Jatuh Cinta Setelah Menikah

Jatuh Cinta Setelah Menikah
Eps 96


__ADS_3

Setelah puas mengobrol dengan ayah mereka Davin dan Dea pamit mau ke penginapan untuk beristirahat karena sudah terlalu lelah menempuh perjalanan jauh.


"Ayah kami pamit dulu, besok kami ke sini lagi sebelum kembali ke jakarta" ucap Davin.


"Loh kok pulang, menginap di sini saja nak" jawab Ibu tiri Dea.


"Tidak usah, kami sudah memesan penginapan, terimakasih tawarannya" ucap Davin dingin.


Akhirnya mereka bertiga meninggalkan rumah orang tua Dea, Chua sudah mendapatkan penginapan untuk mereka bertiga, sepanjang perjalanan mereka di suguhkan pemandangan yang sangat indah, dan juga udara segar.


Setelah sampai di penginapan, mereka langsung menuju kamar untuk beristirahat, Dea yang sudah sangat gerah langsung membersihkan diri, sedangkan Davin langsung membaringkan dirinya di tempat tidur penginapan, setelah Dea selesai mandi kini giliran Davin yang mau mandi.


Sehabis mandi Davin mengajak Dea untuk makan malam, dia juga sudah menelfon Chua agar keluar karena mereka mau pergi makan malam.


Mereka bertiga akhirnya meninggalkan penginapan, mereka keluar mencari makan malam sambil menikmati pemandangan desa di malam hari, mereka akhirnya makan malam di pinggir jalan karena tidak ada restoran atau cafe di kampung Dea.


Setelah selesai mereka kembali ke penginapan, mereka ingin segera istirahat, karena besok mereka akan kembali ke jakarta. sesampainya di penginapan, Davin memanggil Dea agar duduk di sampingnya, Dea menurut saja dan langsung duduk di samping suaminya.


"Aku akan terbuka sama kamu, aku akan menceritakan ka kamu tentang basecamp itu, basecamp itu adalah tempat aku dan Adit selalu mengurung orang-orang yang berusaha mencelakai keluar kita, kenapa ada Chua dan yang lainnya karena mereka lah yang membantu aku untuk menjaga kalian. kamu beruntung tidak pernah mengalami hal buruk selama kita menikah tapi mbak Dita hampir saja cacat atau kehilangan nyawanya" jellas Davin, Dea masih setia mendengar penjelasan suaminya itu.


Davin melanjutkan menceritakan apa yang mereka alami selama ini, bagai mana bisa dia membuat basecamp dan mempunyai puluhan anak buah, semua Davin jelaskan pada istrinya karena dia tidak mau istrinya memikirkan hal-hal buruk tentang dirinya.


Dea akhirnya mengerti dan bisa menerima semuanya, pikiran buruk Dea tentang Davin akhirnya menghilang, dia lega akhirnya suaminya terbuka padanya.


Davin langsung memeluk istrinya karena dia akhirnya terbuka dengan Dea, dan Dea juga bisa menerimanya, Davin langsung menghujani Dea dengan ciuman, mulai dari kening, pipi dan B*b*r Davin tidak lewatkan dlsedikit pun.


"Sayang, aku mau" ucap Davin pada sang istri, Dea mendengar itu menganggukkan kepalanya dengan malu-malu, Davin langsung tersenyum pada Dea.


Akhirnya mereka berdua melakukannya, entah sampai berapa kali, Dea yang sedikit heran pada suaminya karena Davin tidak pernah namanya puas kalau soal itu, padahal bisa di kata hampir tiap malam mereka melakukan nya.


Dan hingga akhirnya mereka berdua tumbang dengan bermandikan pelu, Davin langsung mengecup kening Dea dan langsung berbaring di samping Dea, karena terlalu capek akhirnya mereka langsung tertidur pulas sambil berpelukan.

__ADS_1


πŸ’•πŸ’•πŸ’•


Hari ini mereka akan kembali ke jakarta, setelah semuanya beres, mereka langsung meninggalkan penginapan, mereka kembali ke rumah Ayah Dea untuk berpamitan sesuai dengan janji Davin pada ayah mertua nya kemarin.


