Jatuh Cinta Setelah Menikah

Jatuh Cinta Setelah Menikah
Bab 60 ~ Tertipu ~


__ADS_3

Abian dan Tamara baru saja sampai di lobby hotel,Abian membawa istrinya keliling kota menghirup udara segar,bahkan mereka singgah di tongkrongan pinggir jalan karena Tamara sangat menginginkan itu,walaupun terlihat aneh Abian bersikap biasa saja.Orang-orang menatap aneh kepada mereka saat seorang bumil duduk di pinggir di tongkrongan pinggir jalan,dengan menaiki mobil sport milik suaminya.


"Sayang apa kamu sudah puas hari ini?"


"Sudah dong sayang,makasih banyak sayang sudah menuruti permintaanku." Ucap Tamara sambil bergelut manja di lengan suaminya,Abian mencubit hidung istrinya karena melihat kebahagian di wajah istrinya.


Pada saat mereka hendak menaiki lift menuju kamar mereka,tiba-tiba ponsel Abian bergetar,dia merogoh kantong dan melihat ponselnya,setelah melihat nama yang memanggilnya Abian mengabaikan dan kemabli memasukkan ponselnya ke dalam kantongnya.


"Siapa sayang?"


"Mama."


"Kenapa tidak diangkat mana tau ada yang penting sayang!!"


"Sudahlah mama membuatku pusing,akhir-akhir ini,lebih baik aku mengabaikannya saja." Ucap Abian,dia kembali merangkul pundak istrinya dan membawnaya masuk kedalam kamar mereka.


"Sayang angkatlah..Mama sudah orang tua,dia hannya memiliki kita,mungkin terjadi sesuatu kepadanya,angkatlah." Ucap Tamara saat ponsel mama mertuanya kembali berbunyi.Memang dia juga masih sangat membenci mama mertuanya setelah apa yang dia lakukan kepadanya dan juga kepada orang tuanya,tapi dia tidak bisa dendam kepada wanita itu karena biar bagaimana pun dia adalah wanita yang melahirkan suaminya dan membuatnya sukses seperti sekarang ini.


"Baiklah sayang aku akan menuruti semua keinginanmu." Jawab Abian lalu menerima panggilan mamanya.Abian sangat kaget saat mendengar mamanya menagis histeris,hal seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya.


📞 Tuan pulanglah ke rumah,ibu sangat syok saat nona Retha membawa kabur semua barang berharga miliknya bahkan tas yang baru saja dia beli dengan harga miliaran."


📞 Baiklah aku akan datang tunggu disana.


Abian terlihat sangat panik,hingga membuat Tamara juga panik,dia memasukkan ponselnya kedalam kantongnya.

__ADS_1


"Sayang aku akan ke rumah mama,dia kehilangan banyak barang.Dia terlihat sangat syok apa kamu ikut."


"Aku ikut sayang."


Abian langsung membawa mobil sportnya menuju rumah ibunya,sesampainya di sana Tamara sangat kagum melihat kemewahan rumah milik orang tua Abian,dia tidak menyangka jika orang tua Abian memiliki rumah semewah itu.


Abian dan Tamara bergegas masuk kedalam rumah,Tamara yang tidak bisa berjalan cepat karena perutnya sudah semakin besar,dia hannya bisa mempercepat langkahnya dan mengikuti Abian dari belakang.


"Mama....Apa yang terjadi,kenapa wanita itu sampai membawa semua barang-barang mu ma?"


"Aaahhhh...aku tidak tau,dia sudah membawa semua hartamu hu...hu..hu..hu kamu harus menangkapnya Abian aku mohon,aku tidak rela semua berlian dan emas mama di bawanya bahkan dia memabwa tas mama yang baru saja mama beli hu..hu...hu tidak.....aku tidak mau kembalikan semua milikku."Lilis menagis meraung-raung di hadapan Abian dan Tamara,Abian terdiam saat melihat ibunya yang masih menagis dia duduk di sopa dan membawa Tamara juga duduk di sopa,dia ingin menunggu sampai ibunya lebih tenang sedikit.


Abian sedikit geli membayangkan wajah Retha,dia merasa bersyukur karena tidak jadi mengikuti saran asistennya untuk menikahi wanita itu.Dia tidak menyangka jika wanita itu akan melakukan hal rendahan seperti itu,mencuri harta mamanya.


