Jatuh Cinta Setelah Menikah

Jatuh Cinta Setelah Menikah
Eps 103 (season 2)


__ADS_3

Chaim Devano Mahesa umur 25 tahun, kini tumbuh menjadi menjadi pria tampan, yang kini sudah menjadi anggota polisi seperti cita-cita sejak kecil, Adit dan Dita sangat mendukung cita-cita anaknya tersebut, Adit tidak mau egois, dia tidak ingin memaksa anak-anak mengikuti jejak nya yang turun ke dunia bisnis.


Chaim bukalah anak tunggal dia mempunyai adik yang bernama Marcello Mahesa umur 23 tahun, dia tidak kalah tampan dari sang kakak, kini dia baru selesai menyelesaikan kuliahnya di Sidney dan kembali ke jakarta untuk bekerja di perusahaan papa nya.


Chaim yang anaknya pendiam, berbeda dengan Cello, yang sangat humoris seperti ibunya, tapi juga terkenal playboy, dia selalu gonta-ganti cewek, tidak seperti Chaim yang masih betah menyendiri.


Hal itu membuat mama Dita sedikit pusing melihat kedua putra nya itu, apa lagi Cello, dia mengikuti siapa yang bersifat playboy.


"Cello, mama tidak suka kamu selalu gonta-ganti wanita, mama heran kamu mengikuti siapa sih nak" ucap mama Dita pada putranya.


"Aku itu tidak playboy ma, tapi hanya punya banyak mantan aja" jawabnya cengegesan.


"Sama aja bambang" bentak mama Dita.


"Nama aku Cello ma, bukan bambang, sejak kapan aku ganti nama jadi bambang?" ucap Cello kembali menggoda mamanya.


Mama Dita langsung berdiri meninggalkan anaknya, dia langsung ke dapur, sedangkan Cello hanya tertawa melihat mamanya sedikit kesal.


"Mama kenapa sih, kok ngomel-ngomel sendiri?" tanya Chaim pada mamanya.

__ADS_1


"Mama kesal pada adik kamu itu, di kasih tau pasti menjawab, mama enggak tau itu anak lahir dari rahim siapa sih" jawab mama Dita sambil mengomel.


"Ya dari rahim mama lah, masak rahim buaya" jawab papa Adit sambil tertawa membuat mama Dita semakin kesal.


Chaim hanya diam mendengar omelan mamanya dia malas ambil pusing kalau tentang adiknya, Chaim langsung menuju lantai dua dengan secangkir kopi yang sempat dia buat.


"Kak, lihat ini teman aku cantik banget" ucap Cello pada kakaknya.


Chaim langsung berdiri di tangga dan melihat adiknya yang sedang duduk di ruang keluar menatap foto-foto cewek yang dia koleksi.


"Dek, kakak pusing dengar kamu, setiap bicara pasti bahas cewek, entah kamu mengikuti siapa yang playboy begitu" jawab Chaim dan langsung naik ke lantai dua.


"Aduh kakak ini kurang asik, makanya sampai sekarang masih menjomblo" ucap Cello pada kakaknya.


Dia duduk di atas teras kamarnya sambil menikmati kopi sambil membalas pesan yang masuk di hpnya, pesan dari rekan kerjanya.


Banyak wanita yang ingin menjadi kekasih Chaim tapi mereka tidak pernah mendapat respon dari Chaim, dia selalu mengabaikan kalau ada wanita yang mendekati nya.


Berbeda dengan Cello, dia selalu mempermainkan wanita, bila sudah bosan dengan gampang Cello meninggalkan wanita itu, tapi parah wanita tidak kapok padanya, malas tambah banyak yang ingin menjadi kekasihnya.

__ADS_1


Itu yang membuat mama Dita dan papa Adit sedikit pusing dengan kedua anaknya. yang kakak tidak pernah namanya pacaran, yang adik malah bersikap brengsek, suka mempermainkan wanita.


"Pa, mama bingung dengan anak-anak kita, si kakak tidak pernah mama lihat kalau dia punya kekasih, sedangkan si adik mama Minta ampun, dia seenak jidat mempermainkan wanita, kayak dia tidak dilahirkan oleh wanita" keluh mama Dita pada suaminya.


"Ya mau gimana lagi ma, mulut papa ini sudah mau berbusa memperingatkan si adik tapi dia tidak berubah, di kantor aja ma, dia selalu tebar pesona pada karyawan yang cantik" jawab papa Adit.


"Tapi untung saja ada Chintya, jadi dia selalu di pantau oleh Tya, makanya karyawan cewek sedikit takut sama Tya" lanjut papa Adit.


Chintya adalah anak dari Davin dan Dea, Tya anak tunggal mereka, kini Tya juga bekerja di kantor papa Adit, dia di persiapkan papa Adit untuk memimpin perusahaan cabang yang di pimpin ayah Davin.


Tya yang anaknya cerdas dan tegas, memiliki jiwa kepemimpinan, dia seperti Chaim tapi chaim tidak ingin terjun ke dunia bisnis, dia lebih memilih untuk mengejar cita-citanya.


Hanya Cello yang ingin mengikuti jejak sang papa, tapi papa Adit belum sepenuhnya menyerahkan perusahaan padanya, karena menurut papa Adit Cello masih banyak main-main belum serius dalam pekerjaan.


Sedangkan Rio dan Mia juga memiliki dua anak, anak pertama cewek sedangkan yang kedua cowok, yang cewek bernama Linzy dan Lintang, Linzy yang mengikuti jejak sang ayah terjun ke dunia bisnis, sedangkan Lintang masih menempuh pendidikannya di Singapura.


❤❤❤


Hai kakak-kakak semua yang baik hati, kali ini aku lanjut part dua, karena mengikuti saran dari teman-teman pembacaku yang setia.

__ADS_1


jangan lupa like, komentarnya ya kakak.


❤❤❤❤Bersambung ❤❤❤❤


__ADS_2