Jatuh Cinta Setelah Menikah

Jatuh Cinta Setelah Menikah
Eps 137(season 2)


__ADS_3

Kini Cello dan Ema sudah berada di restauran, mereka juga sudah memesan makan siang untuk mereka.


"Kamu mau ngomong apa? kok tiba-tiba ngajak aku ketemuan?" tanya Cello.


"Soal ucapan kamu tempo hari, aku sudah memikirkan dengan matang-matang dan sudah mendapatkan jawabannya, sebelum aku minta maaf kalau jawaban aku nanti tidak sesuai yang kamu harapkan" ucap Ema pada Cello.


Cello yang mendengar kata maaf keluar dari mulut Ema, pikiran nya sudah ke mana-mana, dia takut cintanya ditolak oleh Ema.


"Aku siap dengan semua jawaban kamu, apa pun itu aku siap menerimanya" jawab Cello dengan terpaksa.


"Jangan bilang kamu menolak nya, aku tidak siap mendengar kata itu" batin cello.


Ema menarik nafas dalam-dalam, dia sengaja membuat Cello penasaran.


"Aku udah memikirkannya secara matang-matang, dan ini adalah keputusan ak_


" Jawab aja, nggak usah mutar-mutar gitu" ucap Cello memotong pembicaraan Ema.


"Ok, aku... aku bersedia menjalin hubungan dengan kamu, tapi dengan satu siarat."


"Apa? pakai siarat lagi?" tanya Cello dengan kaget.


"Ia, aku tidak mau kalau ada wanita lain selain aku" ucap Ema.


"Ok, aku akan buktikan" jawab Cello semangat.


Akhirnya perjuangan Cello untuk mendapatkan Ema akhirnya terbayar sudah, karena Ema sekarang sudah sah jadi kekasihnya, wanita yang membuat dirinya berubah.


Mereka berdua menikmati makan siang mereka, sambil mengobrol santai, apa lagi Cello sangat bahagia, karena akhirnya dia bisa mendapatkan Ema.


"Asik berduaan aja" ucap Linzy yang tiba-tiba datang menghampiri mereka berdua.


"Kak Linzy bikin kaget aja, kakak dengan siapa?" tanya Cello.


"Bersama Kevin tapi dia lagi ke toilet" jawab Linzy.

__ADS_1


Tidak lama Kevin keluar dari toilet dan langsung menghampiri meja yang di tempati mereka bertiga.


"Hai kayaknya lagi asik ni" ucap Kevin.


"Hai juga kak, ayo duduk" ucap Cello mempersilahkan Kevin untuk duduk.


"Terimakasih dek, tapi kami mau lanjut dulu, kalian lanjut makan ya" ucap Kevin.


Akhirnya Linzy bangkit dari duduknya, dan ikut pamitan pada Cello dan Ema, Setelah Kevin dan Linzy pergi, mereka berdua langsung melanjutkan makan siangnya yang sempat tertunda.


Setelah makan siang, Cello langsung menuju meja kasir untuk membayarnya, tidak lama dia kembali dan mengajak Ema untuk pulang.


"Ayo pulang" ucap Cello.


Ema langsung berdiri dan segera meninggalkan restauran menuju tempat parkir, di mana mobilnya dan juga mobil Cello di parkir, hari ini mereka datang sendiri-sendiri.


"Kita pisah di sini kamu hati-hati ya sayang" ucap Cello pada Ema yang beruntung beberapa jam menjadi kekasihnya.


"Emmm, ia makasih, kamu juga hati-hati ya" jawab Ema dengan senyum.


Cello sangat bahagia karena akhirnya dia bisa mendapatkan Ema, wanita yang membuat dirinya bucin akut.


Sedangkan Chaim dan Rere sudah tiba di maldives tapi mereka tidak bisa di hubungi, mereka betul-betul ingin berduaan tanpa gangguan dari keluarga dan teman-teman nya.


"Mama dari tadi menghubungi Chaim tapi tidak bisa, dia betul-betul menghabiskan waktu bersama Rere" ucap mama Dita kesal.


"Mama ngapain juga menghubungi mereka, biarkan saja mereka menghabiskan waktu berduaan" jawab papa Adit.


"Soalnya mama kangen."


"Nanti kalau mereka balik baru kangen-kangenan dengan mereka" lanjut papa Adit.


Mama Dita langsung diam mendengar omongan suaminya, dia langsung menonton acara kesukaannya.


"Pa, besok Linzy mau lamaran, katanya lamarannya di percepat" ucap mama Dita sambil menatap televisi.

__ADS_1


"Ia tadi juga yohan menghubungi papa, jadi besok pagi baru kita ke rumah bang Rio" jawab Adit suaminya.


"Siap pak bos" jawab mama Dita.


Mereka berdua asik mengobrol di ruang keluarga, sedangkan Cello sudah dari tadi dia pamit untuk ke kamarnya, katanya dia lelah ingin istirahat cepat.


"Pa, ayo istirahat, udah larut malam" ucap mama Dita.


Mereka pun langsung berdiri dan langsung menuju kamar mereka, setelah bersih-bersih mama Dita langsung berbaring di samping suaminya, dan langsung mendapatkan pelukan hangat dari sang suami.


Walaupun mereka sudah tua, tapi keromantisan di antara mereka tidak pernah pudar, malam mereka makin romantis.


Sedangkan di rumah ayah Rio, suasana rumah sedikit ramai karena kedatangan oma Astrid dan opa Romy, sedangkan nenek dan kakek Linzy di kampung tidak bisa hadir di acara lamaran cucu mereka besok.


"Tidak terasa cucu oma akan di lamar, baru kemarin menikahkan cucu pertama sekarang cucu ke dua juga sudah mau lamaran" ucap oma Astrid.


"Kita harus bersyukur karena kita masih bisa mendampingi Cucu-cucu kita di saat lamaran dan menikah" lanjut opa Romy.


Semaunya berkumpul di ruang keluarga sambil mengobrol, Lintang juga ikut bergabung, tidak seperti biasanya, dia paling senang mengurung diri di kamarnya.


"Bagai mana dengan kuliah kamu nak?" kini Lintang yang mendapatkan pertanyaan dari oma Astrid.


"Dua hari sesudah lamaran kak Linzy aku akan kembali ke Singapura oma" jawab Lintang.


"Bagus nak, kamu harus fokus dengan kuliah kamu, agar nantinya kamu bisa menggantikan ayah di perusahaan, ya untuk sekarang masih ada kakak kamu, tapi kan suatu saat nanti pasti dia akan ikut suaminya" sambung ayah Rio.


"Ia ayah, sedikit lagi Lintang lulus kuliah dan akan langsung bekerja di perusahaan ayah" jawab Lintang.


Karena sudah larut malam, akhir mereka semua langsung menuju kamar masing-masing untuk istirahat.


πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•


Jangan lupa tinggalkan jejaknya berupa like dan komentar nya πŸ™πŸ€—


Terimakasih

__ADS_1


πŸ’•Bersambung πŸ’•


__ADS_2