Jatuh Cinta Setelah Menikah

Jatuh Cinta Setelah Menikah
Eps 172(Season 2)


__ADS_3

Sembilan bulan kemudian, kini Rere dan Chaim lagi menunggu kehadiran sang buah hati yang belum tau jenis kelaminnya, Chaim dan Rere sengaja tidak ingin USG biar menjadi suprise buat mereka dan semua keluarga besar mereka.


Mama Dita yang meminta mereka tinggal bersama dengan mereka, tapi Chaim dan Rere menolak nya, mereka tetap akan tinggal di apartemen mereka.


Mama Dita dan mama Lia selalu datang ke apartemen mereka menemani Rere, jikalau Chaim lagi ke kantor, mereka takut kalau tiba-tiba Rere mau melahirkan baru tidak ada yang menemani Rere di apartemen nya.


"Sayang kok perut aku sakit ya" ucap Rere sambil mengusap perutnya yang sudah membuncit.


"Kamu mungkin udah mau melahirkan, ayo kita ke rumah sakit" jawab Chaim mulai panik.


"Tapi hilang lagi, mungkin ini kontraksi palsu sayang" ucap Rere kembali.


Chaim hanya menatap Rere yang duduk di atas sofa, dia kembali biasa-biasa saja, chaim memutuskan tidak akan ke kantor karena dia tidak ingin meninggalkan istrinya, takut dia melahirkan hari ini.


"Kamu nggak ke kantor sayang?" tanya Rere pada Chaim.


"Nggak aku udah ijin, karena aku takut kamu melahirkan nantinya" jawab Chaim.


"Aku tidak apa-apa kok, tapi aduh perutku sakit lagi sayang" lanjut Rere.


"Makanya kita ke rumah sakit aja, jangan bikin aku panik terus dong" ucap Chaim pada Rere.


Chaim langsung mengambil barang-barang untuk persiapan persalinan Rere nantinya dan langsung mengantarnya ke mobil, dan kembali mengambil Rere yang masih merasa kesakitan di ruang tamu.


"Ayo sayang kita ke rumah sakit" ucap Chaim langsung menggendong Rere.


"Sudah tidak sakit lagi sayang" ucap Rere.


Chaim kembali menatap Rere dengan sedikit bingung, Rere hanya tersenyum pada suaminya.


"Ayo kita ke rumah sakit saja, aku tidak mau kalang kabut kalau nanti nya" ucap Chaim.


"Tapi sudah tidak sakit lagi sayang" jawab Rere.


Tapi Chaim tetap memaksa Rere untuk ke rumah sakit, akhirnya mereka berdua ke rumah sakit karena Chaim tidak ingin terjadi sesuatu pada Rere.

__ADS_1


Dalam perjalanan menuju rumah sakit berapa kali Rere merasa kesakitan, dan itu membuat Chaim menambah kecepatan mobilnya.


"Sabar sayang, sedikit lagi kita sampai" ucap Chaim menenangkan istrinya.


"Adu sayang sakit sekali dan aku mau buah air kecil" jawab Rere sambil menjerit kesakitan.


Chaim yang sedikit panik berusaha tenang karena dia lagi mengemudi, tidak lama akhirnya mereka tiba di rumah sakit, Chaim langsung turun dari mobil dan meminta bantuan pada suster.


"Suster tolong istri saya mau melahirkan" teriak Chaim pada suster.


Suster jaga langsung berlari membantu Chaim yang sudah menggendong Rere yang sedang kesakitan.


"Aduh sakit banget sayang" ucap Rere pada Chaim.


"Sabar sayang, kita udah di rumah sakit sedikit lagi dokternya datang, sudah di panggil suster kok" jawab Chaim menenangkan Rere.


Tidak lama dokter yang menangani Rere datang, dan langsung memeriksa Rere.


"Permisi ya buk, saya periksa dulu ya" ucap sang dokter pada Rere.


