Jatuh Cinta Setelah Menikah

Jatuh Cinta Setelah Menikah
Eps 165(season 2)


__ADS_3

Lintang yang kembali lagi ke Jakarta karena besok ada lah hari pernikahan kakaknya yaitu Linzy, Lintang yang sudah tiba di bandara tanpa di jemput dia menggunakan taksi online untuk ke rumah orang tuanya.


"Lintang? kok kamu nggak bilang-bilang kalau udah tiba, biar di jemput di bandara" ucap ibunya.


"Nggak usah buk, kan ada taksi" jawab Lintang dan langsung menyusul ibunya masuk ke dalam rumah.


Di rumah dalam rumah sudah banyak keluarga mereka yang datang dari kampung, Lintang langsung di peluk oleh nenek dan kakeknya, karena mereka jarang bertemu.


Nenek dan kakeknya sangat bahagia karena bisa berkumpul dengan cucunya, apa lagi Lintang paling jarang berkumpul dengan keluarga dari ibunya.


"Kapan ke kampung jalan-jalan? udah lama tidak ke kampung halaman nenek?" tanya nenek kepada Lintang.


"Ia nek, nanti kalau aku udah selesai pasti akan ke kampung jalan-jalan, kalau untuk sementara ini belum bisa, karena aku sibuk kuliah supaya cepat wisuda dan kembali ke sini" jawab Lintang.


"Aku minta maaf ya nek, tapi aku janji kalau udah selesai pasti aku ke sana" lanjut Lintang sambil memeluk neneknya.


Ia nak, nenek dan kakek mengerti kok sayang" jawab nenek nya.


Setelah bercengkrama dengan sang nenek, Lintang pamit untuk ke kamarnya, dia ingin beristirahat karena sedikit merasa lelah.


πŸ’•πŸ’•πŸ’•


Tya yang lagi berada di rumah oma mereka yaitu om Metha, bukan hanya Tya saja tapi bersama ayah dan bundanya. sedangkan papa Adit sekeluarga masih dalam perjalanan, begitu juga dengan chaim dan Rere, mereka semua akan bermalam di rumah opa dan oma mereka.


"Kok lemas banget sayang? tidak seperti biasanya" tanya oma Metha.


"Nggak oma, cuma capek aja" jawab Tya.


Tidak lama papa Adit sekeluarga akhirnya datang juga, tapi chaim dan Rere masih dalam perjalanan karena mereka berangkat dari apartemen mereka.


"Selamat malam semuanya" sapa Cello dan langsung masuk ke dalam rumah bersama mama dan papanya.


"Malam juga sayang, aduh cucu ganteng oma udah datang" sambut oma Metha pada Cello.


"Baru sadar ya oma kalau aku itu cucu paling ganteng nya oma?" tanya Cello menggoda Omanya.

__ADS_1


"Ya.. lebih ganteng Chaim sih" jawab Oma Metha tertawa.


Cello hanya tersenyum mendengar jawaban Oma nya, mereka semua sudah duduk di ruang keluarga, berbincang-bincang.


"Lemas amat" tegur Cello pada Tya.


"Biasa dia lagi galau, soalnya sang pujaan hati udah kembali ke Korea" jawab bunda Dea.


"Cieee... pejuang LDR, semangat ya" goda Cello.


"Apa sih nggak asik tau" jawab Tya.


Dan akhirnya chaim dan Rere tiba di rumah oma mereka, oma Metha langsung menjemput Rere di depan pintu depan, oma Metha sangat bahagia dengan kedatangan cucunya.


"Kok lambat banget datangnya sayang" tanya oma Metha.


"Maaf oma, soalnya chaim telat pulang kantor" jawab Rere.


"Oma sehat?" tanya chaim dan langsung mencium tangan oma nya bergantian dengan Rere.


Rere dan Chaim langsung menyusul sang oma masuk ke dalam rumah, dan di dalam rumah semuanya sudah ada.


"Sayang kalian sudah datang?" tanya mama Dita.


"Ia ma, maaf telat soalnya Chaim lambat pulang kantor" jawab Rere.


"Ia sayang, tidak apa-apa kok mama juga belum lama tiba, kalau bunda Dea dari sore sudah di sini" ucap mama Dita.


Chaim dan Rere akhirnya bergabung dengan yang lainnya, kali ini mereka hanya berkumpul di ruang keluarga, karena ada para bibi menyiapkan makan malam.


"Kok diam aja dek nggak kayak biasanya?" tanya Chaim yang datang duduk di samping Tya.


Chaim memang sangat menyayangi Tya, karena dari kecil mereka selalu bersama, makanya banyak yang mengira Chaim dan Tya itu saudara kandung.


"Dia lagi galau kak, karena lagi LDR dengan sang pangeran" jawab Cello.

__ADS_1


Chaim hanya tersenyum mendengar jawab adiknya, karena dia tau kalau selama ini Tya tidak pernah pacaran.


"Oh Tya udah punya kekasih ni?" tanya Rere.


"Udah kak, dia lagi di Korea" jawab Cello tersenyum jail.


Tya hanya melirik Cello yang mempunyai mulut seperti burung beo, yang tidak bisa diam, kayaknya Cello lagi bahagia melihat Tya di tinggal oleh Kenzo ke Korea.


"Besok di pernikahan kak Linzy semua pada datang dengan pasangan masing-masing tapi kak Tya hanya datang sendirian" lanjut Cello menggoda Tya.


"Cello kamu bisa diam nggak, kamu itu paling suka sekali mencari masalah ya" terus mama Dita.


Tya malas menanggapi candaan Cello padanya, karena kapan meladeni Cello pasti tidak akan berakhir.


"Jadi anak gadis papa Adit ini sudah punya kekasih toh, aduh papa tidak sabar ingin bertemu dengan dia" ucap papa Adit duduk di samping Tya.


"Belum saatnya pa, suatu saat nanti Tya pasti kenalkan ke papa" jawab Tya, akhirnya Tya buka suara juga, padahal sedari tadi dia hanya diam menatap ponselnya.


"Siapa sih yang berhasil melelahkan es baku yang ada dalam diri kamu, papa jadi penasaran deh?" lanjut papa Adit.


"Dia makanya pak Lexi kak, yang kerja di Korea" jawab ayah Davin.


Papa sangat terkejut mendengar jawaban ayah Davin karena pak Lexi adalah rekan bisnis mereka, papa Adit sangat mengenal pak Lexi dan dia sangat setuju bila Tya berjodoh dengan anaknya.


"Waa... ternyata diam-diam anak gadis papa menyukai anak dari rekan bisnis papa ya, tapi papa setuju kok karena papa sangat mengenal dengan keluar pak Lexi, kecuali dengan Kenzo, papa belum pernah bertemu" jawab papa Adit.


Tya hanya tersenyum mendengar jawaban papa Adit barusan, tidak lama salah satu bibi datang menghampiri mereka, memanggil mereka untuk makan malam karena semua sudah siap di atas meja.


Semuanya langsung menuju meja makan, kecuali Rere karena masih ngidam jadi belum bisa mencium bau masakan, Chaim hanya mengambilkan buah buat istrinya.


πŸ’•πŸ’•πŸ’•


LIKE... KOMENTAR... LIKE DAN KOMENTARπŸ™πŸ™πŸ™.


πŸ’•πŸ’•πŸ’•bersambung πŸ’•πŸ’•πŸ’•

__ADS_1


__ADS_2