya setuju untuk memburu Yi Yun. Semua dari mereka langsung mengeluarkan senjata masing-masing dan menunggu Yi Yun datang.


Ketika mendekat, Yi Yun pun tampak memasang wajah sedikit lelah. Ia langsung mendarat di dekat para kultivator.

__ADS_1


Wusssh!


Lebih dari dua puluh kultivator langsung mengelilingi Yi Yun dan Xiao Moxian.


“Tenang Xian’er! Jangan lakukan apapun!” Bisik Yi Yun.


Mendengar bisikan Yi Yun, Xiao Moxian pun hanya diam karena tau bahwa suaminya itu memiliki rencana tertentu untuk para kultivator. Ia menduga bahwa suaminya akan melakukan hal yang sama seperti sebelumnya.


“Bocah! Kau datang dari pulau yang jatuh itu! Serahkan benda yang kau ambil di sana!”


“Jangan coba-coba untuk kabur! Kau tidak akan bisa pergi dengan jumlah kultivator yang mengelilingimu!”


Beberapa kultivator pun berbicara dan mengancam Yi Yun.


“Tung-tunggu.. kita bisa bernegosiasi. Aku akan memberikan benda yang aku ambil di pulau yang mengambang itu sebelumnya.” Yi Yun pun membuat akting sedikit takut dan berbicara dengan nada buru-buru.


“Tampaknya kau memang mudah diajak bernegosiasi! Cepat keluarkan atau kami akan langsung menyerang!” Salah satu kultivator pun mengancam sekali lagi sambil mengarahkan pedangnya ke arah Yi Yun dan Xiao Moxian.


“Baik!” Yi Yun buru-buru mengangguk.


Xiao Moxian yang menatap itu memutar bola matanya ke arah suaminya karena merasa bahwa Yi Yun memang sangat pandai berakting. Jika ia di posisi musuh, ia mungkin akan percaya begitu saja.


Yi Yun pun langsung mengeluarkan replika Guci Azulet berjumlah dua puluh lalu melemparnya ke arah langit.


Para kultivator yang menatap itu berkerut sejenak lalu langsung melesat ke arah langit karena mereka merasakan sesuatu yang istimewa dari replika Guci Azulet.


Menatap hal itu, Yi Yun menyeringai dan langsung bergerak secepat yang ia bisa pergi dari kerumunan kultivator yang sedang mencoba meraih replika Guci Azulet.


“Kau sangat pandai menipu seseorang, suami.” ucap Xiao Moxian sedikit terkekeh.


Yi Yun hanya melirik ke arah Xiao Moxian yang tampak terhibur dengan aktingnya. Ia pun terus bergerak dan melihat sekali ke arah belakang. Ketika menatap Iblis yang sudah mendekat, ia pun tersenyum kecil karena sudah pasti Iblis tersebut tidak akan dapat membedakan apakah itu palsu atau tidak.


Iblis yang sedang terbang ke bawah pun menatap puluhan kultivator yang mencoba meraih replika Guci Azulet. Ia tercengang saat menatap dua puluh dari Guci Azulet dan semuanya tampak seperti asli.

__ADS_1


Amarahnya pun memuncak karena merasa ia seperti sedang di tipu. Ia pun melirik Yi Yun di kejauhan yang terus bergerak. Ia tentu ingin mengejarnya tetapi ketika menatap dua puluh replika ada perasaan di dirinya mengatakan bahwa salah satu dari replika Guci Azulet adalah asli. Karena itu, Iblis tersebut pun memilih untuk mengambil semua replika Guci Azulet dari tangan para kultivator yang baru saja mengambil replika Guci Azulet.


__ADS_2