
Setelah selesai memakan bubur buatan bundanya, Mia kembali mengeluarkan semua isi perutnya, data yang masuk juga ke kamar kakaknya karena mendengar dari sang bunda kalau mbaknya lagi sakit.
"Coba mbak test pack deh, siapa tau ada isi" usul Dita pada sang kakak ipar.
Rio dan Mia yang mendengar usulan sang adek langsung saling melirik, ya ada betul nya juga usulan Dita tersebut.
"Tunggu ya, Abang pergi beli test pack" ucap Rio dan langsung berdiri dari duduknya.
"Ok bang nanti aku yang temani mbak Mia di sini" ucap Dita pada sang Abang.
Rio langsung mengambilnya jaketnya dan langsung keluar dari kamarnya.
"Kamu mau ke mana" tanya bunda Astrid saat bertemu dengan Rio di tangga.
"Mau ke apotik sebentar bunda, aku titip Mia ya bunda" jawab Rio dan langsung pergi meninggalkan sang bunda.
"Ok hati-hati" jawab bunda Astrid.
Bunda Astrid langsung naik dan menuju kamat Mia, sampai di dalam kamar sudah ada Dita yang juga ikut berbaring di samping kakak iparnya.
"Aduh yang sakit ini yang mana? kok dua-duanya pada baring?" tanya bunda Astrid.
"Kan penjaga juga lagi ngantuk bunda, makanya ikut berbaring" jawab Dita sambil tersenyum.
Dita langsung bangun dan kembali duduk di pinggir tempat tidur, mereka bertiga asik bercerita siang ini Mia sudah tidak mual-mual lagi dia sudah kelihatan kembali segar.
Tidak lama Rio datang membawa sebuah kantong keresek di tangannya.
"Sayang ini, coba kamu test siapa tau benar" ucap Rio menyodorkan test pack pada Mia.
Mia langsung mengambilnya dan langsung menuju kamar mandi, setelah beberapa menit Mia kembali dengan muka bahagia.
"Bagai mana sayang?" tanya Rio dan bunda Astrid bersamaan.
Mia langsung memberikan test pack pada suaminya, Rio sempatkan tidak percaya apa yang dia lihat.
"Betul ini sayang?" tanya Rio pada Mia, Mia hanya mengangguk kepalanya sambil tersenyum.
"Hore... aku akan menjadi ayah bunda, ayah" teriak Rio kegirangan sambil memeluk bundanya.
__ADS_1
"Selamat ya mbak" ucap Dita pada Mia dan langsung memeluk kakak iparnya itu.
"Selamat buat kalian berdua sayang, bunda juga turut bahagia" ucap bunda Astrid sambil memeluk Rio.
"Seharusnya Abang itu memeluk mbak Mia, kok malah memeluk bunda sih" protes Dita pada sang Abang.
"Eh ia maaf saking bahagianya jadi lupa" ucap Rio dan langsung memeluk istrinya dan mencium kening dan pipi Mia.
Kini bertambah lagi kebahagiaan yang di rasakan keluarga besar ayah Romi, kini Dita sedang hamil tiga bulan dan di tambah lagi oleh Mia.
"Besok kamu ke dokter untuk memeriksa kan kandungan kamu ya nak" ucap bunda Astrid pada Mia.
"Ia bunda, besok aku temani dia ke dokter" Rio yang menjawab.
Dita dan bunda Astrid akhirnya keluar dari kamar Rio dan Mia, bunda Astrid begitu bahagia mendengar anak menantunya lagi hamil, kebahagiaan yang bertubi-tubi mereka rasakan.
Di dalam kamar Rio tidak henti-hentinya mencium sang istri, Rio sangat bahagia dia tidak menyenangka akan secepat ini beninya akan tumbuh di rahim sang istri.
Dan besok mereka akan ke dokter untuk memeriksakan kandungan Mia, dia tidak ingin kehilangan kesempatan itu.
💞💞
Meninggalkan kehidupan yang lama, kehidupa yang buruk, dia sadar betul akan itu tapi penyesalan tidak datang di depan tapi penyesalan selalu di belakang.
Seandainya dia tidak termakan obsesi mungkin tidak akan begini, dulu dia ingin menghancurkan Adit karena penolakan kerja sama, dan dia juga ingin merebut Dita kembali dari tangan Adit, karena Dita adalah mantan pacarnya dulu waktu masih kuliah, tapi karena perselingkuhan yang dia lakukan dengan sahabat Dita akhirnya dia di putuskan Dita dan lebih parahnya Dita sangat membenci dirinya sampai sekarang m
Yudi pernah menculik Dita saat Dita sudah menikah dengan Adit, tapi sayang dia gagal karena dia tidak mengetahui kalau di belakang Adit terdiri orang-orang hebat yang membuatnya merasakan namanya tinggal di penjara dan parahnya lagi perusahaan yang dia rintis dari nol hancur seketika.
