Jatuh Cinta Setelah Menikah

Jatuh Cinta Setelah Menikah
Eps 150(season 2)


__ADS_3

Cello dan Ema sudah janjian, mereka berdua akan menghabiskan malam minggu mereka berdua.


"Wangi banget mau ke mana?" tanya Tya yang kebetulan ada di rumah mama Dita.


"Kepo, jalan lah, emangnya kamu di rumah aja" jawab Cello.


"Aku bukan anak alay yang harus malam mingguan" ucap Tya.


Cello malas menanggapi ucapan Tya, dan langsung berpamitan ke pada mama Dita dan juga papa Adit.


"Mau ke mana? kakak kamu sebentar lagi datang loh" ucap mama Dita.


"Biasa ma, anak mudah" jawab Cello.


"Ia udah hati-hati ya" ucap mama Dita.


Cello hanya mengangguk kan kepalanya dan langsung menuju garasi untuk mengambil mobilnya dan langsung meninggalkan rumah, Cello langsung menjemput Ema di rumahnya, karena dari siang emang sudah meninggalkan butiknya.


Chaim dan Rere juga sudah di dalam perjalanan menuju rumah mama Dita, mereka berdua asik mengobrol di dalam mobil, banyak yang mereka bahas, sampai hal tidak penting pun mereka bahas juga, mereka berdua bercanda kadang tertawa bersama.


"Sepertinya mobil Cello deh" ucap Chaim.


"Mana sayang?" tanya Rere.


Itu tadi yang berpapasan dengan kita" jawab Chaim.


Rere hanya mengangguk karena dia tidak sempat melihat mobil Cello hanya Chaim saja yang melihatnya.


"Ya mungkin Cello lagi malam mingguan yang, namanya juga anak mudah" ucap Rere.


"Ia betul juga sayang, tapi emangnya kamu udah tua?" tanya Chaim bercanda.


"Bukan begitu sayang, tapi kita kan udah menikah tiap hari bersama_


" Tiap malam tidur bersama" lanjut Chaim dengan tertawa.


Rere hanya melihat ke kaca mobil, dia malas menanggapi candaan suaminya, Chaim kembali tersenyum dan langsung mencolek dagu Rere.


"Cie... ada yang malu, kenapa malu? emang benar kan tiap malam kita tidur bersama" lanjut Chaim.


"Tau ah" jawab Rere.


Chaim tertawa mendengar Jawaban istrinya itu, walaupun mereka sudah sebulan menikah tapi kadang Rere masih malu-malu kalau di goda oleh Chaim, dan Chaim juga paling senang menggoda istrinya.


Dan akhirnya mereka berdua tiba juga di rumah mama Dita, setelah memarkirkan mobilnya dengan sempurna, Rere dan Chaim akhirnya turun dan segera menuju pintu depan, dan mama Dita sudah menunggu mereka di depan pintu.

__ADS_1


"Selamat sore sayang, akhirnya kalian datang juga" ucap mama Dita dan langsung memeluk anak dan menantunya secara bergantian.


"Mama apa kabar?" tanya Rere.


"Kabar baik sayang, ayo masuk di dalam ada papa sudah menunggu kalian" ucap mama Dita mempersilahkan anak dan menantunya masuk ke dalam rumah.


"Waaa anak papa akhirnya datanya juga, apa kabarnya kalian berdua?" tanya papa Adit sambil merangkul Chaim.


"Kabar baik pa" jawab Chaim.


Rere juga langsung mencium tangan papa mertuanya itu, mereka akhirnya duduk sambil mengobrol.


"Kalian silakan duduk dulu, mama mengambil minum dan juga cemilan buat kalian" ucap mama Dita.


"Rere bantu ya ma" jawab Rere dan langsung berdiri mengikuti mama mertuanya ke dapur.


Mama Dita memang sudah membuat kue kesukaan Chaim dari tadi siang, karena dia tau anaknya mau datang.


Rere membuat kopi dan teh untuk mereka berempat, sedangkan mama Dita lagi asik memotong kue yang dia buat tadi siang, setelah semuanya siap, Rere dan mama Dita langsung menuju ruang keluarga membawa minum dan kue yang ada di piring.


"Waa mama tau aja kalau Chaim sangat kangen dengan kue buatan mama, kue paling enak di dunia menurut aku" ucap Chaim dan langsung mencicipi kue buatan mamanya.


Rere juga ikut mencicipi kue tersebut dan betul saja yang di katakan Chaim, memang kue buatan mama Dita sangat enak.


Chaim dan Cello memang sangat menyayangi mama Dita, cinta pertama mereka berdua adalah mama Dita, dan mereka selalu memuji masakan mama Dita makanan paling enak di dunia, Chaim juga mengutarakan pada Rere, bahwa cinta pertama nya adalah mamanya sendiri.


Sedangkan Cello kini sudah bersama dengan Ema, mereka berdua sudah di dalam perjalanan menuju sebuah mall, mereka ingin menghabiskan waktu mereka dengan menonton di bioskop.