"Kalian udah mau pulang ke jakart?" tanya ayah Dea.


"Ia ayah, karena besok kak Davin mau kerja" ucap Dea.


"Ia Hati-hati di jalan, kalau sudah tiba jakarta jangan lupa kabarin ayah ya?"


"Ia ayah, kami pamit dulu" ucap Davin pada ayah mertuanya, tidak lupa Davin meninggalkan uang saku untuk ayah mertuanya itu.


Tentu itu membuat Ibu tiri Dea langsung tersenyum bahagia pada Davin dan Dea karena matanya melihat sesuatu di tangan suaminya, yang akan menjadi miliknya nanti.


"Sering-sering datang ya nak" ucap Ibu tiri Dea.


"Ia Ibu, kalau ada waktu kami pasti datang" jawab Dea dengan ramah.


"Oh ia ayah, kalau ada apa-apa jangan sungkan hubungi aku, pasti aku akan datang langsung menjemput ayah" lanjut Davin melirik ke istri ayahnya itu.


"Ia nak, ayah pasti kasih tahu kalian" jawab ayah mertuanya.


Akhirnya Davin dan Dea langsung berpamitan kepada ayah mereka sedangkan Chua hanya menunggu di atas mobil.


Dea dan Davin langsung naik ke mobil, setelah semuanya siap akhirnya mereka meninggalkan rumah ayah Dea dan kembali ke jakarta.


"Enak sekali suasana kampung ini, udaranya sejuk sekali" ucap Davin sambil menikmati perjalanan mereka.


"Betul bos, saya juga suka dengan suasana di sini" jawab Davin.


Mereka bertiga asik mengobrol, sesekali Dea membalas pesan dari Dita, kadang dia tertawa sendiri membuat Davin dan juga Chua langsung melirik nke balakang karena kaget dengan suara tawa Dea.

__ADS_1


"Eh maaf kalau kalian terganggu" ucap Dea tidak enak pada suaminya dan juga Chua.


"Emang ada yang lucu, sampai ketawa begitu" tanya Davin sedikit heran.


"Ngak aku cuma chatingan dengan mbak Dita" jawab Dea.


Davin tidak menjawab lagi, sedangkan Chua kembali fokus mengemudi.


πŸ’•πŸ’•πŸ’•


"Hari ini kamu mendapatkan uang lagi dari anak kamu lagi?" tanya istrinya pada ayah Dea.


"Emangnya kenapa?" tanya suaminya balik.


"Ngak cuma tanya saja, soalnya mereka tidak pernah menganggap aku sebagai ibunya" jawabnya dengan muka sedi.


"Makanya kalau kamu mau di hargai, kamu harus hargai mereka juga, kamu harus ingat dulu kamu sangat membenci Dea" jelas suaminya.


Ibunya Dea hanya diam mendengar penjelasan suaminya, dia dulu sangat membenci Dea, sampai-sampai menjodohkan Dea dengan laki-laki yang sudah beristri demi harta, sehingga membuat Dea kabur dari rumahnya dan lari ke Jakarta,


Dea sangat sakit hati pada Ibu tirinya itu, apa lagi Davin sudah sangat membencinya, mau menyesal pun sudah tidak ada gunanya, semuanya sudah terjadi, tidak ada guna lagi untuk menyesal semuanya sudah terjadi.


Ibu tiri Dea kembali masuk ke dalam rumahnya, dia tidak ingin berdebat dengan suaminya, apa lagi dia mendengar sendiri kalau ada apa-apa terjadi pada suaminya, anak menantunya sendiri yang akan datang menjemputnya.


Dan pasti semua harta berharga suaminya akan di ambil alih oleh Dea, makanya itu dia akan berusaha menjadi istri yang baik bagi suaminya agar dia tidak kehilangan semua apa yang dia inginkan selama ini, dia baru sadar kalau Davin bukanlah orang biasa.


Apa lagi dia tidak mempunyai anak bersama dengan ayah Dea, dan otomatis tanah dan yang lainnya akan jatuh ke tangan Dea.


πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•


Sekian dan terimakasihπŸ™ jangan lupa tinggal kan jejaknya yaπŸ€—πŸ˜†

__ADS_1


πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜Bersambung πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜


__ADS_2