
Mama Lia yang menceritakan semuanya pada sang suami tentang niat sahabatnya yaitu Dita ingin menjodohkan anaknya dengan anak mereka yaitu Rere.
Papa Rifky hanya tersenyum mendengar penjelasan istrinya.
"Kok papa hanya senyum-senyum saja sih?" tegur mama Lia.
"Nggak apa-apa sayang, papa kan cuma main-main selama ini kok jadi kenyataan" jawab suaminya sambil mengusap Kepala mama Lia.
"Ia pa, tapi kan keputusan semuanya ada di anak kita, aku dan Dita juga tidak ingin memaksa, kalau Rere setuju ya lanjut" jelas mama Lia.
"Semoga Rere mau sayang, dia juga kan sudah umur, dan laki-laki itu juga baik menurut papa" jawab papa Rifky.
Tidak lama Rere turun dari lantai dua, dan menghampiri kedua orang tuanya.
"Nak, mama mau ngomong sama kamu" ucap mama Lia pada Rere.
"Mau ngomong apa ma?" tanya Rere penasaran.
"Begini nak, kami rencana mau menjodohkan kamu dengan Chaim, tapi kalau kamu mau, tadi tante Dita bertemu dengan mama dan tante Dita membahas itu" jelas papa Rifky.
Rere hanya diam mendengar penjelasan papanya, di berpikir sejak sebelum menjawab pertanyaan kedua orang tuanya.
"Bagai mana kalau kamu setuju, mama hubungi tante Dita" tanya mama Lia kembali.
"Pasti anak papa setuju, mana Chaim orangnya ganteng, kamu pasti menyesal kalau menolak dia" goda papa Rifky.
"Papa... ma, lihat tuh suami mama paling suka deh godain aku" rengek Rere pada mamanya.
Mama Lia menegur suaminya agar tidak menggoda anaknya, memang Rifky paling suka menggoda anak semata wayangnya itu.
"Ia ma... pa... Rere mau, Rere yakin ini pilihan terbaik mama dan papa untuk Rere" ucap Rere kepada kedua orang tuanya.
Mama Lia menatap anaknya dan kembali bertanya, apa dia tidak salah dengar dengan jawaban anaknya barusan.
"Papa yakin dari awal kamu pasti udah menyukai dia kan?" goda papanya kembali.
"Papa... " teriak Rere pada papanya.
"Udah, papa juga nggak henti-hentinya menggoda Rere" bentak mama Lia.
Papa Rifky hanya tertawa dan langsung memeluk sang anak, mama Lia mengirim pesan pada mama Dita, dia memberitahu kan kalau Rere bersedia di jodohkan dengan Chaim.
Mama Dita yang membaca pesan dari Lia langsung memberitahu kan kepada papa Adit.
__ADS_1
"Chaim sini mama sama papa mau ngomong sebentar" ucap papa Adit.
Chaim langsung datang dan duduk di samping kedua orang tuanya.
"Ada apa pa?" tanya Chaim yang duduk di sofa.
"Begini nak, anak tante Lia itu dia setuju . menerima perjodohan ini" ucap papa Adit.
"Syukurlah kalau begitu" jawab Chaim, jawaban itu membuat mama Dita dan papa Adit sedikit heran.
"Apa emang Chaim menyukai Rere?" batin mama Dita.
Sedangkan Cello baru tiba di rumah, karena pulang kantor dia hanya mengantar sang papa sampai depan rumah dan dia lanjut lagi entah ke mana.
"Kamu baru pulang?" tanya Chaim pada adiknya.
"Ia kak, tadi ada keluar sebentar dengan teman" jawab Cello.
"Kalau dengan wanita itu lagi" ucap mama Dita sedikit tidak senang dengan Anggi.
"Dia baik kok ma, mama aja belum kenal dia dengan baik" jawab Cello.
"Baik bagai mana? pertama ketemu aja kesannya udah gitu, malah responnya kayak nggak suka dengan kita" ucap mama Dita
π·π·π·
"Baru pulang?" tanya maminya pada Anggi.