Cello yang sudah membeli tiket untuk mereka berdua sedari siang, jadi mereka tidak capek-capek ikut antri, tidak lupa Ema dan Cello membeli popcorn dan juga minuman, setelah semuanya sudah mereka beli, Ema dan Cello langsung menuju pintu teater untuk menunggu, karena sedikit lagi pintu akan di buka.


"Sayang kita kayak anak alay aja bawa-bawa beginian segala" bisik Ema pada Cello.


"Tidak apa-apa sayang, soalnya nanti di dalam kalau kamu haus gimana?" tanya Cello kembali.


Mereka berdua asik mengobrol, dan akhirnya pintu teater di buka juga, Cello langsung menggenggam tangan Ema dan langsung masuk bersama.


Kali ini mereka menonton film komedi, sebenarnya Ema ingin menonton film horor tapi Cello tidak mau, terpaksa menonton film komedi saja.


Di rumah mama Dita, mereka berempat lagi menikmati makan malam.


"Cello ke mana ma?" tanya Chaim.


"Kayak kamu tidak tau adikmu itu, tapi akhir-akhir ini dia sudah mulai betah di rumah, baru kali ini dia keluar lagi" jawab mama Dita.


"Baguslah mungkin Cello udah mau berubah" ucap Chaim kembali.

__ADS_1


"Papa sangat senang dengan Ema, karena dia berhasil membuat adik kamu itu berubah, di kantor juga dia sudah bertanggung jawab atas pekerjaannya, semoga saja nanti Cello tetap mempertahankan hubungan mereka itu" jelas papa Adit.


Mereka bertiga mengamini ucapan papa Adit barusan, karena Chaim dan mama Dita sangat tau dengan sikap Cello dulu, yang suka gonta-ganti pacar, walaupun bagai mana Cello tidak pernah kurang ajar pada wanita, karena mama Dita selalu menasehati Cello, bukan cuma hanya Cello tapi dengan Chaim juga.


Setelah selesai makan malam, Rere langsung membantu mama Dita merapikan meja makan, sedangkan yang mencuci piring ada bibi, awalnya Rere ingin mencuci piring tapi di suruh pindah oleh bibi.


Rere akhirnya kembali ke depan bergabung dengan yang lainnya.


Cello dan Ema baru saja selesai menonton, mereka berdua langsung meninggalkan bioskop tersebut.


"Sayang kita makan malam dulu ya, aku sudah sangat lapar" ucap Cello.


Ema hanya mengangguk kan kepalanya, dan mereka berdua langsung mencari cafe di dalam mall, setelah mereka berdua berkeliling, akhirnya Cello dan Ema mendapatkan tempat yang menurut mereka asik dan nyaman.


Cello dan Ema langsung masuk dan mencari meja yang kosong, setelah mendapat meja kosong, mereka berdua langsung duduk dan memanggil pelayan, karena mereka ingin melihat daftar menu yang ada di cafe tersebut.


Cello dan Ema lagi asik melihat-lihat daftar menu di hadapan mereka, tiba-tiba ada seseorang datang dan langsung memeluk Cello dari belakang.


"Cello aku kangen sama kamu" ucap seseorang tersebut.


Cello yang di peluk secara tiba-tiba sangat kaget, apa lagi wanita yang memeluknya adalah masa lalunya.


"Ka... kamu?" kok kamu ada di sini?" tanya Cello sedikit kaget dengan kedatangan wanita tersebut.


"Bisakah karena aku kangen kamu, aku tidak bisa jauh dari kamu." jawab wanita itu.


Ema yang mendengar ucapan wanita itu, langsung berdiri dan meninggalkan Cello dengan wanita tersebut, Ema langsung berlari keluar dan mecari taksi untuk mengantar nya pulang.


Dengan sigap Cello mengajarnya keluar tapi Ema sangat cepat naik ke taksi dan menyuruh sopir taksi segera jalan, hati ema sangat hancur apa lagi mendengar omongan wanita itu.


Cello yang langsung menuju ke mobilnya karena dia ingin mengejar Ema, tapi langsung di cegat.


"Biarkan aja dia pergi, aku kangen sama kamu."


"Apa-apa sih, awas minggir aku mau mengejar dia, karena dia pacar aku" ucap Cello emosi.


"Tapi aku masih sayang kamu, aku tidak bisa jauh dari kamu" ucap nya lagi.


Wanita itu tetap menahan Cello, sedangkan Ema sepanjang perjalanan pulang dia menangis terus, sampai sopir taksi ikut menghiburnya.


๐Ÿ’•๐Ÿ’•๐Ÿ’•


LIKE.... KOMENTAR... LIKE... KOMENTAR ๐Ÿ™๐Ÿ™


Terimakasih๐Ÿ™

__ADS_1


๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒทBersambung ๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท


__ADS_2