Begitu juga dengan Sesil dia akan kembali ke Inggris, dia akan memulai hidupnya yang baru di sana, dia tidak ingin kelakuannya ini membuat kedua orang tuanya hidup menderita seperti ancaman Adit padanya dan juga ke pada papanya.
Apa lagi Sesil habis mengalami hal yang tidak dia inginkan, saat mabuk di sebuah club' malam, dia di bawa lari oleh Zico ke sebuah hotel, dia melayani Zico dalam keadaan tidak sadar karena terpengaruh alkohol.
Dan keesokan harinya saat sadar dia kembali di paksa Zico untuk melayaninya, sehabis kejadian itu Sesil mulai mengintropeksi diri, sehabis kejadian itu Sesil banyak mengurung diri di kamar, tidak pernah lagi keluar rumah.
Sesil semalam sudah membicarakan ke pada kedua orang tuanya, dan kedua orang tua Sesil sangat menyetujui apa yang Sesil usulkan.
Harapan orang tua Sesil semoga Sesil bisa kembali menata kehidupannya kembali, meninggalkan kehidupan yang lama, dan menata kehidupan yang baru.
Ya semoga Yudi dan Sesil bisa memulai kehidupan mereka masing-masing di tempat mereka yang baru, walaupun Inggris bukan tempat yang baru bagi Sesil tapi setidaknya dia bisa kembali menata kehidupannya yang lebih cerah.
__ADS_1
Melupakan semua masa lalu dan mulai menata kehidupan yang baru kembali, tanpa bayangan masa lalu.
Sesil juga sempat berpikir tentang omongan Zico semalam, tapi kalau itu pun terjadi dia akan menanggungnya sendiri tanpa bayangan laki-laki brengsek itu.
Dia tidak akan peduli dengan omongan orang lain nantinya, dia yakin bisa melalui sendiri, dia berharap tidak akan bertemu lagi dengan Zico sampai dia kembali ke Inggris.
💞💞
Di kantor Adit, Chua datang menemui Adit dan Davin, mereka bertiga sudah janjian ingin bertemu setelah makan siang.
"Hai, sudah makan siang belum?" tanya Chua pada Risna.
"Loh kok di sini, kenapa tidak memberitahu kan dulu kalau mau datang" jawab Risna.
"Saya datang menemui bos dan juga pak Davin" ucap Chua pada Risna.
"Ok silahkan masuk, jangan lupa ketuk pintu duluan karena mereka berdua sudah di dalam" ucap Risna pada Chua.
"Ok makasih saya masuk dulu ya" pamitnya pada Risna dan langsung masuk ke dalam ruangan Adit setelah Chua mengetuk pintu terlebih dahulu.
Setelah di persilahkan masuk barulah dia membuka pintu dan masuk ke dalam ruangan Adit.
"Selamat siang bos" ucap Chua pada Adit dan juga Davin.
"Selamat siang juga, ayo silakan duduk" ucap Adit dan langsung mempersilahkan Chua duduk.
Setelah duduk di sofa, Adit dan juga Davin sudah duduk di sana mereka berhadap-hadapan.
"Begini bos, Yudi hari ini akan berangkat ke daerah lain, dia tidak akan tinggal di sini lagi, dan Sesil juga akan kembali ke Inggris, mereka berdua akan memulai kehidupan mereka yang baru" jelas Chua.
"Baguslah kalau begitu, saya tidak akan khawatir tentang keamanan istri saya" ucap Adit.
"Betul bos, tapi Sesil juga akan pergi ke Inggris karena ingin menghindari seseorang yang sudah dia layani semalam di sebuah kamar hotel, mereka menghabiskan waktu semalaman karena dalam keadaan mabuk berat" jelas Chua kembali.
"Setelah kejadian itu Sesil mengurung diri di rumah, dia tidak berani keluar karena takut bertemu dengan pria itu" jelas Chua kembali.
💞💞💞
Hai jangan lupa singgah di karya terbaru aku, baru update 10 episode. berjudul KETULUSAN CINTA, terimakasih sebelumnya 😘
__ADS_1
💞💞💞 Bersambung 💞💞💞