"Apa salahnya aku memberikan yang terbaik untukmu,jadi sekarang kamu menyalakan mama,ini semua karena kamu."


"Tamara yang terbaik untukku ma..bahkan sebentar lagi kami akan menikah,aku tidak menyangka mama bersandiwara kepadaku dengan pura-pura merestui hubungan kami,bahkan mama mengusir mertuaku dari apertemen aku tidak memaafkan kesalahan mama,urus saja sendiri,toh mama sendiri yang mencari penyakit." Ucap Abian,dia tiba-tiba ingat akan semua perbuatan mamanya kepada mama mertuanya.


Abian beranjak dari tempat duduknya,tiba-tiba hilang rasa kasihan di hatinya kepada mamanya karena mengingat perlakuan mamanya kepada mertuanya,Abian menarik tangan Tamara.


"Kita pergi saja,biarkan dia menyesali semua perbuatannya,sudah tau anaknya tidak menyukai wanita ular itu tapi dia memaksa ya sudah terima resikonya."Ucap abian,mereka hampir meninggalkan tempat itu,


"Abian....Maafkan mama,aku tidak tau jika cintamu begitu besar kepada Tamara,aku minta maaf,tolong jangan pergi dari mama_


"Mama tidak perlu minta maaf kepadaku,minta maaflah kepada istriku dan juga mama mertuaku,aku malu ma..Kepada mereka,jika memang aku sudah jodoh dengan Tamara itu sudah takdirnya menikah dengan orang seperti kita." Ucap Abian dia kembali ke sopa begitu juga dengan Tamara.

__ADS_1


"Tamara maukah kamu memaafkan semua kesalahan mama,aku tau mama sudah tidak layak di maafkan,tapi untuk kali ini sudi lah kiranya kamu memaafkan mama." Ucap Lilis dia mendekati Tamara lalu meraih tangan Tamara lalu memeluknya.


Tamara merasakan adanya perubahan yang tulus dari mertuanya terbukti saat Lilis dengan tulus minta maaf dan memeluknya dengan erat.


"Tolong sampaikan kepada ibu dan adikku aku minta maaf kepada mereka,tidak seharusnya aku mengusir mereka,tapi pada saat itu iblis sedang bersarang di pikiranku." Ucap Lilis.Tamara menegakkan kepalanya lalu menatap mata mama mertuanya dia tau mama mertuanya itu sudah berubah.


"Aku sudah memaafkan mama,aku juga minta maaf ma,jika aku memiliki sikap yang kurang berkenan di hati mama." Jawab Tamara.Abian sangat lega saat melihat mama dan istrinya akhirnya bisa bersatu.


****


Sementara itu Zara keluar dari dalam apertemen nya setelah dia mendapat bayaran dari hasil penjualan apertemen dan mobilnya.Dia mengangkat dua koper besar,yang bersih pakaian dan alat kosmetiknya.


Zara memutuskan untuk mengabdikan diri untuk menjaga anak-anak panti dia mencabut kartu ponselnya lalu membuangnya di jalanan.Setelah dia keluar dari lokasi apertemen dia memesan taksi online dan kembali ke panti.


"Wah...Kaka Zara datang membawa koper besar,itu isinya apa kak?" Tanya anak-anak saat dia turun dari taksi,bahkan anak-anak itu membantunya membawa kopernya masuk kedalam rumah.


"Kakek...Nenek...kalian dimana?" Kedua suami istri itu menghampiri Zara,mereka juga cukup kaget melihat dua koper besar milik Zara.


"Kakek,ini ada ubah dua puluh juta,pergunakan ini kakek untuk merenovasi rumah ini,agar kita layak tinggal disini dan ijinkan aku untuk tinggal dan mengabdikan diri disini." Ucap Zara.Kedua suami istri itu sangat terharu melihat kebaikan Zara.Dengan dia membantu mereka saja mengurus anak-anak itu sudah sangat bahagia,tapi sekarang Zara malah membantu mereka.


"Makasih nak,kamu benar-benar sangat baik,hati mu begitu terpuji dan mulia."Ucap Kakek,membuat Zara sangat bahagia.


"Ternyata begini rasanya menjadi orang baik.lebij baik aku membantu orang yang benar-benar membutuhkan dari pada seperti keluargaku yang sudah menghancurkan hidupku."Ucap Zara dalam hati.


*** Bersambung***

__ADS_1


__ADS_2