
Tya hanya berdiri dengan ketakutan, dia tidak menyangka akan bertemu dengan orang seperti di depannya, orangnya sangat kasar suka ngebentak, karena Tya tidak pernah di bentak oleh orang tuanya, apa lagi ayahnya.
"Kamu tau saya jauh-jauh ke sini untuk bertemu dengan kamu, tapi apa kamu malah membuat saya menunggu" lanjut orang itu.
Tya akhirnya mulai emosi dia sudah tidak takut lagi sama laki-laki di depannya.
" Bapak, sudah berapa kali saya meminta maaf, ini juga cuma telat sepuluh menit, saya sering ketemu klien menunggu sampai berjam-jam tadi apa-apa, ini baru sepuluh menit udah ngomel kayak burung beo yang lupa di beri makanan oleh tuanya " ucap Tya panjang lebar.
Laki-laki itu hanya tersenyum mendengar Tya mengomel, dia masih ingin memancing emosi Tya tapi dia sudah tidak bisa menahan tawanya.
"Saya bicara soal keterlambatan kamu, bukan masalah burung beo tetangga kamu yang belum makan, ngapain bawa-bawa burung beo yang tidak ada hubungannya dengan kita" ucap nya sambil berputar ke arah Tya sambil tersenyum.
Tya yang kaget melihat sosok laki-laki yang ada di hadapannya, "kamu?" tanya Tya.
"Kejutan sayang ku" ucap Kenzo dan langsung berdiri menghampiri Tya yang matanya sudah mulai Berkaca-kaca.
"Kamu jahat, kamu membuat aku ketakutan" ucap Tya menangis sambil memukul Kenzo.
"Maaf sayang tapi ini semua campur tangan ayah kamu" jawab Kenzo membela diri sambil tertawa.
Tya akhirnya membalas pelukan Kenzo laki-laki yang sangat dia cintai selain ayahnya, Kenzo langsung mengajak Tya untuk duduk.
"Udah jangan nangis lagi, harusnya kamu bahagia karena kekasih kamu ini datang menemui kamu" ucap Kenzo menenangkan Tya.
"Ini menangis karena bahagia tau" jawab Tya sambil mengusap air matanya.
__ADS_1
Mereka berdua memutuskan untuk makan malam dulu sebelum ke rumah sakit, karena Tya sudah tidak sabar ingin melihat keponakan cantiknya yang baru lahir itu.
ππ
Di rumah sakit mama dita dan lainnya belum juga pulang, apa lagi ayah Rio baru datang sekeluarga, membuat suasana kamar semakin ramai, tapi bayi cantik itu sedikit pun tidak merasa terganggu, dia bangun saat dia haus saja atau popok nya lagi basah.
Linzy yang sangat gemas melihatnya, Linzy yang berusaha membangunkan nya dia mencolek pipi tembem nya.
"Hai kak, ayo bangun dong aunty mau gendong kamu" ucap Linzy pada nya.
"Jangan ganggu dia sayang, biarkan dia tidur" tegur kevin pada Linzy.
Para oma dan opa chain sudah pada berpamitan pulang, karena sudah mau malam, ayah Davin lah yang sigap langsung mengantar mereka berempat pulang ke rumah mereka masing-masing.
Tya dan Kenzo langsung menuju rumah sakit ingin menjenguk anak dari kakak sepupunya itu, tya juga sudah menghubungi bunda nya kalau ia akan ke rumah sakit bersama dengan Kenzo.
"Lain kali aja, ini sudah mau malam juga" jawab Tya.
Mereka berdua akhirnya tiba di rumah sakit, karena bunda dea sudah mengirimkan Tya nomor kamar yang di tempati oleh Rere di rawat.
"Kak Tya..."
Tya langsung berbalik dan mencari sumber suara tersebut, dan ternyata Ema yang juga baru datang.
"Eh kamu dek, kirain udah di dalam?" tanya tya pada Ema.
__ADS_1
"Nggak kak, tadi aku ketemu costumer dulu jadi baru sempat ini" jawab Ema dan langsung jalan bersama dengan tya dan Kenzo.
"Oh ya dek, kenalkan ini Kenzo dan kamu sayang ini Ema kekasih dari Cello" ucap Tya pada mereka berdua.
Ema dan Kenzo saling berjabat tangan, setelah berkenalan mereka bertiga langsung menuju ruangan tempat Rere dan bayi nya di rawat.
"Selamat malam" sapa Ema di depan pintu tempat Rere di rawat.
"Selamat malam sayang ayo masuk" jawab mama Dita, dan semuanya yang ada di dalam ruangan langsung melihat ke pintu melihat Ema.
Ema langsung masuk dan di susul oleh Tya dan juga Kenzo.
"Anak cantik mama ternyata ada juga? kirain nggak jadi datang?" tanya mama Dita.
"Ia dong ma, ma kenalkan ini Kenzo" ucap Tya sambil memperkenalkan Kenzo ke mana Dita.
Kenzo langsung bersalaman kepada semua yang ada di dalam ruangan tidak ada yang terlewatkan, papa Adit yang melihat Kenzo sangat senang, karena laki-laki yang dekat dengan keponakan kesayangan nya itu orangnya sangat baik.
"Aku cemburu, karena aku bundanya tapi yang pertama kali di kenalkan sama kekasihnya malah mama nya, padahal aku yang melahirkannya" ucap bunda Dea bercanda.
Semuanya tertawa mendengar ocehan bunda Dea, Tya langsung memeluk sang bunda dan menghujani dengan ciuman.
πππ
Hai kak.... maaf baru sempat update, soalnya lagi sibuk, maaf kan aku ya semoga kalian bisa mengerti πππ
__ADS_1
jangan lupa si like dan komentar ya kak.
πππbersambungπππ