Sang dokter hanya tersenyum pada Rere dan langsung memeriksa Rere.


"Sedikit lagi ibu akan melahirkan, ini sudah pembukaan delapan" ucap dokter pada Rere dan Chaim.


Sang dokter tersebut langsung menyuruh suster untuk mendorong Rere ke ruang bersalin, Chaim yang tidak pernah meninggalkan Rere, dia selalu berada di samping sang istri, sampai -sampai dia lupa memberi kabar ke pada mamanya dan juga mertuanya.


"Sayang kamu udah telepon mama?" tanya Rere saat sudah di dalam ruangan bersalin.


"Astaga sayang, aku lupa soalnya aku sudah panik" jawab Chaim sambil menepuk jidatnya.


Chaim langsung pamit keluar dari ruangan bersalin dan langsung memberitahu kan mama nya dan juga mertua nya, Chaim langsung kembali masuk ke dalam setelah selesai menelepon.


Sedangkan mama Dita yang mendengar kabar kalau Rere akan melahirkan, langsung menuju ke rumah sakit dengan mengendarai mobil sendirian, dia sudah tidak peduli dengan larangan sang suami yang tidak boleh mengemudi mobil sendirian.


Mama Lia juga langsung ke rumah sakit, dengan mengendarai ojek online, sedangkan mama Dita yang sudah panik langsung menuju ke rumah sakit tanpa berganti baju dahulu, mama Dita ke rumah sakit hanya memakai daster, di jalan dia membawa mobil seperti orang balapan, apa lagi suasana jalanan sedikit sepi karena belum waktu ya makan siang.

__ADS_1


Tidak lama mama Dita tiba di rumah sakit dan dia juga lupa memberitahu kan suaminya kalau Rere sudah di rumah sakit tidak lama lagi akan melahirkan, mama Dita langsung menuju ruang bersalin.


"Suster maaf mau tanya, orang yang mau melahirkan atas nama ibu Rere apa dia sudah melahirkan?" tanya mama Dita.


"Belum ibu tapi sedikit lagi" jawab suster dengan ramah.


"Apa boleh saya masuk?" tanya Dita lagi.


"Maaf bukan, tidak bisa ibu menunggu di sini saja dulu" ucap suster tersebut.


Dita langsung duduk di kursi untuk penjaga, tiba-tiba mama Lia datang menghampiri dirinya.


"Bagai mana? apa Rere sudah melahirkan?" tanya Lia.


"Belum kata suster sedikit lagi" jawab Dita.


Terpaksa mereka berdua hanya duduk di luar ruangan menunggu, mereka berdua sangat tegang dan gelisah, dan tiba-tiba papa Adit datang bersama Cello dan Rifky.


"Bagai mana? apa Chaim ada di dalam?" tanya papa Adit.


"Ia ada di dalam, kami belum bertemu dengan dia juga" jawab mama Dita.


Di dalam ruangan bersalin Rere semakin kesakitan Chaim yang mendampinginya, habis di gigit dan di cakar oleh Rere karena kesakitan.


"Ayo sayang, kamu pasti bisa" ucap Chaim memberi semangat pada Rere.


"Ayo buk, sedikit lagi" ucap dokter pada Rere.


Dengan sekuat tenaga yang masih tersisa, Rere langsung mengedan dengan keras dan tidak lama akhirnya terdengar suara tangisan bayi mungil yang cantik seperti mama nya.


Chaim langsung memeluk sang istri dan menghujani dengan ciuman.


"Terimakasih saya, kamu udah mau berjuang demi anak kita, dia cantik seperti kamu" ucap Chaim sambil memeluk sang istri.


Di luar ruangan bersalin Lia dan Dita menangis haru karena akhirnya cucu pertama mereka lahir juga, mereka berdua langsung berpelukan, karena mereka juga sudah berganti status menjadi oma.

__ADS_1


__ADS_2