"Ia mi, tadi di ajak teman makan malam" jawab Anggi dan langsung duduk di samping maminya.
"Kamu kapan balik, atau mau kuliah di sini aja?" tanya papinya.
"Kayaknya aku pindah ke sini aja deh, aku udah nyaman di sini" jawab Anggi.
Papi dan maminya setuju dengan keputusan anaknya itu, karena itu emang kemauan papinya agar dia bisa memantau anaknya itu, kalau di luar negeri dia takut anaknya terjerumus ke dalam pergaulan bebas, apa lagi Anggi anak perempuan.
"Teman kamu itu cewek atau cowok?" tanya papinya kembali.
"Cowok pi, tapi orangnya baik, dia juga masih mudah tapi udah wakil direktur" ucap Anggi bangga.
"Kalau boleh tau, siapa namanya?" tanya papinya, memang papi Anggi sangat posesif pada anaknya.
"Papa, sampai segitunya pada anak" tegur istrinya.
__ADS_1
"Papi harus tau mami, papi tidak ingin anak aku terjerumus dalam pergaulan bebas" jawab papi Anggi membuat maminya diam seribu bahasa.
Anggi terpaksa menjawab pertanyaan papinya karena di melihat tatapan tajam dari sang papi.
"Namanya marcello Mahesa papi?" jawab Anggi.
Deg...
Maminya Anggi langsung kaget mendengar nama Mahesa.
"Ti... tidak... kamu tidak boleh dekat-dekat dengan dia, mami minta jauhi dia" ucap maminya dengan gugup.
"Emangnya kenapa mi, kok Anggi di suruh menjauh dari dia, mami belum kenal dia, dia anaknya baik kok mi" jawab Anggi bingung.
"Kalau mami bilang tidak ya tidak Anggi, atau kamu nggak usah pindah ke Indonesia, kamu kembali ke Australia" bentak maminya.
Sedangkan sang papi hanya diam mendengar perdebatan antara istrinya dan juga anaknya, dia tau siapa yang di maksud istrinya itu, makanya dia tidak kaget lagi.
Anggi yang kecewa pada maminya langsung berlari ke lantai dua meninggalkan mami dan papinya, sedangkan maminya langsung duduk seperti patung, dia tidak menyangka anaknya akan bertemu dengan anaknya Adit, orang yang tidak ingin dia temui.
Anggi anak dari pasangan Rian dan Sesil, Sesil mantan kekasih Adit yang pernah mengkhianati Adit dan juga mencelakai Dita dulu.
Sampai di kamarnya Anggi menangis sejadi-jadinya, dia tidak menyangka kalau maminya akan menentang kedekatannya dengan Cello, Laki-laki yang membuat dia betah di jakarta.
ππ
Ema yang baru tiba di rumahnya mendapat kan pesan dari Cello, tapi dia mengabaikan pesan itu dan langsung membersihkan diri.
Sehabis mandi Ema langsung keluar kamar membuat kopi agar dia tidak mengantuk, karena dia akan melanjutkan pekerjaannya yang belum selesai dia gambar.
Sebagai desainer memang cita-cita ema dari kecil dan kebetulan di dukung oleh kedua orang tuanya. setelah membuat kopi dia kembali ke kamarnya dan melanjutkan gambar yang belum ia selesai tadi di butiknya.
Beberapa kali HP Ema berdering tapi tetap dia tidak peduli, apa lagi yang menghubungi nya adalah Cello.
Ema yang melihat Cello dengan wanita lain, membuat dirinya tidak ingin menjadi baru sandungan dalam hubungan orang lain. apa lagi dia juga baru mengenal Cello belum lama ini.
Karena merasa terganggu akhirnya Ema mematikan nada dering hpnya, agar dia fokus menggambar karena dia menggambar beberapa model baju dan akan di ambil beberapa bulan lagi.
πππ
**Jangan lupa tinggalkan jejak like dan komentar nya, kalau bisa vote dan bunganya juga yaππ€.
__ADS_1
πππTerimakasih πππ**